• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home Pesantren

Merawat Sanad Menjaga Nasab

Pondok, menyajikan suasana sederhana, natural, saling canda, ceria, dan damai. Kekurangan yang tampak namun menyimpan kekayaan, terutama menyimpan kenangan indah dan manis.

by Hamdan Suhaemi
22 Juni 2021
in Pesantren
2 min read
0

KH. Hamdan Suhaemi

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga

Sosok Gus Aziz Jazuli, Alumni Tarim yang Berani Angkat Isu Nasab: “Ilmu Itu untuk Menguji Kebenaran”

Melawan Hegemoni Ba’alwi: Menuju Dekolonisasi Mental Pesantren

Isra Mi’raj di Pesantren Sidadung: Spirit Santri Putri Menjemput Cahaya dan Amanah Peradaban

RMI PWNU Banten Siapkan Program Pemberdayaan Ekonomi Pesantren Sesuai Amanat Undang-Undang

17 Perbedaan Ajaran Nahdlatul Ulama dan Ajaran Habaib: Kritik Kepada KH Ma’ruf Khozin Yang Menyatakan Kesamaan Ajaran NU & Baalawi

Serang (22/Juni/2021)— Pesantren, bagi saya adalah tempat segala suku bangsa bertemu, dengan satu tujuan ingin bisa ngaji (faham agama). Belajar agama yang tepat dan benar memang di pondok pesantren, disamping ada penyampaian ilmu agama oleh kiai atau ustadz (santri senior) di pesantren pula diajarkan akhlaq, tatakrama, sopan santu, gotong royong dan hidup hemat.

Lingkungan pondok pesantren, ada kiai, ada santri, ada majlis dan ada tempat tinggal santri yaitu pondok. Kehidupannya adalah ngaji (belajar ilmu agama) dari bangun tidur hingga tidur lagi, isinya kegiatan ngaji.

Suasana, ada santri yang tengah ngaji, ada yang menghafal kitab nadhaman, ada yang masak, ada yang tengah wirid. Bahkan terkadang ada santri seringnya tidur. Subuh ngaji tafsir, agak pagian ngaji tarkiban ( ilmu nahwu ), pada siangnya ngaji sesuai jadwal rutin, sesudah ashar pun ada pula yang tengah bandongan ngaji kitab tertentu, selepas magrib berkumpul secara berklompok ngaji al-Quran hingga Isya tiba dilanjut ngaji secara berkelas dan berklomok sesuai tingkatannya.

Ngaji kitab itu ya memaknai tulisan-tulisan Arab yang berisi ilmu-ilmu agama Islam dengam makna jawa, istilahnya nyoret atau nyaret. Mungkin yang dimaksud adalah memaknai dan mencatat uraian atau penjelasan kiai, maka ini disebut taqriran atau bisa disebut surahan. Terutama di kitab Alfiyah Ibnu Malik, kitab Sullamu al-Munauroq, Risalah al-Syamsiah dan Fathul Muin. Ngaji begini mengarah agar detil memahami teks-teks tulisan dari para ulama, para imam mushonnif kitab kuning dari latar belakang madzhab dan firqoh.

Proses ngaji kitab kuning itulah yang kemudian dikenal sebagai proses transfer ilmu agama dan ajaran agama Islam dari guru (kiai) ke murid (santri), dan itu sambung-menyambung (sanadiyah). Sebab belajar ilmu tanpa guru itu patut diragukan, bahkan harus ditinggalkan.

Risalah Islam kemudian didakwahkan oleh para sahabat Nabi, dan para sahabat menyampaikan kepada tabiin, kemudian para tabiin ini menyampaikan agama ke para tabi’it tabiin, higga pada masa dikenalnya madzhab dan firqoh. Ulama yang ada di madzhab tertentu juga mengajarkan agama dan ilmu agama hingga datang masa yang dikenal era ulama mutaakhirin (golongan ulama yang hidup di abad 18 M dan abad 19 M).

Pada abad 20, ulama pun meneruskan tradisi pengajaran agama, ilmu dan adab dari ulama yang hidup abad 19, hingga ulama yang datang dari hijaz (kini Arab Saudi) dan Mesir saat awal abad 20 tersebut kembali ke daerah masing di seluruh nusantara. Hingga mendirikan pesantren sebagai wadah pembelajaran agama dengan titik tekan sistem sanad, artinya sikap kosistensi melanjutkan dari gurunya yang hidup sebelumnya.

Rerata mendalami ilmu agama itu mengkaji kitab-kitab yang mu’tabar, dan kitab-kitab tersebut pula dikaji oleh gurunya dari guru tersebut. Menjaga keajegan ilmu agama, menjaga keotentikan. Begitupun dalam hal ibadah, santri mengikuti pertingkah kiai.

Nasab (keturunan), terkadang pula jadi alasan determinasi yang kuat. Terutama dalam menjaga keaslian sesuatu, baik ucapan, tulisan hingga gaya hidup yang wara’ dan zuhud. Santri adalah subjek dari estapeta pengajaran ilmu agama dari seorang kiai hingga diteruskan ke generasi berikutnya.

Pondok, menyajikan suasana sederhana, natural, saling canda, ceria, dan damai. Kekurangan yang tampak namun menyimpan kekayaan, terutama menyimpan kenangan indah dan manis.

ShareTweetShare
Previous Post

Menggelorakan Kembali Keadaban Pesantren Banten

Next Post

RMI PWNU Banten Adakan RAKER Pertama

Related Posts

Sosok Gus Aziz Jazuli, Alumni Tarim yang Berani Angkat Isu Nasab: “Ilmu Itu untuk Menguji Kebenaran”

9 April 2026
181

Melawan Hegemoni Ba’alwi: Menuju Dekolonisasi Mental Pesantren

25 Maret 2026
86

Isra Mi’raj di Pesantren Sidadung: Spirit Santri Putri Menjemput Cahaya dan Amanah Peradaban

19 Januari 2026
76

RMI PWNU Banten Siapkan Program Pemberdayaan Ekonomi Pesantren Sesuai Amanat Undang-Undang

15 Januari 2026
46

17 Perbedaan Ajaran Nahdlatul Ulama dan Ajaran Habaib: Kritik Kepada KH Ma’ruf Khozin Yang Menyatakan Kesamaan Ajaran NU & Baalawi

12 Januari 2026
544

RMI PWNU Banten Gelar Digitalisasi Pesantren dan Pemberdayaan Ekonomi Umat Sambut Harlah ke-100 NU

8 Januari 2026
81

Peringatan HSN 2025 di PP Nahdlatul Ulum Kresek Berlangsung Khidmat

22 Oktober 2025
201

Menengok Sejarah Pesantren di Nusantara

13 Oktober 2025
173

Mengenal Ormas Islam PWI LS

7 Oktober 2025
1.8k

RMI PWNU Banten Gelar Rapat Kerja Perdana Masa Khidmah 2025 – 2030

29 September 2025
127
Next Post

RMI PWNU Banten Adakan RAKER Pertama

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Paling Banyak Dilihat

Sejarah

Kisah Usman bin Yahya Meminta Jabatan Mufti Kepada Pemerintah Penjajah Belanda

by Admin
15 Mei 2026
43

Dalam bukunya: “Islam, Kolonialisme dan Zaman Modern di Hindia-Belanda, Nico J.G. Kaptein --seorang akademisi dan pakar studi Islam terkemuka asal...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

Kisah Usman bin Yahya Meminta Jabatan Mufti Kepada Pemerintah Penjajah Belanda

Sidik Jari Genetika dan Proyek Genetika Quraisy

Sejalan Dengan Anti-Nekolim Presiden Prabowo, Gus Rocky Usulkan Kiai Imad Menjadi Staf Khusus Presiden Bidang Sejarah Islam

Dr. Saleh Basyari: Tesis Kiai Imad Persempit Ruang Simtuddurar, Taufiq Assegaf, Majlis Salawat Syekh bin Abdul Qadir dan Lutfi bin Yahya

Kandidat Doktor dari Inggris: Kiai Imad dan Presiden Prabowo Seperti Einstein dan Roosevelt

DR. Saleh Basyari: Bung Karno Nasionalisasi Aset Ekonomi, Kiai Imad Nasionalisasi Sosial-Keagamaan

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
71k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
51.9k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.3k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25