• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home Opini

Mengenang Syekh Nawawi Banten Dari Kampung Kelahirannya

Di kediaman Kiai Majazi ini, tersimpan sejumlah memorabelia peninggalan Syekh Nawawi. Di antaranya ada yang berupa jubah, pedang dan cincin. Benda-benda tersebut diwariskan oleh Syekh Nawawi melalui cucu menantunya, Syekh Najihun. Kemudian, saat terjadi konflik di Hijaz antara Syarif Husein dan Ibn Saud, Syekh Najihun dan keluarganya pulang ke Nusantara dan tinggal di rumah yang kini di tempati Kiai Majazi.

by Admin
10 Februari 2022
in Opini
3 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Salah seorang ulama Nusantara yang malang melintang sebagai pengajar di tanah Hijaz adalah Syekh Nawawi bin Umar dari Tanara, Banten. Pengaruhnya sangat luas. Karya-karyanya berbahasa Arab tak kurang dari seratusan judul dengan pembahasan dari berbagai fan keilmuan Islam. Tafsir, fiqih, tasawuf, tauhid, dan lain sebagainya.

Tak hanya karya-karyanya yang luar biasa dan terus dibaca hingga dewasa ini, Syekh Nawawi juga memiliki sederet santri-santri unggul. Tak sedikit yang kemudian menjadi ulama ternama di tanah air. Menjadi juru dakwah utama Islam Ahlussunah wal Jamaah sekaligus sebagai tokoh-tokoh penggerak untuk memerdekakan bangsa Indonesia dari kungkungan penjajah.

Kebesaran nama pengarang Tafsir Marah Labid tersebut, memantik Wakil Ketua Umum PBNU KH. Zulfa Musthofa seraya menggandeng Nahdlatut Turots, untuk menggelar Pekan Memorial Syekh Nawawi Banten. Mengajak pula TVNU sebagai media partner.

Sungguh keberuntungan, saya berkesempatan untuk berkhidmat dalam acara tersebut. Meskipun hanya bertugas sebatas jalan-jalan saja. Seperti pada Minggu pagi (16/01/2022), saya mendampingi Ketua Nahdlatut Turots Lora Ustman Hasan, jalan-jalan ke Tanara, Banten. Kampung kelahiran Syekh Nawawi.

Baca Juga

Framework Melihat Imigran Yaman dan Amalan Habib Baalwi, Tudingan Operasi Intelijen hingga Kyai Ikhya dan Nabi Adam: Kelompok Kyai Imad Outlier!

Menguji Statement “Jangan Generalisir Klan Habib Baalwi, Setiap Suku Ada Yang Baik dan Buruk”

Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah

Gema Takbir Iduladha di Pesantren Nahdlatul Ulum Kresek Banten Berlangsung Khidmat

Implikasi Pernyataan Gus Yahya: “NU Tidak Boleh Ingkar Nasab Baalwi”

“Mencari inspirasi,” demikian kata Lora Ustman yang saat itu masih belum menemukan form terbaiknya untuk mempersiapkan pameran. Salah satu bagian utama dari agenda Pekan Memorial Syekh Nawawi tersebut.

Didampingi oleh Kiai Imad dari Kresek, Kabupaten Tangerang, kami berkunjung ke Tanara. Namun, sebelumnya kami singgah di kediaman Kiai Majazi di Kampung Gunung, Desa Sasak, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang.

Kiai Majazi ini, merupakan keturunan langsung dari Syekh Nawawi. Beliau adalah putra dari Nyai Jumanah. Ibunya tersebut merupakan putri dari pasangan Nyai Salmah dan Syekh Najihun. Dari Nyai Salmah ini tersambung langsung dengan Nyai Ruqoyah yang tak lain adalah putri pertama Syekh Nawawi.

Di kediaman Kiai Majazi ini, tersimpan sejumlah memorabelia peninggalan Syekh Nawawi. Di antaranya ada yang berupa jubah, pedang dan cincin. Benda-benda tersebut diwariskan oleh Syekh Nawawi melalui cucu menantunya, Syekh Najihun. Kemudian, saat terjadi konflik di Hijaz antara Syarif Husein dan Ibn Saud, Syekh Najihun dan keluarganya pulang ke Nusantara dan tinggal di rumah yang kini di tempati Kiai Majazi.

“Kalau pedangnya ini, Syekh Nawawi mendapatkan warisan dari Pangeran Sunyararas,” terang Kiai Majazi.

Pangeran Sunyararas ini adalah leluhur Syekh Nawawi. Pangeran yang bernama asli Tajul Arsy ini merupakan putra ke-12 Maulana Hasanuddin yang tak lain adalah putra dari Sunan Gunung Jati. Selama hidupnya, Pangeran Sunyararas tersebut dikenal sebagai seorang laksamana yang disegani selain juga tersohor sebagai ulama.

Selain ketiga benda tersebut, konon menurut Kiai Majazi, juga ada sejumlah benda pusaka dan pustaka peninggalan Syekh Nawawi lainnya. Namun, telah berpindah tangan. “Tidak tahu bagaimana ceritanya kok sudah ada di tangan orang-orang itu. Mungkin dulu di zaman orang-orang tua,” akunya.

Dari potongan informasi itu, lantas kami bergegas ke kediaman KH. Darutquni di PP Modern Darul Archam, Rajeg, Kec. Tanjagan, Kab. Tangerang. Di sini, konon tersimpan manuskrip peninggalan Syekh Nawawi.

Sesampainya di Kiai Darutquni, informasi itu dibenarkannya. “Dulu juga ada torbus (peci Turki) dan sorban juga. Bapak dulu kalau ada yang minta air untuk obat, tinggal direndemin sorbannya Syekh Nawawi tersebut,” kenangnya. “Tapi, sekarang sudah tak tahu ada dimana itu.”

Sedangkan untuk manuskripnya sendiri, menurut Kiai Darutquni, tersimpan di saudaranya yang bernama Munib Sofyan. Adiknya tersebut tinggal di belakang Kampus UT, Pondok Cabe, Ciputat. “Isinya tentang wirid dan doa-doa,” ungkap Kiai Darutquni.

Sayangnya, hingga sekarang, kami belum ada yang sempat menemui Bapak Munib Sofyan tersebut. Semoga, dilain kesempatan, dapat segera menelusurinya.

*

Kemudian kami melanjutkan perjalanan menuju ke Tanara. Mula-mula tempat yang kami tuju adalah Kampung Pesisir, RT 01/01 Desa Pedaleman, Kec. Tanara, Kab. Serang. Di sini, terdapat Bait Nawawi (kediaman Syekh Nawawi). Di tempat inilah, dipercaya sebagai rumah yang ditinggali oleh Syekh Nawawi saat berada di Jawa. Di tempat ini, beliau konon sempat menulis sejumlah kitab.

Setelah bertabaruk di Bait Nawawi, kami melanjutkan ke Kampung Tanara. Tepatnya ke Masjid Agung Tanara. Masjid tersebut memiliki sejarah panjang dan beririsan dengan kehidupan Syekh Nawawi. Di depan masjid tersebut terdapat sebuah bangunan yang diyakini sebagai kediaman orang tua ulama pengarang seratusan judul kitab itu. Bangunan tersebut dikenal dengan julukan Maulid Nawawi. Tak sedikit warga yang berkirim doa di tempat tersebut.

Setelah berpuas menelusuri masjid tua yang dibangun oleh Maulana Hasanuddin (kapan-kapan ditulis secara khusus tentang masjid yang keren ini), kami mengakhiri perjalanan dengan berziarah di makam Pangeran Sunyararas. Berkirim doa dan memanjatkan harapan agar upaya untuk menggelar kegiatan ini berjalan lancar.

Alhamdulillah, hingga selesainya acara pada 8 Februari kemarin, rangkaian Pekan Memorial Syekh Nawawi Banten berjalan dengan lancar. Mulai dari pameran, pertemuan pegiat turots, bedah kitab biografi Syekh Nawawi sampai seremoni pemberian nama jalan Syekh Nawawi di bilangan Cakung-Cilincing, Jakarta.

Oleh: Ayung Notonegoro
Editor: Kang Diens

ShareTweetShare
Previous Post

Tentang Puasa Rajab

Next Post

Agama Di Jalan Madzhab

Related Posts

Framework Melihat Imigran Yaman dan Amalan Habib Baalwi, Tudingan Operasi Intelijen hingga Kyai Ikhya dan Nabi Adam: Kelompok Kyai Imad Outlier!

3 Juni 2026
41

Menguji Statement “Jangan Generalisir Klan Habib Baalwi, Setiap Suku Ada Yang Baik dan Buruk”

31 Mei 2026
59

Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah

29 Mei 2026
126

Gema Takbir Iduladha di Pesantren Nahdlatul Ulum Kresek Banten Berlangsung Khidmat

28 Mei 2026
30

Implikasi Pernyataan Gus Yahya: “NU Tidak Boleh Ingkar Nasab Baalwi”

28 Mei 2026
73

Dr. Saleh Basyari: Tesis Kiai Imad Persempit Ruang Simtuddurar, Taufiq Assegaf, Majlis Salawat Syekh bin Abdul Qadir dan Lutfi bin Yahya

14 Mei 2026
125

Kandidat Doktor dari Inggris: Kiai Imad dan Presiden Prabowo Seperti Einstein dan Roosevelt

14 Mei 2026
55

Kisah Ali bin Abdurrahman al-Habsyi Kwitang Mendapat Bintang Salib Dari Penjajah Belanda

4 Mei 2026
246

Syekh Nawawai Tsani Dari Banten di Abad Modern

1 Mei 2026
239

The Beginning of Baalwisasi-Yamanisasi: Penyelewengan Definisi Habib dan Ahlul Bait

29 April 2026
82
Next Post

Agama Di Jalan Madzhab

Paling Banyak Dilihat

Berita

كتاب الروض الجلي في نسب بني علوي المنسوب للإمام مرتضى الزبيدي كتاب منحول مزيف

by Admin
5 Juni 2026
20

بقلم عماد الدين عثمان البنتني الجاوي الشافعي (رئيس لجنة الفتوى في مجلس علماء اندونيسيا في محافظة بنتن)کتاب الروض الجلي في...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

كتاب الروض الجلي في نسب بني علوي المنسوب للإمام مرتضى الزبيدي كتاب منحول مزيف

Kitab “Al-Raudh Al-Jali fi Nasab Bani Alawi” yang Dinasabkan kepada Imam Murtadha Al-Zabidi adalah Kitab Palsu dan Manhul

كتاب أبناء الإمام في مصر والشام الحسن والحسين كتاب مزور منحول

Kitab “Abna’ al-Imam fi Misr wa asy-Syam al-Hasan wal-Husain” adalah Kitab Palsu dan Manhul

Framework Melihat Imigran Yaman dan Amalan Habib Baalwi, Tudingan Operasi Intelijen hingga Kyai Ikhya dan Nabi Adam: Kelompok Kyai Imad Outlier!

KH Syam’un: Jenderal Ulama dan Tokoh NU

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
71.1k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
52k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.4k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25