• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home Opini

Tesis Nasab, Tuduhan Wahabi dan Posisi Kita

by Admin
6 Juni 2024
in Opini
3 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Hamdan Suhaemi

Tesis ibthal Nasab sudah digaungkan satu tahun lalu bersamaan tidak ada bantahan ilmiah dari Rabithah Alawiyah, tesis ini murni produk pemikiran kiai pesantren, dari pergumulannya menemukan dalil-dalil kuat atas konfirmasi terputusnya nasab habaib dari nasab Sayid Ahmad al-Muhajir bin Sayid Isa al-Rumi, cucu Sayidina Husein Ibnu Sayidah Fathimah binti Rosulullah S.a.w.

Dalam proses refleksi itu tidak secuil pun memakai pijakan pemikiran Wahabi atau Muktazilah, bahkan atau khawarij, saya pastikan tuduhan atas itu tidak tepat. Karena saya saksi hidupnya, bahwa tesis itu murni bermaksud meninjau ulang nasab habaib karena berawal dari para dawir habib yang meresahkan kiai-kiai dan ustadz-ustadz kampung yang diperas dan dipalak oknum habib, bahkan tak jarang beberapa penceramah habib selalu isi ceramahnya ujaran kebencian dan provokatif.

Sekali lagi tidak benar tesis itu berdasarkan pola Wahabi atau khawarij, karena sejak kecil hingga sekarang sepanjang saya temani tidak pernah bersentuhan dengan pemikiran Wahabi, apalagi berguru ke ulama Wahabi, kalau berteman dengan orang orang PKS dulu di era 2004-2005 iya benar, tapi berteman bukan berarti ia Wahabi. Ibarat datangi tukang minyak wangi kena wanginya tapi tidak bisa disebut ia penjual minyak wangi.

Bahkan penulis tesis tersebut Ketua RMI PWNU Banten, dan anggota LBM PBNU, masa iya jelas NU nya dibilang Wahabi, pemikirannya pun jelas NU, dan iya mengikuti MKNU bersama saya, guru-gurunya juga ulama NU, lalu kok dibilang mengadopsi paham Wahabi itu darimana?. Saya ini saksi hidupnya.

Berbanding terbalik ketika menuduh Wahabi atau Muktazilah atas ulama NU, ada banyak didapati video atau YouTube yang isi ceramah habaib itu melecehkan kiai-kiai NU, yang viral kini adalah hinaan Taufiq Assegaf terhadap Gus Muwafiq, namun terkesan didiamkan begitu saja. Kalau bicara melanggar kode etik organisasi, lalu apa kesalahannya atas organisasi?, kalau salah tesisnya tentang nasab habaib maka bantahlah dengan bantahan ilmiah pula. Umat kita tengah menanti itu meski dalam kebingungan.

Yang menyakitkan adalah saya ini dan penulis tesis nasab habaib yakni KH. Imaduddin Usman begitu gigih melawan paham Wahabi hampir di setiap waktu. Lah kok tega sekali dibilang punya pemikiran Wahabi.

Kita tidak sama sekali mau dibenturkan sesama NU, sesama Aswaja, sesama pribumi. Karena kita tahu bahwa rugi besar jika yang jadi lawan debat itu saudara kita sendiri sesama pribumi yang tidak paham persoalan nasab. Karena itu keluarlah wahai para Habaib yang alim-alim dan jawab ini.

Daftar 12 Pertanyaan untuk Rabithah Alawiyah (RA)

Baca Juga

Daftar Nama Kiai, Tokoh dan Lembaga Yang Telah Gagal Menjawab Tesis Batalnya Nasab Ba’Alwi

Silsilatul Dzahab Bantarsari Vs Silsilatul Halu Baalwi: Praktikkan Adab Yang Anda Ajarkan Selama Ini

Rekonstruksi Persepsi Sosial Komunitas Ba’alwi Terjun Bebas di Lingkup Masyarakat Jawa Tahun 2026

Tedi Isyaratkan Ada Reshuffle Kabinet, Kiai Imad Usul Presiden Copot Nusron Terkait Korupsi Kuota Haji

Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

  1. Mengapa Ibnu Samrah (w. 586 H) dalam kitabnya Tabaqat Fuqaha al-Yaman tidak menyebut 8 (delapan) nama keluarga Ba Alawi yang masa hidupnya sebelum Ibnu Samrah meninggal, atau semasa dengan hidup Ibnu Samrah?
  2. Apakah Ali, ayah Faqih Muqoddam adalah sosok historis yang ada di Tarim pada tahun 575 Hijriah?
  3. Mengapa kakek Fakih Muqoddam yang bernama Ali Khali Qosam (wafat tahun 529 Hijriah), ulama besar menurut Baalwi, tidak disebut oleh Ibnu Samrah?
  4. Mengapa ayahnya Ali Khali Qosam yang bernama Alwi II, tidak dicatat?
  5. Mengapa ayahnya Alwi II yang bernama Muhammad tidak dicatat?
  6. Mengapa ayahnya Muhammad yang bernama Alwi I tidak dicatat?
  7. Mengapa ayahnya Alwi I yang bernama Ubaidillah tidak dicatat?
  8. Mengapa Muhammad “Sohib Mirbat” Ba Alawi (wafat tahun 550 Hijriyah) tidak disebut, tapi Muhammad bin Ali al-Qola’i (wafat tahun 577 Hijriyah) disebut oleh Ibnu Samrah?
  9. Mengapa Muhammad bin Ali al-Qola’i namanya disebut Ibnu Samrah, tetapi gurunya, Muhammad “Sohib Mirbat” Ba Alawi, dilupakan?
  10. Betulkah Muhammad “Sohib Mirbat” adalah guru dari al-Qola’i?
  11. Betulkah Muhammad “Sohib Mirbat” pembawa Madzhab Syafi’i di Mirbat?
  12. Apakah ada nama Muhammad Sohib Mirbat disebut di dalam kitab sejarah yang mu’tabar sebelum abad ke-sembilan yang dikarang bukan Ba Alawi?

Jangan lagi memperalat ulama pribumi karena pertanyaan itu bukan untuk ulama pribumi, jangan memperalat muhibbin yang kadung cinta buta itu untuk melancarkan fitnahan. Bukankah habib itu berjenis kelamin laki-laki? lalu untuk apa memperalat muhibbinnya.

Ma’la, 5 Juni 2024

ShareTweetShare
Previous Post

Kenapa Tesis Kyai Imad disenangi oleh NU Kultural?

Next Post

KH. Tb. Hamdi Ma’ani Rusjdi Mata Hati Nahdlatul Ulama dari Menes

Related Posts

Daftar Nama Kiai, Tokoh dan Lembaga Yang Telah Gagal Menjawab Tesis Batalnya Nasab Ba’Alwi

22 April 2026
22

Silsilatul Dzahab Bantarsari Vs Silsilatul Halu Baalwi: Praktikkan Adab Yang Anda Ajarkan Selama Ini

21 April 2026
27

Rekonstruksi Persepsi Sosial Komunitas Ba’alwi Terjun Bebas di Lingkup Masyarakat Jawa Tahun 2026

18 April 2026
47

Tedi Isyaratkan Ada Reshuffle Kabinet, Kiai Imad Usul Presiden Copot Nusron Terkait Korupsi Kuota Haji

10 April 2026
74

Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

9 April 2026
66

Muktamar NU 2026 and The Art of Letting Go

7 April 2026
38

Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas

24 Maret 2026
604

Beruntungnya Orang yang Saling Memaafkan di Hari Raya Idul Fitri

21 Maret 2026
40

Memahami Klaim Nasab Suci: Pentingnya Verifikasi Data Sejarah dan Narasi Peradaban

15 Maret 2026
118

Titik Balik Thesis al Bantani, Konsensus dan Glorifikasi Nasab Ba’Alwi: Tiga Tahun  Gagal Raih Syuhra Wal Istifadlah (2023 2025)

11 Maret 2026
118
Next Post

KH. Tb. Hamdi Ma'ani Rusjdi Mata Hati Nahdlatul Ulama dari Menes

Paling Banyak Dilihat

KH Imaduddin al Bantani

Daftar Nama Kiai, Tokoh dan Lembaga Yang Telah Gagal Menjawab Tesis Batalnya Nasab Ba’Alwi

by Admin
22 April 2026
22

Diskursus batalnya nasab Ba’alwi di ruang public adalah salah satu diskursus yang menarik selama kemerdekaan Indonesia sejak tahun 1945. Tidak...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

Daftar Nama Kiai, Tokoh dan Lembaga Yang Telah Gagal Menjawab Tesis Batalnya Nasab Ba’Alwi

Silsilatul Dzahab Bantarsari Vs Silsilatul Halu Baalwi: Praktikkan Adab Yang Anda Ajarkan Selama Ini

Rekonstruksi Persepsi Sosial Komunitas Ba’alwi Terjun Bebas di Lingkup Masyarakat Jawa Tahun 2026

Step Forward? Perintah Allah Swt & Rasulullah Saw: Refleksi Menuju 4 Tahun Polemik Nasab Habib & Baalwisasi-Yamanisasi

Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

Menjaga Marwah Sejarah: Fakta Autentik Trah Sunan Ampel dan Keadilan untuk Leluhur di Winongan yang Menjadi Korban

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
70.8k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
51.9k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.3k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25