• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home KH Imaduddin al Bantani

“Tarekat” Alawiyah Tidak Memenuhi Syarat Disebut Tarekat Muktabaroh Dalam Lingkup Nahdlatul Ulama

by Admin
22 November 2024
in KH Imaduddin al Bantani, Manuskrip, Peristiwa, Sejarah, Tokoh, Ulama
4 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Terpaksa kalimat “Tarekat” dalam judul penulis bubuhi dua tanda kutip. Hal itu karena memang diksi “Tarekat Alawiyah” itu tidak jelas. Karena akan banyak pertanyaan yang akan sulit dijawab oleh para pemerhati tarekat, seperti: Apakah benar Klan Ba’alwi mempunyai tarekat, jika ada siapa pendirinya? Apakah benar tarekatnya bernama “Tarekat Alawiyah”? Bagaimana sanad “Tarekat” Alawiyah sampai kepada Rasulullah SAW? Apa wiridan khusus “Tarekat” Alawiyah? Siapa hari ini Mursyid “Tarekat” Alawiyyah dan kepada siapa ia bertalqin dan berbaiat? Pertanyaan-pertanyaan semacam itu akan sulit untuk dijawab oleh para pemerhati dunia tarekat.

Pertanyaan pertama yaitu apakah benar Klan Ba’alwi mempunyai tarekat dan siapa pendirinya akan bisa dijawab, jika pertanyaan-pertanyaan selanjutnya bisa dijawab terlebih dahulu. Contoh pertanyaan tentang siapa mursyid “Tarekat” Alawiyah sekarang dan kepada siapa ia bertalqin dan berbaiat akan sulit dijawab. Tidak pernah ada Klan Ba’alwi kita dengar menasbihkan diri sebagai mursyid “Tarekat” Alawiyah. Seorang Ba’alwi, Lutfi bin Yahya (LBY), yang pernah menjadi ketua Jamaah Ahli Tarekat Mutabarah al-Nahdliyyah (Jatman) pun malah mengaku dirinya bertarekat Al-Syadziliyah yang katanya ia bertalqin kepada Mbah Abdul Malik Banyumas. Yang kemudian para pemerhati tarekat menganggap sanad “Tarekat Al-Syadziliyah” LBY kepada Mbah Malik juga bermasalah karena Mbah Abdul Malik lebih dikenal sebagai Mursyid Tarikat Naqsyabandiyah Kholidiyah, bukan Syadziliyah. Kejanggalan kedua adalah nasab Mbah Abdul Malik yang merupakan keturunan Raden Dipowongso cicit dari Pangeran Diponegoro kemudian ditulis oleh Tim Kanzushalawat pimpinan LBY sebagai keturunan Bin Yahya Ba’alwi.

Kembali kepada masalah “Tarikat” Alawiyah. Setiap tarekat biasanya mempunyai wiridan khusus setiap ba’da sholat atau di waktu-waktu tertentu dalam suluk, seperti Tarekat Qadiriyah yang mewajibkan para jamaahnya yang telah bertalqin dan berbaiat untuk membaca kalimat tauhid sebanyak 165 kali. Lalu Tarekat Alawiyah apa wiridan khususnya?

Pertanyaan lain seperti tentang nama misalnya juga akan sulit dijawab. Sejak kapan nama Tarekat Alawiyah dikenal dan siapa yang mendirikan?

Baca Juga

Fakta Sejarah Lahirnya Hari Santri Nasional

Kesaksian Kromosom (Y-DNA) Terhadap Validitas Nasab Tradisional Asyraf Al-Musawi Al-Husaini di Karbala

Kitab Al-Syajarah Al-Thayyibah, Kitab Terbaru Karya K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani

كتاب الشجرة الطيبة في اثبات نسب بني قتادة تأليف: عماد الدين عثمان البنتني الجاوي الشافعي القادري

Itsbat Nasab Bani Qatadah dan Raja Yordan

Jika mereka menjawab: dalam kitab Syarhul ‘Ainiyyah dikatakan bahwa Tarekat Alawiyah didirikan oleh Faqih Muqoddam yang ia dapatkan dari ayahnya terus ke kakeknya, dari anak ke ayah sampai ke Ubaidillah dan terus ke Ahmad bin Isa sampai kepada Nabi Muhammad SAW sebagai sebuah tarekat yang diwariskan keturunan Nabi secara turun temurun (h.165).

Penulis menjawab: Faqih Muqoddam tidak terbukti sebagai keturunan Nabi Muhammad SAW, bagaimana bisa dikatakan “Tarekat” Alawiyah sebagai tarekat yang diwariskan keturunan Nabi secara turun temurun; nama Ubaidillah tidak terbukti sebagai anak Ahmad bin Isa, dan nama-nama seperti Sahib Mirbat, Ali Khali Qasam, Alwi kedua, Muhammad, Alwi pertama dan Ubaidillah adalah nama-nama yang tidak terbukti sebagai sosok historis, nama-nama itu tercipta di abad sembilan dalam kitab Ali al-Sakran. Bagaimana sebuah tarekat bisa dipercaya sanadnya tersambung kepada Rasulullah SAW, jika nama-nama dalam sanad itu tidak pernah disebut oleh para ahli tasawuf, ahli tarekat, ahli nasab dan ahli sejarah?

Jika mereka berkata, bahwa menurut kitab Syarhul ‘Ainiyyah Fakih Muqoddam mendapatkan sanad tarekat bukan hanya dari ayahnya tetapi juga dari Syekh Abdullah bin Ali al-Shalih lalu ia dari gurunya Abdurrahman Al-Maq’ad lalu ia dari gurunya Syekh Syuaib Abi Madyan (w.594 H.) (h. 165). Abu Madyan lahir di Sevila Spanyol dan wafat di Tilmisan Al-Jazair. Ia adalah pendiri “Tarekat Madyaniyah” yang berkembang di Maroko dan Spanyol. Nama Abu Madyan juga disebutkan oleh Ali al Sakran dalam Al-Burqat al-Musyiqah (h.49).

Penulis menjawab, Kalau begitu, tarekat itu bukan “Tarekat Alawiyah” tapi “Tarekat Madyaniyah”, dan bersanad bukan kepada keturunan Nabi Muhammad SAW, karena Abdullah al-Shalih dan Abdurrahman al-Maq’ad bukan keturunan Nabi. Berarti “Tarekat” Alawiyah adalah tarekat yang sanadnya bersambung kepada seorang “Akhwal” dan “Ajam” bukan keturunan Nabi.

Jika Faqih Muqoddam bertarekat Madyaniyyah , pertanyaan selanjutnya: kenapa sekarang namanya menjadi “Tarekat” Alawiyah? Sejak kapan nama Tarekat Alawiyah itu dikenal? Kenapa para Ba’alwi sekarang tidak mempopularkan nama “Tarekat Madyaniyah”? kenapa Ba’alwi sekarang tidak membesarkan nama dan menghauli Syekh Abu Madyan? Apakah karena Klan Ba’alwi ragu Faqih Muqoddam mendapatkan ijajah yang terputus dari Abu Madyan?

Klaim-klaim kitab-kitab internal Ba’alwi yang menyebut Faqih Muqoddam mendapat sanad tarekat dari Abu Madyan jelas meragukan. Karena nama Abdurrahman al-Maq’ad yang katanya disebut sebagai murid Abu Madyan namanya majhul di kalangan ulama tarekat. Murid-murid Abu Madyan yang terkenal membawa ajaran Abu Madyan adalah Ja’far bin Sidbunah al-Khuza’I dan Abdurrazaq al-Jazuli. Sedangkan nama Abdurrahman al-Maq’ad yang katanya mempunyai murid bernama Abdullah al-Shalih kemudian ia mempunyai murid Faqih Muqaddam adalah sosok yang tidak dikenal.

Kisah tentang baiat Faqih Muqoddam terhadap Tarekat Madyaniyah pun janggal. Biasanya seorang murid tarekat mendatangi gurunya untuk berbaiat, tetapi untuk kasus Faqih Muqoddam, katanya, gurunya, Abdullah Shalih, sengaja datang ke Tarim untuk membaiat Faqih Muqoddam.

Ditulis dalam sumber-sumber Klan Ba’alwi, sebuah drama pembaiatan Faqih Muqoddam kepada tarekat Abu Madyan. Dikisahkan bahwa Abu Madyan memerintahkan muridnya, Abdurrahman al-Maq’ad untuk datang ke Hadramaut agar membaiat warga Hadramaut, dan Abu Madyan menyatakan bahwa Al-Maq’ad akan mati ditengah jalan, kemudian Al-Maq’ad akan mengutus muridnya untuk membaiat warga Hadramaut. Lalu benarlah terjadi apa yang dikatakan oleh Abu Madyan, Al-Maq’ad wafat di Makkah, lalu ia mengutus muridnya yang bernama Abdullah Shalih untuk pergi ke Tarim. Sebelum wafat, ia berwasiat kepada muridnya itu agar ia ke Tarim untuk menemui Faqih Muqoddam. Dalam wasiatnya itu ia menyatakan bahwa muridnya ini akan menemui Faqih Muqoddam ketika ia sedang bersama Bamarwan membawa pedang yang diletakan di atas kedua kakinya. Ketika Abdullah Shalih bertemu Faqih Muqoddam ia menemuinya dalam keadaan seperti yang dikatakan gurunya itu (lihat Syarhul ‘Ainiyyah h. 167).

Kisah dramatis pembaiatan Faqih Muqoddam terhadap Tarikat Madyaniyah itu mencurigakan. Seperti sudah penulis sampaikan bahwa nama Abdurrahman al-Maq’ad disebut sebagai murid dari Abu Madyan hanya ada dalam kitab-kitab internal Ba’alwi, bahkan sosoknya saja tidak dikenal dalam sejarah. Nama Abdurrahman al-Maq’ad muncul pertama kali dalam kitab Al-Burqat karya Ali al Sakran setelah 301 tahun wafatnya Abu Madyan tanpa dapat diverifikasi oleh kitab apapun sebelumnya.

Kesimpulan tulisan tentang “Tarekat” Alawiyah ini adalah: “Tarekat” Alawiyah hari ini tidak definitive disebut tarekat. Ia tidak mempunyai mursyid, ia tidak mempunyai wirid khusus sebagaimana tarekat lainnya, sanad yang pertama terputus dan sanad yang kedua tidak terkonfirmasi dan tidak terverifikasi. Maka, “Tarekat” Alawiyah ini tidak memenuhi syarat untuk dimasukan ke dalam kategori tarekat muktabarah dalam kalangan Nahdlatul Ulama.

Penulis: Imaduddin Utsman Al-Bantani

ShareTweetShare
Previous Post

Hukum Kafir Bagi Orang Yang Mengaku Mi’raj Seperti Faqih Muqoddam Ba’Alwi

Next Post

Membenci dan Memerangi Klan Habib Baalwi adalah Kemuliaan

Related Posts

Fakta Sejarah Lahirnya Hari Santri Nasional

24 Oktober 2026
32

Kesaksian Kromosom (Y-DNA) Terhadap Validitas Nasab Tradisional Asyraf Al-Musawi Al-Husaini di Karbala

8 Oktober 2026
134

Kitab Al-Syajarah Al-Thayyibah, Kitab Terbaru Karya K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani

24 September 2026
265

كتاب الشجرة الطيبة في اثبات نسب بني قتادة تأليف: عماد الدين عثمان البنتني الجاوي الشافعي القادري

21 September 2026
221

Itsbat Nasab Bani Qatadah dan Raja Yordan

14 September 2026
385

Klan Ba’alawi Melamar Putri Kiai, Ditolak Keluarga Jauh Dengan Alasan Kafa’ah: Nikah Tetap Sah?

14 September 2026
159

Menyelaraskan Genetika dan Kitab Suci: Jejak DNA Neanderthal dan Denisovan Pada Manusia Modern

7 September 2026
531

RUMAIL KEMBALI BERDUSTA: TIDAK TAKUT BEDOSA BERBOHONG ATAS NAMA KETURUNAN NABI MUHAMMAD SAW YANG ASLI

4 September 2026
965

Pesantren Nahdlatul Ulum Banten menjawab Pesantren Al-Anwar Sarang Tentang Tes Y-DNA Terkait Batalnya Nasab Habaib Ba’alwi

2 September 2026
481

Kiai Imad Mendoakan NU di Hadapan Makam Mbah Wahab Hasbullah

29 Agustus 2026
159
Next Post

Membenci dan Memerangi Klan Habib Baalwi adalah Kemuliaan

Paling Banyak Dilihat

Opini

Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

by Admin
26 Oktober 2026
16

Oleh: Ubaidillah Tamam Munji (Dosen UIN Walisongo Semarang dan Pengasuh Pesantren As Shuffah_Rembang) Dalam tulisan ini, saya ingin menjelaskan klaim...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

Fakta Sejarah Lahirnya Hari Santri Nasional

Dari Upacara hingga Panggung Tiga Bahasa, Hari Santri di Baitul Muqoddas Berlangsung Meriah

Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
72.2k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
52.3k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.8k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25