• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home Santri Hikmah

Yang Dibanggakan itu Apa?

by Admin
14 Juli 2024
in Hikmah, Opini
2 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter


Oleh: Hamdan Suhaemi

Teringat nasihat ibu saya “sira aja bangga karena keturunan bagus lan aja wewarah ning setiap uwong, bisa mah tutupi ngko gah sing wewarah iku ilmu lan akhlak sira” (kamu jangan bangga karena keturunan bagus dan jangan kasih tahu ke orang-orang, kalau bisa tutupi, nanti juga yang kasih tahu itu ilmu dan akhlak). Nasihat yang saya terima jauh sebelum ibu wafat pada 2021 lalu.

Itu dasar saya bersikap ketika ada kelompok atau golongan merasa istimewa karena darahnya dari darah Rosulullah S.a w sehingga menganggap rendah orang lain yang keturunan orang biasa, bahkan ingin semua muslim harus patuh dan tunduk karena mereka merasa representasi dari eksistensi Rosul, dari itu dibuat cerita-cerita karomah yang isinya banyak halu, khurafat, bohong dan megalomania, yang sebenarnya untuk memperkuat eksistensi” kepalsuan” mereka.

Namun seiring zaman umat sudah kritis dan bersikap rasional dalam segala hal, cerita-cerita macam itu secara responsif dicibir dan dianggap mengada-ada. Umat tidak lagi melihat siapa yang menyampaikan, tetapi apa yang disampaikan itu keterima akal atau tidak. Sekalipun doktrinnya kuat dengan cerita-cerita halu di seputarnya suatu ketika akal pikirannya menolak. Sebab itu yang perlu disampaikan adalah ajaran yang dilandasi ilmu, sehingga ilmu akan memberi garis mana yang sahih mana yang bathil, mana yang maslahat mana pula yang mafsadat. Agama itu ilmu.

Baca Juga

Framework Melihat Imigran Yaman dan Amalan Habib Baalwi, Tudingan Operasi Intelijen hingga Kyai Ikhya dan Nabi Adam: Kelompok Kyai Imad Outlier!

Menguji Statement “Jangan Generalisir Klan Habib Baalwi, Setiap Suku Ada Yang Baik dan Buruk”

Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah

Gema Takbir Iduladha di Pesantren Nahdlatul Ulum Kresek Banten Berlangsung Khidmat

Implikasi Pernyataan Gus Yahya: “NU Tidak Boleh Ingkar Nasab Baalwi”

Santri-santri di Nusantara ini banyak mengkaji agama dengan pendekatan ilmu agama, seperti untuk paham hadits mereka belajar ulumul hadits, untuk paham ayat mana yang ijmal dan mana yang tafshil, mana ayat muhkamat dan mana pula ayat tentang al-wa’du dan al-Wa’id maka belajar ulumul Qur’an, dan untuk tahu maksud ayat tersebut maka belajar ilmu tafsir, dan untuk paham cara bacanya dan seninya maka belajar qiroatnya. Ilmu-ilmu Islam itu luas.

Prinsip santri bukan “‘isy Kariman aw mut syahidan” tetapi “hina saat mencari tapi mulia saat dicari”. Dari prinsip sudah beda jauh, kelompok habaib lebih kepada orientasi kemuliaan hidup dengan merasa eksistensi mereka sebagai cucu Nabi sedangkan para santri lebih kepada bagaimana paham akan ilmu agama untuk kesempurnaan dan kebenaran beragama, sangat jauh memikirkan siapa ” Aku ” nya. Karena itu kalangan santri tampak tawadhu, meskipun sebenarnya diantara mereka ada yang sambung dengan leluhurnya yakni Wali Songo. Kalangan santri sudah tinggalkan ta’ashhub.

Dalam Lisanul Arab bahwa ‘ashabiyah dan ta’ashshub itu sikap fanatik terhadap suatu golongan dengan mengajak orang lain agar membela golongannya dan bergabung bersamanya dalam rangka memusuhi lawannya baik dalam kondisi terzalimi atau menzalimi.

Beda sikap ini tampak sekali, yang satu membangga-banggakan sebagai keturunan mulia Rosulullah ( secara ilmiah terkonfirmasi palsu ) hingga nalarnya tidak lagi ilmiah, hingga berakhir pada kondisi defisit intelektual. Satunya lagi memilih mengkaji, mendalami ilmu-ilmu agama Islam dengan penguatan dari dalil-dalil Naqli maupun Aqli, keduanya sejalan dan tidak bertabrakan, sehingga nalarnya hidup, mana yang benar mana yang salah.

Bagi kalangan santri di seluruh Nusantara jelas yang dibanggakan itu paham ilmu agama, bukan keturunan, karena keturunan tidak bisa menolongnya jika ada salah dan keliru, yang bisa menolong itu ilmunya. Lihat akhlak santri jauh dari arogansi, jauh dari sombong, jauh dari ucapan halu dan khurafat, karena yang bimbing itu ilmu dan akal sehat. Sebab agama Islam itu sesuai akal pikiran manusia.

Kesimpulannya, tidak ada yang patut dibanggakan kecuali sikap dan nilai taqwa kita pada Allah S.w.t, untuk taqwa kita harus dengan amal soleh, dan sempurnanya amal soleh harus dengan ilmu agama.

Tegal Kuwista, 14 Juli 2024

ShareTweetShare
Previous Post

Dekonstruksi Gelar Habib Menghentikan Penjajahan: Khususnya untuk Warga NU dan Muhammadiyah

Next Post

Tesis Ilmiah vs Arogansi Habaib

Related Posts

Framework Melihat Imigran Yaman dan Amalan Habib Baalwi, Tudingan Operasi Intelijen hingga Kyai Ikhya dan Nabi Adam: Kelompok Kyai Imad Outlier!

3 Juni 2026
58

Menguji Statement “Jangan Generalisir Klan Habib Baalwi, Setiap Suku Ada Yang Baik dan Buruk”

31 Mei 2026
66

Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah

29 Mei 2026
151

Gema Takbir Iduladha di Pesantren Nahdlatul Ulum Kresek Banten Berlangsung Khidmat

28 Mei 2026
30

Implikasi Pernyataan Gus Yahya: “NU Tidak Boleh Ingkar Nasab Baalwi”

28 Mei 2026
78

Dr. Saleh Basyari: Tesis Kiai Imad Persempit Ruang Simtuddurar, Taufiq Assegaf, Majlis Salawat Syekh bin Abdul Qadir dan Lutfi bin Yahya

14 Mei 2026
127

Kandidat Doktor dari Inggris: Kiai Imad dan Presiden Prabowo Seperti Einstein dan Roosevelt

14 Mei 2026
60

Kisah Ali bin Abdurrahman al-Habsyi Kwitang Mendapat Bintang Salib Dari Penjajah Belanda

4 Mei 2026
257

Syekh Nawawai Tsani Dari Banten di Abad Modern

1 Mei 2026
242

The Beginning of Baalwisasi-Yamanisasi: Penyelewengan Definisi Habib dan Ahlul Bait

29 April 2026
83
Next Post

Tesis Ilmiah vs Arogansi Habaib

Paling Banyak Dilihat

Berita

كتاب الروض الجلي في نسب بني علوي المنسوب للإمام مرتضى الزبيدي كتاب منحول مزيف

by Admin
5 Juni 2026
41

بقلم عماد الدين عثمان البنتني الجاوي الشافعي (رئيس لجنة الفتوى في مجلس علماء اندونيسيا في محافظة بنتن)کتاب الروض الجلي في...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

كتاب الروض الجلي في نسب بني علوي المنسوب للإمام مرتضى الزبيدي كتاب منحول مزيف

Kitab “Al-Raudh Al-Jali fi Nasab Bani Alawi” yang Dinasabkan kepada Imam Murtadha Al-Zabidi adalah Kitab Palsu dan Manhul

كتاب أبناء الإمام في مصر والشام الحسن والحسين كتاب مزور منحول

Kitab “Abna’ al-Imam fi Misr wa asy-Syam al-Hasan wal-Husain” adalah Kitab Palsu dan Manhul

Framework Melihat Imigran Yaman dan Amalan Habib Baalwi, Tudingan Operasi Intelijen hingga Kyai Ikhya dan Nabi Adam: Kelompok Kyai Imad Outlier!

KH Syam’un: Jenderal Ulama dan Tokoh NU

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
71.1k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
52k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.4k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25