• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home Opini

Kesadaran Merata Pribumi atas Eksistensi Habaib di Indonesia

by Admin
2 Agustus 2026
in Opini
2 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Hamdan Suhaemi

Belakangan setelah memperhatikan komentar banyak orang, baik dilakukan setelah wawancara atau obrolan biasa hingga melihat komentar-komentar status di media sosial, baik Facebook, Tiktok, Instagram dan media sosial lainnya itu semua tanggapannya menolak, menghujat dan membenci klan Ba’alwi terutama mereka yahg tinggal di pulau Jawa.

Jika dianalisa tentu akarnya adalah tesis ibthal atas nasab Ba’alwi sejak tahun 2022 lalu, akar kedua adalah ucapan dan perilaku beberapa habaib itu sendiri sebagai representasi klan Ba’alwi di Indonesia yang dinilai ucapannya tersebut berisi khurafat, tahayul, irrasional, bahkan sering ceramahnya berisi kebencian, provokasi dan agitasi melawan pemerintah Republik Indonesia, dimulai sejak 2014 silam.

Hampir 4 tahun issue nasab ini terus bergulir, ada naik turun konstelasi dialektika antara Habaib melalui RA ( Rabithah Alawiyah) yang didukung secara militan oleh para muhubbinnya dengan PWI LS yang mendukung tesis KH. Imaduddin Usman. Dialektika yang terkadang seram, sangar dan liar ditonton oleh banyak pengguna Medsos yang kebanyakan kaum muda milenial.

Baca Juga

Popularitas Historiografi Genealogi: KH Imaduddin Utsman, Menjaga Integritas Sejarah Dari Interpolasi Ba’alwi 

Epistemologi Kritis Gus Dur: Menjawab Hegemoni Keberagaamn Digital dan Fragmentasi Otoritas di PBNU

Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

Self-Love Berbasis Kemanusiaan: Meretas Sakralisasi Dogma Muhibbin-Habib dan Menata Rasionalitas Cinta

Babak baru kita temukan ada kesadaran yang semakin merata yang tumbuh di alam pikiran bangsa atas keberadaan klan Ba’alwi, yakni kesadaran bahwa mereka bukan dzuriyat Rosulullah S.a.w, mereka mencerabut makna kuwalat dan syafaat yang sejak dulu ditanamkan secara doktrin oleh para pendahulu Habaib. Hak istimewa yang dulu melekat di pribadi habib kini dicopot paksa oleh karena kesadaran tersebut.

Khurafat dan kultus individu melawan arus besar digitalisasi dan rasionalitas post modernisme yang menitikberatkan pada basis data dan ilmiah. Keduanya bertarung di ” udara ” Medsos begitu bebas. Nampak bahwa yang rasionalitas mulai menolak eksistensi Habaib oleh karena khurafat dan kultus yang jadi bahan ceramah Habaib an sich. Penolakan itu kini telah merata di alam pikiran bangsa ini.

Adalah Daniel Katz dan Robert L. Kahn, dalam teori kesadaran sosial menjelaskan bagaimana orang mengembangkan kesadaran terhadap lingkungan sosial mereka dan kesadaran terhadap diri mereka sendiri. Teori ini mengatakan bahwa kesadaran terdiri dari dua komponen utama, yaitu kesadaran diri (self-awareness) kemampuan seseorang untuk memahami pikiran, perasaan, dan tindakan mereka sendiri serta bagaimana hal itu mempengaruhi orang lain. Kesadaran diri melibatkan pemahaman tentang sikap,
prinsip, dan keyakinan pribadi mereka yang dapat mempengaruhi interaksi sosial
mereka dengan sesama atau anggota komunitas mereka.

Berikutnya adalah Kesadaran Sosial (Social Awareness) yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merespons kebutuhan, pandangan, dan emosi orang lain dalam konteks sosial disebut kesadaran sosial. Ini termasuk kemampuan orang untuk memperhatikan, mendengarkan, dan menghargai perbedaan individu, serta memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang masalah sosial yang mempengaruhi
masyarakat ( Bangun D, 2022).

Dari analisa teori sosialnya Daniel Katz itu itulah kita mendapati bahwa pandangan yang berbasis epistemologis akan menjadi pijakan manusia milenial hingga nanti, dan tentunya akan menggerus pandangan yang berbasis doxa, seperti husnu dzon, asumsi atau doktrin.

Ke depan bisa dimungkinkan kesadaran kolektif yang dikuatkan oleh basis epistemologis dan rasionalitas akan menguburkan secara masif atas eksistensi yang dibangun oleh kepalsuan. Lihat saja.

Serang 2 Agustus 2026

ShareTweetShare
Previous Post

جواب عماد الدين عثمان البنتني عن كتاب الخلاصة النفيسة لابن حرجو الجاوي

Next Post

Kitab Kiai Imad, Qami’ al-Masawi, Jawab Tuntas Kitab Mbah Ryan Kudus Yang Bela Ba’alwi, Al-Khulashah al-Nafisah

Related Posts

Popularitas Historiografi Genealogi: KH Imaduddin Utsman, Menjaga Integritas Sejarah Dari Interpolasi Ba’alwi 

30 Oktober 2026
19

Epistemologi Kritis Gus Dur: Menjawab Hegemoni Keberagaamn Digital dan Fragmentasi Otoritas di PBNU

29 Oktober 2026
28

Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

26 Oktober 2026
47

Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

25 Oktober 2026
47

Self-Love Berbasis Kemanusiaan: Meretas Sakralisasi Dogma Muhibbin-Habib dan Menata Rasionalitas Cinta

20 Oktober 2026
64

Analisis Kunjungan Umar bin Hafidz Dalam Upaya Membentuk Persepsi Publik Sebagai Sosok yang Dianggap Mulia

16 Oktober 2026
139

Mistifikasi Umar Hafidz vs Nalar KH Imaduddin Utsman: Menuju Pembebasan Epistemik dalam Keagamaan Nusantara

15 Oktober 2026
64

Menolak Dogma Hadramautisme, Mengintegrasikan Sains: Memahami Pencerahan KH Imaduddin Utsman dan Mistifikasi Habib Umar Bin Hafidz

14 Oktober 2026
105

Anak Umar bin Hafidz Mengangkat Kakinya Saat Bertemu Ketua MPR RI Ahmad Muzani

14 Oktober 2026
427

KH Hasyim Asy’ari dan Tuah NU yang Malati: Menghadirkan Sanad Madzhab Ilmu Keislaman Sunni

13 Oktober 2026
83
Next Post

Kitab Kiai Imad, Qami’ al-Masawi, Jawab Tuntas Kitab Mbah Ryan Kudus Yang Bela Ba’alwi, Al-Khulashah al-Nafisah

Paling Banyak Dilihat

Opini

Popularitas Historiografi Genealogi: KH Imaduddin Utsman, Menjaga Integritas Sejarah Dari Interpolasi Ba’alwi 

by Admin
30 Oktober 2026
19

Di tengah derasnya arus perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi, diskursus publik melalui virtual mengenai genealogi kerap terjebak dalam romantisisme...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

Popularitas Historiografi Genealogi: KH Imaduddin Utsman, Menjaga Integritas Sejarah Dari Interpolasi Ba’alwi 

ASYRAF HIJAZ TURUN TANGAN MEMBONGKAR KEPALSUAN NASAB PEMBELA KLAN BA’ALWI IBRAHIM BIN MANSUR

Epistemologi Kritis Gus Dur: Menjawab Hegemoni Keberagaamn Digital dan Fragmentasi Otoritas di PBNU

Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

Fakta Sejarah Lahirnya Hari Santri Nasional

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
72.3k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
52.3k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.8k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25