• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home Opini

Tedi Isyaratkan Ada Reshuffle Kabinet, Kiai Imad Usul Presiden Copot Nusron Terkait Korupsi Kuota Haji

by Admin
10 April 2026
in Opini
2 min read
0

Sumber: Tempo

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga

PASCA THESIS, Menyelamatkan Akal Sehat: Mengapa Agama Tidak Boleh Dijadikan Alat Pembodohan

K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani Haramkan Putri Indonesia Dinikahkan dengan Laki-Laki Habaib

Syekh Muhammad Syarif Al-Shawwaf, Nasab Palsu Membela Nasab Palsu

Elegi Garis Nasab: Antara yang Hakiki dan yang Imitasi (Y DNA Nabi Ibrahim Versi Rumail Abbas)

Emha Ainun Najib: Nasab dan Harga Diri Bangsa dan Kesadaran Bernegara

Beberapa hari ini Isu perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto kembali mengemuka di publik. Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya memberikan isyarat bahwa pergantian menteri tersebut tinggal menunggu waktu.

Ditemui awak media di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa (7/4/2026), seperti dalam laporan kompas.id, Teddy Indra Wijaya hanya mengatakan, “Tunggu aja,” menanggapi pertanyaan seputar reshuffle. Hal ini mengindikasikan adanya kemungkinan perubahan komposisi kabinet dalam waktu dekat.

Menanggapi isu tersebut, K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani (akrab dipanggil Kiai Imad), seorang kiai NU dari Banten yang juga pengasuh Pesantren NU Kresek Banten dan wakil ketua umum PWI-LS, menyambut baik adanya rencana reshuffle kabinet, bahkan menurutnya harus secepatnya terutama menteri-menteri yang diduga terlibat kasus korupsi seperti Nusron Wahid. Menurut Kiai Imad, Presiden Prabowo sudah berkomitmen memberantas korupsi di Indonesia, jangan sampai mempunyai Menteri yang membebani komitmennya itu,

“Presiden Prabowo kan sudah komitmen mau kejar koruptor sampai antartika, ini yang ada di agus salim (kantor ATR) kan deket,” sindirnya.

Menurut Kiai Imad, Nusron Wahid harus direshuffle karena adanya indikasi kuat terkait kasus korupsi kouta haji di mana laporan Tempo ada aliran dana 1 juta dollar ke Zainal Abdidin, staf ahli Nusron Ketika ia menjadi ketua Pansus di 2024 lalu,

“laporan Tempo sudah jelas itu, stafnya Nusron terima duit 1 juta dolar dari Alex. Niyat menerima suapnya sudah ada. Staf ahli gak mungkin dipercaya koruptor untuk terima duit tanpa yakin dia disuruh atasannya”, tegasnya.

Kiai Imad juga mempertanyakan KPK yang memvonis Pansus haji tidak menerima suap. Menurutnya jangan ada kesan KPK mendahului dan tebang pilih. Ia juga menyoroti metode investigasi dilingkungan KPK yang terkesan mengabaikan fakta,

“Yang lucu KPK, proses masih berjalan, sudah vonis Pansus tidak menerima suap. Ini kan komedi. Padahal menurut Tempo uang sudah diterima staf Nusron. Seharusnya KPK kejar itu,” tandasnya.

Menurut Kiai Imad, hasil investigasi Tempo akan membebani Presiden jika Nusron tidak dicopot. Masyrakat akan bertanya-tanya akan keseriusan presiden dalam memberantas korupsi,

“Biarkan KPK seluas-luasnya menangani kasus ini. Zaman medsos ini masyarakat bisa dapat info dari mana saja, termasuk dari Tempo. Jika berita staf sudah menerima uang suap ya harus ditelusuri siapa saja yang sudah menerima. Jangan-jangan pengembalian itu terjadi setelah uang diterima, dan dikembalikan hanya Ketika kasus mencuat. Kepercayaan masyarakat kepada Presiden Prabowo akan hilang jika ada Menteri yang di mata masyarakat diduga kuat terlibat korupsi tetapi masih ada di samping Presiden”. tutupnya

ShareTweetShare
Previous Post

Sosok Gus Aziz Jazuli, Alumni Tarim yang Berani Angkat Isu Nasab: “Ilmu Itu untuk Menguji Kebenaran”

Next Post

Kedustaan-kedustaan Klaim Di Media Terkait Riziq Syihab

Related Posts

PASCA THESIS, Menyelamatkan Akal Sehat: Mengapa Agama Tidak Boleh Dijadikan Alat Pembodohan

20 Juli 2026
13

K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani Haramkan Putri Indonesia Dinikahkan dengan Laki-Laki Habaib

16 Juli 2026
65

Syekh Muhammad Syarif Al-Shawwaf, Nasab Palsu Membela Nasab Palsu

16 Juli 2026
160

Elegi Garis Nasab: Antara yang Hakiki dan yang Imitasi (Y DNA Nabi Ibrahim Versi Rumail Abbas)

6 Juli 2026
136

Emha Ainun Najib: Nasab dan Harga Diri Bangsa dan Kesadaran Bernegara

29 Juni 2026
105

Penjabaran Psikologis: Festival Su’ul Khotimah Klan Habib Baalwi dan Muhibbinnya

24 Juni 2026
104

Membaca Lima Arus Kepentingan Eksternal dalam Muktamar NU 2026

24 Juni 2026
115

Metode Eliminasi dan Epistemologi Nasab: Pengantar dan Apresiasi atas Gagasan Dr. Sugeng Sugiharto

18 Juni 2026
138

Framework Melihat Imigran Yaman dan Amalan Habib Baalwi, Tudingan Operasi Intelijen hingga Kyai Ikhya dan Nabi Adam: Kelompok Kyai Imad Outlier!

3 Juni 2026
137

Menguji Statement “Jangan Generalisir Klan Habib Baalwi, Setiap Suku Ada Yang Baik dan Buruk”

31 Mei 2026
122
Next Post

Kedustaan-kedustaan Klaim Di Media Terkait Riziq Syihab

Paling Banyak Dilihat

Berita

PCNU Grobogan Instruksikan Ansor, Banser, dan Pagar Nusa Tak Amankan Acara Habib

by Admin
21 Juli 2026
14

GROBOGAN — Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Grobogan menerbitkan surat instruksi resmi yang meminta badan otonomnya, yakni PC GP...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

PCNU Grobogan Instruksikan Ansor, Banser, dan Pagar Nusa Tak Amankan Acara Habib

PASCA THESIS, Menyelamatkan Akal Sehat: Mengapa Agama Tidak Boleh Dijadikan Alat Pembodohan

K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani Haramkan Putri Indonesia Dinikahkan dengan Laki-Laki Habaib

Syekh Muhammad Syarif Al-Shawwaf, Nasab Palsu Membela Nasab Palsu

Elegi Garis Nasab: Antara yang Hakiki dan yang Imitasi (Y DNA Nabi Ibrahim Versi Rumail Abbas)

Emha Ainun Najib: Nasab dan Harga Diri Bangsa dan Kesadaran Bernegara

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
71.5k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
52.1k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.5k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25