• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home Opini

Kekagumanku Terhadap Gus Dur

Gus Dur, adalah murid SMEP, santri Krapyak, santri Tambak Beras, santri Tegal Rejo, santri sekaligus keluarga ndalem Tebuireng, mahasiswa al-Azhar Mesir, mahasiswa Universitas Baghdad. Gus Dur yang mahir berbahasa Asing lebih dari 3. Bahkan saking jeniusnya Gus Dur mampu hafal 2000 nomor pengguna telpon. Syair-syair Arab Baduwi, hafal diluar kepala selain Alfiah Ibnu Malik dan matan Zubad Ibnu Ruslan.

by Hamdan Suhaemi
27 Agustus 2021
in Opini
3 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Hamdan Suhaemi

Sejak usia remaja untuk pertama kalinya saya mengenal figur Gus Dur melalui majalah Tebuireng edisi 1985 dari Kaka perempuan saya yang mesantren di pondok Tebuireng Puteri, Cukir. Majalah itu sudah kusam sebab baru dibaca tahun 1992.

Kebetulan isi majalah itu tentang Muktamar NU di Asem Bagus Situbondo 1984, di Pesantren Salafiyah Syafeiyah yang diasuh al-Alim al-Allamah Syaikh As’ad Syamsul Arifin, salah satu saksi sejarah lahirnya NU, saat beliau menjadi santri Syaikhona Kholil Bangkalan Madura. Muktamar 1984, yang saya baca di majalah tersebut tentang resolusi kembali ke khittah NU 1926 dan menerima azaz tunggal Pancasila.

Pertama melihat gambar Gus Dur tengah mendampingi Presiden Soeharto dan KH. Achmad Siddiq dalam membuka acara Muktamar 1984 di Situbondo tersebut, kesan awal ” ini siapa “? sementara melihat KH. Achmad Siddiq pasti kesannya ulama besar yang kharismatik. Nama Gus Dur, awalnya agak aneh, ini nama orang Tionghoa atau nama apa ini ? tapi ada keterangan KH. Abdurrahman Wahid ( Gus Dur ), baru paham ketika sebutan Gus itu merujuk pada putera kiai, sedangkan Dur adalah panggilan akrab bagi Abdurrahman Wahid saat kecil, ketika dipanggil kakeknya yakni Hadrotusyaikh Hasyim Asy’ari kepadanya dengan panggilan Dur saat masih di Tebuireng.

Berapa tahun kemudian setelah lama tidak baca majalah Tebuireng dan hanya punya satu-satunya edisi tahun tersebut. Tersiar berita di koran-koran dan di TV bahwa ada Muktamar NU di Cipasung Tasikmalaya tahun 1994, tepatnya di pesantren yang diasuh oleh ulama besar dari Jawa Barat, yakni Ajengan KH. Ilyas Ruchiyat.

Ramai pemberitaan Muktamar NU Cipasung telah memancing saya untuk menyimak dan mengikuti perkembangan, sejak usia belasan tahun merasa di hati ini ada ” sesuatu ” terhadap NU, serasa ada getar cinta. Entah datang dari sebab apa timbul itu. Tapi yang jelas mengenal figur Gus Dur itu yang terkesan adalah putera KH. Wahid Hasyim, darah biru NU, cucu Hadrotusyaikh, intelektual muslim, kiai Tebuireng, Ketum PBNU, dan jenis kiai yang nyeleneh, humoris serta enigmatik. Prof Dr. Nurcholish Madjid atau Cak Nur menyebutnya lelaki yang memiliki ” flash of mind ” ( kilatan pemikiran ).

Rivalitas atas hegemoni rezim Orde Baru di saat Muktamar NU Cipasung 1994, baru saya pahami setelah membaca buku-buku tentang NU yang ditulis oleh peniliti asing, yang kebetulan bukunya punya Kakak yang kuliah di IAIN Sunan Kali Jaga Jogjakarta, aktivis PMII cabang Jogja. Menarik ternyata Gus Dur ini beda.

Baca Juga

Tedi Isyaratkan Ada Reshuffle Kabinet, Kiai Imad Usul Presiden Copot Nusron Terkait Korupsi Kuota Haji

Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

Muktamar NU 2026 and The Art of Letting Go

Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas

Beruntungnya Orang yang Saling Memaafkan di Hari Raya Idul Fitri

Tahun 1998, saat mesantren di Cidahu Cadasari Pandeglang, untuk pertama kalinya saya bertemu langsung dengan Gus Dur, ketika Gus Dur hendak berobat ke Amerika, namun sowan ke Syaikh Dimyathi ( Abuya Dim ). Ditemani KH. Aris Junaedi ( jika tidak salah nama ) beliau Gus Dur berjalan untuk masuk Majlis Seng ( Majelisnya Abuya Sepuh ), dan sepontanitas saya yang santri kucel ini langsung cium tangan beliau tanda haru, tokoh yang saya idolakan tengah di depan mata. Bahkan bergegas memapah tangan beliau hingga masuk Majlis Seng hingga duduk. Kemudian cukup dari luar majlis saya tunggu beliau.

Tidak lama dari pertemuan itu terjadi peristiwa bersejarah yaitu Reformasi 1998, dimulai tanggal 12 hingga 21 Mei. Ramai pemberitaan demo mahasiswa hampir memenuhi ruang media, baik cetak maupun elektronik. Hingga klimaksnya terjadi suksesi kepemimpinan nasional dari Presiden Soeharto ke Prof. Dr. Ing B.J Habibie. Jatuhnya Presiden Soeharto karena tuntutan reformasi dari para mahasiswa tentu membuka lembaran baru peta politik nasional.

Tahun 1999, pasca pemilu digelar dengan diikuti partai politik hingga berjumlah 48 peserta pemilu, menjadi titik perubahan bangsa. Terpilihnya Gus Dur ( KH. Abdurrahman Wahid ) sebagai Presiden RI yang ke -4 membuat decak kagum semua pihak. Terutama saya. Mana bisa seorang kiai jadi Presiden Indonesia. Tapi, faktanya Gus Dur jadi presiden, setelah Sidang Umum MPR DPR hasil pemilu 1999. Malam itu ( sehari setelah terpilih lewat voting ) saya tidak bisa tidur membayangkan kok bisa kiai jadi presiden ?, Ajaib…ajaib, sekali lagi memang ajaib.

Meski sudah menjadi Presiden Republik Indonesia, sang kiai nyentrik ini memang tidak pernah meninggalkan jejak kejeniusan, keulamaannya dan kehebatannya memimpin negeri ini. Satu episode kepemimpinan yang berbeda tentunya.

Gus Dur, adalah murid SMEP, santri Krapyak, santri Tambak Beras, santri Tegal Rejo, santri sekaligus keluarga ndalem Tebuireng, mahasiswa al-Azhar Mesir, mahasiswa Universitas Baghdad. Gus Dur yang mahir berbahasa Asing lebih dari 3. Bahkan saking jeniusnya Gus Dur mampu hafal 2000 nomor pengguna telpon. Syair-syair Arab Baduwi, hafal diluar kepala selain Alfiah Ibnu Malik dan matan Zubad Ibnu Ruslan.

Bagiku Gus Dur adalah pribadi yang luar biasa, fenomenal, kontroversial, enigmatik, jenius, nyentrik, dan humoris. Mungkin satu abad pun belum tentu ada seperti Gus Dur. Intaha.

Wakil Ketua PW Ansor Banten
Ketua PW Rijalul Ansor Banten

ShareTweetShare
Previous Post

Suku Banten Dan Tiga Komponen Sub-Etnik Yang Membentuknya

Next Post

Penghargaan Islam Atas Kemanusiaan

Related Posts

Tedi Isyaratkan Ada Reshuffle Kabinet, Kiai Imad Usul Presiden Copot Nusron Terkait Korupsi Kuota Haji

10 April 2026
52

Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

9 April 2026
55

Muktamar NU 2026 and The Art of Letting Go

7 April 2026
34

Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas

24 Maret 2026
581

Beruntungnya Orang yang Saling Memaafkan di Hari Raya Idul Fitri

21 Maret 2026
40

Memahami Klaim Nasab Suci: Pentingnya Verifikasi Data Sejarah dan Narasi Peradaban

15 Maret 2026
115

Titik Balik Thesis al Bantani, Konsensus dan Glorifikasi Nasab Ba’Alwi: Tiga Tahun  Gagal Raih Syuhra Wal Istifadlah (2023 2025)

11 Maret 2026
116

Jahil Murakkab dan Runtuhnya Fabrikasi Nasab: Validasi Ilmiah KH. Imaduddin melalui Verifikasi Mustanad dan Genetik

8 Maret 2026
230

Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam?

6 Maret 2026
207

Ini Sangsi Yang Akan Diterima Oknum Polres dan Jaksa Jika Paksakan RJ Dalam Kasus Pengeroyokan Oleh Bahar Smith Terhadap Anggota Banser

6 Maret 2026
85
Next Post

Penghargaan Islam Atas Kemanusiaan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Paling Banyak Dilihat

Peristiwa

Menjaga Marwah Sejarah: Fakta Autentik Trah Sunan Ampel dan Keadilan untuk Leluhur di Winongan yang Menjadi Korban

by Admin
16 April 2026
2

Oleh: TB. M. Nurfadhil Satya Al Bantani Pada Rabu, 15 April 2026, KH. Imaduddin Utsman Al-Bantani bersama saya berkesempatan bersilaturahmi...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

Menjaga Marwah Sejarah: Fakta Autentik Trah Sunan Ampel dan Keadilan untuk Leluhur di Winongan yang Menjadi Korban

Meluruskan Sejarah Amaliah Tahlil: Ditradisikan oleh Walisongo Sunan Ampel, Namun Diduga Sejarah Dibelokkan oleh Oknum?

Kedustaan-kedustaan Klaim Di Media Terkait Riziq Syihab

Tedi Isyaratkan Ada Reshuffle Kabinet, Kiai Imad Usul Presiden Copot Nusron Terkait Korupsi Kuota Haji

Sosok Gus Aziz Jazuli, Alumni Tarim yang Berani Angkat Isu Nasab: “Ilmu Itu untuk Menguji Kebenaran”

Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
70.8k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
51.9k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.2k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25