• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home Berita

Surat Untuk Rabithah Alawiyah Dan Gus Rumail

by Admin
4 November 2023
in Berita, KH Imaduddin al Bantani, Kisah, Kitab, Manuskrip, Opini, Tokoh, Ulama
2 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga

Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

Dari Upacara hingga Panggung Tiga Bahasa, Hari Santri di Baitul Muqoddas Berlangsung Meriah

Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

Self-Love Berbasis Kemanusiaan: Meretas Sakralisasi Dogma Muhibbin-Habib dan Menata Rasionalitas Cinta

Penulis, pagi tadi, telah mengirimkan surat yang ditujukan kepada ketua Rabitah Alawiyah (RA) di Jakarta dan Gus Rumail di Jepara. Surat itu, kepada Ketua RA, terkait dengan masih masifnya para keturunan Ba Alawi yang mengaku dihadapan publik sebagai keturunan Nabi Muhammad Saw, padahal mereka tidak bisa menunjukan bukti, baik secara pustaka maupun hasil uji DNA, bahwa mereka nasabnya tersambung kepada Nabi Muhammad Saw. Sedangkan, surat kepada Gus Rumail terkait klaimnya tentang penemuan kitab sezaman, mungkin besok surat itu baru sampai di Kantor Rabitah Alawiyah. Dan butuh beberapa waktu sampai ke Jepara.

Terkait dengan tulisan Gus Rumail bahwa ia menemukan bukti sezaman itu, penulis tidak melihatnya demikian. Beberapa sanad hadits yang ditampilkan oleh Gus Rumail yang katanya dari sebuah manuskrip sezaman itu mencurigakan. Ia tanpa alamat. Tiada penulis yang disebutkan. Tiada tahun penulisan yang dinyatakan. Katanya masih dirahasiakan. Bukan rahasia, tetapi karena itu hanya PHP belaka. Manuskrip itu bukan tentang tahun yang disebutkan, tetapi tentang tahun berapa manuskrip itu ditulis. Isinya pun membagongkan. Misalnya tentang sanad hadis yang menyebut “telah menceritakan kepadaku ayahku dan pamanku Ubaidillah, keduanya putra Ahmad al-Abah…” kalimat ini nampak sekali dipaksakan. Muhammad bin Ali Ba Alawi, baik ia “Sohib Mirbat atau ia “Faqih muqoddam”, tidak dikenal sebagai perawi hadits. Jelas itu manuskrip abal-abal.

Gus Rumail juga mengatakan: ia menemukan bukti sezaman Ahmad al-Muhajir. Jelas, jika yang dimaksud Ahmad al-Muhajir itu adalah Sayid Ahmad bin Isa, tentu bukti sezaman itu banyak. karena Sayyid Ahmad bin Isa memang sosok historis yang terekam kitab-kitab nasab sezaman atau yang mendekatinya. Sedangkan yang dipermasalahkan adalah bukti sezaman yang menyatakan bahwa Sayyid Ahmad bin Isa mempunyai anak bernama Ubaidillah. Ini yang tidak akan pernah ditemukan sampai “puyuh buntuten”.

Selain itu, Gus Rumail juga mengaku ia menemukan bukti sezaman Muhammad “Sohib Mirbat” dan “Fakih Muqoddam”. Ini juga tidak mungkin. Algoritma penelusuran kitab-kitab abad enam sampai Sembilan, mengarah kepada bahwa Muhammad “Sohib Mirbat” adalah fiktif. Sedangakan, “Fakih Muqoddam” fakta kesejarahannya meragukan dan glorifikasi individunya kental. Ia bukanlah ia yang disebut dalam tulisan-tulisan Ba Alawi. Kitab-kitab berangka tahun yang sama dengan “Sohib Mirbat” Ba Alawi banyak ditulis, namun ia tidak menyebut ada sosok seorang Ba Alawi yang bernama Muhammad “Sohib Mirbat” yang tinggal di Mirbat.

Manuskrip kitab “Arbain” karya Ali bin Jadid yang diklaim Gus Rumail telah ditemukannya dikatakan di dalamnya ia (Ali bin Jadid) mendapatkan riwayat dari Muhammad “Sohib Mirbat” dan kakek-kakeknya. Luar biasa, tokoh fiktif dapat meriwayatkan hadits. Terlepas dari semua itu, setiap klaim bisa diuji, kita hargai energi yang telah dikeluarkan itu, baik moril maupun materil.

Gus Rumail mengatakan: “Tinggal tentukan saja tempat dan waktunya, jika memang ada kekosongan jadwal akan saya datangi ke sana. Saya punya banyak sebutan dan panggilan, tapi “kabur dari dialog” bukanlah salah satunya.”

Penulis telah menyampaikan undangan diskusi melalui sahabat Hanif Farhan. Sebelum Sahabat Hanif Farhan menentukan waktu, Gus Rumail menjawab: “Status saya kemarin sepertinya harus saya kasih disclaimer seperti berikut: Pertama saya ada pekerjaan di rumah. Kemungkinan akhir pekan (sabtu-minggu) saya bisa meluangkan waktu. Kedua, November-Desember ini saya memang belum bisa kemana-mana jika jaraknya tidak memungkinkan “sore sudah bisa pulang”….”. intinya Gus Rumail, tidak siap berdiskusi dalam waktu dekat di Banten seperti statusnya di youtube “tinggal tentukan saja tempat dan waktunya…”.

Melihat beberapa youtuber yang mengkoreksi klaim sumber sezaman Gus Rumail yang penuh kerancuan, penulis sebenarnya sudah pesimis apakah bermanfaat berdiskusi dengan Gus Rumail, tetapi penulis khawatir bahwa kesengajaan berbohong tidak mendapat nasihat yang diperlukan untuk keselamatan dunia dan akhirat saudara sesama muslim. Alasan demikian pulalah kenapa penulis banyak membagi waktu antara menjalankan tugas utama mengajar santri, dan menulis masalah nasab serta membaginya kepada kaum muslimin. Penulis yakin, saudara-saudaraku Ba Alawi yang hari ini marah, mereka nanti di hadapan Allah dan rasul-Nya akan berterimakasih.

Penulis: Imaduddin Utsman al-Bantani

Tags: ba alawiba alawi rungkadBa Alwibahar bin smithbin yahyabudaya nusantradebatdiskusi ilmiahDzuriyyahDzuriyyah Nabifaqih muqoddamhabaibhabibhanif alatasHRSKeturunan Nabiketurunan palsuKeturunan Rasulullahkitab sezamanmakammakam palsumunaqosahNasabnasab palsunasab rungkadpemalsuan nasabpemalsuan silsilahpembelokan sejarahpembongkaran makamRARasulRasulullah SAWrekomendasi kepada negararungkadsanad ilmusejarah keratonSilsilah Habibsilsilah nasabsitus budayasohib mirbatsumodiningrattest DNAthoha bin yahyaUbaidUbaidillahulamautsman bin yahya
ShareTweetShare
Previous Post

Himbauan Tentang Penyelamatan dan Perawatan Makam Para Pendahulu Peradaban Mataram Islam

Next Post

Kang Dins: NU Selalu Berpihak Kepada Rakyat Palestina

Related Posts

Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

25 Oktober 2026
9

Dari Upacara hingga Panggung Tiga Bahasa, Hari Santri di Baitul Muqoddas Berlangsung Meriah

24 Oktober 2026
31

Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

23 Oktober 2026
57

INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

22 Oktober 2026
100

Self-Love Berbasis Kemanusiaan: Meretas Sakralisasi Dogma Muhibbin-Habib dan Menata Rasionalitas Cinta

20 Oktober 2026
52

Achmad Ubaedillah dan Hassan Wirayuda Raih Penghargaan Putra Terbaik Kabupaten Tangerang dalam Hubungan Internasional

19 Oktober 2026
80

Sejarah Hidup KH. Abdul Gani, Miliarder NU dari Banten

19 Oktober 2026
51

Lepas Jalan Sehat Sarungan Hari Santri Nasional 2026 di Pandeglang, Andra Soni Tegaskan Peran Strategis Santri bagi Banten

18 Oktober 2026
21

Analisis Kunjungan Umar bin Hafidz Dalam Upaya Membentuk Persepsi Publik Sebagai Sosok yang Dianggap Mulia

16 Oktober 2026
125

Mistifikasi Umar Hafidz vs Nalar KH Imaduddin Utsman: Menuju Pembebasan Epistemik dalam Keagamaan Nusantara

15 Oktober 2026
56
Next Post

Kang Dins: NU Selalu Berpihak Kepada Rakyat Palestina

Paling Banyak Dilihat

Berita

Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

by Admin
25 Oktober 2026
9

Penulis: Rifky Zulkarnaen J. Baswara Mukadimah Tulisan ini penulis tujukan khususnya kepada para pejabat  yang memiliki sedikit waktu untuk melakukan...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

Fakta Sejarah Lahirnya Hari Santri Nasional

Dari Upacara hingga Panggung Tiga Bahasa, Hari Santri di Baitul Muqoddas Berlangsung Meriah

Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

Self-Love Berbasis Kemanusiaan: Meretas Sakralisasi Dogma Muhibbin-Habib dan Menata Rasionalitas Cinta

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
72.2k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
52.3k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.8k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25