TANGERANG — Pondok Pesantren Salafiyah Nahdlatul Ulum, Cempaka, Kresek, Kabupaten Tangerang, Banten, akan menggelar kegiatan bertajuk “Ngaji Sejarah Banten”, sebuah forum kajian sejarah dan kebudayaan yang secara khusus akan membedah manuskrip peninggalan Kesultanan Banten dari abad ke-17.
Kegiatan ini mengangkat tema “Manuskrip Sejarah Banten Besar”, sebagai upaya menggali khazanah intelektual, jejak peradaban, serta sejarah Kesultanan Banten melalui kajian sumber-sumber manuskrip klasik.
Acara tersebut dijadwalkan berlangsung pada:
- Hari/Tanggal: Minggu, 15 November 2026
- Waktu: Pukul 09.00 WIB – selesai
- Tempat: Pondok Pesantren Salafiyah Nahdlatul Ulum, Cempaka, Kresek, Kabupaten Tangerang, Banten.
Forum ini menghadirkan dua tokoh yang memiliki perhatian terhadap kajian keislaman, sejarah, dan kebudayaan Banten, yakni KH. Imaduddin Utsman Al-Bantani dan Abah Yadi Ahyadi, budayawan senior Banten.
Penyelenggaraan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Ponpes Nahdlatul Ulum dalam mengembangkan tradisi keilmuan pesantren sekaligus memperkuat perhatian terhadap pelestarian sejarah dan kebudayaan. Kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi bersama para budayawan Banten untuk menggali dan mendiskusikan warisan sejarah daerah.
Melalui kegiatan Ngaji Sejarah Banten, masyarakat, kalangan pesantren, santri, akademisi, dan pegiat sejarah diharapkan dapat semakin mengenal kekayaan sejarah Kesultanan Banten, memahami sumber-sumber manuskrip klasik, serta mengambil nilai-nilai luhur dari perjalanan peradaban Islam di tanah Banten.
Lebih dari sekadar forum diskusi, kegiatan ini diharapkan menjadi ikhtiar bersama dalam merawat ingatan sejarah, memperkuat identitas kebudayaan Banten, dan mewariskan khazanah intelektual para pendahulu kepada generasi mendatang. (din)