• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home Berita

Apa yang Menghambat Klan Habib Baalwi datang ke Podcast Rhoma Irama padahal Kalau Datang Pasti Menang?

by Admin
7 Juli 2024
in Berita, Hikmah, Opini, Peristiwa, Tokoh, Ulama
4 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Penulis: Kgm. Rifky Zulkarnaen

Setelah menghadirkan KH. Imaduddin Utsman Al Bantani[1], Prof. Menachem Ali[2], dan Dr. Sugeng Sugiharto[3], ketiga expert tersebut menyatakan hal yang sinkron: Habib bukan Cucu Nabi, Mustahil Habib Cucu Nabi Muhammad Saw. Pada tanggal 5 Juli 2024 Bang Haji Rhoma Irama mengumumkan kepada publik bahwa beliau mengundang secara resmi Rabithah Alawiyah (RA) yang diketuai Habib Taufiq Assegaf untuk bicara di podcastnya mengenai Polemik Nasab Habib bukan Cucu Nabi. Bang Haji kemudian membacakan surat balasan dari RA bahwa RA tidak dapat memenuhi undangan tersebut. Klan Habib Baalwi tidak berani datang.

Pertanyaan penulis kepada budak-budak Klan Habib Baalwi Imigran Yaman Bani Yuya: Klan Habib punya data dan bukti valid bahwa mereka cucu Nabi Muhammad Saw. Benar ya? Jika demikian, Klan Habib Baalwi pasti menang dalam debat atau dialog dengan Kyai Imad dkk atau dalam berhujjah di podcast Bang Haji[4]. Dengan menang, Klan Habib Baalwi semakin kokoh posisinya sebagai cucu Nabi sekaligus dapat membungkam dan mempermalukan Kyai Imad dkk. Benar ya? Jika pasti menang, apa yang menghambat Klan Habib Baalwi datang padahal pasti menang?

Begini, penulis jelaskan lebih lanjut. Undangan podcast dari Bang Haji Rhoma Irama merupakan kesempatan emas Klan Habib Baalwi untuk meraih dan menggenggam 3 (tiga) kemenangan besar atau mencapai 3 (tiga) tujuan  sekaligus berikut:

  1. Membuktikan kepada publik bahwa Klan Habib Baalwi benar cucu Nabi paling sahih sedunia seterang matahari di siang hari dan karenanya pribumi Nusantara harus cinta, hormat dan tunduk kepada kalian;
  2. Mempercepat tersebarnya informasi dan keyakinan ke masyarakat bahwa Klan Habib Baalwi adalah cucu Nabi paling sahih sedunia di mana tujuan nomor 2 ini mempercepat pencapaian tujuan pertama, dan;
  3. Sekali lagi, sekaligus membungkam dan mempermalukan Kyai Imad dkk; yang selama ini dengan sekuat tenaga kalian lawan, kalian jatuhkan, kalian caci maki, kalian ejek, kalian fitnah, hendak kalian bungkam dengan berbagai cara, juga kalian persekusi, diancam diberi shock therapy tegangan tinggi, memprovokasi umat untuk membubarkan pengajian atau acara Kyai Imad dkk, bahkan hendak kalian bunuh karakternya dengan labelling wahabi, khawarij, syiah, anak hasil zina, komunis, PKI, Yahudi Pesek dan lain sebagainya.

Nah, dengan datang ke podcast Bang Haji Rhoma Irama, Klan Habib Baalwi dan kalian, budak-budaknya, bisa dengan cepat dan mudah meraih 3 kemenangan tersebut yang selama ini menjadi tujuan kalian. Menurut kalian, para budak, Klan Habib Baalwi pasti menang karena data dan bukti validnya sudah ada dan menurut kalian Kyai Imad dkk-lah yang salah dan sesat. Jika pasti menang seperti itu, lantas apa yang menghambat Klan Habib Baalwi datang padahal pasti menang? Hal apa yang membuat Klan Habib Baalwi melewatkan peluang emas itu?

Baca Juga

Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

Dari Upacara hingga Panggung Tiga Bahasa, Hari Santri di Baitul Muqoddas Berlangsung Meriah

Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

Kemungkinannya 2 (dua). Kemungkinan pertama, ingin memperlama durasi polemik nasab “Klan Habib bukan Cucu Nabi Melainkan Cucu Yuya Dukun Firaun”. Kemungkinan ke dua, tahu tidak bisa menang.

Kemungkinan pertama, itu tidak mungkin karena kalian punya tujuan nomor 3 di atas. Yang tersisa kemungkinan ke dua: tahu tidak bisa menang makanya tidak berani datang. Karena kalau tahu pasti menang tentu pasti akan datang.

Melihat kepribadian mereka selama ini, kalau Klan Habib Baalwi yakin pasti menang, Habib Rizieq Shihab, Habib Taufiq Assegaf dan Habib Hanif Al Athos, PASTI terdepan mengambil panggung koar-koar di podcast Bang Haji Rhoma Irama karena Klan Habib Baalwi punya tujuan nomor 1, nomor 2, dan khususnya nomor 3 yaitu membungkam dan menginjak-injak marwah Kyai Imad dkk tanpa ampun sampai mampus sebagaimana kepribadian buruk yang Klan Habib Baalwi tunjukkan selama ini.

Ada kemungkinan ke-3 yang akan Klan Habib Baalwi dan budak-budaknya gunakan yaitu malas karena menganggap tidak penting. Tapi kalau alasannya malas, jika Klan Habib Baalwi masih normal jiwanya, maka itu tidak mungkin. Mengapa? Kalau alasannya adalah malas, padahal punya tujuan nomor 3 yaitu hendak membungkam dan mempermalukan Kyai Imad dkk dengan beragam cara yang keji; dua keadaan tersebut kontradiktif pada level yang ekstrim. Itu artinya terjadi kekacauan dan kebingungan pada level yang sangat ekstrim pada pikiran dan kepribadian Klan Habib Baalwi dan kalian, para budak-budaknya. Kekacauan dan kebingungan pikiran dan kepribadian pada level ekstrim begitu menyebabkan gangguan jiwa atau kegilaan. Thinking system dan belief systemnya crash, berbenturan antara satu program dengan program lainnya,  saling mensabotase, alhasil psikologisnya ngehang, error. Ringkasnya: gila.

Jadi kalau sampai beralasan malas karena menganggap atau mengatakan hadir ke podcast Bang Haji Rhoma Irama tidaklah penting, ke depannya kemungkinan besar banyak dari Klan Habib Baalwi dan budak-budaknya akan mengalami gangguan jiwa. Penulis tidak dapat memastikan kapan waktunya, tetapi kemungkinan besar banyak dari mereka yang akan jadi orang gila.

Kembali ke pertanyaan penulis di awal: jika pasti menang, apa yang menghambat Klan Habib Baalwi datang ke Podcast Bang Haji Rhoma Irama padahal kalau datang pasti menang?

Jadi, pertanyaannya bukan mengapa tidak datang, melainkan apa yang menghambat Klan Habib Baalwi datang ke podcast Bang Haji Rhoma Irama padahal kalau datang pasti menang?

Tersisa dua kemungkinan jawaban: tahu tidak bisa menang atau jadi orang gila. Kalau tahu tidak bisa menang, maka selama ini mereka berbohong mengaku dzurriyah Nabi Muhammad Saw. Dengan kata lain: Klan Habib Baalwi memang bukan Cucu Nabi, mereka cuma mengaku-ngaku. Kalau otw jadi orang gila, orang gila tidak boleh diikuti dan setiap perkataannya tidak boleh dipercaya. Orang yang bingung ekstrim dengan dirinya sendiri kok dipercaya, kok diikuti. Kalau ada yang masih mengikuti, hanya orang yang bingungnya lebih ekstrim yang mempercayai dan mengikuti orang-orang yang bingungnya sudah ekstrim itu.

Itu realita yang menarik.

Bagi yang menolak tawaran jawaban dari penulis, silakan menjawab pertanyaan: jika pasti menang, apa yang menghambat Klan Habib Baalwi datang padahal pasti menang?

Apa jawabanmu, Wahai Para Budak?


[1] https://youtu.be/qAIz7j778g8?si=qR9KDICM-XsNBJff
[2] https://youtu.be/JZoVy3LLoCY?si=spfAH0xN6QLRUett
[3] https://youtu.be/mzSU4NQtHe0?si=jSxGzihEskm65WKo
[4] https://youtu.be/mzSU4NQtHe0?si=FYZUlRXHQb82yjT3

ShareTweetShare
Previous Post

Ibnu Hajar Tidak Mengisbat Nasab Ba’Alwi

Next Post

Ba Alwi Dan Cacat Logika

Related Posts

Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

26 Oktober 2026
17

Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

25 Oktober 2026
25

Dari Upacara hingga Panggung Tiga Bahasa, Hari Santri di Baitul Muqoddas Berlangsung Meriah

24 Oktober 2026
34

Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

23 Oktober 2026
58

INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

22 Oktober 2026
106

Self-Love Berbasis Kemanusiaan: Meretas Sakralisasi Dogma Muhibbin-Habib dan Menata Rasionalitas Cinta

20 Oktober 2026
54

Achmad Ubaedillah dan Hassan Wirayuda Raih Penghargaan Putra Terbaik Kabupaten Tangerang dalam Hubungan Internasional

19 Oktober 2026
82

Sejarah Hidup KH. Abdul Gani, Miliarder NU dari Banten

19 Oktober 2026
52

Lepas Jalan Sehat Sarungan Hari Santri Nasional 2026 di Pandeglang, Andra Soni Tegaskan Peran Strategis Santri bagi Banten

18 Oktober 2026
22

Analisis Kunjungan Umar bin Hafidz Dalam Upaya Membentuk Persepsi Publik Sebagai Sosok yang Dianggap Mulia

16 Oktober 2026
130
Next Post

Ba Alwi Dan Cacat Logika

Paling Banyak Dilihat

Opini

Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

by Admin
26 Oktober 2026
17

Oleh: Ubaidillah Tamam Munji (Dosen UIN Walisongo Semarang dan Pengasuh Pesantren As Shuffah_Rembang) Dalam tulisan ini, saya ingin menjelaskan klaim...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

Fakta Sejarah Lahirnya Hari Santri Nasional

Dari Upacara hingga Panggung Tiga Bahasa, Hari Santri di Baitul Muqoddas Berlangsung Meriah

Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
72.2k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
52.3k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.8k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25