• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home Berita

KH Hafis Gunawan Nahkodai PWNU Banten 2025-2030

by Admin
31 Januari 2025
in Berita
2 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tangerang – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Banten resmi memiliki ketua baru untuk periode 2025-2030. KH Hafis Gunawan terpilih sebagai Ketua Tanfidziyah melalui musyawarah mufakat dalam Konferensi Wilayah (Konferwil) V NU Banten yang berlangsung di Pondok Pesantren Asshiddiqiyah 2, Kota Tangerang, pada Rabu (29/1/2025) malam.

Dalam sambutannya, Kiai Hafis menegaskan komitmennya untuk mengabdi sepenuhnya kepada NU. “Jangan bawa NU ke rumah dan pesantren, tapi bawalah yang di rumah dan pesantren ke NU,” ujar pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Khaer tersebut.

Sebelum terpilih memimpin PWNU Banten, Kiai Hafis telah lebih dulu menjabat sebagai Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tangerang periode 2024-2029. Ia terpilih dalam Konferensi Cabang (Konfercab) VII NU Kabupaten Tangerang yang digelar di Pondok Pesantren Miftahul Khaer, Curug, pada 7 Juli 2024.

KH Hafis Gunawan adalah sosok kiai yang berangkat dari perjuangan panjang dalam dunia pesantren. Pesantren Miftahul Khaer yang diasuhnya berdiri sejak tahun 2008 di Babakan, Sukabakti, Curug, Kabupaten Tangerang. Pesantren ini berawal dari kajian sorogan dengan hanya lima santri, sebelum akhirnya berkembang menjadi institusi pendidikan yang menaungi madrasah tsanawiyah, aliyah, hingga sekolah menengah kejuruan (SMK) dengan berbagai jurusan.

Saat ini, Pesantren Miftahul Khaer memiliki sekitar 1.900 santri yang menjalani pendidikan dengan sistem asrama. Pesantren ini juga terus berkembang dengan membuka cabang di Ranca Iyuh, Panongan, Kabupaten Tangerang, dengan luas masing-masing 6.000 dan 8.000 meter persegi.

Baca Juga

Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

Dari Upacara hingga Panggung Tiga Bahasa, Hari Santri di Baitul Muqoddas Berlangsung Meriah

Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

Achmad Ubaedillah dan Hassan Wirayuda Raih Penghargaan Putra Terbaik Kabupaten Tangerang dalam Hubungan Internasional

Sebagai alumni MAN 2 Serang, Kiai Hafis melanjutkan pendidikan S1 di bidang matematika di Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Kusuma Negara Jakarta, lulus pada 2006. Ia menimba ilmu agama di Pesantren Al Hikmah Curug selama sembilan tahun dan melanjutkan ke Pesantren Nurul Huda Kabupaten Serang selama tiga tahun.

Dalam perjalanannya, Kiai Hafis tetap mempertahankan tradisi keilmuan pesantren dengan pembelajaran kitab kuning seperti I’lal, ’Awamil, dan Jurumiyah. Ia juga membuka program tahfiz Al-Qur’an untuk para santri.

Mengidolakan sosok KH Muhtadi dari Pandeglang, Kiai Hafis memiliki cita-cita besar ke depan, yakni mendirikan perguruan tinggi umum serta pesantren khusus bagi lansia. Ia berpegang teguh pada pesan gurunya, “Punya santri banyak jangan bangga, santri sedikit jangan sedih.”

Kini, dengan amanah baru sebagai Ketua Tanfidziyah PWNU Banten, Kiai Hafis bertekad membawa NU lebih maju dan berkontribusi lebih besar bagi masyarakat. (DS)

ShareTweetShare
Previous Post

Kritik Ontologis Atas Sebutan Negeri Konoha

Next Post

Buku Ulama Nusantara Menggugat Nasab Palsu PDF karya Monumental dan Prestisius KH. Imaduddin Utsman Al-Bantani

Related Posts

Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

25 Oktober 2026
25

Dari Upacara hingga Panggung Tiga Bahasa, Hari Santri di Baitul Muqoddas Berlangsung Meriah

24 Oktober 2026
34

Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

23 Oktober 2026
58

INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

22 Oktober 2026
106

Achmad Ubaedillah dan Hassan Wirayuda Raih Penghargaan Putra Terbaik Kabupaten Tangerang dalam Hubungan Internasional

19 Oktober 2026
82

Sejarah Hidup KH. Abdul Gani, Miliarder NU dari Banten

19 Oktober 2026
52

Lepas Jalan Sehat Sarungan Hari Santri Nasional 2026 di Pandeglang, Andra Soni Tegaskan Peran Strategis Santri bagi Banten

18 Oktober 2026
22

Anak Umar bin Hafidz Mengangkat Kakinya Saat Bertemu Ketua MPR RI Ahmad Muzani

14 Oktober 2026
410

RMI NU Banten: Penyusunan Pergub dan Penyaluran Bantuan Pesantren Harus Inklusif, Jangan Dimonopoli Satu Kelompok

9 Oktober 2026
67

RMI PWNU BANTEN DORONG SINERGI PEMBERDAYAAN PESANTREN, SAMBUT POSITIF RENCANA PERGUB BANTEN

9 Oktober 2026
53
Next Post

Buku Ulama Nusantara Menggugat Nasab Palsu PDF karya Monumental dan Prestisius KH. Imaduddin Utsman Al-Bantani

Paling Banyak Dilihat

Opini

Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

by Admin
26 Oktober 2026
17

Oleh: Ubaidillah Tamam Munji (Dosen UIN Walisongo Semarang dan Pengasuh Pesantren As Shuffah_Rembang) Dalam tulisan ini, saya ingin menjelaskan klaim...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

Fakta Sejarah Lahirnya Hari Santri Nasional

Dari Upacara hingga Panggung Tiga Bahasa, Hari Santri di Baitul Muqoddas Berlangsung Meriah

Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
72.2k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
52.3k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.8k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25