SERANG – Perjalanan mudik yang panjang seringkali membuat para pemudik membutuhkan tempat singgah untuk beristirahat. Menjawab kebutuhan itu, Dewan Masjid Indonesia (DMI) menghadirkan Posko Mudik DMI 1447 Hijriah di Alun-Alun Kramatwatu, Kabupaten Serang.
Posko ini menjadi ruang pelayanan yang digerakkan oleh masjid untuk membantu para pemudik yang melintas di jalur Serang.
Ketua PWI DMI Banten KH Bunyamin Hafiz bersama Wakil Ketua I PW DMI Banten KH Ibnu Baliran meninjau sekaligus membuka posko tersebut pada Jumat (13/3/2026).
Pada kesempatan itu, para relawan menerima rompi tugas resmi DMI Banten dengan tulisan “Dari Masjid Untuk Indonesia” di bagian punggung. Rompi tersebut dipakaikan langsung oleh kedua tokoh DMI tersebut sebagai simbol kesiapan melayani masyarakat.
KH Bunyamin Hafiz mengaku bangga dengan inisiatif PD DMI Kabupaten Serang yang mampu menghadirkan posko pelayanan bagi pemudik.
“Saya bangga jika setiap PD DMI bergerak seperti ini. Kerja tim seperti ini bisa membuat Banten hidup dengan pelayanan masyarakat. Manfaatnya langsung dirasakan para pemudik,” ujarnya.
Ia juga mengajak para pemudik untuk menjadikan Posko Mudik DMI sebagai tempat singgah yang aman dan nyaman selama perjalanan.
“Silakan mampir untuk beristirahat atau shalat. Semoga Allah memberikan kelancaran dan keselamatan kepada para pemudik hingga sampai di kampung halaman,” katanya.
Menurut KH Ibnu Baliran, posko ini mulai beroperasi sejak 13 Maret 2026 dan akan melayani pemudik hingga tujuh hari setelah Hari Raya Idul fitri.
Untuk memudahkan akses informasi, DMI Banten juga menyiapkan flyer posko mudik lengkap dengan barcode lokasi yang dapat dipindai oleh para pemudik.

Sementara itu, Ust. Roufurrohim Sekretaris PD DMI Kabupaten Serang menjelaskan berbagai fasilitas yang disediakan untuk pemudik di posko tersebut. Posko menyediakan berbagai fasilitas seperti tempat shalat, ruang istirahat, makanan ringan dan takjil, air mineral, kopi, ruang ibu menyusui, fasilitas pengisian daya ponsel, kotak P3K, hingga layanan pijat bagi pemudik.
Melalui posko ini, DMI berharap masjid tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga pusat pelayanan sosial bagi masyarakat. (KD)