• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home KH Imaduddin al Bantani

“PHP” Kitab Al-Jauhar Al-Syafaf (Jawaban Untuk HRA)

by Admin
26 Juli 2023
in KH Imaduddin al Bantani, Manuskrip, Tokoh
2 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Habib Rumail Assegaf (HRA) mengatakan: “Kitab itu berjudul Al-Jauhar Al-Syafaf yang ditulis oleh Al-Khatib yang wafat pada tahun 724 H…”

HRA, sebagai seorang historian, Penulis yakin, telah mempunyai kesimpulan yang sama dengan penulis tentang nasab Ba Alawi ini. Tetapi, nampaknya, ia ingin berselancar terlebih dahulu dalam diskursus yang menantang ini. Ditambah, Ia tidak ingin kokohnya nasab Ba Alawi selama ini, begitu saja bisa “rungkad” terlalu cepat. Maka, irama optimisme harus terus dijaga sampai waktunya yang bersangkutan beradaptasi. Ini bab husnudzhon penulis untuk HRA.

Kisah tentang memotong jarak sunyi 550 tahun yang tidak terbukti; tentang restorasi manuskrip yang bertitimangsa 589 H, yang tanpa restorasi pun ternyata mudah patah; tentang menelusuri pantulan-pantulan historis, mungkin seperti mencari sinar dari kuburan Ahmad bin Isa itu, atau seperti Habib Ali Al Sakran yang memungut pantulan Al-Suluk; tentang nama Al-Syarif Al-Husaini dari lembaran privat seseorang dalam lemari yang katanya syuhroh dan istifadhoh; tentang syuhrah berlapis tetapi beda masa, yang mengeroyok Al-syajarah Al-Mubarokah dalam waktu yang berlainan, dimana dalam sejarah linguistic public, tidak ditemukan istilah keroyokan bagi waktu yang berlainan, lebih bisa disebut “duel” setelah satu kalah yang lain tampil, atau “ijen” dalam bahasa Banten;

tentang pancingannya terhadap “Indunus”; tentang pancing lainnya lagi, yaitu makam Nabi Hud; tentang memotong jadi 150 tahun dengan Abu Marwan, yang akhirnya dikoreksi dengan “saya sepakat jika Abu Marwan BUKANLAH Ba Alawi.”; tentang kesarjanaan historis, yang menyebut ada sumur di bawah masjid yang dibangun Alawi bin Ubaidillah, yang di dindingnya ada nama Ubaidillah, yang akan didatangkan pakar arkeologi dari US untuk mengetahui secara saintifik kapan masjid itu didirikan, yang penulis kasih bocoran, nama ubaidillah yang terukir di dinding sumur itu baru ditulis di atas abad 9 H.
semua yang disebutkan itu, adalah “niat baik” HRA bagi pendukung nasab Ba Alawi, agar harapan selalu hadir di dalam jiwa. Seperti dokter yang mengetahui pasiennya sudah berada dalam penyakit kanker stadium 4, tapi ia dengan sabar dan kasih-sayang, selalu memberi harapan kepadanya akan kesembuhannya, walau ia tahu ajal pasiennya, secara medis, mungkin, hanya tinggal beberapa hari saja. Untuk inilah penulis menghormati seorang HRA sebagai seorang “Historian Humanis”.

Baca Juga

إثبات نسب عائلة الملك عبد الله الثاني ملك الأردن الى النبي محمد صلى الله عليه وسلم

HAPLOGROUP BANI HASYIM SUDAH KONSENSUS J1: MENJAWAB USAHA RUMAIL HIBUR BA’ALWI

تعرف على الشيخ عماد الدين عثمان البنتني، عالم إندونيسي ألف أكثر من 20 كتاباً باللغة العربية.

DNA Berhaplogroup G, Apakah Klan Ba’Alwi Keturunan Budak Bani Hasyim?

Mendukung Tesis KH. Imaduddin Utsman Terhadap Nasab Ba’alawi

Terakhir, HRA memberi harapan baru, bahwa nama Ubaidillah sudah terlebih dahulu ditulis oleh Abdurrahman bin Muhammad Al-Khatib yang wafat, kata HRA, tahun 724 H. ini angka tahun “PHP”. Kebetulan, memang, ada penulis yang salah tulis demikian.

Perlu diketahui, Abdurrahman Al-Khatib, selain menulis Al-Jauhar Al-Syafaf, menulis kitab berjudul Al-Barahin Al-Musyriqoh, yang didalamnya menerangkan tentang manaqib Al-Habib Abdullah Al-Idrus yang lahir tahun 811 H, bagaimana seseorang yang sudah wafat tahun 724 H, bisa menulis biografi tokoh yang baru lahir tahun 811 H? ajaib. Lalu kapan Al-Khatib wafat?

Abdurrahman Al-Khatib wafat tahun 855 H. bukan 724 H. kitab Al-Jauhar Al-Syafaf itu manuskripnya terdapat di Kota Haridah, diperpustakaan seorang habib Ba Alawi yang bernama Ahmad bin Hasan Al-Athos, dengan nomor 442, sama dengan nomor yang HRA tulis, tapi dalam tulisan HRA, nomor itu bukan untuk di kota Haridah, tapi untuk yang di Kota Madinah. Penulis kira, HRA salah baca.

Kode: jangan terlalu berharap dengan kitab Al-jauhar Al-Syafaf, dan jangan berani menyebar PDF kitab tersebut, karena akan menambah banyak masalah untuk Ba Alawi, terutama tentang kisah-kisah halu, misal tentang mi’rajnya tokoh Ba Alawi, yang sekarang banyak beredar di youtube itu, diantaranya, berasal dari kitab tersebut. Nuhun.

Penulis: Imaduddin Utsman Al-Bantani

(Editor: Didin Syahbudin)

Tags: ba alawiBa Alwibahar bin smithbin yahyabudaya nusantraDzuriyyahDzuriyyah Nabihabaibhabibhaluhanif alatasHRSisnad palsuKeturunan Nabiketurunan palsuKeturunan Rasulullahmakammakam palsumanuskripNasabnasab palsupemalsuan nasabpemalsuan silsilahpembelokan sejarahpembongkaran makamRasulRasulullah SAWrekomendasi kepada negararumail abbasrungkadsanad ilmusejarah keratonSilsilah Habibsilsilah nasabsitus budayasumodiningrattest DNAthoha bin yahyaUbaidUbaidillahulamautsman bin yahya
ShareTweetShare
Previous Post

Quo Vadis Nasab Ba Alawi: KAKEK BARU “Deadlock”

Next Post

Risalah Benda Kerep Cirebon Gotrasawala jaman Now

Related Posts

إثبات نسب عائلة الملك عبد الله الثاني ملك الأردن الى النبي محمد صلى الله عليه وسلم

6 Maret 2026
98

HAPLOGROUP BANI HASYIM SUDAH KONSENSUS J1: MENJAWAB USAHA RUMAIL HIBUR BA’ALWI

8 Februari 2026
305

تعرف على الشيخ عماد الدين عثمان البنتني، عالم إندونيسي ألف أكثر من 20 كتاباً باللغة العربية.

6 Februari 2026
99

DNA Berhaplogroup G, Apakah Klan Ba’Alwi Keturunan Budak Bani Hasyim?

23 Januari 2026
306

Mendukung Tesis KH. Imaduddin Utsman Terhadap Nasab Ba’alawi

22 Januari 2026
192

Prof. Peter Carey Geram: Klaim Habib Luthfi soal KRT Sumadiningrat Adalah Fiksi Sejarah dan Pelecehan Terhadap Martabat Mataram

18 Januari 2026
217

Klaim Habib soal Proklamasi: Prof. Anhar Gonggong Tegaskan Itu Ilusi dan Menista Sejarah Bangsa

18 Januari 2026
246

الاستفادة من الحمض النووي لنفي نسب الدخلاء على نسب النبي صلى الله عليه وسلم واجبة شرعا: رد الشيخ عماد الدين عثمان البنتني الجاوي الشافعي على بعض قرارات مجلس المجمع الفقهي الاسلامي بمكة المكرمة بشأن البصمة الوراثية

12 Januari 2026
160

Tidak Sah Membuktikan Nasab dengan Ketenaran dan Penyebaran Jika Terdapat Penentang: Tanggapan Syaikh Imaduddin Utsman Al-Bantani Al-Jawi Asy-Syafi’i Terhadap Syaikh Ibrahim bin Manshur dari Ulama Kerajaan Arab Saudi

10 Januari 2026
258

لايجوز إثبات النسب بالشهرة والإستفاضة إذا وجد المعارض: رد الشيخ عماد الدين عثمان البنتني الجاوي الشافعي على الشيخ ابراهيم بن منصور من علماء المملكة العربية السعودية

10 Januari 2026
115
Next Post

Risalah Benda Kerep Cirebon Gotrasawala jaman Now

Paling Banyak Dilihat

Opini

Rekonstruksi Persepsi Sosial Komunitas Ba’alwi Terjun Bebas di Lingkup Masyarakat Jawa Tahun 2026

by Admin
18 April 2026
12

Oleh: Rifky J. Baswara Terbongkarnya kepalsuan nasab Ba’alwi melahirkan perubahan struktur social di tengah masyarakat Jawa. Kaum Ba’alwi yang dulu...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

Rekonstruksi Persepsi Sosial Komunitas Ba’alwi Terjun Bebas di Lingkup Masyarakat Jawa Tahun 2026

Step Forward? Perintah Allah Swt & Rasulullah Saw: Refleksi Menuju 4 Tahun Polemik Nasab Habib & Baalwisasi-Yamanisasi

Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

Menjaga Marwah Sejarah: Fakta Autentik Trah Sunan Ampel dan Keadilan untuk Leluhur di Winongan yang Menjadi Korban

Meluruskan Sejarah Amaliah Tahlil: Ditradisikan oleh Walisongo Sunan Ampel, Namun Diduga Sejarah Dibelokkan oleh Oknum?

Kedustaan-kedustaan Klaim Di Media Terkait Riziq Syihab

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
70.8k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
51.9k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.3k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25