• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home Ulama Karomah

Publikasi 500 Muslim Paling Berpengaruh Di Dunia Tahun 2025, Proyek Klan Ba’Alwi?

by Admin
10 Oktober 2024
in Karomah, KH Imaduddin al Bantani, Peristiwa, Pesantren, Santri, Sejarah, Tokoh, Ulama
3 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Setiap tahun kita disuguhkan publikasi “The Muslim 500: The World’s 500 Most Influential Muslims” (500 tokoh muslim paling berpengaruh di dunia). Dari sekitar 2,1 miliar umat Islam di dunia saat ini ada 500 muslim yang dinilai paling berpengaruh. 50 di antara mereka diurut berdasar peringkat dari urutan peringkat ke-1 sampai urutan peringkat ke-50. Sedangkan 450 tokoh lainnya dipublis tanpa urutan peringkat.

Untuk publikasi tahun 2025, dari 50 nama tokoh paling berpengaruh di dunia, ada 4 orang tokoh klan Ba’alwi yang masuk kategori tersebut. Yang lebih fantastis, bahkan salah seorang klan Ba’alwi, Umar bin Hafidz Ba’alwi, ditempatkan menjadi tokoh peringkat ke-2 paling berpengaruh di dunia saat ini. selain Umar bin Hafidz Ba’alwi, ada Ali Zainal Abidin Al-Jufri Ba’alwi, Lutfi bin Yahya Ba’alwi dan Muhammad Naquib Alatas yang masuk kategori 50 tokoh paling berpengaruh di dunia.

Pertanyaannya kemudian: lembaga apa yang melakukan penilaian itu? siapa saja individu-individu yang terlibat dalam lembaga itu? apa neraca yang digunakan lembaga itu untuk mengukur ketokohan 500 tokoh itu?

Setelah penulis telusuri, publikasi dan penilaian itu dilakukan oleh sebuah lembaga penelitian independen non pemerintah (Lembaga Swadaya Masyarakat-LSM) bernama “Royal Islamic Strategic Studies Centre”. Lembaga ini berafiliasi kepada lembaga “Royal Aal al-Bayt Institute for Islamic Thought” (Institut Pemikiran Islam Royal Aal al-Bayt) yang berkantor pusat di Amman, ibu kota Kerajaan Yordania.

Baca Juga

Fakta Sejarah Lahirnya Hari Santri Nasional

Kesaksian Kromosom (Y-DNA) Terhadap Validitas Nasab Tradisional Asyraf Al-Musawi Al-Husaini di Karbala

Kitab Al-Syajarah Al-Thayyibah, Kitab Terbaru Karya K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani

كتاب الشجرة الطيبة في اثبات نسب بني قتادة تأليف: عماد الدين عثمان البنتني الجاوي الشافعي القادري

Itsbat Nasab Bani Qatadah dan Raja Yordan

Tokoh-tokoh lembaga ini adalah: Pangeran El-Hassan Bin Talal (Pendiri-Yordania), Prof. Zhu Wei Lei (Cina), Dr. Joseph EB Lumbard (AS), Dr. Sajjad H. Rizvi (Inggris), Dr. Tayba Hassan Sharif (Sudan), Dr. Ahmad Shawqi Benben (Maroko), Prof. Ayman Fuad Sayyed (Mesir), Dr. Caner Dagli (Turki), Dr. Mohammad Sammak (Libanon), Syekh Moez Wajeh Zaki Masoud (Mesir), Prof. Minwer Al Muheid (Yordan), Seyyed Jawad M. Al-Khoei (Irak), Syekh Dr. Mufti Abdur-Rahman Mangera (Inggris), Dr. Omar Abboud (Argentina), Dr. Saeed Foda (Yordania), Dr. Ismail Fajrie Alatas (Indonesia).

Selain Fajri Alatas yang masuk dalam 15 aktifis rekanan lembaga “Royal Aal al-Bayt Institute for Islamic Thought” tersebut, terdapat 85 orang yang disebut sebagai aktifis rekanan senior lembaga tersebut, yang banyak diisi oleh klan Ba’alwi diantaranya: lutfi bin Yahya Ba’alwi (Indonesia), Ali Zainal Abidin Al-Jufri Ba’alwi (Yaman). Muhammad Alatas Ba’alwi (Malaysia), Hasan al-Saqqaf (Yordania), Abdullah Fad’aq Ba’alwi (KSA), dan Umar bin Hafidz (Yaman).

Apakah ada korelasi antara masuknya empat orang klan Ba’alwi sebagai 50 tokoh muslim yang paling berpengaruh di dunia tersebut dengan banyaknya aktifis rekanan lembaga tersebut yang diisi oleh klan Ba’alwi? Mungkin jawaban pertanyaan itu bisa dijawab masing-masing pembaca.

Berdasarkan pengakuan lembaga “Royal Islamic Strategic Studies Centre” : “Publikasi ini bertujuan untuk memastikan pengaruh yang dimiliki beberapa Muslim terhadap komunitas…Pengaruh adalah: setiap orang yang memiliki kekuatan (baik secara budaya, ideologis, finansial, politik, atau lainnya) untuk membuat perubahan yang akan berdampak signifikan pada dunia Muslim atau Muslim.”

Menurut lembaga ini: “Cara mengukur pengaruh ini tentu saja merupakan aspek yang paling menantang dari publikasi ini, dan aspek yang paling banyak menimbulkan perbedaan pendapat. Pengaruh terkadang dapat diukur secara kuantitatif, jumlah pengikut, jumlah buku yang ditulis, jumlah penjualan, dll., tetapi lebih sering hal itu bukanlah sesuatu yang dapat diukur secara kuantitatif dan lebih terkait dengan efek kualitatif dan berkelanjutan dari pengaruh tersebut. Kombinasi metrik sosial, opini publik (kami mengadakan pendaftaran terbuka selama sebulan untuk nominasi setiap tahun, dan semua saran dipertimbangkan) dan opini ahli merupakan dasar dari upaya ini untuk mengukur pengaruh. Pencapaian seumur hidup diberi bobot lebih besar daripada pencapaian dalam tahun berjalan.”

Dari yang dipaparkan lembaga tersebut, kita dapat mengkritisi, apakah lembaga ini mempublish seluruh saran yang masuk dan siapa saja orang yang mengirimnya lalu tokoh siapa saja yang disarankan? Kemudian jika neraca yang digunakan adalah pengaruh yang dapat diukur secara kuantitatif dari jumlah pengikut, jumlah buku yang ditulis maka kita dapat membandingkan antara Umar bin Hafidz Ba’alwi pimpinan Daarul Mushtafa Yaman yang ditempatkan dalam nomor urut ke-2 sebagai tokoh paling berpengaruh di dunia dengan Ahmad Muhammad Al-Thayyib pemimpin Universitas Al-azhar yang merupakan perguruan tinggi Islam tersohor di dunia yang hanya ditempatkan sebagai tokoh urutan ke-13.

Dari tokoh politik yang berpengaruh juga kita bisa mengkritisi apa indikator Raja Abdullah Yordan ditempatkan sebagai tokoh pertama muslim paling berpengaruh di dunia? Apakah dari jumlah penduduk atau dari peran internasionalnya dalam kancah geopolitik dunia? Bagaimana rasio perbandingan misalnya jika ia dibandingkan dengan Tayyib Erdogan dari Turki. Yordan hanya berpenduduk 11 juta jiwa dan Turki yang berjumlah penduduk 87 juta jiwa. kita juga mengetahui bagaimana peran Raja Yordan dan Erdogan dalam kancah geopolitik dunia.Tentu akan banyak sekali masalah menarik yang bisa dijadikan bahan kritik dari publikasi 500 muslim yang berpengaruh di dunia dari lembaga ini.

Khusus tentang sosok Lutfi bin Yahya yang ditempatkan sebagai tokoh paling berpegaruh di dunia urutan ke-31, apakah lembaga ini sudah mengetahui bahwa ia telah habis jabatannya sebagai pemimpin Jatman? Atau, apakah lembaga ini mengetahui bahwa Lutfi bin Yahya menjadi tertuduh atas penulisan sejarah palsu pendiri NU dan marakanya makam palsu di Indonesia? Penulis yakin lembaga ini mengetahui karena dari sekian aktifis dari afiliasi lembaga ini ada Fajri Alatas di sana, bahkan Lutfi bin Yahya sendiri masuk ke dalam rekan senior dari afiliasi lembaga ini. Apakah publikasi lembaga ini memang sengaja untuk mengatakan kepada kita, bahwa walau di Indonesia di hujat, Lufi bin Yahya tetap dianggap sosok paling berpengaruh di dunia Internasional?

Tentu kita boleh berfikir skeptic tentang kredibilitas dan objektifitas lembaga ini, dan yang terpenting bahwa masyarakat mengetahui bahwa siapapun bisa membuat Lembaga Swadaya masyarakat (LSM) semacam “Royal Islamic Strategic Studies Centre” ini, lalu menempatkan tokoh-tokoh sesuka hati sesuai dengan seleranya masing-masing.

Penulis: Imaduddin Utsman Al-Bantami

ShareTweetShare
Previous Post

Politik Bahasa: Klan Habib Baalwi Politikus Bahasa yang Licik dan Terlaknat [1]

Next Post

Menanggapi Kata Pengantar Muhammad Najih Sarang di Buku Resmi Rabitah Alwiyyah

Related Posts

Fakta Sejarah Lahirnya Hari Santri Nasional

24 Oktober 2026
32

Kesaksian Kromosom (Y-DNA) Terhadap Validitas Nasab Tradisional Asyraf Al-Musawi Al-Husaini di Karbala

8 Oktober 2026
134

Kitab Al-Syajarah Al-Thayyibah, Kitab Terbaru Karya K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani

24 September 2026
265

كتاب الشجرة الطيبة في اثبات نسب بني قتادة تأليف: عماد الدين عثمان البنتني الجاوي الشافعي القادري

21 September 2026
221

Itsbat Nasab Bani Qatadah dan Raja Yordan

14 September 2026
387

Klan Ba’alawi Melamar Putri Kiai, Ditolak Keluarga Jauh Dengan Alasan Kafa’ah: Nikah Tetap Sah?

14 September 2026
159

Menyelaraskan Genetika dan Kitab Suci: Jejak DNA Neanderthal dan Denisovan Pada Manusia Modern

7 September 2026
531

RUMAIL KEMBALI BERDUSTA: TIDAK TAKUT BEDOSA BERBOHONG ATAS NAMA KETURUNAN NABI MUHAMMAD SAW YANG ASLI

4 September 2026
965

Pesantren Nahdlatul Ulum Banten menjawab Pesantren Al-Anwar Sarang Tentang Tes Y-DNA Terkait Batalnya Nasab Habaib Ba’alwi

2 September 2026
481

Kiai Imad Mendoakan NU di Hadapan Makam Mbah Wahab Hasbullah

29 Agustus 2026
159
Next Post

Menanggapi Kata Pengantar Muhammad Najih Sarang di Buku Resmi Rabitah Alwiyyah

Paling Banyak Dilihat

Opini

Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

by Admin
26 Oktober 2026
16

Oleh: Ubaidillah Tamam Munji (Dosen UIN Walisongo Semarang dan Pengasuh Pesantren As Shuffah_Rembang) Dalam tulisan ini, saya ingin menjelaskan klaim...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

Fakta Sejarah Lahirnya Hari Santri Nasional

Dari Upacara hingga Panggung Tiga Bahasa, Hari Santri di Baitul Muqoddas Berlangsung Meriah

Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
72.2k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
52.3k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.8k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25