• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home Ulama Kisah

Sadar Makam Leluhur Sadar Sejarah

by Admin
27 Oktober 2023
in Kisah, Kitab, Manuskrip, Opini, Tokoh, Ulama
2 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Hamdan Suhaemi

Fenomena kuburan diklaim sepihak oleh oknum keturunan Ba’Alawi menggugah nalar saya, untuk memahami validitas makam dengan beberapa pendekatan. Klaim itu bisa dibantah dengan mempertanyakan dokumen tentang makam tersebut.

Tidak berdasarkan kebencian pada orang atau kelompok tertentu, tapi ini murni menyuarakan kebenaran pada publik, bahwa hal yang disepelekan itu terkadang jadi penyesalan di masa depan jika tidak diselesaikan sekarang.

Kalau kondisi seperti ini terus menerus ( klaim dan pembelokan sejarah), tanpa ada yang mau mengklarifikasi lewat ucapan atau tulisan, kelak identitas bangsa dan kesejarahan leluhur kita hilang dari catatan, hilang dari fakta karena ditimbun oleh penipuan yang didiamkan akibat sami’na wa atho’na yang salah kaprah. Biarpun klaim dzuriyat Rosul, tapi kalau menipu ya tetap disebut penipu.

Baca Juga

Prof. Ahmad Zahro Bersumpah Habaib Ba’alwi Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW

Menyelaraskan Genetika dan Kitab Suci: Jejak DNA Neanderthal dan Denisovan Pada Manusia Modern

RUMAIL KEMBALI BERDUSTA: TIDAK TAKUT BEDOSA BERBOHONG ATAS NAMA KETURUNAN NABI MUHAMMAD SAW YANG ASLI

Mendiagnosa NU

Kiai Imad Menerima Titipan Mushaf Al-Qur’an Era Kekaisaran Utsmaniyah dari Gus Hakam Tambakberas

Terus terang ini kegelisahan saya ketika sejarah bangsa kita dibelok-belokkan, ketika mereka paham bahwa generasi milenial masih abai akan sejarah leluhurnya. Ironi dan menyedihkan kelakuan oknum-oknum Ba’lawi yang tidak bertanggung jawab ini, justru dibela oleh oknum kiai yang hanya punya dalih cinta ahli bait. Soal cinta ahli bait itu sudah jelas, dan kita pun sudah lakukan itu.

Abad 16 hingga abad 17 masehi, makam-makam sultan, para ksatria, ulama dan tokoh sejarah masih dipengaruhi peradaban Persia ( kini Iran ) dari jalur Gujarat, Champa dan Pasai, ini jadi dasar identifikasi kita bahwa tidak ada unsur peradaban Yaman di abad itu. Jika ada makam-makam, lalu diklaim sebagai orang yang mati berasal dari Yaman tentu bertentangan dengan relief batu nisannya.

Saat memasuki abad 18 dan 19 masehi, bangsa Yaman memasuki Nusantara, dan ini jadi penanda bahwa pada abad tersebut banyak kesimpangsiuran soal makam. Karena itu dalih untuk membantahnya itu adalah dokumen makam, jika dokumen tidak menjelaskan identitas ahli kuburnya wajib kita tolak, dan itu jelas penipuan.

Dokumen itu antara lain riwayat orang yang di kubur tersebut, keterangan kehidupannya, atau jejak sejarah dan peninggalannya, dan bila perlu saksi dan arsip sejarah lewat surat undangan menyolatkan jenazah yang biasanya ditulis dengan Jawa Pegon, dan arsip itu memang ada, bahkan oleh pemerintah kolonial Belanda hal sepele itu disimpan rapih.

Ini peringatan bagi kita, agar jangan terlena oleh figur besar dan sangat mulia itu tetapi mendiamkan klaim dan pembelokan atas figur sejarah. Dalam hal ini perlu sikap seimbang dan titik berat pada fakta kebenaran. Jika salah bilang salah, jika itu benar katakan itu benar.

Nalar kita jangan sampai mati hanya karena mahabbah, tetapi mahabbah-nya kita didasarkan kewarasan dan tidak berlebihan. Lalu kita pastikan bahwa kita istiqamah di jalur fakta dan kebenaran sejarah. Karena itu selidiki jika ada perubahan nama makam, nama ahli kuburnya, padahal sebelumnya adalah makam pribumi asli. Hindari cinta buta, karena ia mematikan akal sehat.

Persada, 26 Oktober 2023

Tags: ba alawiba alawi rungkadBa Alwibahar bin smithbin yahyabudaya nusantraDzuriyyahDzuriyyah Nabihabaibhabibhanif alatasHRSKeturunan Nabiketurunan palsuKeturunan Rasulullahmakammakam palsuNasabnasab palsunasab rungkadpemalsuan nasabpemalsuan silsilahpembelokan sejarahpembongkaran makamRasulRasulullah SAWrekomendasi kepada negararungkadsanad ilmusejarah keratonSilsilah Habibsilsilah nasabsitus budayasumodiningrattest DNAthoha bin yahyaUbaidUbaidillahulamautsman bin yahya
ShareTweetShare
Previous Post

Habib Lutfi Dan KRT Sumodiningrat: Sebuah Ulasan Ilmiah

Next Post

Manuskrip Halu Dan Isnad Palsu

Related Posts

Prof. Ahmad Zahro Bersumpah Habaib Ba’alwi Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW

10 September 2026
27

Menyelaraskan Genetika dan Kitab Suci: Jejak DNA Neanderthal dan Denisovan Pada Manusia Modern

7 September 2026
449

RUMAIL KEMBALI BERDUSTA: TIDAK TAKUT BEDOSA BERBOHONG ATAS NAMA KETURUNAN NABI MUHAMMAD SAW YANG ASLI

4 September 2026
866

Mendiagnosa NU

4 September 2026
40

Kiai Imad Menerima Titipan Mushaf Al-Qur’an Era Kekaisaran Utsmaniyah dari Gus Hakam Tambakberas

29 Agustus 2026
185

Peluk Sayang Untuk Gus Yahya dan Nahdliyin Kultural: Muktamar 35 Jombang

28 Agustus 2026
317

Istana dan Bisyarah: Dinamika Kepemimpinan K.H. Miftahul Akhyar dan Gus Yahya Jelang Muktamar Ke-35

25 Agustus 2026
61

Maa Adrakamal Ulama: Menjaga Kualitas “Nisbat” Kiai dan Pengurus di Tengah Zaman Fitnah[1]

19 Agustus 2026
89

GUS KIKIN MONCER, PROF NAZAR TERJEGAL GERAKAN PENGARUS-UTAMAAN SANAD LOKAL

17 Agustus 2026
107

Problem Linguistik Gelar Habib dan Tawaran Solusinya

13 Agustus 2026
133
Next Post

Manuskrip Halu Dan Isnad Palsu

Paling Banyak Dilihat

Berita

Gus Rafi Batalkan Nasab Baalwi Berdasar Kitab Internal Ba’alwi

by Admin
11 September 2026
78

Jakarta — Diskursus mengenai keabsahan nasab Ba'alawi kembali memanas setelah Gus Rafi Wiranegara memaparkan temuan kritis yang membatalkan klaim kenasaban...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

Gus Rafi Batalkan Nasab Baalwi Berdasar Kitab Internal Ba’alwi

Mengenal Dr. Sugeng Pondang Sugiharto, S.P., M.Eng. Peneliti BRIN yang Namanya Mencuat Terkait Y-DNA Bani Hasyim

Dr. Nadine Al-Mewari: Realitas Genetik Klan Ba’alwi Hadhramaut Berada di Haplogroup G, Bukan J1 Quraisy

Ulama Negeri Jiran Malaysia Ustadz Noor Deros: Hujjah Kiai Imad Membatalkan Nasab Habaib Baalwi Kokoh

Pangeran Abdul Nasher Yaman Batalkan Nasab Baalwi

Prof. Ahmad Zahro Bersumpah Habaib Ba’alwi Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
71.9k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
52.2k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.7k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25