• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home Berita

Shalat, Akhlak, dan Pesantren: Warisan Abadi Isra Mi’raj

by Admin
17 Januari 2026
in Berita
2 min read
0

Pesantren Bale Rombeng

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga

Resmi, Ini Struktur Lengkap PBNU Masa Khidmah 2026–2031

BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

Kitab Al-Syajarah Al-Thayyibah, Kitab Terbaru Karya K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani

Kiai Hasan Sahal Gontor, Kiai Keturunan Sunan Gunung Jati Yang Sedang Viral: Kiai Palsu, Santri Palsu, Pesantren Palsu

Pengajian Akbar MWCNU Kasemen: Teruskan Perjuangan Muassis NU, Ulama dan Umaro Bersinergi

Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW bukan sekadar peristiwa sejarah yang dikenang setahun sekali, melainkan momentum ruhani yang terus mengalirkan makna sepanjang zaman. Dari perjalanan agung inilah umat Islam menerima shalat—bukan hanya sebagai kewajiban ritual, tetapi sebagai poros kehidupan, penyangga iman, dan penuntun akhlak. Nilai inilah yang sejak dulu hingga kini dijaga, dihidupkan, dan diwariskan oleh pesantren dengan penuh kesadaran dan keikhlasan.

Pesantren adalah ruang pendidikan yang merawat spirit Isra Mi’raj dalam kehidupan nyata. Di sana, shalat tidak berhenti pada teori dan hafalan, tetapi ditanamkan sebagai laku hidup. Santri dibangunkan sebelum fajar, diajak berdiri rapi dalam saf, dan dibiasakan menundukkan hati sebelum menundukkan badan. Disiplin ibadah ini bukan sekadar rutinitas, melainkan latihan jiwa agar selalu terhubung dengan Allah, sebagaimana pesan utama Isra Mi’raj: membangun relasi vertikal yang kokoh di tengah realitas dunia.

Isra Mi’raj juga mengajarkan makna ketaatan dan kepasrahan total kepada Allah. Rasulullah SAW menerima perintah shalat dengan penuh keimanan, meski pada awalnya terasa berat bagi umat. Nilai inilah yang ditanamkan di pesantren melalui adab santri kepada kiai dan guru—ketaatan yang mendidik, bukan membelenggu; kepatuhan yang melahirkan kedewasaan ruhani. Dari proses inilah lahir pribadi-pribadi yang rendah hati, sabar, dan siap mengabdi, bukan hanya pintar berbicara, tetapi matang dalam bersikap.

Lebih dari itu, pesantren adalah laboratorium akhlak, sebagaimana misi utama diutusnya Nabi Muhammad SAW. Dalam kesederhanaan hidup bersama, santri belajar menghormati yang tua, menyayangi sesama, menahan ego, dan menjaga adab dalam setiap keadaan. Akhlak tidak diajarkan sebagai slogan, tetapi dipraktikkan sebagai napas keseharian. Di sinilah Isra Mi’raj menemukan bentuk sosialnya: iman yang naik ke langit, lalu turun kembali menjadi akhlak di bumi.

Maka, momentum Isra Mi’raj seharusnya menjadi bahan bakar spiritual bagi pesantren untuk terus tegak dan relevan di tengah zaman yang terus berubah. Pesantren bukan sekadar lembaga pendidikan, melainkan penjaga tangga langit—yang menghubungkan bumi dengan nilai-nilai langit. Selama pesantren setia merawat shalat, akhlak, dan keikhlasan, selama itu pula cahaya Isra Mi’raj akan terus menyinari perjalanan umat, tanpa redup, tanpa lekang oleh waktu.

Oleh: Abdul Hay Nasuki, S.Pd.I.
(Sekretaris RMI PWNU Banten)

ShareTweetShare
Previous Post

Bank BJB dan RMI PWNU Banten Bahas Peluang Kolaborasi Ekonomi Pesantren

Next Post

Klaim Habib soal Proklamasi: Prof. Anhar Gonggong Tegaskan Itu Ilusi dan Menista Sejarah Bangsa

Related Posts

Resmi, Ini Struktur Lengkap PBNU Masa Khidmah 2026–2031

1 Oktober 2026
107

BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

28 September 2026
73

Kitab Al-Syajarah Al-Thayyibah, Kitab Terbaru Karya K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani

24 September 2026
185

Kiai Hasan Sahal Gontor, Kiai Keturunan Sunan Gunung Jati Yang Sedang Viral: Kiai Palsu, Santri Palsu, Pesantren Palsu

21 September 2026
153

Pengajian Akbar MWCNU Kasemen: Teruskan Perjuangan Muassis NU, Ulama dan Umaro Bersinergi

17 September 2026
57

Mahfud MD Tegaskan Ba’alwi Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW

13 September 2026
108

Akademisi Irak Dr Yasin Al-Kalidar Batalkan Nasab Ba’alwi Hadramaut, dan Peringatkan Pendukung Ba’alwi Mendapat Laknat Allah

13 September 2026
155

Gus Rafi Batalkan Nasab Baalwi Berdasar Kitab Internal Ba’alwi

11 September 2026
241

Mengenal Dr. Sugeng Pondang Sugiharto, S.P., M.Eng. Peneliti BRIN yang Namanya Mencuat Terkait Y-DNA Bani Hasyim

10 September 2026
141

Dr. Nadine Al-Mewari: Realitas Genetik Klan Ba’alwi Hadhramaut Berada di Haplogroup G, Bukan J1 Quraisy

10 September 2026
131
Next Post

Klaim Habib soal Proklamasi: Prof. Anhar Gonggong Tegaskan Itu Ilusi dan Menista Sejarah Bangsa

Paling Banyak Dilihat

Opini

Tokoh-Tokoh Ba’alwi Tidak Masuk Pengurus PBNU 2026-2031

by Admin
1 Oktober 2026
128

Jakarta--Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Abdul Hakim Mahfudz mengumumkan nama pengurus struktur organisasi periode 2026-2031. Ada 210...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

Tokoh-Tokoh Ba’alwi Tidak Masuk Pengurus PBNU 2026-2031

Resmi, Ini Struktur Lengkap PBNU Masa Khidmah 2026–2031

BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

Kitab Al-Syajarah Al-Thayyibah, Kitab Terbaru Karya K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani

Kiai Hasan Sahal Gontor, Kiai Keturunan Sunan Gunung Jati Yang Sedang Viral: Kiai Palsu, Santri Palsu, Pesantren Palsu

كتاب الشجرة الطيبة في اثبات نسب بني قتادة تأليف: عماد الدين عثمان البنتني الجاوي الشافعي القادري

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
72k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
52.2k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.7k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25