• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home Berita

Kajian Ilmiah Nasab Habaib Ba’alawy, Tidaklah Menentang Nasab Leluhur Keluarga Walisongo

by Admin
1 Mei 2023
in Berita, KH Imaduddin al Bantani, Kisah, Tokoh, Ulama
3 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: R.Tb.M. Nurfadhil Satya Tirtayasa, S.Sos., M.A. (Ketua Umum Robithoh Babad Kesultanan Banten)

Silsilah Leluhur Para Walisongo dikenal masyarakat sebagai keturunan Nabi Muhammad SAW. Versi Jalur silsilah yang banyak dikenal masyarakat adalah yang melalui jalur Azmatkhan Ba’alawy muasal Yaman.

Namun perlu diketahui saat ini Naqib Alawiyyin Internasional mengklasifikasikan Walisongo dan keluarga keturunannya bukan ke jalur Azmatkhan Ba’alawy tapi ke versi jalur sanad nasab lainnya. 

Jadi kajian ilmiah dan adu hujjah nasab terkait keabsahan silsilah para Habaib Ba’alawy muasal Yaman yang sedang viral di media sosial, bagi yang mengetahui silsilah Walisongo versi sanad Naqib Internasional, bukanlah menggugat tentang leluhur keluarga Walisongo. 

Terindikasi sempat ada distorsi pengkaburan sejarah dan silsilah leluhur Walisongo oleh oknum Habib Ba’alawy muasal Yaman di masa lalu. 

Dalam sejarah masyhur nusantara. Leluhur Wali Nusantara ada yang berasal dari Maghrib / Maroko dan terindikasi dari banyaknya gelar Maulana Maghribi (bukan gelar Maulana Yamani ataupun Maulana Al Hadhrami) dan ada yang berasal dari Samarkand Uzbekistan Asia Tengah terindikasi dari penggunaan gelar Asmarakandi pada ayah Sunan Ampel , dan penggunaan gelar Makhdum, gelar zuriat Ahlul Bait Nabi yang lazim digunakan di Asia Tengah dan Nagad88 jelas keluarga Walisongo tidak menggunakan gelar Habib, sebagaimana kelaziman gelar yang dipakai keluarga Ba’alawy muasal Yaman. 

Contoh Walisongo yang menggunakan gelar Makhdum adalah Sunan Bonang Makhdum Ibrahim dan Syarif Hidayatullah Sunan Makhdum Gunung Jati. 

Jalur muasal dari Maroko menurunkan Sunan Giri dan Sunan Kudus yang berdasar data Serat Walisana,  dikolaborasikan dengan data Malaka dan Naqib Maroko berjalur turunan kepada kabilah Al Jailani Al Hasani dan sudah mendapat isbat nasab dari Naqib Internasional antara lain dari Maroko, Irak dan Turki. 

Sedangkan dari jalur muasal Uzbekistan Asia Tengah sesuai dengan data pihak Keprabon Cirebon bernasab via jalur Al Kazhimi Al Husaini, diakui jalur ini namun untuk sanad detailnya sedang proses isbat Naqib Internasional melalui Naqib Hasyimiyyun Turki. 

Di Cirebon ada berbagai versi data silsilah leluhur Sunan Gunung Jati yang berbeda. Pihak peneliti nasab dari keluarga Walisongo, meneliti bahkan menggunakan perbandingan hasil tes DNA sampel keturunan melalui Peta Migrasi Leluhur untuk meneliti versi mana yang paling shoheh diantara berbagai versi yang ada. 

Penggunaan tes DNA untuk meneliti keabsahan silsilah jalur Alawiyyin di kalangan Internasional juga sudah dilakukan oleh Naqib Jordan dan Naqib Mesir. Sehingga penelitian nasab memperbandingkan data hasil tes genetik dengan data tertulis yang dilakukan peneliti dari kalangan keluarga Walisongo yang tergabung dalam wadah organisasi NAAT (Naqobah Ansab Auliya Tis’ah) memenuhi kaidah ilmiah ilmu nasab Internasional.

Silsilah yang dianggap paling shoheh oleh pihak peneliti untuk jalur leluhur Sunan Ampel dan Syarif Hidayatullah Sunan Gunung Jati adalah yang melalui jalur Al Kazhimi Al Husaini sebagaimana data yang dipelihara oleh pihak Keprabon Cirebon. 

*) Bukti peta migrasi leluhur dari hasil tes Y-DNA.

Peta migrasi leluhur dari hasil tes Y-DNA
Peta migrasi leluhur dari hasil tes Y-DNA

Dari penelitian DNA, peta migrasi khusus yang sesuai dengan kode genetik yg ada di sampel trah Sunan jalur Al Husaini menunjukkan migrasi yang sinkron dengan riwayat muasal dari Hijaz ke Irak – Iran ke Uzbekistan Asia Tengah ke India / Pakistan lantas ke Nusantara.

Baca Juga

Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

Achmad Ubaedillah dan Hassan Wirayuda Raih Penghargaan Putra Terbaik Kabupaten Tangerang dalam Hubungan Internasional

Sejarah Hidup KH. Abdul Gani, Miliarder NU dari Banten

Lepas Jalan Sehat Sarungan Hari Santri Nasional 2026 di Pandeglang, Andra Soni Tegaskan Peran Strategis Santri bagi Banten

Dapat diliat pula peta migrasi tersebut tidak sesuai dengan silsilah Walisongo versi Azmatkhan Ba’alawy muasal Yaman yang konon semestinya dari Irak hijrah ke Yaman dulu (arah barat daya) baru ke India (arah timur) lantas ke nusantara. 

Jadi versi silsilah leluhur Sunan Gunung Jati dan Sunan Ampel jalur Al Kazhimi Al Husaini ditemukan bersesuaian dengan peta migrasi leluhur dari sampel keturunan Walisongo yang diuji tes DNA serta disimpulkan lebih shoheh. 

Sampel DNA trah Walisongo Alhamdulillah, terbukti pula sebagai turunan ahlul bait Nabi dengan ditemukannya kode mutasi genetik / SNP dari kode Ahlul Bait Nabi. Wallahu a’lam bishowab.

(Kang Diens)

Tags: ba alawi rungkadBa Alwibahar bin smithDzuriyyahDzuriyyah Nabihabaibhabibhanif alatasHRSKeturunan Nabiketurunan palsuKeturunan RasulullahNasabnasab palsupemalsuan nasabpemalsuan silsilahRasulRasulullah SAWrekomendasi kepada negarasanad ilmuSilsilah Habibsilsilah nasabtest DNAUbaidUbaidillahulama
ShareTweetShare
Previous Post

Dekonstruksi Pemahaman Habib Di Indonesia

Next Post

Nasab Ba Alawi Terputus 550 Tahun Bisa Diyakini Dengan Husnudzon?

Related Posts

Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

23 Oktober 2026
54

INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

22 Oktober 2026
89

Achmad Ubaedillah dan Hassan Wirayuda Raih Penghargaan Putra Terbaik Kabupaten Tangerang dalam Hubungan Internasional

19 Oktober 2026
79

Sejarah Hidup KH. Abdul Gani, Miliarder NU dari Banten

19 Oktober 2026
48

Lepas Jalan Sehat Sarungan Hari Santri Nasional 2026 di Pandeglang, Andra Soni Tegaskan Peran Strategis Santri bagi Banten

18 Oktober 2026
21

Anak Umar bin Hafidz Mengangkat Kakinya Saat Bertemu Ketua MPR RI Ahmad Muzani

14 Oktober 2026
393

RMI NU Banten: Penyusunan Pergub dan Penyaluran Bantuan Pesantren Harus Inklusif, Jangan Dimonopoli Satu Kelompok

9 Oktober 2026
67

RMI PWNU BANTEN DORONG SINERGI PEMBERDAYAAN PESANTREN, SAMBUT POSITIF RENCANA PERGUB BANTEN

9 Oktober 2026
52

Kesaksian Kromosom (Y-DNA) Terhadap Validitas Nasab Tradisional Asyraf Al-Musawi Al-Husaini di Karbala

8 Oktober 2026
131

Pesantren Afiliasi NU di Bogor Disegel, KH Imaduddin: Gaya PKI Semacam Itu Harus ditindak Aparat

3 Oktober 2026
221
Next Post

Nasab Ba Alawi Terputus 550 Tahun Bisa Diyakini Dengan Husnudzon?

Paling Banyak Dilihat

Berita

Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

by Admin
23 Oktober 2026
54

Tangerang—Rangkaian peringatan hari santri di Kecamatan Kresek Kabupaten Tangerang berlangsung dua hari yaitu pada hari Rabu dan Kamis 21-22 Oktober...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

Self-Love Berbasis Kemanusiaan: Meretas Sakralisasi Dogma Muhibbin-Habib dan Menata Rasionalitas Cinta

Achmad Ubaedillah dan Hassan Wirayuda Raih Penghargaan Putra Terbaik Kabupaten Tangerang dalam Hubungan Internasional

Sejarah Hidup KH. Abdul Gani, Miliarder NU dari Banten

Lepas Jalan Sehat Sarungan Hari Santri Nasional 2026 di Pandeglang, Andra Soni Tegaskan Peran Strategis Santri bagi Banten

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
72.2k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
52.3k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.8k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25