• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home Berita

Ceramah Kiai Imaduddin Utsman Albantani Dalam Rangka 100 Tahun Nahdlatul Ulama

by Admin
9 Januari 2026
in Berita
2 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Diar Mandala
Banten, 09 Januari 2026

Bismillahirrahmanirrahim.

Alhamdulillah,
Kita patut bersyukur atas nikmat yang telah diberikan kepada kita, yaitu kesempatan untuk memperingati 100 tahun Nahdlatul Ulama (NU), organisasi Islam terbesar di Indonesia.

Kyai Imaduddin Utsman Albantani, seorang Ulama Muda Kharismatik asal Banten, memberikan ceramah dalam rangka 100 tahun Nahdlatul Ulama (NU) di Banten, dihadiri oleh warga NU, para Kasepuhan dan Wakil Gubernur Banten. Dalam ceramahnya, Kyai Imaduddin menekankan pentingnya menjaga warisan Walisongo dan nilai-nilai Islam Nusantara.

Baca Juga

Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

Dari Upacara hingga Panggung Tiga Bahasa, Hari Santri di Baitul Muqoddas Berlangsung Meriah

Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

Achmad Ubaedillah dan Hassan Wirayuda Raih Penghargaan Putra Terbaik Kabupaten Tangerang dalam Hubungan Internasional

Beliau bercerita tentang sejarah NU, mulai dari pendiriannya oleh KH. Hasyim Asy’ari hingga saat ini. Kyai Imaduddin juga menyatakan bahwa Islam masuk ke Nusantara sejak tahun 70 Hijriah, jauh sebelum kedatangan para Ba’alwi ke Indonesia pada tahun 1800 M.

Kyai Imaduddin menegaskan bahwa NU adalah ormas Islam terbesar di Indonesia, dengan jumlah anggota sekitar 40% dari total penduduk Indonesia. Beliau juga menekankan pentingnya toleransi dan kesetiaan kepada UU 45 dan Pancasila.

“NU adalah ruh ahlul sunnah wal jamaah yang ada di Indonesia,” kata Kyai Imaduddin. “Kita harus menjaga kedamaian dan ketentraman negara ini, dan NU akan selalu menjadi mitra pemerintah untuk menjaga kedaulatan dan kesejahteraan rakyat Indonesia.”

Kyai Imaduddin juga membahas tentang pentingnya menjaga kebenaran dan tidak tertipu oleh klaim-klaim palsu. Beliau mengajak masyarakat untuk kembali pada Al-Qur’an dan Hadis, serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Poin-poin penting dari ceramah Kyai Imaduddin adalah sebagai berikut:

Kyai Imaduddin menekankan bahwa NU adalah ormas Islam terbesar di Indonesia, dengan jumlah anggota sekitar 40% dari total penduduk Indonesia. NU selalu mengedepankan toleransi dan kesetiaan kepada UU 45 dan Pancasila. NKRI adalah bersifat final dan siapa saja yang ingin berbeda dengan kesepakatan leluhur pendiri RI, dia adalah musuh NU. Indonesia akan menjadi percontohan negara-negara di dunia, bagaimana bisa damai yang terdiri banyak agama, suku, adat. Satu-satunya negara yang bisa menyatukan adalah Indonesia yang berlandaskan Pancasila, UU 45, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Kita harus menjaga warisan Walisongo dan nilai-nilai Islam Nusantara. NU adalah ormas Islam terbesar di Indonesia, dan kita harus menjaga toleransi dan kesetiaan kepada UU 45 dan Pancasila, ujar Kyai Imad dengan semangat.

“NU adalah NKRI harga mati! Kita akan selalu menjaga kedaulatan dan kesejahteraan rakyat Indonesia, dan kita tidak akan pernah menyerah kepada siapa pun yang ingin menghancurkan NKRI. Kita adalah Indonesia, kita adalah NU, dan kita akan selalu menjadi NKRI!”

#NU100Tahun, #IslamNusantara

sdiarm 🇮🇩🇮🇩

ShareTweetShare
Previous Post

KH Imaduddin Utsman Al-Bantani Isi Tausiah Istighosah dan Harlah 100 Tahun NU di PWNU Banten

Next Post

KH Hafis Gunawan Ketua PWNU Banten di Harlah ke-100 NU: PWNU Banten Terus Adakan Pelatihan dan Kaderisasi NU yang Masif

Related Posts

Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

25 Oktober 2026
48

Dari Upacara hingga Panggung Tiga Bahasa, Hari Santri di Baitul Muqoddas Berlangsung Meriah

24 Oktober 2026
40

Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

23 Oktober 2026
61

INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

22 Oktober 2026
142

Achmad Ubaedillah dan Hassan Wirayuda Raih Penghargaan Putra Terbaik Kabupaten Tangerang dalam Hubungan Internasional

19 Oktober 2026
87

Sejarah Hidup KH. Abdul Gani, Miliarder NU dari Banten

19 Oktober 2026
62

Lepas Jalan Sehat Sarungan Hari Santri Nasional 2026 di Pandeglang, Andra Soni Tegaskan Peran Strategis Santri bagi Banten

18 Oktober 2026
25

Anak Umar bin Hafidz Mengangkat Kakinya Saat Bertemu Ketua MPR RI Ahmad Muzani

14 Oktober 2026
427

RMI NU Banten: Penyusunan Pergub dan Penyaluran Bantuan Pesantren Harus Inklusif, Jangan Dimonopoli Satu Kelompok

9 Oktober 2026
75

RMI PWNU BANTEN DORONG SINERGI PEMBERDAYAAN PESANTREN, SAMBUT POSITIF RENCANA PERGUB BANTEN

9 Oktober 2026
55
Next Post

KH Hafis Gunawan Ketua PWNU Banten di Harlah ke-100 NU: PWNU Banten Terus Adakan Pelatihan dan Kaderisasi NU yang Masif

Paling Banyak Dilihat

Opini

Popularitas Historiografi Genealogi: KH Imaduddin Utsman, Menjaga Integritas Sejarah Dari Interpolasi Ba’alwi 

by Admin
30 Oktober 2026
20

Di tengah derasnya arus perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi, diskursus publik melalui virtual mengenai genealogi kerap terjebak dalam romantisisme...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

Popularitas Historiografi Genealogi: KH Imaduddin Utsman, Menjaga Integritas Sejarah Dari Interpolasi Ba’alwi 

ASYRAF HIJAZ TURUN TANGAN MEMBONGKAR KEPALSUAN NASAB PEMBELA KLAN BA’ALWI IBRAHIM BIN MANSUR

Epistemologi Kritis Gus Dur: Menjawab Hegemoni Keberagaamn Digital dan Fragmentasi Otoritas di PBNU

Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

Fakta Sejarah Lahirnya Hari Santri Nasional

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
72.3k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
52.3k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.8k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25