• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home Berita

RMI PWNU BANTEN DORONG PESANTREN PERKUAT TRANSFORMASI PENDIDIKAN DAN EKONOMI BERBASIS EKOTEOLOGI

by Admin
10 September 2026
in Berita
2 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga

Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

Dari Upacara hingga Panggung Tiga Bahasa, Hari Santri di Baitul Muqoddas Berlangsung Meriah

Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

Achmad Ubaedillah dan Hassan Wirayuda Raih Penghargaan Putra Terbaik Kabupaten Tangerang dalam Hubungan Internasional

SERANG — Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PWNU Banten terus mendorong penguatan peran pesantren dalam menghadapi perubahan zaman. Hal tersebut disampaikan Ketua RMI PWNU Banten, Dr. KH. Ahmad Yury Alam, saat menghadiri silaturahim bersama para pengasuh pondok pesantren di Kecamatan Tunjung Teja dan Petir, Kabupaten Serang, Selasa (8/9/2026).

Silaturahim yang berlangsung di Pondok Pesantren Assanusiayah, Kecamatan Tunjung Teja, tersebut diikuti sejumlah pimpinan dan pengasuh pesantren. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dengan membahas berbagai persoalan dan agenda strategis pesantren.

Salah satu pembahasan utama adalah persiapan menyambut Hari Santri Nasional, sekaligus persiapan pelaksanaan program Halaqah Pesantren Kementerian Agama RI yang direncanakan berlangsung di sejumlah tempat di Provinsi Banten.

Ketua RMI PWNU Banten, Dr. KH. Ahmad Yury Alam, mengatakan bahwa momentum halaqah harus dimanfaatkan sebagai ruang bersama untuk merumuskan gagasan dan langkah konkret bagi kemajuan pesantren.

“Halaqah jangan hanya menjadi forum diskusi, tetapi harus melahirkan gagasan dan program yang bisa dirasakan manfaatnya oleh pesantren dan masyarakat,” ungkapnya.

Menurutnya, terdapat dua isu penting yang perlu mendapatkan perhatian serius, yaitu transformasi pendidikan pondok pesantren dan pemberdayaan ekonomi pesantren melalui ekoteologi.

Transformasi pendidikan, kata dia, diperlukan agar pesantren tetap mampu mempertahankan karakter dan tradisi keilmuannya, sekaligus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, kebutuhan masyarakat, dan tantangan dunia pendidikan modern.

Sementara itu, pendekatan ekoteologi dapat menjadi pintu masuk bagi pesantren untuk mengembangkan berbagai potensi ekonomi yang berbasis kepedulian terhadap lingkungan.

“Pesantren memiliki sumber daya manusia, lahan, jejaring masyarakat, dan nilai-nilai keagamaan yang sangat kuat. Semua itu bisa dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi pesantren yang tetap menjaga kelestarian lingkungan,” jelasnya.

Ia menambahkan, penguatan ekonomi pesantren tidak semata-mata bertujuan meningkatkan pendapatan lembaga, tetapi juga membangun kemandirian pesantren sehingga mampu membiayai pengembangan pendidikan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya.

RMI PWNU Banten, lanjutnya, akan terus membangun komunikasi dengan para pengasuh pesantren dan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat agenda transformasi pesantren di Provinsi Banten.

“Pesantren harus tetap menjadi pusat pendidikan keagamaan, tetapi pada saat yang sama juga harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, ekonomi, dan kepedulian lingkungan,” pungkasnya.

Pertemuan di Tunjung Teja tersebut menjadi bagian dari upaya konsolidasi pesantren di wilayah Banten sekaligus memperkuat sinergi dalam menyongsong berbagai program pesantren ke depan. (Din)

ShareTweetShare
Previous Post

LPBI PWNU Banten Bagikan Masker untuk Warga Serang Terdampak Abu Anak Krakatau

Next Post

Prof. Ahmad Zahro Bersumpah Habaib Ba’alwi Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW

Related Posts

Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

25 Oktober 2026
18

Dari Upacara hingga Panggung Tiga Bahasa, Hari Santri di Baitul Muqoddas Berlangsung Meriah

24 Oktober 2026
31

Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

23 Oktober 2026
57

INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

22 Oktober 2026
101

Achmad Ubaedillah dan Hassan Wirayuda Raih Penghargaan Putra Terbaik Kabupaten Tangerang dalam Hubungan Internasional

19 Oktober 2026
80

Sejarah Hidup KH. Abdul Gani, Miliarder NU dari Banten

19 Oktober 2026
51

Lepas Jalan Sehat Sarungan Hari Santri Nasional 2026 di Pandeglang, Andra Soni Tegaskan Peran Strategis Santri bagi Banten

18 Oktober 2026
22

Anak Umar bin Hafidz Mengangkat Kakinya Saat Bertemu Ketua MPR RI Ahmad Muzani

14 Oktober 2026
405

RMI NU Banten: Penyusunan Pergub dan Penyaluran Bantuan Pesantren Harus Inklusif, Jangan Dimonopoli Satu Kelompok

9 Oktober 2026
67

RMI PWNU BANTEN DORONG SINERGI PEMBERDAYAAN PESANTREN, SAMBUT POSITIF RENCANA PERGUB BANTEN

9 Oktober 2026
53
Next Post

Prof. Ahmad Zahro Bersumpah Habaib Ba'alwi Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW

Paling Banyak Dilihat

Opini

Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

by Admin
26 Oktober 2026
1

Oleh: Ubaidillah Tamam Munji (Dosen UIN Walisongo Semarang dan Pengasuh Pesantren As Shuffah_Rembang) Dalam tulisan ini, saya ingin menjelaskan klaim...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

Fakta Sejarah Lahirnya Hari Santri Nasional

Dari Upacara hingga Panggung Tiga Bahasa, Hari Santri di Baitul Muqoddas Berlangsung Meriah

Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
72.2k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
52.3k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.8k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25