• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home Opini

Makna Simbolik Bismillah

by Admin
28 November 2023
in Opini, Pesantren
2 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga

Popularitas Historiografi Genealogi: KH Imaduddin Utsman, Menjaga Integritas Sejarah Dari Interpolasi Ba’alwi 

Epistemologi Kritis Gus Dur: Menjawab Hegemoni Keberagaamn Digital dan Fragmentasi Otoritas di PBNU

Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

Self-Love Berbasis Kemanusiaan: Meretas Sakralisasi Dogma Muhibbin-Habib dan Menata Rasionalitas Cinta

Oleh: Hamdan Suhaemi

Kita muslim dianjurkan membaca basmalah di awal kegiatan sesuai anjuran Rosulullah SAW, terutama yang berkaitan dengan ibadah, muamalah dan munakahat. Tentunya tidak sekedar anjuran semata, ada yang perlu dipahami dari anjuran tersebut.

Ada yang bertanya pada saya, apa benar kalimat bismillah (Bismillahi al-Rohmani al-Rohimi) itu punya kemanfaatan jika diwiridkan? apa boleh jadi jimat karena huruf-hurufnya ada mukjizatnya? dan kenapa bismillah dibaca di saat melakukan sesuatu, baik yang berkenan wajib, sunnah dan mubah.

Ada beberapa pandangan ulama terkait kalimat bismillah. dalam kitab Is’adu al-Rofiqi dijelaskan bahwa.

البسملة مطلوبة لكل امر ذى بال اى حال يهتم به شرعا بان لايكون محرما و لا مكروها لذاته و لا من سفاسف الامور .

Artinya: Basmalah itu diharapkan dibaca pada setiap perkara yang di dalamnya ada anjuran syari’at dengan tidak melakukan apa yang sudah diharamkan dan tidak melakukan apa yang sudah dimakruhkan, dan tidak dari hal-hal yang bodoh.

Huruf-huruf dalam basmalah ternyata bermakna dan berkhasiat, ini pandangan ulama tafsir atas ayat bismillahirrahmanirrahim. Karena jumhur ulama berpendapat bahwa kalimat basmalah itu satu ayat dari setiap surat yang ada dalam al-Qur’an.

معنى الباء في البسملة: اختلف في معنى الباء هنا، فقيل: إنها للاستعانة، وهو ما قرره أبو حيان، ومال إليه البيضاوي، ورجحه الآلوسي؛ الذي قال: “وعندي أنَّ الاستعانة أولى؛ بل يكاد أن تكون متعينة؛ إذ فيها من الأدب

Ada yang memaknai huruf ba’ itu bermakna isti’anah dan isti’anah itu kata yang berarti memperoleh atau mencari pertolongan. Oleh karena itu, kita dianjurkan untuk memohon pertolongan hanya kepada Allah SWT. Dengan kata lain, tidak dibenarkan meminta pertolongan selain Allah.

Syaikh Ibnu Athoillah al-Iskandary telah mengurai kalimat bismillah secara heurmenetis-simbolik.

قال ابن عطاء الله
الباء في لفظ بسم الله بره مع الارواح بالهام النبوة و الرسالة. والسين سره مع اهل المعرفة بالهام القدرة والانس. والميم منته بدوام النظر اليهم بعين الشفعة و الرحمة.

Kata Syaikh Ibnu Athoillah al-Iskandari bahwa huruf ba’ di lafadz bismillah, adalah kebaikan dari Allah berdasarkan Ilham kenabian dan risalah kenabian, dan huruf sin merupakan rahasia Allah yang diperoleh bersama ahli makrifat berdasarkan kuasa Allah, sedangkan huruf mim dimaknai langgengnya penglihatan kepada Allah dengan dasar syafaat dan rahmatnya.

قال إبراهيم الباجوري
ثم اعلم أن الباء في البسملة إما للمصاحبة على وجه التبرك

Imam Ibrahim al-Bajuri memaknai huruf ba’ dalam bismillah itu makna mushahabah (selalu disertai) limpahan barokah.

Satu kalimat saja di setiap huruf dan ayat Qur’an ada banyak makna, tafsir dan khususiatnya, karena memang al-Quran adalah mukjizat yang dianugerahi Allah SWT kepada Rosul akhir zaman Muhammad S.a.w, karena itu mari kita Muslim jangan jauh jauh dari al-Quran dan menjadi keniscayaan untuk membaca, mewiridkan al-Quran setiap hari.

Kresek, 25 November 2023

ShareTweetShare
Previous Post

Epistemologi Kitab Shahih Bukhari dan Nasab Ba Alawi

Next Post

PCNU Wonogiri Menolak Habaib Bukan Melawan PBNU

Related Posts

Popularitas Historiografi Genealogi: KH Imaduddin Utsman, Menjaga Integritas Sejarah Dari Interpolasi Ba’alwi 

30 Oktober 2026
21

Epistemologi Kritis Gus Dur: Menjawab Hegemoni Keberagaamn Digital dan Fragmentasi Otoritas di PBNU

29 Oktober 2026
28

Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

26 Oktober 2026
47

Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

25 Oktober 2026
49

Self-Love Berbasis Kemanusiaan: Meretas Sakralisasi Dogma Muhibbin-Habib dan Menata Rasionalitas Cinta

20 Oktober 2026
64

Analisis Kunjungan Umar bin Hafidz Dalam Upaya Membentuk Persepsi Publik Sebagai Sosok yang Dianggap Mulia

16 Oktober 2026
142

Mistifikasi Umar Hafidz vs Nalar KH Imaduddin Utsman: Menuju Pembebasan Epistemik dalam Keagamaan Nusantara

15 Oktober 2026
64

Menolak Dogma Hadramautisme, Mengintegrasikan Sains: Memahami Pencerahan KH Imaduddin Utsman dan Mistifikasi Habib Umar Bin Hafidz

14 Oktober 2026
106

Anak Umar bin Hafidz Mengangkat Kakinya Saat Bertemu Ketua MPR RI Ahmad Muzani

14 Oktober 2026
428

KH Hasyim Asy’ari dan Tuah NU yang Malati: Menghadirkan Sanad Madzhab Ilmu Keislaman Sunni

13 Oktober 2026
83
Next Post

PCNU Wonogiri Menolak Habaib Bukan Melawan PBNU

Paling Banyak Dilihat

Opini

Popularitas Historiografi Genealogi: KH Imaduddin Utsman, Menjaga Integritas Sejarah Dari Interpolasi Ba’alwi 

by Admin
30 Oktober 2026
21

Di tengah derasnya arus perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi, diskursus publik melalui virtual mengenai genealogi kerap terjebak dalam romantisisme...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

Popularitas Historiografi Genealogi: KH Imaduddin Utsman, Menjaga Integritas Sejarah Dari Interpolasi Ba’alwi 

ASYRAF HIJAZ TURUN TANGAN MEMBONGKAR KEPALSUAN NASAB PEMBELA KLAN BA’ALWI IBRAHIM BIN MANSUR

Epistemologi Kritis Gus Dur: Menjawab Hegemoni Keberagaamn Digital dan Fragmentasi Otoritas di PBNU

Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

Fakta Sejarah Lahirnya Hari Santri Nasional

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
72.3k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
52.3k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.8k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25