• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home Opini

Keramat Dan Khurafat

by Admin
2 April 2024
in Opini, Pesantren
4 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Keramat telah menjadi kata yang identik dengan yang seram dan horor, selalu berhubungan dengan dunia hantu, mistik dan sinkretis. Padahal keramat adalah perubahan logat dari harusnya kita menyebutnya karomah bukan keramat, perubahan sebutan itu tidak diketahui pasti, asal usul atau latar belakangnya, yang penting keramat yang dimaksud dalam tulisan ini adalah karomah.

Hampir sama kata barokah menjadi berkat atau berkah, hingga orang habis ” ngeriung ” pasti membawa berkat, bentuknya berupa nasi, ikan dan sayuran. Ini sudah jadi tradisi umum di seluruh daerah, cuman mungkin nama berkat bisa jadi tidak ada di Indonesia Timur. Kini berkat jadi lebih spesifik untuk bawaan habis ngeriung, harusnya berkat tetap sama maksudnya dengan barokah.

Leluhur kita begitu cerdas dan bijaksana menggunakan istilah-istilah agar bisa melekat dengan kebiasaan sehari-hari, karena ajaran tidak cukup hanya disampaikan lewat ceramah -ceramah, atau halaqoh ilmiah yang sifatnya doktrin semata, tetapi ajaran agama harus menjadi daging, bahkan jadi nafas kehidupan.

Ada kompromi yang sifatnya sementara antara ulama dulu dalam pengembangan dakwah Islam dengan metoda menyatu dengan kebiasaan, adat istiadat setempat. Hal itu dimaksud agar Islam mendarah daging, bukan lagi diperkuatnya hanya dengan teks-teks ayat. Hasilnya agama dan budaya bertemu di titik yang sama, bukan pada titik yang berbeda. Terwujud sintesa dari proses dialektika sosial dari masa ke masa.

Baca Juga

Kitab Kiai Imad, Qami’ al-Masawi, Jawab Tuntas Kitab Mbah Ryan Kudus Yang Bela Ba’alwi, Al-Khulashah al-Nafisah

Kesadaran Merata Pribumi atas Eksistensi Habaib di Indonesia

PASCA THESIS, Menyelamatkan Akal Sehat: Mengapa Agama Tidak Boleh Dijadikan Alat Pembodohan

K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani Haramkan Putri Indonesia Dinikahkan dengan Laki-Laki Habaib

Syekh Muhammad Syarif Al-Shawwaf, Nasab Palsu Membela Nasab Palsu

Lalu, keramat yang dimaksud itu bagaimana? keramat itu tampakan perkara di luar adat dari seseorang yang tidak menyeru kenabian, kemudian itu berdasarkan keimanan dan amal yang saleh.

Dalam kitab al-Tarifat ( h.184 ), Imam al-Jurjani mendefinisikan keramat sebagai berikut.

الكرامة هي ظهور أمر خارق للعادة من قبل شخص غير مقارن لدعوى النبوة فما لا يكون مقرونا بالإيمان و العمل الصالح

Syaikh Abul Hasan Asy-Syadzili telah menjelaskan bahwa hakikat karomah bisa dihasilkan melalui jalan istiqamah, sebab istiqamah tersebut harus sampai kepada puncak kesempurnaannya.

Abu Ali Al Jauzajaniy, salah seorang gurunya Imam Bukhori telah menjelaskan.

قَالَ أَبُو عَلِيٍّ الْجَوْزَجَانِيُّ : كُنْ طَالِبًا لِلِاسْتِقَامَةِ ، لَا طَالِبًا لِلْكَرَامَةِ ، فَإِنَّ نَفْسَكَ مُتَحَرِّكَةٌ فِي طَلَبِ الْكَرَامَةِ ، وَرَبُّكَ يَطْلُبُ مِنْكَ الِاسْتِقَامَةَ

Artinya: Abu Ali Al Jurjany berkata:” Carilah olehmu sifat Istiqomah dan janganlah mencari Karomah, karena dirimu cenderung mencari Karomah padahal Tuhanmu menginginkan darimu sifat Istiqomah”.

Jadi seorang hamba bisa mencapai karomah jika sudah melalui proses panjang dari istiqomah dengan dasarnya keimanan yang kuat serta amal perbuatannya yang saleh, tentunya dari proses lama istiqomah tersebut maka karomah yang maksud adalah khoriqul adat yang dianugerahkan Allah S w.t.

Syaikh Abdul Qadir bin Isa membagi hakikat karomah menjadi dua bagian, Pertama, karomah hissiyah yaitu karomah yang dapat dilihat ataupun dapat dirasakan oleh panca indera. Kedua, karomah ma’nawiyah yaitu karomah yang dapat diterima oleh nalar atau akal. Jika ada penyebutan karomah pada diri seorang hamba tetapi akal sehat menolaknya, itu bisa jadi terjerembab pada istidroj atau khurafat.

Ketika karomah yang dianugerahkan Allah kepada walinya, lalu diragukan karena ada kecenderungan khurafat, khayalan, atau ilusi semata. Maka Imam Ibnu Hajar al-Haitami telah menegaskan maksud karomah sebagai yang khususiat dan hak bagi hamba Allah yang saleh.

كرامات الأولياء حق عند أهل السنة والجماعة خلافا لمخاذيل المعتزلة و الزيدية

Karomah wali Allah itu ada dan benar, dan telah disepakati umumnya ulama Ahli Sunnah wal Jama’ah.

Khadlrotusyaikh Hasyim Asy’ari dalam kitabnya
Duroru al-Muntasyiroh fi Masa’ily tis’ah asyarah, tentang Wali dan Thariqat ( h. 3-4).

يجب علي الولي حتي يكون وليا في نفس الأمر قيامه بحقوق الله عباده علي الإستقصاء والإستفاء بجميع ما أمر به

Artinya : wajib atas wali untuk ia dinamakan wali yang sungguh-sungguh ialah adanya sikap dan perbuatan menegakkan hak-hak Allah ta’ala dengan hak-hak hamba-Nya secara maksimal dan sepenuh-penuhnya dalam hal yang ia diperintahkan untuk melakukannya.

Surat Yunus ( ayat 62-63 ) adalah petunjuk dari kriteria hamba yang dianugerahi karomah, mereka yang disebut Walinya Allah.

أَلَا إِنَّ أَوْلِيَاءَ اللَّهِ لَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ (٦٢) الَّذِينَ آَمَنُوا وَكَانُوا يَتَّقُونَ (٦٣) لَهُمُ الْبُشْرَى فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآَخِرَةِ لَا تَبْدِيلَ لِكَلِمَاتِ اللَّهِ ذَلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ (٦٤)

Artinya: ingatlah sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekawatiran terhadap mereka, dan tidak pula mereka bersedih hati, yaitu orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertaqwa, bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan dunia dan akhirat, tidak ada perubahan bagi kalimat-kalimat Allah (janji). Yang demikian itu adalah kemegahan yang besar( QS.Yunus:62-64 ).

Terdapat petunjuk pula dari surat Al-Ahqof ayat 13-14.

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ (١٣) أُولَئِكَ أَصْحَابُ الْجَنَّةِ خَالِدِينَ فِيهَا جَزَاءً بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ (الاحقاف:١٤)

Artinya: sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah”, kemudian mereka tetap istiqamah maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada (pula) berduka cita. Mereka itulah penghuni-penghuni surga, mereka kekal di dalamnya; sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan (QS. Al Ahqof:13-14).

Kemudian khurafat selalu dikait-kaitkan dengan karomah, padahal khurafat itu dongeng belaka, tidak sama dengan karomah, meski ketidaksamaan tersebut berasal dari pijakannya, khurafat tidak berdasarkan istiqomah, tidak juga dikuatkan oleh rasionalitas akal, dan tidak ada qoyyid sama sekali.

Khurafat menurut Ibnu Manzhur dalam kitabnya Lisanul Arab juga menjelaskan makna khurafah dalam hadits dhaif di atas, beliau berkata:

أَن يريد به الخُرافاتِ الموضوعةَ من حديث الليل، أَجْرَوْه على كل ما يُكَذِّبُونَه من الأَحاديث، وعلى كل ما يُسْتَمْلَحُ ويُتَعَجَّبُ منه

Artinya: Yang dimaksud khurafat dalam hadits di atas adalah cerita-cerita malam yang dibuat-buat. Istilah khurafah ini (yang awalnya merupakan nama seorang lelaki) menjadi identik dengan semua cerita yang dusta, yang mengandung kisah-kisah ajaib yang dibumbui”.

الخرافة هي الاعتقاد بما لا ينفع ولا يضر ولا يلتئم مع المنطق السليم والواقع الصحيح

Artinya: khurafah adalah keyakinan tentang sesuatu yang sebenarnya tidak memberikan manfaat atau mudharat, dan tidak sesuai dengan akal yang sehat dan realita yang ada (Madzahib al Fikriyyah al Mu’ashirah, hal. 1186 )

Dengan demikian keramat dan khurafat ibarat air dan minyak tidak bisa sama dan tidak juga dikait-kaitkan meski dalam satu hal. Keramat sudah terang benderang, begtu pula khurafat sudah jelas. Keduanya berbeda jalan ketika keduanya dikaitkan.

Penulis: Kiai Hamdan Suhaemi
Ketua PW Rijalul Ansor Banten
Wakil Ketua GP Ansor Banten
Idaroh Wustho Jatman Banten
Sekretaris Komisi HAUB MUI Banten
Ketua FKUB Kab Serang
Anggota Dewan Pakar ICMI Provinsi Banten

Tags: ba alawiba alawi rungkadBa Alwibahar bin smithbin yahyabudaya nusantraDzuriyyahDzuriyyah NabiegalitergenetikaGus Fahrurhabaibhabibhaluhanif alatasHRSisnad palsukemanusiaankeramatkesetaraanketua PBNUKeturunan Nabiketurunan palsuKeturunan RasulullahkhurafatKRT. FAQIH WIRAHADININGRATmakammakam palsumanuskripNasabnasab palsunasab rungkadPBNUpemalsuan nasabpemalsuan silsilahpembelokan sejarahpembongkaran makamRasulRasulullah SAWrekomendasi kepada negararumail abbasrungkadsanad ilmusejarah keratonSilsilah Habibsilsilah nasabsitus budayasumodiningrattest DNAthoha bin yahyaUbaidUbaidillahulamautsman bin yahya
ShareTweetShare
Previous Post

Salim Bin Jindan, Raudatul Wildan Dan Walisongo Di Ba’Alwikan

Next Post

Jadilah Diri Sendiri, Jangan Merebut Sejarah Orang Lain

Related Posts

Kitab Kiai Imad, Qami’ al-Masawi, Jawab Tuntas Kitab Mbah Ryan Kudus Yang Bela Ba’alwi, Al-Khulashah al-Nafisah

2 Agustus 2026
117

Kesadaran Merata Pribumi atas Eksistensi Habaib di Indonesia

2 Agustus 2026
29

PASCA THESIS, Menyelamatkan Akal Sehat: Mengapa Agama Tidak Boleh Dijadikan Alat Pembodohan

20 Juli 2026
60

K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani Haramkan Putri Indonesia Dinikahkan dengan Laki-Laki Habaib

16 Juli 2026
131

Syekh Muhammad Syarif Al-Shawwaf, Nasab Palsu Membela Nasab Palsu

16 Juli 2026
245

Elegi Garis Nasab: Antara yang Hakiki dan yang Imitasi (Y DNA Nabi Ibrahim Versi Rumail Abbas)

6 Juli 2026
171

Emha Ainun Najib: Nasab dan Harga Diri Bangsa dan Kesadaran Bernegara

29 Juni 2026
129

Penjabaran Psikologis: Festival Su’ul Khotimah Klan Habib Baalwi dan Muhibbinnya

24 Juni 2026
119

Membaca Lima Arus Kepentingan Eksternal dalam Muktamar NU 2026

24 Juni 2026
131

Metode Eliminasi dan Epistemologi Nasab: Pengantar dan Apresiasi atas Gagasan Dr. Sugeng Sugiharto

18 Juni 2026
143
Next Post

Jadilah Diri Sendiri, Jangan Merebut Sejarah Orang Lain

Paling Banyak Dilihat

Opini

Kitab Kiai Imad, Qami’ al-Masawi, Jawab Tuntas Kitab Mbah Ryan Kudus Yang Bela Ba’alwi, Al-Khulashah al-Nafisah

by Admin
2 Agustus 2026
117

Diskursus nasab batalnya nasab Ba’alwi (habaib) di Indonesia yang dimotori ulama Banten K.H. Imaduddin Utsman al-Bantani (Kiai Imad), telah membawa...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

Kitab Kiai Imad, Qami’ al-Masawi, Jawab Tuntas Kitab Mbah Ryan Kudus Yang Bela Ba’alwi, Al-Khulashah al-Nafisah

Kesadaran Merata Pribumi atas Eksistensi Habaib di Indonesia

جواب عماد الدين عثمان البنتني عن كتاب الخلاصة النفيسة لابن حرجو الجاوي

Telah Terbit Buku Kiai Imad 1000 Halaman Lebih: Sejarah Runtuhnya Nasab Baalwi di Indonesia

Tablig Akbar PWI-LS di Pemalang Dipadati Puluhan Ribu Jemaah, Rhoma Irama Serukan Pentingnya Meluruskan Sejarah

Pesantren Nahdlatul Ulum Sabet Seluruh Juara Kitab Kasyifatussaja pada MTQ ke-55 Kabupaten Serang 2026

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
71.6k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
52.1k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.5k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25