• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home Berita

Ulama Internasional Syaikh Jameel Adams dari Afrika Selatan Batalkan Nasab Baalwi

by Admin
8 September 2026
in Berita
2 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga

Anak Umar bin Hafidz Mengangkat Kakinya Saat Bertemu Ketua MPR RI Ahmad Muzani

RMI NU Banten: Penyusunan Pergub dan Penyaluran Bantuan Pesantren Harus Inklusif, Jangan Dimonopoli Satu Kelompok

RMI PWNU BANTEN DORONG SINERGI PEMBERDAYAAN PESANTREN, SAMBUT POSITIF RENCANA PERGUB BANTEN

Kesaksian Kromosom (Y-DNA) Terhadap Validitas Nasab Tradisional Asyraf Al-Musawi Al-Husaini di Karbala

Pesantren Afiliasi NU di Bogor Disegel, KH Imaduddin: Gaya PKI Semacam Itu Harus ditindak Aparat

Diskusi mengenai keabsahan silsilah klan Ba’Alawi (Hadramaut) kini semakin meluas ke panggung internasional. Sebuah ulasan mendalam dari ulama global, Shaykh Jameel Adams, turut menyoroti kelemahan mendasar dari klaim silsilah tersebut. Dalam pemaparannya, yang diyayangkan channel Youtube Ahlussunnah South Africa. ia secara tegas mengkritik taktik pengalihan isu yang kerap dilakukan oleh sebagian pihak dalam mempertahankan nasab klan Ba’Alawi.

Shaykh Jameel Adams menjelaskan bahwa selama ini terjadi distorsi narasi di masyarakat. Ketika para ulama dan ahli sejarah mempertanyakan keabsahan silsilah para habib, pihak pembela nasab sering kali membangun narasi seolah-olah yang sedang diserang atau diragukan adalah nasab suci Nabi Muhammad SAW.

“Tidak ada satu pun Muslim yang mempertanyakan keautentikan nasab Rasulullah SAW, karena itu adalah nasab paling mulia yang disepakati sejarah. Yang dipersoalkan oleh para ulama adalah silsilah dari para syekh atau habib itu sendiri,” tegas Shaykh Jameel Adams.

Dalam analisis kesejarahannya, Shaykh Jameel Adams membedah titik lemah paling krusial yang membatalkan keabsahan klaim keterhubungan klan Ba’Alawi ke garis keturunan Nabi. Masalah utama tersebut terletak pada nama Ubaidillah (atau disebut Abdullah), yang diklaim sebagai anak dari tokoh sejarah Ahmad bin Isa.

Berdasarkan dokumen sejarah primer, ia memaparkan fakta-fakta berikut: Kitab Kontemporer Tidak Mencatat Nama Ubaidillah: Kitab-kitab nasab kuno yang ditulis paling dekat dengan masa hidup Ahmad bin Isa secara konsisten mencatat bahwa beliau hanya memiliki tiga orang anak laki-laki. Dari ketiga nama tersebut, sama sekali tidak ada anak yang bernama Ubaidillah.

“Hilang” Selama Berabad-abad:

Nama Ubaidillah sebagai anak Ahmad bin Isa tidak pernah dikenal dalam literatur sejarah Islam selama beratus-ratus tahun.

Penyisipan Nama di Abad Belakangan:

Nama Ubaidillah baru mendadak muncul dan dicatat sebagai anak Ahmad bin Isa di dalam kitab silsilah pada sekitar abad ke-9 atau ke-10 Hijriah.

Berdasarkan kekosongan bukti dokumen selama berabad-abad tersebut, Shaykh Jameel Adams sepakat dengan kesimpulan para peneliti bahwa nama Ubaidillah sengaja disisipkan atau “ditanam” ke dalam silsilah di masa belakangan demi melegitimasi klaim keturunan nabi.

Pernyataan ilmiah dari Shaykh Jameel Adams ini semakin memperkuat argumentasi pembatalan nasab Ba’Alawi dari sisi naskah dan sejarah, melengkapi studi forensik genosains (Y-DNA) yang juga menemukan adanya ketidakcocokan biologis pada garis keturunan tersebut.

Sumber Kanal Ahlussunnah South Africa: https://youtu.be/yxoiwNiicLs

ShareTweetShare
Previous Post

Menyelaraskan Genetika dan Kitab Suci: Jejak DNA Neanderthal dan Denisovan Pada Manusia Modern

Next Post

Dr. Sugeng Sugiharto: J-L859 Untuk Bani Hasyim Ijma Sukuti

Related Posts

Anak Umar bin Hafidz Mengangkat Kakinya Saat Bertemu Ketua MPR RI Ahmad Muzani

14 Oktober 2026
253

RMI NU Banten: Penyusunan Pergub dan Penyaluran Bantuan Pesantren Harus Inklusif, Jangan Dimonopoli Satu Kelompok

9 Oktober 2026
61

RMI PWNU BANTEN DORONG SINERGI PEMBERDAYAAN PESANTREN, SAMBUT POSITIF RENCANA PERGUB BANTEN

9 Oktober 2026
44

Kesaksian Kromosom (Y-DNA) Terhadap Validitas Nasab Tradisional Asyraf Al-Musawi Al-Husaini di Karbala

8 Oktober 2026
89

Pesantren Afiliasi NU di Bogor Disegel, KH Imaduddin: Gaya PKI Semacam Itu Harus ditindak Aparat

3 Oktober 2026
201

Resmi, Ini Struktur Lengkap PBNU Masa Khidmah 2026–2031

1 Oktober 2026
155

BUKU 123 HALAMAN PENUH ILUSI: Membongkar Standar Ganda, Fobia DNA, dan Dongeng 600 Tahun

28 September 2026
131

Kitab Al-Syajarah Al-Thayyibah, Kitab Terbaru Karya K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani

24 September 2026
247

Kiai Hasan Sahal Gontor, Kiai Keturunan Sunan Gunung Jati Yang Sedang Viral: Kiai Palsu, Santri Palsu, Pesantren Palsu

21 September 2026
213

Pengajian Akbar MWCNU Kasemen: Teruskan Perjuangan Muassis NU, Ulama dan Umaro Bersinergi

17 September 2026
60
Next Post

Dr. Sugeng Sugiharto: J-L859 Untuk Bani Hasyim Ijma Sukuti

Paling Banyak Dilihat

Opini

Analisis Kunjungan Umar bin Hafidz Dalam Upaya Membentuk Persepsi Publik Sebagai Sosok yang Dianggap Mulia

by Admin
16 Oktober 2026
19

Oleh: Rifky Zulkarnaen J. Baswara Daftar Kunjungan Habib Umar bin Hafidz Habib Umar bin Hafidz berkunjung ke Muhammadiyah tgl 12...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

Analisis Kunjungan Umar bin Hafidz Dalam Upaya Membentuk Persepsi Publik Sebagai Sosok yang Dianggap Mulia

Mistifikasi Umar Hafidz vs Nalar KH Imaduddin Utsman: Menuju Pembebasan Epistemik dalam Keagamaan Nusantara

Menolak Dogma Hadramautisme, Mengintegrasikan Sains: Memahami Pencerahan KH Imaduddin Utsman dan Mistifikasi Habib Umar Bin Hafidz

Anak Umar bin Hafidz Mengangkat Kakinya Saat Bertemu Ketua MPR RI Ahmad Muzani

KH Hasyim Asy’ari dan Tuah NU yang Malati: Menghadirkan Sanad Madzhab Ilmu Keislaman Sunni

RMI NU Banten: Penyusunan Pergub dan Penyaluran Bantuan Pesantren Harus Inklusif, Jangan Dimonopoli Satu Kelompok

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
72.2k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
52.2k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.8k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25