• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home Ulama Fiqih

Plat “G” Mengaku Cucu Nabi, Senyumin Aja, Lalu Abaikan

by Admin
4 September 2024
in Fiqih, KH Imaduddin al Bantani, Kitab, Manuskrip, Opini, Sejarah, Tokoh, Ulama
5 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Agus Abubakar al-Habsyi dalam sebuah podcast di Padasuka TV mengatakan: “Kalau anda mengatakan keturunan orang itu rungkad, anda tidak mempunyai bukti yang pasti dan tidak disepakati oleh banyak orang hanya anda sendiri, ya anda harus juga siap untuk, kalau meyakini dengan pasti Haqul yaqin ya kan anda harus siap dong terima risikonya, …tapi tidak ada yang berani nerima sumpah laknat itu, saya nawarin, saya bilang silakan kalau ada yang menuduh, saya tidak memaksakan diri, kalau bagi saya, Kalau memang saya keturunan saya salah, lebih baik saya mati aja, … ini kan masalah kehormatan juga karena menyangkut orang tua kami yang mewariskan catatan buat kami…Kalau anda menuduhnya salah dan memastikan haqul yaqin sebagaimana Roma Irama menyatakannya, ya mari kita sumpah laknat… Saya tawarkan, kesempatan ini saya gunakan untuk menawarkan kepada siapun yang merasa haqul yaqin, kita siap sumpah laknat kalau tidak mubahalah…”

Wow…dahsyat. Sudah terbukti Plat “G” masih siap sumpah laknat dan mubahalah. Kira-kira apa yang membuatnya berani melawan “sunnatullah” dan ilmu pengetahuan sedemikian rupa. Bahkan katanya ia siap mati. Begini: Ada warisan kalung emas, dengan surat dari sebuah toko emas di tahun 1945, ketika hendak dijual di toko emas tahun 2024 ternyata itu bukan kalung emas hanya kalung kuningan. Bapak pemilik toko emas itu menjelaskan “Kalung bapak bukan emas tapi kuningan.” “ Tidak bisa. Ini kalung emas. Kalau anda mengatakan bahwa kalung saya ini adalah kuningan berarti anda menuduh orang tua saya berdusta. Ini sebuah kehormatan. Pokoknya anda harus percaya kalung saya ini kalung emas, anda harus bayarin kalung ini seharga kalung emas, kalau anda tidak mau, ayo kita mubahalah, siapa diantara kita yang akan mati celaka.” Kalau mengahadapi orang semacam itu, kira-kira apa respon tukang emas itu? PALING SENYUM. LALU MENGGARISKAN JARI TELUNJUK KE JIDATNYA. LALU MENGABAIKANNYA.

Dalam kitab Muqaddimat fi ‘Ilmi al-Ansab Syekh Khalil Ibrahim menyajikan tulisan pakar DNA Arab, Professor Ubaedillah (h.178). dalam tulisan tersebut, Prof. Ubaedillah menyatakan bahwa:

“Tes DNA telah mampu membongkar orang yang mengaku keturunan Ahlibait dengan palsu dan dusta. Hal itu ketika hasil tes DNA mereka menunjukan bahwa mereka adalah dari keturunan Persia dan Kaukasus. Maka tidak aneh mereka memerangi ilmu tes DNA ini dalam situs-situs mereka. Berbeda dengan hasil tes DNA para asyraf lain yang terkenal yang sama dan dekat dengan DNA Adnan.”

Baca Juga

Kitab “Al-Raudh Al-Jali fi Nasab Bani Alawi” yang Dinasabkan kepada Imam Murtadha Al-Zabidi adalah Kitab Palsu dan Manhul

كتاب أبناء الإمام في مصر والشام الحسن والحسين كتاب مزور منحول

Kitab “Abna’ al-Imam fi Misr wa asy-Syam al-Hasan wal-Husain” adalah Kitab Palsu dan Manhul

Framework Melihat Imigran Yaman dan Amalan Habib Baalwi, Tudingan Operasi Intelijen hingga Kyai Ikhya dan Nabi Adam: Kelompok Kyai Imad Outlier!

KH Syam’un: Jenderal Ulama dan Tokoh NU

Dari pemaparan professor Ubaidillah ini, kita mengetahui bahwa pengakuan nasab nabi di masa lalu bukan hanya dilakukan oleh Klan Ba’alwi, tetapi banyak dilakukan oleh Klan lainnya. Lalu, ketika ilmu pengetahuan manusia mencapai titik seperti hari ini, di mana ikatan kekerabatan jalur ayah khususnya dapat ditelusuri secara presisi dengan DNA yang tercatat dalam tubuh setiap laki-laki yang hidup hari ini, kedok mereka terbongkar. Banyak diantara mereka yang ratusan tahun lalu leluhurnya mengaku sebagai keturunan Nabi ternyata setelah di periksa darahnya menunjukan bahwa jangankan keturunan Nabi, ternyata mereka Orang Arab saja bukan. gaya-gaya seperti Agus Abubakar Al-Habsyi yang setelah tes DNA masih mengaku cucu Nabi padahal hasilnya Plat “G” itu terjadi bukan hanya di Indonesia, tetapi di Timur Tengah pun sama. Mereka yang mengaku cucu Nabi lalu hasilnya bukan “J1” mereka shok dan mendadak tidak mengakui keakuratan hasil tes DNA.

Bahkan Agus Abubakar Al-Habsyi samapai menantang mubahalah kepada Bang Haji Rhoma Irama. Sebagaimana kita ketahui Raden Haji Oma Irama, seorang pendakwah dan Raja Dangdut Indonesia, telah memproklamasikan bahwa ia yakin seyakin-yakinnya bahwa Ba’alwi bukan cucu Nabi.

Prof Ubaidillah juga mengatakan:

“Tes DNA bukan hanya perusahaan dagang seperti dugaan sebagian orang, tetapi ia adalah suatu disiplin ilmu, sudah ada ilmuan dibidangnya dan mempunyai istilah-istilah dan referensi-referensi sejak dulu. Setiap perusahaan-perusahan ini di bawah pengawasan perkumpula ilmuan genetic internasional yaitu International Sociate of Genetic Genealogi.” (ISOGG)” (h.179)
Prof Ubaidillah juga mengatakan:
“untuk mengetahui DNA sebuah kabilah tidak memerlukan sampel DNA kakek, seperti yang diduga sebagian orang. Tetapi ia dapat diketahui dengan membandingkan dua sampel atau beberapa sampel dari kabilah itu.” (h.179)

Prof Ubaidillah juga mengatakan:

“DNA adalah stempel yang dijadikan pegangan di masa depan. Ia adalah hukum pasti bagi pengakuan nasab perorangan atau kelompok. Dan akan membawa keengganan untuk meneliti surat-surat dan manuskrip-manuskrip sejarah masa lalu yang berkaitan dengan nasab. DNA pula akan menggantikan stempel para syekh dan ahli nasab karena ilmu nasab adalah ilmu riwayat yang bersifat dzanni…ilmu DNA akan merubah ilmu nasab dari ilmu dzanni yang bersifat tarjih yang terkadang terjadi pemalsuan menjadi ilmu yang rasional yang terhormat yang berdasar hasil-hasil tes yang presisi yang tidak akan salah dengan kekuasaan, hikmah, dan pengaturan Allah Azza wajalla”. (h.179)

Dari sini penulis mengatakan, bahwa pengakuan Klan Ba’alwi sebagai keturunan Nabi Muhammad SAW seharusnya diabaikan. Karena berdasarkan tes DNA para individu dari Klan Ba’alwi diperoleh hasil bahwa mereka terkelompokkan dalam Haplogroup G, bukan J1. Berdebat tentang keabsahan surat dari sebuah kalung emas tidak ada gunanya, jika setelah diperiksa bahwa kalung itu ternyata bukan terbuat dari emas tetapi hanya tembaga biasa. Individu atau komunitas tertentu yang mengaku memiliki konektivitas genealogi kepada Nabi, ketika terjadi khilafiyah secara ilmu nasab dan sejarah, baru dianggap laik untuk ditelusuri setelah lulus uji DNA. Jika DNA-nya saja sudah melenceng, maka penulusuran ilmu nasab dan sejarah itu menjadi kontraproduktif, tidak signifikan dan absurd.

Sebagai pengetahuan kepada masyarakat, penulis akan kutipkan pendapat Prof. Ubaidillah tentang Haplogroup dan apa saja kode-kode haplogroup itu, lalu kawasan mana destinasi dari kode-kode tersebut.

Prof. Ubaidillah mengatakan:

“Haplogroup adalah kumpulan besar haplotype. Haplotype adalah kumpulan mutasi-mutasi yang ditemukan bagi sebuah gen yang diwarisi apa adanya pada kromosom Y. haplogroup dapat mencari keturunan genetic garis laki ribuan tahun ke atas…haplogroup dengan semua cabang-cabang dan mutasi-mutasinya akan naik di suatu masa kepada satu individu yaitu kakek bersama genetic.” (h.179)

Prof Ubaidillah menyatakan:

  1. Haplogroup A: adalah haplogroup untuk keturunan bangsa Etiopia, Sudan,
  2. Haplogroup B: Afrika
  3. Haplogroup C: India, Srilangka, Asia Tenggara,
  4. Haplogroup D: Asia tengah, Mongoloia, Selatan Asia.
  5. Haplogroup E: Afrika.
  6. Haplogroup G: Utara Asia Tengah, Pakistan, Afganistan. Haplogroup G Disebut Haplogruop Kaukasus kerena ke luar dari haplo ini 2 % dari penduduk barat laut Eropa, 8-10 % dari penduduk Asbania, Italia, Yunan, Turki, 30% dari penduduk Georgia dan Azerbaijan, 50% dari penduduk Ositia Utara, 18% dari orang Druze, 10% dari Yahudi Askenazi, dan 20% dari Yahudi Maroko.
  7. Haplogroup R: Utara laut hitam dari Orasia, Eropa Timur, India, Irlandia.
  8. Haplogroup I: Eropa, Viking.
  9. Haplogroup H: India Dravida, Pastun, Iran.
  10. Haplogroup L: India
  11. Haplogroup M: Guinea
  12. Haplogroup N: Utara Asia, Cina, Mongolia,
  13. Haplogroup O: Asia Timur, Cina, Malaysia, Vietnam, Indonesia, Korea, Jepang.
  14. Haplogroup K: Iran, Mesir, Papuanugini.
  15. Haplogruop Q: Amerika
  16. Haplogroup S: Papuanugini, Indonesia, Melanesia
  17. Haplogroup T: Iran, Mesir, Afrika.
  18. Haplogroup J: Timur Tengah, Arab Syamiyah.
  19. Haplogroup J2: Asia Tengah, Iran, India, Kurdi.
    (kitab Muqaddimat hal. 181-185 diringkas)

Penulis: Imaduddin Utsman-Al-Bantani

ShareTweetShare
Previous Post

Operasi Klandestin Klan Habib Baalwi Copy Paste Operasi Zionis Israel Ke Palestina

Next Post

Syarat-syarat Terjadinya Revolusi Sosial

Related Posts

Kitab “Al-Raudh Al-Jali fi Nasab Bani Alawi” yang Dinasabkan kepada Imam Murtadha Al-Zabidi adalah Kitab Palsu dan Manhul

5 Juni 2026
33

كتاب أبناء الإمام في مصر والشام الحسن والحسين كتاب مزور منحول

4 Juni 2026
31

Kitab “Abna’ al-Imam fi Misr wa asy-Syam al-Hasan wal-Husain” adalah Kitab Palsu dan Manhul

4 Juni 2026
38

Framework Melihat Imigran Yaman dan Amalan Habib Baalwi, Tudingan Operasi Intelijen hingga Kyai Ikhya dan Nabi Adam: Kelompok Kyai Imad Outlier!

3 Juni 2026
47

KH Syam’un: Jenderal Ulama dan Tokoh NU

3 Juni 2026
24

Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Hadirkan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam Modern

31 Mei 2026
165

Menguji Statement “Jangan Generalisir Klan Habib Baalwi, Setiap Suku Ada Yang Baik dan Buruk”

31 Mei 2026
61

Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah

29 Mei 2026
132

Warga NU Wajib menyayangi 86 Marga Keturunan Nabi Muhammad SAW Ini: Laporan Untuk K.H. Miftahul Akhyar

28 Mei 2026
233

Gema Takbir Iduladha di Pesantren Nahdlatul Ulum Kresek Banten Berlangsung Khidmat

28 Mei 2026
30
Next Post

Syarat-syarat Terjadinya Revolusi Sosial

Paling Banyak Dilihat

Berita

كتاب الروض الجلي في نسب بني علوي المنسوب للإمام مرتضى الزبيدي كتاب منحول مزيف

by Admin
5 Juni 2026
23

بقلم عماد الدين عثمان البنتني الجاوي الشافعي (رئيس لجنة الفتوى في مجلس علماء اندونيسيا في محافظة بنتن)کتاب الروض الجلي في...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

كتاب الروض الجلي في نسب بني علوي المنسوب للإمام مرتضى الزبيدي كتاب منحول مزيف

Kitab “Al-Raudh Al-Jali fi Nasab Bani Alawi” yang Dinasabkan kepada Imam Murtadha Al-Zabidi adalah Kitab Palsu dan Manhul

كتاب أبناء الإمام في مصر والشام الحسن والحسين كتاب مزور منحول

Kitab “Abna’ al-Imam fi Misr wa asy-Syam al-Hasan wal-Husain” adalah Kitab Palsu dan Manhul

Framework Melihat Imigran Yaman dan Amalan Habib Baalwi, Tudingan Operasi Intelijen hingga Kyai Ikhya dan Nabi Adam: Kelompok Kyai Imad Outlier!

KH Syam’un: Jenderal Ulama dan Tokoh NU

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
71.1k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
52k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.4k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25