• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home Berita

Dr. Hadi al-Amili administrator di FamilyTreeDNA (FTDNA) Konfirmasi J1-L859 sebagai Marker Genetik Asyraf dan Sadah Alawiyyin

by Admin
11 Februari 2026
in Berita
2 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga

كتاب الروض الجلي في نسب بني علوي المنسوب للإمام مرتضى الزبيدي كتاب منحول مزيف

KH Imaduddin Utsman Al-Bantani Luncurkan Buku “Fakta Historis Usman bin Yahya Menurut Sumber Primer”

Ramai Jemaah Ikuti Salat Iduladha di Pesantren Nahdlatul Ulum Kresek dengan Penuh Kekhusyukan

Haji Habib bin Buja’, Pewaqaf di Makkah, Asli Keturunan Negeri Aceh Bukan Ba’Alwi

Isi Pernyataan Sikap Aliansi Umat Peduli Situs Mbah Bonang

Dr. Hadi Al-Amili (lengkapnya Dr. Sayyid Hadi Yahya al-Amili) diakui secara luas dalam komunitas genealogis sebagai salah satu peneliti utama dan administrator dalam proyek-proyek DNA yang berfokus pada garis keturunan Bani Hasyim dan Quraisy. Ia salah satu tokoh sentral dalam riset genetika molekuler yang memfokuskan pada garis keturunan Ahlul Bayt dan klan-klan Arab.

Nama belakang “Al-Amili” merujuk pada wilayah Jabal Amil, sebuah kawasan bersejarah di Lebanon Selatan yang dikenal sebagai pusat konsentrasi keluarga-keluarga keturunan Ahlul Bayt (Sayyid/Syarif). Beliau aktif melakukan riset terhadap klan-klan di wilayah Levant (termasuk Lebanon dan Suriah) serta menghubungkan data tersebut dengan sampel dari Jazirah Arab untuk memetakan haplogroup keturunan Nabi Muhammad SAW.

Meskipun asal-usulnya dari Lebanon, aktivitas risetnya berskala internasional melalui platform FamilyTreeDNA (FTDNA), di mana beliau mengelola proyek genetika bagi klan Quraisy dan Bani Hasyim di seluruh dunia.

Perannya melibatkan analisis data sampel Y-DNA dari berbagai klan yang memiliki silsilah (nasab) yang kuat untuk memetakan mutasi genetik keluarga tersebut. Ia bertindak sebagai administrator utama dalam proyek riset DNA Quraisy dan Bani Hasyim, mengelola ratusan sampel dari keluarga-keluarga yang memiliki silsilah (nasab) yang kuat.

Dr. Hadi Al-Amili termasuk peneliti yang mengonfirmasi bahwa Haplogroup J1-L859 merupakan marker genetik (SNP) yang khas bagi keturunan Bani Hasyim. Ia sering mempublikasikan temuan datanya melalui platform analisis genealogis seperti FGC8712 dan grup diskusi riset DNA Timur Tengah.

Beliau menggunakan pendekatan integrasi antara ilmu nasab tradisional (manuskrip silsilah) dengan genetika molekuler (tes Y-700 dari FamilyTreeDNA) untuk memvalidasi apakah klaim keturunan seseorang secara ilmiah sinkron dengan kelompok inti Bani Hasyim.

Meskipun namanya sangat otoritatif di dunia genealogis DNA (khususnya di Lebanon dan Timur Tengah), karya-karyanya lebih banyak dipublikasikan dalam bentuk laporan riset proyek, tabel filogeni, dan artikel di platform khusus genetika ketimbang jurnal medis umum, karena sifat penelitiannya yang spesifik pada sejarah keluarga (genealogi).

Dr. Hadi al-Amili dan timnya mengidentifikasi hierarki mutasi genetik spesifik yang membedakan klan-klan di bawah naungan Bani Hasyim:

J1-L859: Diidentifikasi sebagai marker pemersatu bagi seluruh suku Quraisy.
FGC8703: Marker yang lebih spesifik untuk klan Bani Hasyim (Hashemites).
FGC10500: Marker yang menunjukkan garis keturunan dari Imam Ali bin Abi Thalib (Alawiyyin).
FGC30416: Marker khusus untuk keturunan Imam Husain.

Riset ini menemukan konsistensi tinggi pada sampel dari keluarga Kerajaan Yordania dan klan-klan Syarif di Hijaz, Yaman, Irak, hingga Levant, yang semuanya jatuh pada kelompok J1.

Analisis genetik memperkirakan nenek moyang bersama dari kelompok J-L859 hidup sekitar tahun 500 Masehi (220–715 M), yang sangat sesuai secara historis dengan masa hidup nenek moyang Quraisy/Hasyim.

Dirangkum dari berbagai sumber. KD

ShareTweetShare
Previous Post

Haplogrup Y-DNA Nabi Ibrahim (Abraham) dan Keturunannya

Next Post

Proyek Y-DNA Bani Hasyim Asyraf dan Sadah Alawiyyin: Haplogroup J1 – L859-FGC10500

Related Posts

كتاب الروض الجلي في نسب بني علوي المنسوب للإمام مرتضى الزبيدي كتاب منحول مزيف

5 Juni 2026
112

KH Imaduddin Utsman Al-Bantani Luncurkan Buku “Fakta Historis Usman bin Yahya Menurut Sumber Primer”

31 Mei 2026
454

Ramai Jemaah Ikuti Salat Iduladha di Pesantren Nahdlatul Ulum Kresek dengan Penuh Kekhusyukan

28 Mei 2026
48

Haji Habib bin Buja’, Pewaqaf di Makkah, Asli Keturunan Negeri Aceh Bukan Ba’Alwi

20 Mei 2026
223

Isi Pernyataan Sikap Aliansi Umat Peduli Situs Mbah Bonang

19 Mei 2026
64

Ditemukan Bukti Baru: Kasus Dugaan Perusakan Cagar Budaya Makam Sunan Bonang Dibuka Lagi

19 Mei 2026
147

Sejalan Dengan Anti-Nekolim Presiden Prabowo, Gus Rocky Usulkan Kiai Imad Menjadi Staf Khusus Presiden Bidang Sejarah Islam

14 Mei 2026
99

DR. Saleh Basyari: Bung Karno Nasionalisasi Aset Ekonomi, Kiai Imad Nasionalisasi Sosial-Keagamaan

14 Mei 2026
44

K.H. Imaduddin Utsman Al Bantani Sampaikan Surat Laporan Batalnya Nasab Habaib Kepada Presiden Prabowo

12 Mei 2026
183

K.H. Imaduddin Utsman Al Bantani Temui Kepala Staf Kepresidenan di Gedung KSP

12 Mei 2026
125
Next Post

Proyek Y-DNA Bani Hasyim Asyraf dan Sadah Alawiyyin: Haplogroup J1 - L859-FGC10500

Paling Banyak Dilihat

Opini

PASCA THESIS, Menyelamatkan Akal Sehat: Mengapa Agama Tidak Boleh Dijadikan Alat Pembodohan

by Admin
20 Juli 2026
8

Oleh: Ubaidillah Tamam Munji (Dosen Filsafat Pendidikan Islam dan Pengasuh PP As Shuffah Rembang) Dinamika sosial hari ini sering kali...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

PASCA THESIS, Menyelamatkan Akal Sehat: Mengapa Agama Tidak Boleh Dijadikan Alat Pembodohan

K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani Haramkan Putri Indonesia Dinikahkan dengan Laki-Laki Habaib

Syekh Muhammad Syarif Al-Shawwaf, Nasab Palsu Membela Nasab Palsu

Elegi Garis Nasab: Antara yang Hakiki dan yang Imitasi (Y DNA Nabi Ibrahim Versi Rumail Abbas)

Emha Ainun Najib: Nasab dan Harga Diri Bangsa dan Kesadaran Bernegara

Daftar Reportase Media Tentang Pendiskreditan Habaib Ba’alwi Terhadap NU dan Kiai-Kiai NU

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
71.5k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
52.1k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.5k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25