• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home Opini

Makna Simbolik Bismillah

by Admin
28 November 2023
in Opini, Pesantren
2 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga

Rekonstruksi Persepsi Sosial Komunitas Ba’alwi Terjun Bebas di Lingkup Masyarakat Jawa Tahun 2026

Tedi Isyaratkan Ada Reshuffle Kabinet, Kiai Imad Usul Presiden Copot Nusron Terkait Korupsi Kuota Haji

Sosok Gus Aziz Jazuli, Alumni Tarim yang Berani Angkat Isu Nasab: “Ilmu Itu untuk Menguji Kebenaran”

Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

Muktamar NU 2026 and The Art of Letting Go

Oleh: Hamdan Suhaemi

Kita muslim dianjurkan membaca basmalah di awal kegiatan sesuai anjuran Rosulullah SAW, terutama yang berkaitan dengan ibadah, muamalah dan munakahat. Tentunya tidak sekedar anjuran semata, ada yang perlu dipahami dari anjuran tersebut.

Ada yang bertanya pada saya, apa benar kalimat bismillah (Bismillahi al-Rohmani al-Rohimi) itu punya kemanfaatan jika diwiridkan? apa boleh jadi jimat karena huruf-hurufnya ada mukjizatnya? dan kenapa bismillah dibaca di saat melakukan sesuatu, baik yang berkenan wajib, sunnah dan mubah.

Ada beberapa pandangan ulama terkait kalimat bismillah. dalam kitab Is’adu al-Rofiqi dijelaskan bahwa.

البسملة مطلوبة لكل امر ذى بال اى حال يهتم به شرعا بان لايكون محرما و لا مكروها لذاته و لا من سفاسف الامور .

Artinya: Basmalah itu diharapkan dibaca pada setiap perkara yang di dalamnya ada anjuran syari’at dengan tidak melakukan apa yang sudah diharamkan dan tidak melakukan apa yang sudah dimakruhkan, dan tidak dari hal-hal yang bodoh.

Huruf-huruf dalam basmalah ternyata bermakna dan berkhasiat, ini pandangan ulama tafsir atas ayat bismillahirrahmanirrahim. Karena jumhur ulama berpendapat bahwa kalimat basmalah itu satu ayat dari setiap surat yang ada dalam al-Qur’an.

معنى الباء في البسملة: اختلف في معنى الباء هنا، فقيل: إنها للاستعانة، وهو ما قرره أبو حيان، ومال إليه البيضاوي، ورجحه الآلوسي؛ الذي قال: “وعندي أنَّ الاستعانة أولى؛ بل يكاد أن تكون متعينة؛ إذ فيها من الأدب

Ada yang memaknai huruf ba’ itu bermakna isti’anah dan isti’anah itu kata yang berarti memperoleh atau mencari pertolongan. Oleh karena itu, kita dianjurkan untuk memohon pertolongan hanya kepada Allah SWT. Dengan kata lain, tidak dibenarkan meminta pertolongan selain Allah.

Syaikh Ibnu Athoillah al-Iskandary telah mengurai kalimat bismillah secara heurmenetis-simbolik.

قال ابن عطاء الله
الباء في لفظ بسم الله بره مع الارواح بالهام النبوة و الرسالة. والسين سره مع اهل المعرفة بالهام القدرة والانس. والميم منته بدوام النظر اليهم بعين الشفعة و الرحمة.

Kata Syaikh Ibnu Athoillah al-Iskandari bahwa huruf ba’ di lafadz bismillah, adalah kebaikan dari Allah berdasarkan Ilham kenabian dan risalah kenabian, dan huruf sin merupakan rahasia Allah yang diperoleh bersama ahli makrifat berdasarkan kuasa Allah, sedangkan huruf mim dimaknai langgengnya penglihatan kepada Allah dengan dasar syafaat dan rahmatnya.

قال إبراهيم الباجوري
ثم اعلم أن الباء في البسملة إما للمصاحبة على وجه التبرك

Imam Ibrahim al-Bajuri memaknai huruf ba’ dalam bismillah itu makna mushahabah (selalu disertai) limpahan barokah.

Satu kalimat saja di setiap huruf dan ayat Qur’an ada banyak makna, tafsir dan khususiatnya, karena memang al-Quran adalah mukjizat yang dianugerahi Allah SWT kepada Rosul akhir zaman Muhammad S.a.w, karena itu mari kita Muslim jangan jauh jauh dari al-Quran dan menjadi keniscayaan untuk membaca, mewiridkan al-Quran setiap hari.

Kresek, 25 November 2023

ShareTweetShare
Previous Post

Epistemologi Kitab Shahih Bukhari dan Nasab Ba Alawi

Next Post

PCNU Wonogiri Menolak Habaib Bukan Melawan PBNU

Related Posts

Rekonstruksi Persepsi Sosial Komunitas Ba’alwi Terjun Bebas di Lingkup Masyarakat Jawa Tahun 2026

18 April 2026
16

Tedi Isyaratkan Ada Reshuffle Kabinet, Kiai Imad Usul Presiden Copot Nusron Terkait Korupsi Kuota Haji

10 April 2026
60

Sosok Gus Aziz Jazuli, Alumni Tarim yang Berani Angkat Isu Nasab: “Ilmu Itu untuk Menguji Kebenaran”

9 April 2026
66

Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

9 April 2026
60

Muktamar NU 2026 and The Art of Letting Go

7 April 2026
35

Melawan Hegemoni Ba’alwi: Menuju Dekolonisasi Mental Pesantren

25 Maret 2026
66

Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas

24 Maret 2026
588

Beruntungnya Orang yang Saling Memaafkan di Hari Raya Idul Fitri

21 Maret 2026
40

Memahami Klaim Nasab Suci: Pentingnya Verifikasi Data Sejarah dan Narasi Peradaban

15 Maret 2026
116

Titik Balik Thesis al Bantani, Konsensus dan Glorifikasi Nasab Ba’Alwi: Tiga Tahun  Gagal Raih Syuhra Wal Istifadlah (2023 2025)

11 Maret 2026
116
Next Post

PCNU Wonogiri Menolak Habaib Bukan Melawan PBNU

Paling Banyak Dilihat

Opini

Rekonstruksi Persepsi Sosial Komunitas Ba’alwi Terjun Bebas di Lingkup Masyarakat Jawa Tahun 2026

by Admin
18 April 2026
16

Oleh: Rifky J. Baswara Terbongkarnya kepalsuan nasab Ba’alwi melahirkan perubahan struktur social di tengah masyarakat Jawa. Kaum Ba’alwi yang dulu...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

Rekonstruksi Persepsi Sosial Komunitas Ba’alwi Terjun Bebas di Lingkup Masyarakat Jawa Tahun 2026

Step Forward? Perintah Allah Swt & Rasulullah Saw: Refleksi Menuju 4 Tahun Polemik Nasab Habib & Baalwisasi-Yamanisasi

Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

Menjaga Marwah Sejarah: Fakta Autentik Trah Sunan Ampel dan Keadilan untuk Leluhur di Winongan yang Menjadi Korban

Meluruskan Sejarah Amaliah Tahlil: Ditradisikan oleh Walisongo Sunan Ampel, Namun Diduga Sejarah Dibelokkan oleh Oknum?

Kedustaan-kedustaan Klaim Di Media Terkait Riziq Syihab

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
70.8k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
51.9k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.3k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25