• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home Berita

Ulama Negeri Jiran Malaysia Ustadz Noor Deros: Hujjah Kiai Imad Membatalkan Nasab Habaib Baalwi Kokoh

by Admin
10 September 2026
in Berita
2 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Kontroversi mengenai keabsahan silsilah nasab Ba’alwi yang dipertanyakan oleh Kiai Imaduddin Usman al-Bantani terus bergulir dan menjadi perhatian di kalangan akademisi serta ulama lintas negara. Terbaru, cendekiawan dan dai asal Malaysia, Ustadz Noor Deros, memberikan pandangan kritis dan mendalam terkait konsistensi metodologi ilmiah yang digunakan dalam perdebatan tersebut.

Dalam keterangannya, Ustadz Noor Deros menyoroti bahwa argumen pokok yang dibangun oleh Kiai Imaduddin mengenai terputusnya silsilah Ba’alwi kepada Nabi Muhammad SAW sejauh ini masih berdiri kokoh secara ilmiah.

Menurutnya, klaim sekelompok pihak yang menyatakan isu ini sudah “selesai” atau “terjawab” adalah bentuk penyederhanaan masalah yang tidak tepat.

“Sering ada anggapan bahwa isu ini sudah dijawab. Namun jika ditelaah kembali, dari sekian banyak poin hujah yang diangkat, sanggahan yang ada hanya menyentuh sebagian kecil saja dan tidak menggoyangkan kerangka utama tesis ilmiah tersebut,” ujar Ustadz Noor Deros.

Kerangka Metodologi

Bukti Kumulatif (Cumulative Evidence) Ustadz Noor Deros menjelaskan bahwa kritik nasab yang diajukan oleh Kiai Imaduddin tidak bisa dikategorikan sekadar sebagai argumen kemangkiran (argumentum ad silencio) yang simplistis. Pihak yang memprotes sering kali beralasan bahwa “ketidakberadaan catatan tidak berarti ketidakberadaan sosok”. Namun, ia menggarisbawahi kekuatan penelitian Kiai Imaduddin terletak pada kekokohan bukti kumulatif (tarakum).

Baca Juga

Pangeran Abdul Nasher Yaman Batalkan Nasab Baalwi

RMI PWNU BANTEN DORONG PESANTREN PERKUAT TRANSFORMASI PENDIDIKAN DAN EKONOMI BERBASIS EKOTEOLOGI

LPBI PWNU Banten Bagikan Masker untuk Warga Serang Terdampak Abu Anak Krakatau

Ulama Internasional Syaikh Jameel Adams dari Afrika Utara Batalkan Nasab Baalwi

Studi Genetik di Irak Ungkap Hasil Mengejutkan Terkait Klaim Silsilah Keturunan Nabi

Beberapa poin ilmiah yang disatukan dari telaah riset tersebut meliputi:

Ketiadaan Catatan Lintas Abad

Nama Ubaid/Ubaidullah/Abdullah—yang diklaim sebagai leluhur Ba’alwi—tidak pernah tercantum dalam kitab-kitab nasab primer (kutuub al-ansab) secara konsisten selama abad ke-5 hingga abad ke-9 Hijriah.

Karakteristik Kitab Nasab Khusus

Para ahli nasab abad klasik mencatat dengan detail keturunan Ahmad bin Isa al-Muhajir dan menyebutkan anak-anaknya yang lain. Namun, sosok Ubaidullah secara eksplisit tidak pernah dinamai dalam rentang waktu sekitar 500 tahun tersebut di dalam genre literatur nasab.

Kekuatan Data Historis

Absennya nama tersebut dalam literatur spesifik secara beruntun selama lima abad menjadi indikator sejarah yang teramat kuat dan sulit diabaikan secara metodologis.

Menyerukan Etika Ilmiah dan Menolak Sikap Apatis

Selain membedah isi argumen, Ustadz Noor Deros juga memberikan kritik keras terhadap etika berdiskusi di dalam iklim keilmuan. Ia menyesalkan adanya imbauan dari pihak-pihak tertentu yang mengajak masyarakat untuk “tidak melayani” atau mengabaikan karya ilmiah yang telah disusun secara bersungguh-sungguh. Ia menilai bahwa kesungguhan Kiai Imaduddin yang telah menulis berbagai kitab balasan dalam bahasa Arab maupun Melayu harus dihormati dengan tanggapan ilmiah yang sepadan. Mengabaikan riset ilmiah tanpa membaca atau membedahnya secara kritis dianggap sebagai tindakan yang tidak proporsional dalam tradisi keilmuan Islam. Wacana penataan kembali keabsahan silsilah dan historiografi nasab ini diperkirakan akan terus berlanjut, seiring makin banyaknya akademisi dan peneliti sejarah yang mulai menguji keabsahan dokumen-dokumen klasik secara rasional dan objektif.

Link: https://youtu.be/vaNw0njwmlc?si=zAFkK2ZSXjyLwcCS

ShareTweetShare
Previous Post

Pangeran Abdul Nasher Yaman Batalkan Nasab Baalwi

Related Posts

Pangeran Abdul Nasher Yaman Batalkan Nasab Baalwi

10 September 2026
7

RMI PWNU BANTEN DORONG PESANTREN PERKUAT TRANSFORMASI PENDIDIKAN DAN EKONOMI BERBASIS EKOTEOLOGI

10 September 2026
26

LPBI PWNU Banten Bagikan Masker untuk Warga Serang Terdampak Abu Anak Krakatau

9 September 2026
28

Ulama Internasional Syaikh Jameel Adams dari Afrika Utara Batalkan Nasab Baalwi

8 September 2026
82

Studi Genetik di Irak Ungkap Hasil Mengejutkan Terkait Klaim Silsilah Keturunan Nabi

4 September 2026
111

Tiga Juta Liter Air Mineral Disumbangkan PWI-LS Untuk Muktamar NU ke-35

30 Agustus 2026
70

Kiai Imad Menerima Titipan Mushaf Al-Qur’an Era Kekaisaran Utsmaniyah dari Gus Hakam Tambakberas

29 Agustus 2026
182

Kiai Imad Mendoakan NU di Hadapan Makam Mbah Wahab Hasbullah

29 Agustus 2026
130

Istigosah PWI-LS di Arena Muktamar NU ke-35 Berjalan Khidmat

28 Agustus 2026
71

Ikuti Muktamar Ke-35 NU, PWNU Banten Bawa Misi Kebangkitan Ekonomi Nahdliyyin

25 Agustus 2026
25

Paling Banyak Dilihat

Berita

Ulama Negeri Jiran Malaysia Ustadz Noor Deros: Hujjah Kiai Imad Membatalkan Nasab Habaib Baalwi Kokoh

by Admin
10 September 2026
7

Kontroversi mengenai keabsahan silsilah nasab Ba’alwi yang dipertanyakan oleh Kiai Imaduddin Usman al-Bantani terus bergulir dan menjadi perhatian di kalangan...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

Ulama Negeri Jiran Malaysia Ustadz Noor Deros: Hujjah Kiai Imad Membatalkan Nasab Habaib Baalwi Kokoh

Pangeran Abdul Nasher Yaman Batalkan Nasab Baalwi

Prof. Ahmad Zahro Bersumpah Habaib Ba’alwi Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW

RMI PWNU BANTEN DORONG PESANTREN PERKUAT TRANSFORMASI PENDIDIKAN DAN EKONOMI BERBASIS EKOTEOLOGI

LPBI PWNU Banten Bagikan Masker untuk Warga Serang Terdampak Abu Anak Krakatau

Dr. Sugeng Sugiharto: J-L859 Untuk Bani Hasyim Ijma Sukuti

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
71.8k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
52.2k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.7k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25