• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home Berita

Kronologis Nasab Azmat Khan Ba Alawi

by Admin
18 Oktober 2023
in Berita, KH Imaduddin al Bantani, Kisah, Kitab, Manuskrip, Tokoh
3 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Dalam kitab babon Ba Alawi, Syamsudzahirah, disebutkan bahwa Abdul malik adalah putra dari Alwi bin Muhammad Sohib Mirbat (h. 529); Ia keturunan ke-7 dari Ubaidillah; Ia berhijrah ke India dan berketurunan di sana. Sunan Gunung Jati dan Sultan Banten, serta seluruh Wali Songo kecuali Sunan Kali Jaga, katanya, keturunan Abdul malik ini. Apakah benar ia sosok historis atau sosok ahistoris ? Mari kita uji.

Dalam kitab al-Suluk fi Tobaqot al-Ulama wa al-Muluk karya al-Janadi, memang disebut nama Abdul Malik yang hijrah ke India. Tapi ia bukan cucu Muhammad “Sohib Mirbat”. Ia adalah cucu Ahmad bin Jadid. Muhammad “Sohib Mirbat” dan Ahmad bin Jadid, mereka berdua hidup satu masa. Berarti Abdul Malik bin Alwi bin Muhammad “Sohib Mirbat” dan Abdul Malik bin Ahmad bin Jadid, juga hidup satu masa. Keduanya mempunyai banyak kesamaan: Mereka berdua sama sama Ba Alawi; mereka berdua sama-sama bernama Abdul Malik; mereka sama sama hijrah ke India: mereka berdua sama-sama hidup di masa yang sama. Kebetulan yang menarik bukan ?

Sebelum kita lanjutkan perhatikan dua silsilah di bawah ini:


Tabel silsilah Abdul Malik yang pertama (Silsilah 1), adalah silsilah Bani Jadid yang terdapat dalam kitab al-Suluk versi manuskrip Mesir. (lihat juz ke-2 halaman 135). Sedangkan, Silsilah yang kedua (Silsilah 2) adalah silsilah Ba Alawi versi Habib Ali al-Sakran. Habib Ali al-Sakran mengijtihadi bahwa Abdullah yang terdapat di al-Suluk itu adalah Ubaidillah. Dan Hadid atau Jadid itu adalah saudara dari Alwi.

Dalam kitab al-Suluk itu, disebutkan bahwa Abdul Malik Ba jadid bersama saudaranya yang bernama Ali Ba Jadid datang ke Kota Adn, lalu ke Kota al-Wahij, untuk menemui Syekh Mudafi’. Kemudian keduanya dinikahkan dengan dua anak perempuan Syekh Mudafi’. Lalu keduanya pergi ke India bersama Syekh Mudafi. (lihat al-Suluk juz ke-2 halaman 136).
Pertanyaanya, apakah kisah hijrah ke India-nya Abdul malik Ba Alawi itu betul-betul fakta historis atau hanya terinspirasi dari kisah hijrahnya Abdul malik Ba Jadid yang ditulis dalam kitab al-Suluk ?

Jika hijrahnya Abdul malik Ba Alawi ke India itu fakta, mengapa yang tercatat dalam al-Suluk hanya hijrahnya Abdul Malik Ba Jadid ? Kemudian lagi, jika hijrah itu benar, apakah kedua Abdul malik ini sama-sama diangkat menantu raja India dan berketurunan?

Analisa penulis: pertama Nama Abdul Malik, bukanlah nama yang lazim dipakai keluarga Ba Alawi. Mungkin dalam keluarga Ba Alawi, hanya Abdul Malik bin Alwi inilah yang bernama Abdul Malik. Di zaman sekarang-pun sulit mencari keluarga Ba Alawi yang bernama Abdul Malik. Dari situ, menurut penulis, nama Abdul Malik masuk dalam “cerita” keluarga Ba Alawi hanya karena terinspirasi kisah hijrahnya Abdul Malik dari keluarga Jadid yang dicatat dalam sejarah. Hijrahnya Abdul Malik ke India, pertama kali dicatat oleh habib Abu Bakar al-Sakran di Abad ke-9 Hijriah. Tetapi al-Sakran tidak spesifik menyatakan Abdul Malik hijrah ke India, ia hanya mengatakan bahwa Abdul Malik bin Alwi ini mempunyai keturunan di India (al-Burqoh h. 138).

Dan tidak ada satupun kitab Ba Alawi yang menyambungkan nasab keturunan Abdul Malik ke Wali Songo. Adapun yang dicatat dalam kitab Syamsudzahirah tersebut hanya memberikan informasi bahwa ada catatan dari Nusantara diantaranya dari manuskrip Kerajaan Palembang yang berangka tahun 1748 M, dan dari Habib Salim bin Jindan, bahwa para sultan dan wali di Nusantara mempunyai silsilah ke Baginda Nabi Muhammad Saw melalui Syekh Jumadil Kubro kemudian melalui Abdul Malik. Kemudian sisilah itu dicantumkan dalam hamisy (footnote) kitab Syamsudzahirah cetakan 1984 M yang ditahqiq oleh Muhammad Dliya Syihab.

Dari situ kita lihat, betapa lemahnya nasab Azmatkhan mulai dari hulu sampai ke hilir. Dari hulu, nasab Azmatkhan ini hanya terinspirasi kisah hijrahnya Abdul Malik dari keluarga Jadid di abad ke-7 Hijriah. Dari hilir, nasab ini tidak tercatat dalam kitab keluarga Ba Alawi sendiri dan bertentangan dengan manuskrip kuno Nusantara yang lebih tua.

Jika pencatatan riwayat Azmatkhan dalam hamisy kitab Syamsudzahirah yang tertua adalah dari manuskrip Palembang tahun 1748 Masehi, tentu itu bertentangan dengan manuskrip-manuskrip Nusantara yang lebih tua, yang menyebut bahwa para sultan dan wali di Nusantara ini adalah merupakan keturunan Rasulullah Muhammad Saw dari jalur Musa al-kadzim, contohnya manuskrip Bangkalan yang berangka tahun 1624 M.

Penulis: Imaduddin utsman al-Bantani
Editor: Didin Syahbudin

Baca Juga

Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

Dari Upacara hingga Panggung Tiga Bahasa, Hari Santri di Baitul Muqoddas Berlangsung Meriah

Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

Achmad Ubaedillah dan Hassan Wirayuda Raih Penghargaan Putra Terbaik Kabupaten Tangerang dalam Hubungan Internasional

Tags: ba alawiba alawi rungkadBa Alwibahar bin smithbin yahyabudaya nusantraDzuriyyahDzuriyyah Nabihabaibhabibhaluhanif alatasHRSisnad palsuKeturunan Nabiketurunan palsuKeturunan Rasulullahmakammakam palsumanuskripNasabnasab palsunasab rungkadpemalsuan nasabpemalsuan silsilahpembelokan sejarahpembongkaran makamRasulRasulullah SAWrekomendasi kepada negararumail abbasrungkadsanad ilmusejarah keratonSilsilah Habibsilsilah nasabsitus budayasumodiningrattest DNAthoha bin yahyaUbaidUbaidillahulamautsman bin yahya
ShareTweetShare
Previous Post

Kuburan, Ziarah Dan Syirik

Next Post

Hari Santri 22 Oktober, Pembeda Jelas Antara Pejuang & Pengkhianat

Related Posts

Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

25 Oktober 2026
9

Dari Upacara hingga Panggung Tiga Bahasa, Hari Santri di Baitul Muqoddas Berlangsung Meriah

24 Oktober 2026
31

Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

23 Oktober 2026
57

INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

22 Oktober 2026
100

Achmad Ubaedillah dan Hassan Wirayuda Raih Penghargaan Putra Terbaik Kabupaten Tangerang dalam Hubungan Internasional

19 Oktober 2026
80

Sejarah Hidup KH. Abdul Gani, Miliarder NU dari Banten

19 Oktober 2026
51

Lepas Jalan Sehat Sarungan Hari Santri Nasional 2026 di Pandeglang, Andra Soni Tegaskan Peran Strategis Santri bagi Banten

18 Oktober 2026
21

Anak Umar bin Hafidz Mengangkat Kakinya Saat Bertemu Ketua MPR RI Ahmad Muzani

14 Oktober 2026
404

RMI NU Banten: Penyusunan Pergub dan Penyaluran Bantuan Pesantren Harus Inklusif, Jangan Dimonopoli Satu Kelompok

9 Oktober 2026
67

RMI PWNU BANTEN DORONG SINERGI PEMBERDAYAAN PESANTREN, SAMBUT POSITIF RENCANA PERGUB BANTEN

9 Oktober 2026
53
Next Post

Hari Santri 22 Oktober, Pembeda Jelas Antara Pejuang & Pengkhianat

Paling Banyak Dilihat

Berita

Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

by Admin
25 Oktober 2026
9

Penulis: Rifky Zulkarnaen J. Baswara Mukadimah Tulisan ini penulis tujukan khususnya kepada para pejabat  yang memiliki sedikit waktu untuk melakukan...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

Fakta Sejarah Lahirnya Hari Santri Nasional

Dari Upacara hingga Panggung Tiga Bahasa, Hari Santri di Baitul Muqoddas Berlangsung Meriah

Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

Self-Love Berbasis Kemanusiaan: Meretas Sakralisasi Dogma Muhibbin-Habib dan Menata Rasionalitas Cinta

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
72.2k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
52.3k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.8k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25