• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home Santri Hikmah

Dimana Ruh Berada Sebelum Kiamat

Orang yang tidak solat ruhnya berada disuatu tempat dimana ia akan di pukul kepalanya. Para penyebar berita bohong yang kebohongannya tersebar ke seluruh penjuru maka ruhnya akan disiksa dengan besi dari mulutnya sampai menembus belakang kepalanya. Ruh para pezina akan ditempatkan disebuah lubang yang atasnya sempit namun tengahnya luas, yang digarang dengan api.

by KH. Imaduddin Utsman, MA
8 Juli 2021
in Hikmah, KH Imaduddin al Bantani
3 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: KH. Imaduddin Utsman al Bantanie

Kematian pasti akan datang sesuai dengan umur yang diberikan oleh Allah SWT. ketika umur yang ditentukan Allah SWT. telah mencapai ajal (waktu datang) nya maka datanglah kematian, yaitu berpisahnya ruh dari jasad. Setiap makhluk diberikan umur (kebersamaan antara ruh dan jasad) yang berbeda-beda sesuai dengan tugas dan hikmah penciptaannya di dunia yang sudah ditentukan oleh Allah SWT.

Manusia yang sesungguhnya adalah ruh itu sendiri yang tidak pernah mati. Sedangkan jasad adalah werangka yang diciptakan sangat unik yang akan terkait dengan hukum dunia. Jasad disempurnakan dengan akal dan nafsu. Dengan jasad inilah kita diberikan beban hukum; dengan jasad inilah kita beramal soleh seperti solat, puasa dan lain sebagainya. Tanpa jasad ini maka kita tidak akan merasakan lapar, maka tanpa jasad tidak ada ujian menahan lapar yang tentu tidak ada guna kewajiban puasa. Dengan jasad inilah pula kita mempunyai nafsu yang dengannya diatur hukum menuruti hawa nafsu sesuai tuntunan Tuhan. Nafsu seks umpamanya hanya boleh disalurkan dalam ikatan pernikahan yang telah diatur dalam syariat, bila tidak sesuai dengan syariat manusia terjebak dalam dosa zina yang diancam dengan siksa neraka.

Dengan jasad pula terikatlah hubungan kekeluargaan. Ibu, ayah, anak dan sebagainya adalah ikatan jasad, setelah ruh itu keluar dari jasad, maka masing-masing ruh dihadapan Tuhan adalah sama, tidak ada lagi ibu, ayah, anak dan sebagainya. Setiap manusia dihadapan Tuhan bertanggung jawab atas tanggung-jawabnya masing-masing. Boleh pula dikatakan, kehidupan kekeluargaan di dunia ini hanya ibarat drama siapa yang berperan sebagai siapa? Ada yang berperan sebagai ayah dari seseorang; ada yang berperan sebagai sebagai anak dari seseorang dan sebagainya. Semua itu ikatan duniawi, sedang di akhirat semuanya adalah makhluk Tuhan yang sederajat yang harus mempertanggung-jawabkan segala amalnya selama di negeri ujian, yaitu dunia.

Sakaratul Maut

Ruh orang mukmin yang solih, seperti hadits riwayat sahabat Al barra bin ‘aazib, ketika akan keluar dari jasad, para malaikat turun dari langit, wajah mereka putih bersinar bagai matahari, mereka membawa kain kafan dan kapas dari surga, mereka duduk mengitari orang mukmin yang akan dicabut nyawanya itu, lalu datanglah malaikat maut duduk disisi kepalanya, kemudian malaikat maut berkata, “wahai jiwa yang baik, keluarlah menuju ampunan dan keridoan!”, kemudian ruh itu keluar seperti keluarnya air dari kendi.

Sedangkan ruh orang kafir ketika akan keluar berada dalam kegelisahan, kemudian malaikat berkata, “keluarlah wahai jiwa yang jelek dari jasad yang jelek!”, kemudian ia bersuara seperti suara keledai lalu dicabutlah nyawanya dari mulai kaki sampai ke dadanya, sehingga ketika sampai di tenggorokannya hilanglah kesempatannya untuk bertobat.

Kemana Ruh Manusia Setelah Mati

Ruh orang mukmin yang solih, setelah keluar dari jasad, malaikat bersegera mengkafani dan mengkapasi ruh itu dengan kain kafan dan kapas dari surga, dari ruh itu keluar bau harum semerbak seperti harum minyak misik terbaik dimuka bumi.

Kemudian ruh orang mukmin ini akan dibawa ke atas langit oleh para malaikat dipimpin oleh malaikat Solsoil, para malaikat menyambut ruh ini sambil berkata, “siapakah ruh yang baik ini? kemudian malaikat Solsoil menjawab, “ini ruh fulan bin fulan”, ia menyebut namanya dengan panggilan sebaik-baiknya panggilan kepadanya di alam dunia. Kemudian sampailah ruh ini di langit dunia, maka dibukalah jalan untuk rombongan ini lalu seluruh malaikat utama dari langit dunia ikut mengiring ruh ini sampai ke langit kedua, demikian seterusnya, para malaikat utama dari langit kedua mengiring ruh ini sampai langit ketiga, sehingga sampailah ruh ini dilangit yang ketujuh, kemudian Allah SWT. berkata, “tulislah buku hambaku ini didalam surga ‘iliyyin dan kembalikan ia ke bumi”. Kemudian ruh ini dibawa kembali ke bumi untuk dikembalikan kepada jasadnya untuk kesempurnaan pertanyaan malaikat Munkar dan Nakir.

Sedangkan Ruh orang kafir setelah dicabut, maka malaikat Daqyail yang berbau bacin, berwajah jelek dan berpakaian hitam menerima ruh itu dari Malaikat Maut dan membawanya ke langit dunia, kemudian para malaikat langit dunia menghadang dan tak memberi jalan, lalu malaikat Daqyail melepaskan ruh orang kafir ini sehingga ia jatuh terbawa angin, ketika sampai di bumi malaikat Zabaniyah menyambar ruh ini dan membawanya ke Neraka Sijjin didalam bumi ke tujuh untuk mendaapatkan siksa kubur.

Baca Juga

كتاب أبناء الإمام في مصر والشام الحسن والحسين كتاب مزور منحول

Warga NU Wajib menyayangi 86 Marga Keturunan Nabi Muhammad SAW Ini: Laporan Untuk K.H. Miftahul Akhyar

Cara Sederhana Memahami Pohon Genetik Y-DNA Bani Hasyim

Riziq Syihab Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW Secara Absolut

Daftar Nama Kiai, Tokoh dan Lembaga Yang Telah Gagal Menjawab Tesis Batalnya Nasab Ba’Alwi

Sampai datangnya kiamat, Ruh para nabi akan ditempatkan tempat yang tertinggi dalam surga ‘iliyyin. Ruh para syuhada berada di surga dalam kebahagiaan penuh rizqi, ia seperti burung berwarna hijau bisa terbang kemana saja ia mau, dibuatkan lampu-lampu bergantung yang indah didekat arasy tempat mereka beristirahat, terkadang ia berada di gedung yang hijau dekat sungai di samping pintu surga. Ruh orang-orang mukmin yang solih juga seperti burung namun ia hanya bisa terbang di dalam surga saja, ia beristirahat dan makan di pepohonan dan buah-buahan taman-taman surga. Begitupula anak-anak kecil, baik dari mukminin dan musyrikin semuanya ada di dalam surga.

Sedangkan ruh orang mukmin yang berbuat dosa ia berada ditempat yang berbeda-beda. Seperti para rentenir pelaku riba ruhnya akan ditempatkan didalam lautan darah sambil dilempari batu. Orang yang tidak solat ruhnya berada disuatu tempat dimana ia akan di pukul kepalanya. Para penyebar berita bohong yang kebohongannya tersebar ke seluruh penjuru maka ruhnya akan disiksa dengan besi dari mulutnya sampai menembus belakang kepalanya. Ruh para pezina akan ditempatkan di sebuah lubang yang atasnya sempit namun tengahnya luas, yang di garang dengan api.

Masuk Ke Dalam Surga Untuk Selamanya

Demikianlah keadaan ruh setelah keluar dari jasad. Untuk kemudian setelah datangnya kiamat, ruh dan jasad akan dibangkitkan dari tempatnya masing-masing untuk di kumpulkan di lapangan mahsyar, lalu di hisab, di mizan dan berjalan di atas sirat, lalu orang-orang yang kafir dan dan orang mukmin yang dosanya lebih banyak dari amalnya akan masuk kedalam neraka, sedangkan orang mukmin yang lainnya akan sampai kedalam surga yang penuh dengan keindahan untuk selama-lamanya. Wallahu alam bi al showwab.

ShareTweetShare
Previous Post

Cara Kiai Bersiap Untuk Hari Kematian

Next Post

Berdo’a Dari Rumah

Related Posts

كتاب أبناء الإمام في مصر والشام الحسن والحسين كتاب مزور منحول

4 Juni 2026
30

Warga NU Wajib menyayangi 86 Marga Keturunan Nabi Muhammad SAW Ini: Laporan Untuk K.H. Miftahul Akhyar

28 Mei 2026
224

Cara Sederhana Memahami Pohon Genetik Y-DNA Bani Hasyim

21 Mei 2026
195

Riziq Syihab Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW Secara Absolut

25 April 2026
206

Daftar Nama Kiai, Tokoh dan Lembaga Yang Telah Gagal Menjawab Tesis Batalnya Nasab Ba’Alwi

22 April 2026
634

Setelah Ramadan dan Idul Fitri: Menjaga Jejak Kebaikan dan Menyambung Rantai Istiqamah

21 Maret 2026
40

إثبات نسب عائلة الملك عبد الله الثاني ملك الأردن الى النبي محمد صلى الله عليه وسلم

6 Maret 2026
125

HAPLOGROUP BANI HASYIM SUDAH KONSENSUS J1: MENJAWAB USAHA RUMAIL HIBUR BA’ALWI

8 Februari 2026
350

تعرف على الشيخ عماد الدين عثمان البنتني، عالم إندونيسي ألف أكثر من 20 كتاباً باللغة العربية.

6 Februari 2026
126

DNA Berhaplogroup G, Apakah Klan Ba’Alwi Keturunan Budak Bani Hasyim?

23 Januari 2026
337
Next Post

Berdo'a Dari Rumah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Paling Banyak Dilihat

Berita

كتاب الروض الجلي في نسب بني علوي المنسوب للإمام مرتضى الزبيدي كتاب منحول مزيف

by Admin
5 Juni 2026
20

بقلم عماد الدين عثمان البنتني الجاوي الشافعي (رئيس لجنة الفتوى في مجلس علماء اندونيسيا في محافظة بنتن)کتاب الروض الجلي في...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

كتاب الروض الجلي في نسب بني علوي المنسوب للإمام مرتضى الزبيدي كتاب منحول مزيف

Kitab “Al-Raudh Al-Jali fi Nasab Bani Alawi” yang Dinasabkan kepada Imam Murtadha Al-Zabidi adalah Kitab Palsu dan Manhul

كتاب أبناء الإمام في مصر والشام الحسن والحسين كتاب مزور منحول

Kitab “Abna’ al-Imam fi Misr wa asy-Syam al-Hasan wal-Husain” adalah Kitab Palsu dan Manhul

Framework Melihat Imigran Yaman dan Amalan Habib Baalwi, Tudingan Operasi Intelijen hingga Kyai Ikhya dan Nabi Adam: Kelompok Kyai Imad Outlier!

KH Syam’un: Jenderal Ulama dan Tokoh NU

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
71.1k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
52k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.4k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25