• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home Pustaka Kitab

Sanad Sulam al-Munauroq Syaikh al-Akhdlary dari Dasar Hingga Ujung Peradaban

by Admin
20 November 2024
in Kitab, Pesantren, Pustaka, Santri
3 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Hamdan Suhaemi

Kitab Ilmu Mantiq

Kitab Sulam al-Munauroq adalah Kitab yang menjelaskan tentang ilmu mantiq, salah satu fan ( disiplin ilmu) dari 12 fan ilmu yang dipelajari di banyak pesantren salafiyah, ilmu mantiq ini ilmu yang mempelajari tentang cara kerja dan metoda akal ( logika), dengan tujuan agar berpikir lurus dan benar, menghindari kesalahan berpikir.

Selain Kitab Sulam al-Munauroq, ada beberapa kitab terkait kajian ilmu mantiq antara lain kitab al-Muntaha ditulis oleh al-Khujandi, karya klasik yang membahas dasar-dasar mantiq ada juga kitab Shifa al-‘Aql yang dikarang oleh Ibn Sina (Avicenna), seorang ilmuwan besar dalam dunia IsIam yang menyajikan aspek-aspek penting dari logika Aristoteles yang disesuaikan dengan pemikiran filsafat Islam.

Terdapat pula kitab al-Luma’ fi al-Mantiqi yang ditulis oleh al-Baghdadi, yang fokus pada dasar-dasar ilmu mantiq dengan cara yang ringkas namun mendalam, begitu pula Syaikh al-Tusi menulis Kitab Qawa’id al-Mantiq, salah satu karya penting dalam mantiq yang menjelaskan berbagai kaidah logika, dan yang paling digemari kalangan pelajar ilmu kalam adalah terhadap Kitab Al-Maqasid yang ditulis oleh al-Samarqandi, Kitab ini mengupas topik-topik dasar dalam logika.

Penulis Kitab Sulam al-Munauroq

Kitab Sulam al-Munauroq telah ditulis oleh Syaikh Abdurrahman bin Muhammad ash-Shughayyra bin Amir al-Akhdhari, kita sering menyebutnya Syaikh al-Akhdhari saja, beliau ini lahir di desa Benthious, Zab di bagian barat Aljazair di tahun 910 H, bertepatan dengan 1504 M dan wafat pada tahun 953 H atau 1546 M. Tetapi jika dilihat dari keterangan beliau sendiri di akhir kitab Matan Sulam Munawraq beliau ini mengatakan bahwa kitab selesai dikarang pada usia 21 tahun di tahun 941.

Jauh sebelum menulis kitab Sulam al-Munauroq, al-Akhdhari kecil dididik ayahnya Syaikh Muhammad Shughayyra dan Pamannya Syaikh Ahmad, dan saat ia beranjak dewasa Abdurrahman al-Akhdari menempuh pendidikan dibawah asuhan ulama besar yakni Syaikh Abdur Rahman bin Laqrun, figur sufi yang mumpuni di bidang filsafat .

Baca Juga

Kitab “Al-Raudh Al-Jali fi Nasab Bani Alawi” yang Dinasabkan kepada Imam Murtadha Al-Zabidi adalah Kitab Palsu dan Manhul

كتاب أبناء الإمام في مصر والشام الحسن والحسين كتاب مزور منحول

Kitab “Abna’ al-Imam fi Misr wa asy-Syam al-Hasan wal-Husain” adalah Kitab Palsu dan Manhul

Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Hadirkan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam Modern

Riziq Syihab Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW Secara Absolut

Kemudian Abdurrahman al-Akhdari muda meneruskan belajarnya pada Syaikh Abdul Hadi al-Fathnasi, diteruskan kepada Syaikh Abu Thayib, lalu melanjutkan kembali belajar ke Provinsi Konstantin negeri Aljazair. Beliau kemudian mengambil ilmu dari Syaikh Umar bin Muhammad al-Anshari al-Qusanthy yang sangat masyhur dengan julukan Syaikh al-Wazan.

Sanad Ngaji Sulam al-Munauroq

Pertama kalinya saya ngaji kitab Sulam al-Munauroq kepada KH. Baijuri Muhara Rangkas Bitung Kab. Lebak di tahun 2000 hingga 2001, beliau ini ulama yang jenial dan dikenal ahli tafsir, figur kharismatik dan tetap berpenampilan sederhana.

Adapun KH. Baijuri ini asli dari Jenggot Tanara dan ngaji Kitab Sulam al-Munauroq kepada Syaikhuna KH. Muhammad Syanwani, pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Ashhabul Maimanah Sampang Susukan Tirtayasa Serang, figur ulama besar yang kharismatik di Banten, orang menyebutnya Kiai Agung.

Syaikhuna KH. Muhammad Syanwani Sampang ngaji kitab Sulam al-Munauroq dan kitab-kitab ilmu Balaghah lainnya kepada Syaikhuna Mama KH. Syatibi Gentur, figur sentral pengembangan ilmu-ilmu alat di Tatar Sunda, bagi KH. Syanwani terhadap gurunya ini begitu punya kesan mendalam, karena Mama Syatibi sangat khusus perlakukannya atas dirinya, karena catatan-catatan taqriran Mama Syatibi sangat detail ditulis olehnya.

Itu dibuktikan oleh peninggalan Syaikhuna KH. Syanwani Sampang yaitu satu kitab tentang ilmu mantiq, ilmu balagah, munadhoroh yang ditulis tangan berbahasa Arab, begitu rapih dan bagus. Paham saya, antara guru dan murid sangat kuat sekali pertalian batinnya, sehingga di kitab tersebut ada pengakuan dari KH. Syanwani atas Mama KH. Syatibi dengan menyebutnya ” Syaikhina al-Syahir bi al-‘Allamah Haji Muhammad Syatibi al-Genturi “.

Sedangkan Mama KH. Syatibi Gentur telah masyhur sebagai murid dari Syaikh Adzra’i Garut, itu artinya Mama Syatibi ngaji seluruh fan ilmu-ilmu alat kepada Mama Adzra’i, dan telah masyhur pula bahwa Mama Syaikh Adzra’i Garut dikenal sebagai murid dari ulama besar kaliber internasional yakni Syaikh Ibrahim Baijuri, Sayyid Zaini Dahlan, dan Syaikh Nawawi al-Bantani.

Sanad ngaji Sulam al-Munauroq dari pengarangnya Syaikh Abdurrahman al-Akhdari hingga diajarkan kepada murid-muridnya hingga sampai pada Mama Syaikh Adzra’i Garut hingga sampai kepada Mama Syaikh Syatibi dan disanadkan kepada Syaikhuna KH. Muhammad Syanwani, Rois Syuriah PWNU Karesidenan Banten era 1984.

Merawat Sanad Mengajarkan Sulam

Ilmu mantiq tidak kalah pentingnya dengan mempelajari ilmu-ilmu agama Islam, karena itu menjadi pemandu agar paham kita benar dan lurus, tidak terjebak pada kerancuan dan kekeliruan pemikiran sehingga berakibat pada paham agama yang salah dan sesat.

Kitab Sulam al-Munauroq adalah Kitab tipis yang berpola nadham tetapi ini disebut dasar dari pelajaran ilmu mantiq, hingga dari Kitab tipis itu muncul kitab-kitab syarah yang ditulis oleh murid dan cucu murid setelahnya. Kita berharap kemanfaatan ilmu mantiq terus dirasakan oleh generasi berikutnya ila yaumil qiyamat.

ShareTweetShare
Previous Post

Who is Benefiting dari Baalwisasi-Yamanisasi Klan Habib Baalwi

Next Post

Hukum Kafir Bagi Orang Yang Mengaku Mi’raj Seperti Faqih Muqoddam Ba’Alwi

Related Posts

Kitab “Al-Raudh Al-Jali fi Nasab Bani Alawi” yang Dinasabkan kepada Imam Murtadha Al-Zabidi adalah Kitab Palsu dan Manhul

5 Juni 2026
150

كتاب أبناء الإمام في مصر والشام الحسن والحسين كتاب مزور منحول

4 Juni 2026
88

Kitab “Abna’ al-Imam fi Misr wa asy-Syam al-Hasan wal-Husain” adalah Kitab Palsu dan Manhul

4 Juni 2026
112

Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Hadirkan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam Modern

31 Mei 2026
375

Riziq Syihab Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW Secara Absolut

25 April 2026
267

Sosok Gus Aziz Jazuli, Alumni Tarim yang Berani Angkat Isu Nasab: “Ilmu Itu untuk Menguji Kebenaran”

9 April 2026
478

Sinopsis Kitab: AL-FATḤ AL-MUNĪR FĪ SYARḤ MANẒŪMAH AL-TAFSĪR

8 April 2026
95

Sinopsis Kitab Manāhij at-Tajdīd fī Naqd ar-Riwāyah fī al-Ḥadīth wa at-Tafsīr wa at-Tārīkh wa al-Ansāb Karya Syaikh Imaduddin Ustman al-Bantani

5 April 2026
133

Dari Perjalanan Menuju Ilmu, Menyerap Wasiat Seorang Guru (Sinopsis Kitab Al-Aqwal al-Munirah karya K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani)

5 April 2026
92

Melawan Hegemoni Ba’alwi: Menuju Dekolonisasi Mental Pesantren

25 Maret 2026
126
Next Post

Hukum Kafir Bagi Orang Yang Mengaku Mi'raj Seperti Faqih Muqoddam Ba'Alwi

Paling Banyak Dilihat

Berita

PCNU Grobogan Instruksikan Ansor, Banser, dan Pagar Nusa Tak Amankan Acara Habib

by Admin
21 Juli 2026
63

GROBOGAN — Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Grobogan menerbitkan surat instruksi resmi yang meminta badan otonomnya, yakni PC GP...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

PCNU Grobogan Instruksikan Ansor, Banser, dan Pagar Nusa Tak Amankan Acara Habib

PASCA THESIS, Menyelamatkan Akal Sehat: Mengapa Agama Tidak Boleh Dijadikan Alat Pembodohan

K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani Haramkan Putri Indonesia Dinikahkan dengan Laki-Laki Habaib

Syekh Muhammad Syarif Al-Shawwaf, Nasab Palsu Membela Nasab Palsu

Elegi Garis Nasab: Antara yang Hakiki dan yang Imitasi (Y DNA Nabi Ibrahim Versi Rumail Abbas)

Emha Ainun Najib: Nasab dan Harga Diri Bangsa dan Kesadaran Bernegara

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
71.5k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
52.1k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.5k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25