• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home Opini

K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani Haramkan Putri Indonesia Dinikahkan dengan Laki-Laki Habaib

by Admin
16 Juli 2026
in Opini
1 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

​BANTEN — Isu keabsahan nasab klan Ba’alawi (Habaib) di Nusantara terus menggelinding panas. Baru-baru ini, sebuah potongan video pernyataan tokoh ulama asal Banten, K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani, kembali viral di media sosial. Dalam video tersebut, K.H. Imaduddin secara tegas menyerukan larangan—bahkan menggunakan istilah “mengharamkan secara kebangsaan”—pernikahan antara perempuan keturunan Nusantara dengan laki-laki dari kalangan Ba’alawi.

​Pernyataan tersebut ia sampaikan sebagai respons atas adanya tradisi di internal kalangan Habaib yang membatasi atau melarang perempuan Syarifah menikah dengan laki-laki di luar klan mereka (non-habib).

​”Mereka kan melarang, bahkan ada yang mengharamkan perempuan itu nikah dengan laki-laki yang non mereka. Ya itu sah-sah saja mereka ingin mengharamkan anaknya kawin dengan siapa. Kami juga sekarang mengharamkan anak-anak kami dikawin sama Habaib,” ujar K.H. Imaduddin dalam potongan video tersebut.

​K.H. Imaduddin menilai, dilihat dari kacamata sejarah dan silsilah, masyarakat Nusantara memiliki kedudukan silsilah yang sangat luhur dan jauh lebih berkelas. Ia menyebut bahwa banyak keluarga di Indonesia yang merupakan keturunan langsung dari para raja, pejuang, serta wali penyebar Islam di Nusantara.

Baca Juga

Problem Linguistik Gelar Habib dan Tawaran Solusinya

Tantangan Muktamar NU ke-35: Masukan dan Harapan Untuk Ketua PWNU dan PCNU

Kitab Kiai Imad, Qami’ al-Masawi, Jawab Tuntas Kitab Mbah Ryan Kudus Yang Bela Ba’alwi, Al-Khulashah al-Nafisah

Kesadaran Merata Pribumi atas Eksistensi Habaib di Indonesia

PASCA THESIS, Menyelamatkan Akal Sehat: Mengapa Agama Tidak Boleh Dijadikan Alat Pembodohan

​”Enggak level kita. Turunan raja, turunan wali, turunan para pejuang-pejuang di Nusantara dinikahkan dengan laki-laki dari Ba’alawi yang bukan turunan siapa-siapa,” tegasnya.

​Lebih lanjut, ia merinci tokoh-tokoh besar Nusantara yang garis keturunannya masih terjaga di Indonesia hingga saat ini. Di antaranya adalah keturunan Ken Arok, Jayabaya, Raden Wijaya, Sultan Hasanuddin, Raden Patah, serta para Wali Songo seperti Sunan Gunung Jati, Sunan Ampel, dan Sunan Giri.

​Mengacu pada klaim hasil kajian sejarah dan genetiknya yang meragukan silsilah Ba’alawi tersambung kepada Nabi Muhammad SAW, K.H. Imaduddin mengimbau masyarakat Indonesia untuk menjaga kehormatan garis keturunan leluhur mereka sendiri. Ia meminta agar prinsip kesetaraan atau kafa’ah (sekufu) dalam pernikahan ditegakkan demi menjaga marwah keluarga Nusantara.

​”Maka saya minta pada bangsa Indonesia yang turunan para raja-raja ini, jangan sampai anak perempuannya dinikahkan dengan turunan yang enggak jelas begitu. Saya mengharamkan secara kebangsaan untuk menikahkan anak-anak kita perempuannya dengan laki-laki mereka yang tidak selevel, tidak sekufu,” pungkasnya di akhir video tersebut.

ShareTweetShare
Previous Post

Syekh Muhammad Syarif Al-Shawwaf, Nasab Palsu Membela Nasab Palsu

Next Post

PASCA THESIS, Menyelamatkan Akal Sehat: Mengapa Agama Tidak Boleh Dijadikan Alat Pembodohan

Related Posts

Problem Linguistik Gelar Habib dan Tawaran Solusinya

13 Agustus 2026
43

Tantangan Muktamar NU ke-35: Masukan dan Harapan Untuk Ketua PWNU dan PCNU

12 Agustus 2026
40

Kitab Kiai Imad, Qami’ al-Masawi, Jawab Tuntas Kitab Mbah Ryan Kudus Yang Bela Ba’alwi, Al-Khulashah al-Nafisah

2 Agustus 2026
307

Kesadaran Merata Pribumi atas Eksistensi Habaib di Indonesia

2 Agustus 2026
68

PASCA THESIS, Menyelamatkan Akal Sehat: Mengapa Agama Tidak Boleh Dijadikan Alat Pembodohan

20 Juli 2026
83

Syekh Muhammad Syarif Al-Shawwaf, Nasab Palsu Membela Nasab Palsu

16 Juli 2026
293

Elegi Garis Nasab: Antara yang Hakiki dan yang Imitasi (Y DNA Nabi Ibrahim Versi Rumail Abbas)

6 Juli 2026
190

Emha Ainun Najib: Nasab dan Harga Diri Bangsa dan Kesadaran Bernegara

29 Juni 2026
145

Penjabaran Psikologis: Festival Su’ul Khotimah Klan Habib Baalwi dan Muhibbinnya

24 Juni 2026
125

Membaca Lima Arus Kepentingan Eksternal dalam Muktamar NU 2026

24 Juni 2026
144
Next Post

PASCA THESIS, Menyelamatkan Akal Sehat: Mengapa Agama Tidak Boleh Dijadikan Alat Pembodohan

Paling Banyak Dilihat

Opini

Problem Linguistik Gelar Habib dan Tawaran Solusinya

by Admin
13 Agustus 2026
43

Penulis: Rifky Zulkarnaen J. Baswara Tanggal 13 Juli 2024 penulis telah menguraikan permasalahan penggunaan diksi ‘habib’ yang saat itu banyak...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

Problem Linguistik Gelar Habib dan Tawaran Solusinya

Tantangan Muktamar NU ke-35: Masukan dan Harapan Untuk Ketua PWNU dan PCNU

Kitab Kiai Imad, Qami’ al-Masawi, Jawab Tuntas Kitab Mbah Ryan Kudus Yang Bela Ba’alwi, Al-Khulashah al-Nafisah

Kesadaran Merata Pribumi atas Eksistensi Habaib di Indonesia

جواب عماد الدين عثمان البنتني عن كتاب الخلاصة النفيسة لابن حرجو الجاوي

Telah Terbit Buku Kiai Imad 1000 Halaman Lebih: Sejarah Runtuhnya Nasab Baalwi di Indonesia

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
71.6k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
52.1k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.6k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25