• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home KH Imaduddin al Bantani

Raudlatul Jami’ Syarah Jam’ul Jawami’, Kitab Ushul Fikih Karya KH. Imaduddin Utsman Al-Bantani

by Admin
18 April 2025
in KH Imaduddin al Bantani, Kitab, Pesantren
2 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Kitab Jam’ul-Jawami’ fi Ushul al-Fiqh karya Tajuddin al-Subki (w.771 H) merupakan salah satu kitab Ushul Fikih yang paling terkenal di kalangan Sunni, baik di Indonesia, Timur Tengah, maupun kawasan lainnya di dunia. Selain Ushul Fikih, dibahas juga diakhir kitab tentang Ushuludin dan Tasawuf. Kitab ini merupakan saripati dari kitab Mukhtasar Ibnul Hajib dan Minhaj Al-Baydawi , beserta seratus kitab-kitab Ushul Fikih lainnya.

Kepadatan isi dan singkatnya narasi membuat kitab Jam’ul Jawami sulit difahami oleh para pembaca. Dari itu tampilah para ulama membuat kitab-kitab syarah (penjelasan) akan kitab ini. kitab-kitab yang mensyarahi kitab Jam’ul Jawami mencapai 13 kitab. di antara kitab-kitab syarah yang telah ada, yang paling terkenal dan paling banyak dikaji di Indonesia adalah Syarah Imam Jalaluddin Mahali (w. 864 H.) dan Hasyiyah Muhammad bin Hasan Al-Banani (w.1141 H.) seorang ulama Maliki dari Maroko.

Usaha pertama dalam mensyarah kitab Jam’ul Jawami dilakukan oleh Syaikh Muhammad bin Abdullah Al-Zarkasyi (w. 794 H.) dengan nama kitab Tasyniful Masami’ yang ditulis 23 tahun setelah wafatnya Imam Tajuddin Al-Subki. Usaha-usaha mensyarahi kitab tersebut yang paling massif terjadi di abad 9 H. Tercatat ada tujuh kitab syarah Jam’ul Jawami’ yang ditulis di abad ini, termasuk kitab syarah Imam Mahalli. Kemudian di abad 10 Hijriyah tercatat ada empat kitab mensyarahi kitab Jam’ul Jawami. Usaha mensyarahi kitab tersebut terhenti selama 432 tahun setelah pensyarah terakhir abad 10 H. yaitu Syekh Ahmad bin Abdullah Al-Gazi al-Syafi’I (w. 922 H.) wafat setelah merampungkan syarahnya.

Kemudian tampilah Syekh Muhammad Bakhit al-Muthi’i (w.1354 H.) dari Mesir melanjutkan usaha mensyarahi kitab Jam’ul Jawami setelah stagnan selama 432 tahun. Kitab syarah tersebut diberi nama kitab Al-Badrus Sathi’. Kemudian setelah 92 tahun, seorang ulama Indonesia, K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani berhasil merampungkan syarahnya terhadap kitab Jam’ul Jawami’ tersebut.

Kitab Syarah Jam’ul Jawami’ karya K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani tersebut diberi nama Raudatul Jami’ Fi Syarhi Jam’il Jawami’. Kitab tersebut sebagaimana disebutkan dalam mukadimah, ditulis dengan dua metode yaitu tashil dan ikhtisar. Tashil artinya mempermudah kalimat-kalimat yang sulit yang terdapat dalam syarah-syarah sebelumnya, sementara ikhtishar adalah meringkas kalimat yang terdapat dalam syarah-syarah tersebut tanpa mengurangi isinya. Dengan dua metode ini, pengarang mengharapkan kitabnya menjadi jalan keluar bagi pembaca kitab syarah sebelumnya ketika menemukan kesulitan memahami ibarat kitab tersebut. Metode seperti itu dilakukan juga oleh K.H. Imaduddin ketika mensyarahi kitab Alfiyah Ibnu Malik dan Jauhar al-Maknun.

Baca Juga

جواب عماد الدين عثمان البنتني عن كتاب الخلاصة النفيسة لابن حرجو الجاوي

Telah Terbit Buku Kiai Imad 1000 Halaman Lebih: Sejarah Runtuhnya Nasab Baalwi di Indonesia

Syekh Muhammad Syarif Al-Shawwaf, Nasab Palsu Membela Nasab Palsu

Elegi Garis Nasab: Antara yang Hakiki dan yang Imitasi (Y DNA Nabi Ibrahim Versi Rumail Abbas)

Kitab “Al-Raudh Al-Jali fi Nasab Bani Alawi” yang Dinasabkan kepada Imam Murtadha Al-Zabidi adalah Kitab Palsu dan Manhul

Kitab Raudatul Jami’ karya K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani ini diterbitkan oleh Maktabah Nahdlatul Ulum Banten tahun 1446 H. dengan 524 halaman. Kitab ini akan menjadi tambahan khazanah perpustakaan keilmuan keislaman di Indonesia yang semakin hari semakin menunjukan kebangkitan semangat tradisi menulis kitab dalam Bahasa Arab sebagaimana dulu dilakukan oleh Syekh Nawawi Al-Bantani, Syekh Mahfudz Al-Turmusi, Syekh Khalil Bangkalan, Syekh Hasyim Asy’ari dan ulama lainnya.

ShareTweetShare
Previous Post

Prof. Dr. Ahmad Mukri Kepada KH Imaduddin Utsman: Harapan untuk Intelektual Muda Muslim

Next Post

ما هو اسهل شروح لجمع الجوامع وما هو افضلها واحسنها؟

Related Posts

جواب عماد الدين عثمان البنتني عن كتاب الخلاصة النفيسة لابن حرجو الجاوي

1 Agustus 2026
334

Telah Terbit Buku Kiai Imad 1000 Halaman Lebih: Sejarah Runtuhnya Nasab Baalwi di Indonesia

29 Juli 2026
338

Syekh Muhammad Syarif Al-Shawwaf, Nasab Palsu Membela Nasab Palsu

16 Juli 2026
297

Elegi Garis Nasab: Antara yang Hakiki dan yang Imitasi (Y DNA Nabi Ibrahim Versi Rumail Abbas)

6 Juli 2026
193

Kitab “Al-Raudh Al-Jali fi Nasab Bani Alawi” yang Dinasabkan kepada Imam Murtadha Al-Zabidi adalah Kitab Palsu dan Manhul

5 Juni 2026
174

كتاب أبناء الإمام في مصر والشام الحسن والحسين كتاب مزور منحول

4 Juni 2026
123

Kitab “Abna’ al-Imam fi Misr wa asy-Syam al-Hasan wal-Husain” adalah Kitab Palsu dan Manhul

4 Juni 2026
128

Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Hadirkan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam Modern

31 Mei 2026
515

Warga NU Wajib menyayangi 86 Marga Keturunan Nabi Muhammad SAW Ini: Laporan Untuk K.H. Miftahul Akhyar

28 Mei 2026
602

Cara Sederhana Memahami Pohon Genetik Y-DNA Bani Hasyim

21 Mei 2026
261
Next Post

ما هو اسهل شروح لجمع الجوامع وما هو افضلها واحسنها؟

Paling Banyak Dilihat

Opini

GUS KIKIN MONCER, PROF NAZAR TERJEGAL GERAKAN PENGARUS-UTAMAAN SANAD LOKAL

by Admin
17 Agustus 2026
25

​Dinamika internal Nahdlatul Ulama (NU) menjelang Muktamar ke-35 memperlihatkan pergeseran peta kekuatan yang amat dinamis. Di balik layar, pertarungan tidak...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

GUS KIKIN MONCER, PROF NAZAR TERJEGAL GERAKAN PENGARUS-UTAMAAN SANAD LOKAL

Salah Satu Ulama Khos Banten, K.H. Junaidi bin Tsamar Meninggal Dunia

Problem Linguistik Gelar Habib dan Tawaran Solusinya

Tantangan Muktamar NU ke-35: Masukan dan Harapan Untuk Ketua PWNU dan PCNU

Kitab Kiai Imad, Qami’ al-Masawi, Jawab Tuntas Kitab Mbah Ryan Kudus Yang Bela Ba’alwi, Al-Khulashah al-Nafisah

Kesadaran Merata Pribumi atas Eksistensi Habaib di Indonesia

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
71.7k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
52.1k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.6k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25