• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home KH Imaduddin al Bantani

MASIH BANYAK ‘PR’ BUAT ‘HABIB’ RUMAIL ABBAS

by Admin
2 Juli 2023
in KH Imaduddin al Bantani, Kitab, Manuskrip, Opini
2 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga

Self-Love Berbasis Kemanusiaan: Meretas Sakralisasi Dogma Muhibbin-Habib dan Menata Rasionalitas Cinta

Analisis Kunjungan Umar bin Hafidz Dalam Upaya Membentuk Persepsi Publik Sebagai Sosok yang Dianggap Mulia

Mistifikasi Umar Hafidz vs Nalar KH Imaduddin Utsman: Menuju Pembebasan Epistemik dalam Keagamaan Nusantara

Menolak Dogma Hadramautisme, Mengintegrasikan Sains: Memahami Pencerahan KH Imaduddin Utsman dan Mistifikasi Habib Umar Bin Hafidz

Anak Umar bin Hafidz Mengangkat Kakinya Saat Bertemu Ketua MPR RI Ahmad Muzani

Penulis terharu dengan kesemangatan ‘Habib’ Rumail Abbas dalam mencari ‘bayyinah’ berupa sumber-sumber primer yang dapat menyambungkan nasab Ba Alawi Ubaidillah kepada Nabi Muhammad Saw, yang tenggelam dalam kegelapan sejarah selama 550 tahun. Nasab Ubaidillah baru muncul dinisbatkan kepada Nabi Muhammad Saw di akhir abad 9, tepatnya ketika Habib Ali al-Sakran (w.895 H) berasumsi bahwa nama Abdullah yang di sebut al-janadi (w.732 H) sebagai orang yang sama dengan leluhurnya yang bernama Ubaid.

Terakhir, ‘Habib’ Rumail mengklaim menemukan manuskrip berangka tahun 589 H yang didalamnya terdapat ‘catatan tambahan’ yang berupa ijajah kitab yang menyebut nama Muhammad bin Ali bin Muhammad bin Ahmad bin Jadid. Setelah penulis melihat selembar manuskrip itu, maka ada beberapa catatan yang dapat penulis sampaikan:

  1. Manuskrip itu ditulis oleh Qosim bin Ahmad bin Abdullah dengan titimangsa 589 H. jadi titimangsa itu bukan titimangsa ‘catatan tambahan’ berupa ijajah yang menyebut nama Muhammad bin Ali. Angka tahun itu merupakan angka tahun selesainya penulisan naskah, bukan pengijajahan kitab kepada Muhammad bin Ali. Karena tradisi jaman dulu, seseorang yang akan mengaji kitab tertentu ia memesan atau membeli kitab dari seorang ‘nassakh’ (jasa penulisan). Lihat perbedaan cara penulisan antara isi kitab dan ijajah tersebut. Perlu diperhatikan pula, antara waktu selesainya penulisan dengan waktu pengkajian bisa saja berbeda. Namun jika kita merujuk pada al-Janadi, di mana ayah Muhammad, yaitu Ali wafat pada tahun 620 H (abad ke tujuh), dalam Syamsu al-Dzahirah tahun 630 H, maka dengan metode Ibnu Khaldun, di mana dalam setiap satu abad terdapat tiga generasi, maka dapat diperkirakan wafatnya Muhammad bin Ali adalah pada tahun 653 H, dari situ kita bisa perkirakan juga Muhammad ini mendapat ijajah kitab Sunan Tirmidzi antara rentang tahun 620-653 H. Bila dibagi dua diperkirakan mendapat ijajah pada tahun 636 H, tentu ini lebih muda dari Al-Syajarah al-Mubarokah (606 H).
  2. ‘Catatan tambahan’ tersebut bisa menjadi dalil untuk keluarga Bani jadid, bahwa mereka dalam tahun 636 H itu adalah tokoh historis, dari mulai nama Ali (w. 653 H) dan ayahnya, yaitu Muhammad (w. 620 H), namun tidak bisa menjadi dalil nasab mereka terhadap Abdullah, karena yang disebutkan hanya 5 generasi. Mujiz itu hanya menyambungkan sampai ke Jadid Tsani, butuh 4 generasi lagi untuk sampai ke Abdullah seperti yang disebut oleh Al-Janadi. Setelah itu, perlu pula sumber yang menyebut Abdullah sebagai anak Ahmad. Sementara ini, Al-Janadi (732 H) -lah orang yang pertama menyambungkan nasab Bani Jadid kepada Ahmad bin Isa yang bertentangan dengan kitab yang lebih tua yaitu Al-Syajarah al-Mubarokah (606 H).
  3. ‘Catatan tambahan’ tersebut, ketika begitu lemah menjadi saksi nasab Bani Jadid kepada Ahmad bin Isa, tentu akan lebih lemah lagi menjadi saksi untuk keluarga Ba Alawi Ubaidillah.
  4. ‘Habib’ Rumail harus bekerja lebih keras lagi, untuk menemukan sumber yang lebih tua dari Al-Syajarah al-Mubarokah bahwa Abdullah benar anak Ahmad bin Isa; menemukan sumber bahwa benar nama Abdullah adalah orang yang sama dengan Ubaid; menemukan sumber bahwa Jadid benar mempunyai saudara seayah bernama Alwi dan Basri.

Penulis: Imaduddin Utsman al-Bantani

Tags: ba alawiBa Alwibahar bin smithberburu kitabbin yahyabudaya nusantraDzuriyyahDzuriyyah Nabihabaibhabibhaluhanif alatasHRSisnad palsuKeturunan Nabiketurunan palsuKeturunan Rasulullahmakammakam palsumanuskripNasabnasab palsupemalsuan nasabpemalsuan silsilahpembelokan sejarahpembongkaran makamPR buat rumail abbasRasulRasulullah SAWrekomendasi kepada negararumail abbasrungkadsanad ilmusejarah keratonSilsilah Habibsilsilah nasabsitus budayasumodiningrattest DNAthoha bin yahyaUbaidUbaidillahulamautsman bin yahya
ShareTweetShare
Previous Post

Sa’i, Perjalanan Hidup Siti Hajar dan Ismail Yang Butuh Keikhlasan

Next Post

Kuwalat Pada Habib, Membius dan Matikan Nalar

Related Posts

Self-Love Berbasis Kemanusiaan: Meretas Sakralisasi Dogma Muhibbin-Habib dan Menata Rasionalitas Cinta

20 Oktober 2026
12

Analisis Kunjungan Umar bin Hafidz Dalam Upaya Membentuk Persepsi Publik Sebagai Sosok yang Dianggap Mulia

16 Oktober 2026
98

Mistifikasi Umar Hafidz vs Nalar KH Imaduddin Utsman: Menuju Pembebasan Epistemik dalam Keagamaan Nusantara

15 Oktober 2026
46

Menolak Dogma Hadramautisme, Mengintegrasikan Sains: Memahami Pencerahan KH Imaduddin Utsman dan Mistifikasi Habib Umar Bin Hafidz

14 Oktober 2026
84

Anak Umar bin Hafidz Mengangkat Kakinya Saat Bertemu Ketua MPR RI Ahmad Muzani

14 Oktober 2026
349

KH Hasyim Asy’ari dan Tuah NU yang Malati: Menghadirkan Sanad Madzhab Ilmu Keislaman Sunni

13 Oktober 2026
71

RMI NU Banten: Penyusunan Pergub dan Penyaluran Bantuan Pesantren Harus Inklusif, Jangan Dimonopoli Satu Kelompok

9 Oktober 2026
63

Kesaksian Kromosom (Y-DNA) Terhadap Validitas Nasab Tradisional Asyraf Al-Musawi Al-Husaini di Karbala

8 Oktober 2026
110

Tokoh-Tokoh Ba’alwi Tidak Masuk Pengurus PBNU 2026-2031

1 Oktober 2026
257

Kitab Al-Syajarah Al-Thayyibah, Kitab Terbaru Karya K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani

24 September 2026
251
Next Post

Kuwalat Pada Habib, Membius dan Matikan Nalar

Paling Banyak Dilihat

Opini

Self-Love Berbasis Kemanusiaan: Meretas Sakralisasi Dogma Muhibbin-Habib dan Menata Rasionalitas Cinta

by Admin
20 Oktober 2026
12

Oleh: Ubaidillah Tamam Munji (Dosen Filsafat Islam UIN Walisongo Semarang dan Pengasuh Pesantren As Shuffah Rembang) Fenomena self-love yang mengisi...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

Self-Love Berbasis Kemanusiaan: Meretas Sakralisasi Dogma Muhibbin-Habib dan Menata Rasionalitas Cinta

Achmad Ubaedillah dan Hassan Wirayuda Raih Penghargaan Putra Terbaik Kabupaten Tangerang dalam Hubungan Internasional

Sejarah Hidup KH. Abdul Gani, Miliarder NU dari Banten

Lepas Jalan Sehat Sarungan Hari Santri Nasional 2026 di Pandeglang, Andra Soni Tegaskan Peran Strategis Santri bagi Banten

Biografi Abah KH. Junaidi, Sang Fakih dari Jati

Analisis Kunjungan Umar bin Hafidz Dalam Upaya Membentuk Persepsi Publik Sebagai Sosok yang Dianggap Mulia

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
72.2k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
52.2k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.8k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25