• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home Berita

21 Januri 2026 Jagat Tangerang Akan Gelar Haul Akbar ke-345 Raden Aria Wangsakara Sang Pahlawan Nasional

by Admin
20 Januari 2026
in Berita
3 min read
0

Haul Akbar-345 Raden Aria Wangsakara

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga

Telah Terbit Buku Kiai Imad 1000 Halaman Lebih: Sejarah Runtuhnya Nasab Baalwi di Indonesia

Tablig Akbar PWI-LS di Pemalang Dipadati Puluhan Ribu Jemaah, Rhoma Irama Serukan Pentingnya Meluruskan Sejarah

Pesantren Nahdlatul Ulum Sabet Seluruh Juara Kitab Kasyifatussaja pada MTQ ke-55 Kabupaten Serang 2026

Gemilang di MTQ Banten, Santri Pesantren Nahdlatul Ulum Kresek Borong Juara Pertama Cabang Lomba Kitab Kuning

PCNU Grobogan Instruksikan Ansor, Banser, dan Pagar Nusa Tak Amankan Acara Habib

Tangerang – Pada 21 Januari 2026, masyarakat Tangerang Raya akan menggelar Haul Akbar ke-345 Raden Aria Wangsakara, tokoh pendiri Tangerang sekaligus Pahlawan Nasional Republik Indonesia. Acara ini dijadwalkan berlangsung di Tempat Makam Pahlawan (TMP) Raden Aria Wangsakara, Lengkong Kiai, Kabupaten Tangerang, dengan rangkaian kegiatan sejak siang hari hingga puncak acara pada malam hari.

Haul Akbar ini insyaAllah akan dihadiri oleh para tokoh dan undangan, termasuk Gubernur, Bupati, dan Walikota se-Tangerang Raya, Camat, Lurah, Ketua RT/RW, ulama, Para Tokoh, keluarga besar Raden Aria Wangsakara, tamu kehormatan, serta masyarakat dari berbagai lapisan. Kehadiran lintas elemen tersebut menegaskan bahwa haul ini bukan hanya ritual spiritual, tetapi juga peristiwa sosial-historis yang memiliki nilai budaya dan kebangsaan.

Haul Tahunan yang Menjadi Agenda Strategis Banten

Haul Raden Aria Wangsakara telah rutin dilaksanakan setiap tahun dan berkembang menjadi agenda penting di Provinsi Banten, khususnya di wilayah pemerintahan se-Tangerang Raya. Haul ini berfungsi sebagai ruang kolektif untuk merawat kesadaran dan ingatan sejarah, memperkuat identitas lokal, sekaligus menanamkan nilai keteladanan bagi generasi muda.

Rangkaian acara meliputi ziarah makam, doa bersama, pembacaan manaqib, diskusi sejarah, perlombaan, hingga tausiyah. Dari siang hingga malam, TMP Lengkong Kiai menjadi titik temu antara sejarah, spiritualitas, dan kesadaran kebangsaan.

Raden Aria Wangsakara: Pendiri Tangerang dan Pejuang Anti-Kolonial

Raden Aria Wangsakara lahir sekitar tahun 1615 M dan dikenal sebagai bangsawan sekaligus ulama. Ia merupakan keturunan Sumedang Larang yang kemudian mengabdikan hidupnya di wilayah Kesultanan Banten. Di bawah mandat Sultan Banten, beliau membuka wilayah di sepanjang Sungai Cisadane, yang kelak menjadi cikal bakal Tangerang.

Sebagai tokoh sentral di wilayah tersebut, Raden Aria Wangsakara tidak hanya membangun permukiman, tetapi juga menata kehidupan sosial, keagamaan, dan pertahanan rakyat. Dari sinilah Tangerang tumbuh sebagai wilayah strategis yang memiliki karakter religius sekaligus kuat dalam perlawanan terhadap penjajah.

Dalam catatan sejarah, beliau dikenal sebagai pemimpin perlawanan terhadap VOC Belanda. Ia memimpin rakyat Tangerang dalam menghadapi ekspansi kolonial, mempertahankan wilayah, serta menjaga kedaulatan Kesultanan Banten. Karena peran besarnya dalam perjuangan anti-kolonial itulah, negara kemudian menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Raden Aria Wangsakara pada 10 November 2021.

Diplomat Ulung dan Panglima Perang Berstrategi Tinggi

Keistimewaan Raden Aria Wangsakara terletak pada kelengkapan perannya. Ia bukan hanya panglima perang, tetapi juga seorang diplomat ulung. Dalam berbagai sumber sejarah, beliau dikenal pernah menjadi utusan Kesultanan Banten dalam misi diplomatik, termasuk ke wilayah Timur Tengah seperti Makkah dan negeri-negeri Arab.

Diplomasi tersebut bertujuan memperkuat hubungan keagamaan, politik, dan intelektual Kesultanan Banten dengan dunia Islam internasional. Kemampuan membaca situasi geopolitik, mengatur strategi, serta menjaga wibawa kesultanan menunjukkan bahwa Raden Aria Wangsakara adalah pemimpin dengan kecerdasan strategis yang matang.

Sebagai panglima perang, beliau dikenal piawai menyusun taktik perlawanan berbasis wilayah, rakyat, dan kekuatan lokal—sebuah pendekatan yang efektif dalam menghadapi kekuatan kolonial yang jauh lebih modern secara persenjataan.

Ulama, Kiai, dan Intelektual Tasawuf

Selain sebagai pemimpin politik dan militer, Raden Aria Wangsakara juga merupakan ulama dan kiai. Ia aktif dalam syi’ar Islam, mendirikan pusat pendidikan keagamaan, serta membimbing masyarakat melalui ajaran akhlak dan tasawuf.

Sejumlah literatur sejarah menyebutkan bahwa beliau memiliki karya dan ajaran di bidang tasawuf, yang dipelajari dan diamalkan oleh murid-muridnya. Pendekatan dakwahnya menekankan keseimbangan antara spiritualitas, etika sosial, dan keberanian membela kebenaran. Model kepemimpinan seperti inilah yang menjadikan beliau sosok sentral dan dihormati oleh rakyatnya.

Keteladanan untuk Generasi Muda Tangerang

Bagi masyarakat Tangerang hari ini—terutama generasi muda—Raden Aria Wangsakara adalah figur teladan yang relevan lintas zaman. Ia mengajarkan bahwa religiusitas tidak boleh lepas dari tanggung jawab sosial, bahwa ilmu harus berjalan seiring keberanian, dan bahwa cinta tanah air adalah bagian dari iman dan pengabdian.

Haul Akbar ke-345 ini menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali kesadaran sejarah, membentengi generasi muda dari lupa asal-usul, serta meneguhkan identitas Tangerang sebagai wilayah yang lahir dari perjuangan, dakwah, dan pengorbanan.

Menjaga Warisan, Merawat Sejarah

Peringatan Haul Akbar Raden Aria Wangsakara bukan semata mengenang masa lalu, tetapi menjaga warisan nilai: keberanian, keilmuan, diplomasi, dan spiritualitas. Tangerang berdiri bukan dari ruang kosong, melainkan dari tangan seorang ulama-pejuang yang meletakkan fondasi peradaban.

Pada 21 Januari 2026, Tangerang Raya tidak sekadar berkumpul—tetapi menyatakan sikap: bahwa sejarah tidak boleh dilupakan, dan para pendiri bangsa harus terus dihidupkan dalam ingatan kolektif.

Karena bangsa yang besar bukan hanya yang maju secara fisik, tetapi yang jujur pada sejarahnya sendiri.

Oleh: Didin Syahbudin

ShareTweetShare
Previous Post

Isra Mi’raj di Pesantren Sidadung: Spirit Santri Putri Menjemput Cahaya dan Amanah Peradaban

Next Post

Sebelas Kemungkinan Mengapa DNA Bani Hasyim Ada Yang Berhaplogrup Bukan J1

Related Posts

Telah Terbit Buku Kiai Imad 1000 Halaman Lebih: Sejarah Runtuhnya Nasab Baalwi di Indonesia

29 Juli 2026
224

Tablig Akbar PWI-LS di Pemalang Dipadati Puluhan Ribu Jemaah, Rhoma Irama Serukan Pentingnya Meluruskan Sejarah

29 Juli 2026
55

Pesantren Nahdlatul Ulum Sabet Seluruh Juara Kitab Kasyifatussaja pada MTQ ke-55 Kabupaten Serang 2026

28 Juli 2026
33

Gemilang di MTQ Banten, Santri Pesantren Nahdlatul Ulum Kresek Borong Juara Pertama Cabang Lomba Kitab Kuning

23 Juli 2026
27

PCNU Grobogan Instruksikan Ansor, Banser, dan Pagar Nusa Tak Amankan Acara Habib

21 Juli 2026
154

كتاب الروض الجلي في نسب بني علوي المنسوب للإمام مرتضى الزبيدي كتاب منحول مزيف

5 Juni 2026
128

KH Imaduddin Utsman Al-Bantani Luncurkan Buku “Fakta Historis Usman bin Yahya Menurut Sumber Primer”

31 Mei 2026
512

Ramai Jemaah Ikuti Salat Iduladha di Pesantren Nahdlatul Ulum Kresek dengan Penuh Kekhusyukan

28 Mei 2026
55

Haji Habib bin Buja’, Pewaqaf di Makkah, Asli Keturunan Negeri Aceh Bukan Ba’Alwi

20 Mei 2026
240

Isi Pernyataan Sikap Aliansi Umat Peduli Situs Mbah Bonang

19 Mei 2026
69
Next Post

Sebelas Kemungkinan Mengapa DNA Bani Hasyim Ada Yang Berhaplogrup Bukan J1

Paling Banyak Dilihat

Opini

Kitab Kiai Imad, Qami’ al-Masawi, Jawab Tuntas Kitab Mbah Ryan Kudus Yang Bela Ba’alwi, Al-Khulashah al-Nafisah

by Admin
2 Agustus 2026
265

Diskursus nasab batalnya nasab Ba’alwi (habaib) di Indonesia yang dimotori ulama Banten K.H. Imaduddin Utsman al-Bantani (Kiai Imad), telah membawa...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

Kitab Kiai Imad, Qami’ al-Masawi, Jawab Tuntas Kitab Mbah Ryan Kudus Yang Bela Ba’alwi, Al-Khulashah al-Nafisah

Kesadaran Merata Pribumi atas Eksistensi Habaib di Indonesia

جواب عماد الدين عثمان البنتني عن كتاب الخلاصة النفيسة لابن حرجو الجاوي

Telah Terbit Buku Kiai Imad 1000 Halaman Lebih: Sejarah Runtuhnya Nasab Baalwi di Indonesia

Tablig Akbar PWI-LS di Pemalang Dipadati Puluhan Ribu Jemaah, Rhoma Irama Serukan Pentingnya Meluruskan Sejarah

Pesantren Nahdlatul Ulum Sabet Seluruh Juara Kitab Kasyifatussaja pada MTQ ke-55 Kabupaten Serang 2026

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
71.6k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
52.1k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.5k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25