• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home Opini

Jadikan Bulan Maulid Sebagai Penguat Semangat Kemerdekaan RI

by Admin
25 Agustus 2025
in Opini
2 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

KABUPATEN TANGERANG – Memasuki bulan Maulid bagi umat Islam adalah sebuah momentum yang sangat bernilai untuk menambah semangat ibadah agar terus menegakkan ajaran yang disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW.

Kita saat ini masih dalam bulan Agustus yang merupakan momen penting semangat Kemerdekaan Republik Indonesia. Keduanya semakin menguatkan akan pentingnya kekuatan dari makna waktu yang sangat berharga dalam meningkatkan semangat juang perlu terus ditumbuhkan kedalam jiwa setiap warga negara dan umat Islam pada khususnya.

Hari ini Indonesia mengalami penurunan gairah religius yg serius, sebab ekonomi masyarakat yg susah. Nabi sampaikan *kemiskinan sangat dekat dengan kekafiran (ingkar)* kalau dimaknai lebih luas bahwa kemiskinan menimbulkan dampak kerusakan yg lebih luas (multiple effect). Dampak kemiskinan dan lemahnya ekonomi masyarakat bisa men jadikan masyarakat melakukan perbuatan yg menyimpang baik dari sisi agama maupun pemerintah. Hal ini menjadi salah pemerintah atau pemimpin agama?
Maka momentum bulan Maulid harus dijadikan spirit perubahan dan spirit kemajuan sebagaimana lahirnya pemimpin dunia yaitu Nabi Muhammad SAW sang pembawa rahmat bagi seluruh alam.

Pada pengajian rutin bertema ‘Marhaban Ya Syahru Maulid’ di Pondok Pesantren Technopreneur As Shofa, Tangerang, Banten yang digelar setiap Minggu malam Senin, Gus Nur Rohman menyampaikan tentang pentingnya meningkatkan semangat beribadah terutama ketika memasuki bulan Maulid.

Baca Juga

PASCA THESIS, Menyelamatkan Akal Sehat: Mengapa Agama Tidak Boleh Dijadikan Alat Pembodohan

K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani Haramkan Putri Indonesia Dinikahkan dengan Laki-Laki Habaib

Syekh Muhammad Syarif Al-Shawwaf, Nasab Palsu Membela Nasab Palsu

Elegi Garis Nasab: Antara yang Hakiki dan yang Imitasi (Y DNA Nabi Ibrahim Versi Rumail Abbas)

Emha Ainun Najib: Nasab dan Harga Diri Bangsa dan Kesadaran Bernegara

“Kita malam ini memasuki hari pertama di bulan Maulid Nabi Muhammad SAW yang merupakan pembimbing bagi umat Islam untuk mencapai keselamatan dan kebahagiaan. Ini sebuah momentum untuk kita bisa lebih meningkatkan lagi kecintaan kita kepada Rasulullah untuk lebih banyak bersholawat dan melaksanakan ajarannya,” ujar Gus Nur Rohman dalam ceramahnya pada Minggu (24/8/2025) malam di pendopo ndalem pesantren technopreneur As Shofa.

Lebih lanjut, Gus Nur Rohman yang juga sebagai wakil ketua PWNU Banten dan pengurus PCINU Hongkong ini mengungkapkan bahwa bulan Maulid ini mestinya mampu memberikan semangat terbarukan untuk lebih meningkatkan semangat dalam menjalankan perintah agama dan juga menguatkan nilai ke-Indonesiaan.

“Saya bersyukur kita telah merasakan nikmat kemerdekaan, ini merupakan anugerah yang patut kita syukuri bersama. Sehingga tidak ada lagi kendala bagi umat Islam untuk melaksanakan ajaran baik yang diberikan oleh Allah melalui apa yang telah disampaikan Rasulullah. Seperti memperingati ulang tahun anak kita, tentunya kita perlu mempersiapkan segala sesuatunya untuk bisa terlaksana lebih baik dan meriah. Sehingga semangat kita menyambut bulan Maulid ini juga perlu persiapan dan semangat yang membara,” ungkap Kyai yang berasal dari Kudus ini.

Pengajian rutin Majelis Gubah Rasulullah yang dipimpin Gus Nur Rohman dan Gus Ragil ini mengajak jamaah untuk belajar dan praktik tentang dzikiran, sholawatan, pengajian, sedekahan, dan silaturahmi agar hidup berkah, selamat, dan bahagia dunia akhirat.

#santringaji, #ngajilagi
#santringaji, #sampaimati

(Red*/kd)

ShareTweetShare
Previous Post

Bulan Maulid, Titik Awal Kebangkitan NU Banten

Next Post

KH Hafis Gunawan Resmi Pimpin PWNU Banten Masa Khidmat 2025-2030

Related Posts

PASCA THESIS, Menyelamatkan Akal Sehat: Mengapa Agama Tidak Boleh Dijadikan Alat Pembodohan

20 Juli 2026
46

K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani Haramkan Putri Indonesia Dinikahkan dengan Laki-Laki Habaib

16 Juli 2026
103

Syekh Muhammad Syarif Al-Shawwaf, Nasab Palsu Membela Nasab Palsu

16 Juli 2026
210

Elegi Garis Nasab: Antara yang Hakiki dan yang Imitasi (Y DNA Nabi Ibrahim Versi Rumail Abbas)

6 Juli 2026
152

Emha Ainun Najib: Nasab dan Harga Diri Bangsa dan Kesadaran Bernegara

29 Juni 2026
121

Penjabaran Psikologis: Festival Su’ul Khotimah Klan Habib Baalwi dan Muhibbinnya

24 Juni 2026
112

Membaca Lima Arus Kepentingan Eksternal dalam Muktamar NU 2026

24 Juni 2026
130

Metode Eliminasi dan Epistemologi Nasab: Pengantar dan Apresiasi atas Gagasan Dr. Sugeng Sugiharto

18 Juni 2026
141

Framework Melihat Imigran Yaman dan Amalan Habib Baalwi, Tudingan Operasi Intelijen hingga Kyai Ikhya dan Nabi Adam: Kelompok Kyai Imad Outlier!

3 Juni 2026
139

Menguji Statement “Jangan Generalisir Klan Habib Baalwi, Setiap Suku Ada Yang Baik dan Buruk”

31 Mei 2026
126
Next Post

KH Hafis Gunawan Resmi Pimpin PWNU Banten Masa Khidmat 2025-2030

Paling Banyak Dilihat

Berita

Telah Terbit Buku Kiai Imad 1000 Halaman Lebih: Sejarah Runtuhnya Nasab Baalwi di Indonesia

by Admin
29 Juli 2026
6

Buku ini berjudul lengkap: Sejarah Runtuhnya Nasab Baalwi di Indonesia (Kronik Dialektika Ilmiyah Terbongkarnya Kepalsuan Nasab Habaib Kepada Nabi Muhammad...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

Telah Terbit Buku Kiai Imad 1000 Halaman Lebih: Sejarah Runtuhnya Nasab Baalwi di Indonesia

Tablig Akbar PWI-LS di Pemalang Dipadati Puluhan Ribu Jemaah, Rhoma Irama Serukan Pentingnya Meluruskan Sejarah

Pesantren Nahdlatul Ulum Sabet Seluruh Juara Kitab Kasyifatussaja pada MTQ ke-55 Kabupaten Serang 2026

Gemilang di MTQ Banten, Santri Pesantren Nahdlatul Ulum Kresek Borong Juara Pertama Cabang Lomba Kitab Kuning

PCNU Grobogan Instruksikan Ansor, Banser, dan Pagar Nusa Tak Amankan Acara Habib

PASCA THESIS, Menyelamatkan Akal Sehat: Mengapa Agama Tidak Boleh Dijadikan Alat Pembodohan

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
71.5k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
52.1k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.5k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25