• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home KH Imaduddin al Bantani

Cara Sederhana Memahami Pohon Genetik Y-DNA Bani Hasyim

by Admin
21 Mei 2026
in KH Imaduddin al Bantani, Sains
4 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga

Kitab Al-Syajarah Al-Thayyibah, Kitab Terbaru Karya K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani

كتاب الشجرة الطيبة في اثبات نسب بني قتادة تأليف: عماد الدين عثمان البنتني الجاوي الشافعي القادري

Itsbat Nasab Bani Qatadah dan Raja Yordan

Klan Ba’alawi Melamar Putri Kiai, Ditolak Keluarga Jauh Dengan Alasan Kafa’ah: Nikah Tetap Sah?

Dr. Sugeng Sugiharto: J-L859 Untuk Bani Hasyim Ijma Sukuti

Perhatikan pohon nasab historis di bawah ini. Pohon nasab ini berdasarkan historiografi mapan bangsa Arab dari masa ke masa yang diakui sahih oleh para ahli nasab dan sejarawan. Terdokumentasi dalam ratusan buku-buku masa lalu:

Jika ada seseorang yang mengaku keturunan Nabi Muhammad jalur laki-laki dari Ali bin Abi Talib, melakukan tes Y-DNA, maka hasil Y-DNA-nya, ketika disatukan dengan individu lain yang mempunyai klaim yang sama, akan membentuk pohon silsilah seperti di atas, artinya harus memiliki cabang-cabang dari pohon keluarga di atas, sesuai dengan titimangsanya masing-masing. Jika tidak, maka klaim itu jelas klaim sepihak saja.Sekarang bayangkan bahwa hari ini ada dua orang pengklaim keturunan Nabi Muhammad dari jalur Husain: yang pertama Bernama Taufiq dari jalur Ali Al-Uraidi yang kedua Bernama Ahmad dari jalur Al-Muhanna, maka jika dua orang ini nasabnya sahih pasti akan ada pertemuan kakek Bersama di sekitar 1200 tahun lalu karena ada kakek Bersama  Ali Zaenal bin Husen bin Abi Thalib. Dari Ali Zainal bercabang minimal menjadi dua klan: klan Al-Uraidi dari Muhammad Al-Baqir bin Ali Zaenal dan klan Al-Muhanna dari Husain bin Ali Zaenal, dan akan membentuk pohon genetic semacam ini:

Perhatikan Taufiq dan Ahmad bertemu satu kakek di 1200 tahun lalu. Berarti klaim mereka berdua sementara dapat diterima. Kenapa sementara? Karena harus dibuktikan juga bahwa mereka mempunyai kakek Bersama dengan cabang lain yang terpisah selama 1300 tahun lalu yaitu keturunan Hasan. Jika ada keturunan Hasan yang memiliki penanda genetic seperti mereka berdua presisi mempunyai kakek Bersama 1300 tahun lalu di Ali bin Abi Thalib, baru klaim mereka terverifikasi secara kuat. Lalu keturunan Hasan bin Ali, misalnya Bernama Umar melakukan tes Y-DNA maka, jika klaimnya benar,  akan bertemu di kakek Bersama Ali bin Abi Talib 1300 tahun lalu. Dan akan menguatkan fakta genetic Taufiq dan Ahmad, serta akan membentuk pohon nasab seperti di bawah ini:

Perhatikan Taufiq, Ahmad dan Umar bertemu satu kakek di Ali bin Abi Thalib 1300 tahun lalu. Demikian seterusnya jika ada keturunan Abbas bin Abdul Mutalib, misalnya,  melakukan tes Y-DNA maka ia akan bertemu satu kakek dengan taufiq, Ahmad dan Umar di Hasyim bin Adnan.  Demikian pula jika ada keluarga Bani Umayyah melakukan tes Y-DNA akan bertemu satu kakek bersama dengan keturunan Hasyim di Abdu Manaf 1400 tahun yang silam. Demikian seterusnya: jika ada keturunan Ishak melakukan tes Y-DNA akan bertemu di Ibrahim di sekitar 4200 tahun lalu, dan akan membentuk pohon nasab persis seperti fakta historisnya.

Sekarang mari kita peraktekan dengan hasil real tes  Y-DNA  dari klan-klan yang mengaku keturunan Nabi Muhammad SAW. Kita mulai dengan membandingkan antara klan keluarga Raja Yordan dari Hasan bin Ali dan keluarga Al-Muhanna dari Husen bin Ali. Dalam laporan familitree disebutkan bahwa kedua klan ini telah melakukan tes Y-DNA dengan hasil:

keluarga kerajaan Raja Yordan berada di  haplogroup:  J1 dengan subclade J-P58, Subklade J-FGC8712, subclade  J-Y4349, subklade J-L859, subkalde FGC10500+ subclade J-FGC9581, subklade J-FGC9583.

Kemudian keluarga Al-Muhanna dengan hasil: haplogroup J1, subclade J-P58, Subklade J-FGC8712, subkalde J-Y4349, subclade J-L859,  subkalde FGC10500+, J-FGC30416 subklade ZS10833.

Lihat pohon genetic di bawah ini:

Lihat pohon genetic itu! Mustofa Al-Muhanna dan Raja yordan (diwakili pamannya)  hasil tes Y-DNA-nya sesuai dengan pohon nasab tradisional dalam kitab-kitab nasab dan sejarah, di mana antara keluarga Al-Muhanna (Asyraf Madinah) dan keluarga Raja Yordan (Asyraf Makkah dulu) bertemu di satu kakek Bersama 1300 tahun lalu tepatnya di sosok Ali bin Abi Thalib. Perlu diketahui bahwa umur dari angka penanda subkalde itu telah dihitung oleh para pakar jarak waktunya dan dapat dilihat di Y-Full.  dua individu tersebut juga sama-sama membawa J-L859 penanda genetic Bani Hasyim dan Quraisyi; selain itu presisi keduanya membawa penanda genetic Adnan (J-Y4349) dan Ismail  (J-FGC8712) dan Ibrahim (J-P58)  lebih khusus J-YSC0000234. Para pakar juga telah membuktikan ketika ada keturunan Ibrahim dari jalur Ishak melakukan tes Y-DNA ia berada di bawah subkalde Ibrahim tersebut dan memiliki penanda yang sama dengan kelurga Raja Yordan dan Keluarga Al-Muhanna yaitu sama-sama membawa J-P58 yang dimiliki Ibrahim. Semua itu membuktikan klaim historis itu telah terverifikasi oleh fakta genetic dalam sel-sel tubuh mereka.

Sekarang mari kita uji satu klan yang juga mengaku keturunan Nabi Muhammad SAW dari jalur Husain bin Ali, yaitu klan Ba’alwi dari Hadramaut. Berdasarkan sampel-sampel tes Y-DNA yang terdokumentasi di Familitree klan Ba’alwi berada di haplogroup G dengan subclade G-Y32613. Para ahli telah meneliti dengan seksama bahwa haplogroup G dan haplogroup J1 mempunyai kakek Bersama 50.000 tahun silam. Artinya kakek bersamanya bukan Ali bin Abi Thalib, karena Ali bin Abi Thalib hidup 1300 tahun  dari sekarang; bukan pula Ibrahim karena Ibrahim hanya berjarak 4300 tahun dari sekarang; lalu siapa kakek Bersama antara Raja Yordan dan Ba’alwi misalnya Riziq Syihab? Kakek Bersama antara Raja Yordan dan Riziq Syihab adalah Haplogroup F yang  Kemungkinan besar adalah seseorang yang merupakan keturunan Nabi Nuh yang hidup di 50.000 tahun silam.  Perhatikan pohon genetic berikut ini:

Perhatikan betapa jauhnya jarak antara haplogroup G milik Ba’alwi dan haplogroup  J1 milik keluarga Nabi Muhammad SAW. Jika mereka berdua ingin bertemu secara genetic maka mereka harus menempuh jarak waktu 50 ribu tahun. Dengan ini, telah terbukti secara ilmiyah genetika,  bahwa jika klaim klan Ba’alwi diterima, terpaksa kita harus menggugurkan seluruh keturunan Nabi Muhammad SAW; konsekwensi lainnya yang berbahaya adalah,  seluruh kesejarahan klan Arab dengan cabang-cabangnya yang khas yang telah dicatat harus terpaksa dirubah, misalnya Ali bin Abi Thalib yang bercabang menjadi dua klan besar Hasani dan Husaini harus pula dirubah; Abdu manaf yang terbagi dua cabang: Bani Umayyah dan Bani Hasyim,  juga harus dirubah;  misalnya lagi Ali bin Abi Thalib pula harus dirubah bukan individu yang hidup di 1300 tahun yang lalu tetapi individu yang hidup di 50.000 tahun silam. Begitupula Nabi Muhammad SAW, harus dirubah ia tidak hijrah di tahun 1 Hijrah tetapi berhijrah ke Madinah di 50.000 tahun lalu.

Bukan hanya haplogroup G yang tidak mungkin sebagai keturunan Nabi Muhammad SAW, haplogroup lainnya dari pengklaim juga tidak reliabel untuk diterima sebagai penanda genetic keturunan Nabi Muhammad SAW. Karena fakta genetic mereka yang terbangun menjadi pohon genetic tidak sesuai dengan pohon nasab yang mapan yang telah dicatat ribuan tahun di negeri Arab. Wassalam.

Penulis: Imaduddin utsman Al-Bantani

ShareTweetShare
Previous Post

Haji Habib bin Buja’, Pewaqaf di Makkah, Asli Keturunan Negeri Aceh Bukan Ba’Alwi

Next Post

Hasil Tes Y-Dna Klan Ba’alwi Hadramaut: Konklusif Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW

Related Posts

Kitab Al-Syajarah Al-Thayyibah, Kitab Terbaru Karya K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani

24 September 2026
212

كتاب الشجرة الطيبة في اثبات نسب بني قتادة تأليف: عماد الدين عثمان البنتني الجاوي الشافعي القادري

21 September 2026
188

Itsbat Nasab Bani Qatadah dan Raja Yordan

14 September 2026
333

Klan Ba’alawi Melamar Putri Kiai, Ditolak Keluarga Jauh Dengan Alasan Kafa’ah: Nikah Tetap Sah?

14 September 2026
119

Dr. Sugeng Sugiharto: J-L859 Untuk Bani Hasyim Ijma Sukuti

9 September 2026
41

Menyelaraskan Genetika dan Kitab Suci: Jejak DNA Neanderthal dan Denisovan Pada Manusia Modern

7 September 2026
503

RUMAIL KEMBALI BERDUSTA: TIDAK TAKUT BEDOSA BERBOHONG ATAS NAMA KETURUNAN NABI MUHAMMAD SAW YANG ASLI

4 September 2026
942

Pesantren Nahdlatul Ulum Banten menjawab Pesantren Al-Anwar Sarang Tentang Tes Y-DNA Terkait Batalnya Nasab Habaib Ba’alwi

2 September 2026
444

Kiai Imad Mendoakan NU di Hadapan Makam Mbah Wahab Hasbullah

29 Agustus 2026
146

جواب عماد الدين عثمان البنتني عن كتاب الخلاصة النفيسة لابن حرجو الجاوي

1 Agustus 2026
501
Next Post

Hasil Tes Y-Dna Klan Ba’alwi Hadramaut: Konklusif Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW

Paling Banyak Dilihat

Berita

Pesantren Afiliasi NU di Bogor Disegel, KH Imaduddin: Gaya PKI Semacam Itu Harus ditindak Aparat

by Admin
3 Oktober 2026
154

BOGOR — Penyegelan Pondok Pesantren Darun Naim di Kabupaten Bogor yang mengidientifikasi diri sebagai bagian dari ormas Nahdlatul Ulama (NU)...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

Pesantren Afiliasi NU di Bogor Disegel, KH Imaduddin: Gaya PKI Semacam Itu Harus ditindak Aparat

Tokoh-Tokoh Ba’alwi Tidak Masuk Pengurus PBNU 2026-2031

Resmi, Ini Struktur Lengkap PBNU Masa Khidmah 2026–2031

BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

Kitab Al-Syajarah Al-Thayyibah, Kitab Terbaru Karya K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani

Kiai Hasan Sahal Gontor, Kiai Keturunan Sunan Gunung Jati Yang Sedang Viral: Kiai Palsu, Santri Palsu, Pesantren Palsu

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
72.1k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
52.2k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.8k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25