• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home Opini

Penghargaan Islam Atas Kemanusiaan

Apa yang dibanggakan dalam hidup jika dalam kehidupan tanpa ada harmoni sesama manusia. Kebenaran disampaikan dari hati dan akan tersampaikan hingga masuk hati. Namun keyakinan punya jalannya sendiri kepada Tuhannya.

by Hamdan Suhaemi
29 Agustus 2021
in Opini
2 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Kyai M. Hamdan Suhaemi

Semua agama mengajarkan kebaikan, menganjurkan kebenaran, sebab watak agama sebagai penuntun. Tidak ada agama manapun yang ajarkan kekerasan, jahat dan anti pada nilai kemanusiaan. Ini saya kira semua sepakat atas narasi tersebut.

Islam, satu diantara agama yang titik tujuannya hanyalah totalitas penghambaan (ibadah), seperti firman Allah SWT:

وما خلقت الجن والانس الا ليعبدون

Artinya: “dan tidaklah kami ciptakan jin dan manusia kecuali untuk menyembah-Ku“.

Baca Juga

Popularitas Historiografi Genealogi: KH Imaduddin Utsman, Menjaga Integritas Sejarah Dari Interpolasi Ba’alwi 

Epistemologi Kritis Gus Dur: Menjawab Hegemoni Keberagaamn Digital dan Fragmentasi Otoritas di PBNU

Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

Self-Love Berbasis Kemanusiaan: Meretas Sakralisasi Dogma Muhibbin-Habib dan Menata Rasionalitas Cinta

Ini, jadi tolak ukur kehidupan muslim di dunia, betapapun kehidupan di dunia dengan segala kompleksitas permasalahannya, ibadah adalah pondasi beragama sekaligus berhidup. Iman (keyakinan) tidak cukup untuk disebut muslim menjadi selamat karena perlu amaliyah, dan amaliyah sekalipun taat jika tanpa iman itu artinya nol besar. Tegasnya iman dan amal harus terus digerakan untuk kemudian menjadi prinsip hidup dan laku hidup.

لا تحاسدوا و لا تناجشوا و لا تباغضوا و لا تدابروا ولا يبع بعضكم على بيع بعض و كونوا عباد الله اخوانا ( رواه مسلم )

Rasulullah SAW telah mengajarkan kepada kita untuk menghindari kerusakan hubungan sesama manusia ( حبل من الناس ) dengan sabdanya :

Artinya: “Jangan kamu saling dengki saling menjerumuskan, saling bermusuhan, saling membenci, dan jangan sebagian kamu menjual atas kerugian jualan sebagian lain dan jadilah kamu hamba-hamba Allah yang bersaudara“.

Dalam kitab Mawa’idz, Hadrotusyaikh Hasyim Asyari telah memberi arahan kepada kita terkait sikap beragama kita.

ايها المسلمون, اتقوا الله وارجعوا الى كتاب ربكم واعملوا على سنة نبيكم واقتدوا باسلافكم الصالحين , تفلحوا كما فلحوا و تسعدوا كما سعدوا , اتقوا الله واصلحوا ذات بينكم , وتعاونوا على البر والتقوى و لا تعاونوا على الاثم والعدوان , يشملكم الله برحمته و يعمكم باحسانه , ولا تكونوا كالذين قالوا سمعنا و هم لا يسمعون.

Artinya: “Wahai umat Islam, bertaqwalah kepada Allah, kembalilah kepada kitab Allah, berbuatlah sesusi sunnah Rosulullah Saw, dan ikutilah ulama salafussolihin, maka kalian akan beruntung seperti mereka, bertaqwalah kepada Allah dan damaikanlah orang-orang yang bertikai diantara kalian, saling tolong menolonglah dalam urusan kebaikan dan ketaqwaan, dan jangan bertolong menolong dalam urusan dosa dan permusuhan, maka Allah akan menghujani kalian dengan rahmat dan kebaikannya, dan jangan kalian menjadi seperti orang orang yang katanya mendengar tapi sebenarnya tidak mendengar”.

Pitutur Mbah Hasyim diatas lebih menitikberatkan pada sikap beragamanya seorang muslim dan penghargaannya pada kemanusiaan. Sikap yang diperintahkan untuk menjauhi kekerasan, pertikaian sebagai substansi penghargaan atas manusia.

Dalam Syiir Arab

انما الامة الوحيدة كالجسم – وافرادها كالاعضاء
كل عضو له وظيفة صنع – لا ترى الجسم عنه في استغناء

Artinya: “Suatu umat bagai jasad yang satu, orang-orangnya ibarat anggota-anggota tubuhnya, setiap anggota punya tugad dan perannya, jangan kau anggap tubuh tidak membutuhkannya”.

Perilaku Nabi SAW adalah cermin (uswah) betapa penghargaan atas manusia begitu tingginya, meski tidak sama sekali mengikuti ajarannya. Sikap menyuapi pengemis buta yang kebetulan beragama Yahudi di setiap pagi hari adalah juga sisi manusiawinya seorang Nabi dan itu dilakukan hingga sampai wafatnya Nabi SAW. Begitu memulyakannya atas manusia meski dengan keyakinan agama yang berbeda. Yang dilihat oleh Nabi atas orang Yahudi itu adalah manusianya.

Apa yang dibanggakan dalam hidup jika dalam kehidupan tanpa ada harmoni sesama manusia. Kebenaran disampaikan dari hati dan akan tersampaikan hingga masuk hati. Namun keyakinan punya jalannya sendiri kepada Tuhannya.

Wa Allahu a’lam bi al-Showabi

Wakil Ketua PW GP Ansor Banten
Ketua PW Rijalul Ansor Banten

ShareTweetShare
Previous Post

Kekagumanku Terhadap Gus Dur

Next Post

Kiai Said Aqil Siraj, NU dan Para Pembenci

Related Posts

Popularitas Historiografi Genealogi: KH Imaduddin Utsman, Menjaga Integritas Sejarah Dari Interpolasi Ba’alwi 

30 Oktober 2026
28

Epistemologi Kritis Gus Dur: Menjawab Hegemoni Keberagaamn Digital dan Fragmentasi Otoritas di PBNU

29 Oktober 2026
30

Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

26 Oktober 2026
49

Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

25 Oktober 2026
59

Self-Love Berbasis Kemanusiaan: Meretas Sakralisasi Dogma Muhibbin-Habib dan Menata Rasionalitas Cinta

20 Oktober 2026
65

Analisis Kunjungan Umar bin Hafidz Dalam Upaya Membentuk Persepsi Publik Sebagai Sosok yang Dianggap Mulia

16 Oktober 2026
142

Mistifikasi Umar Hafidz vs Nalar KH Imaduddin Utsman: Menuju Pembebasan Epistemik dalam Keagamaan Nusantara

15 Oktober 2026
64

Menolak Dogma Hadramautisme, Mengintegrasikan Sains: Memahami Pencerahan KH Imaduddin Utsman dan Mistifikasi Habib Umar Bin Hafidz

14 Oktober 2026
107

Anak Umar bin Hafidz Mengangkat Kakinya Saat Bertemu Ketua MPR RI Ahmad Muzani

14 Oktober 2026
431

KH Hasyim Asy’ari dan Tuah NU yang Malati: Menghadirkan Sanad Madzhab Ilmu Keislaman Sunni

13 Oktober 2026
83
Next Post

Kiai Said Aqil Siraj, NU dan Para Pembenci

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Paling Banyak Dilihat

Berita

RMI PWNU BANTEN APRESIASI LANGKAH CEPAT KAPOLRI COPOT KAPOLRES SUKOHARJO, TEGASKAN PENTINGNYA PENGHORMATAN TERHADAP PESANTREN

by Admin
2 November 2026
129

Banten, 2 Novenber 2026 — Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PWNU Banten mengapresiasi langkah cepat Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

RMI PWNU BANTEN APRESIASI LANGKAH CEPAT KAPOLRI COPOT KAPOLRES SUKOHARJO, TEGASKAN PENTINGNYA PENGHORMATAN TERHADAP PESANTREN

Popularitas Historiografi Genealogi: KH Imaduddin Utsman, Menjaga Integritas Sejarah Dari Interpolasi Ba’alwi 

ASYRAF HIJAZ TURUN TANGAN MEMBONGKAR KEPALSUAN NASAB PEMBELA KLAN BA’ALWI IBRAHIM BIN MANSUR

Epistemologi Kritis Gus Dur: Menjawab Hegemoni Keberagaamn Digital dan Fragmentasi Otoritas di PBNU

Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
72.3k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
52.3k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.8k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25