• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home Pustaka Kitab

Ulasan Singkat Klaim Nasab Ba Alwi Garis Lurus Lurus Paternal Ke Imam Husein Bin Ali RA

by Admin
20 Januari 2024
in Kitab, Opini, Tokoh
2 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga

Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

Self-Love Berbasis Kemanusiaan: Meretas Sakralisasi Dogma Muhibbin-Habib dan Menata Rasionalitas Cinta

Analisis Kunjungan Umar bin Hafidz Dalam Upaya Membentuk Persepsi Publik Sebagai Sosok yang Dianggap Mulia

Mistifikasi Umar Hafidz vs Nalar KH Imaduddin Utsman: Menuju Pembebasan Epistemik dalam Keagamaan Nusantara

Telah kita ketahui bahwa Nasab Ba ‘Alwi Gagal Total Sebagai Cucu Nabi SAW Melalui Garis Lurus Lurus Paternal Ke Imam Husein Bin Ali RA:

  1. Gagal secara PUSTAKA, tidak terkonfirmasi dalam kitab-kitab nasab selama 550 tahun lamanya.
  2. Gagal secara SEJARAH, terbukti Sayyid Ahmad Al Abah bin Isa Arrumi, wafat di Najaf, dimakamkan di Wadi Assalam, dan tidak pernah hijrah ke Hadramaut Yaman. Makam di Yaman juga baru ditemukan berdasarkan takwil mimpi di Abad ke-9H. Sejarah itu tidak bisa didasarkan pada mimpi semata. Harus jelas pembuktian ilmiahnya, secara kesinambungan.
  3. Gagal secara GENETIKA, karena dari hasil uji test DNA berhaplogroup Y-DNA paternal G2. Sementara keluarga Nabi berhaplogroup J1. Dari sini jangankan sebagai Cucu Nabi SAW (J1-L859) atau Ali RA (J1-FGC10500), sebagai kerurunan Ibrahim saja gagal (J1-P58). Sebagai orang Arab juga gagal, merek orang Kaukasia, keturunan Askhenazi, melalui jalur Yaphet putra NUH AS. Sedangkan Ibrahim keturunan dari SAM bin NUH AS. Artinya, Ba’alwi di masa sekarang, ketemu pada kakek yang sama dengan keturunan Nabi SAW yang asli, yaitu di titik manusia bernama NUH AS pada sekitar 1108 generasi di masa silam. Jadi, kejauhan kekerabatannya dan mutlak gagal total klaimnya sebagai Cucu Nabi melalui jalur Imam Husein bin Ali RA.
  4. Gagal secara ISBAT NASAB, baik dari Naqobah Yaman maupun Iraq negeri asal leluhur Sayyid Ahmad bin Isa. Dari negeri Yaman bahkan keluarga Nabinyang diwakili Mufti Yaman dari keluarga Ar-Rasi Al Hasani sudah mengeluarkan fatwa tentang nasab-nasab palsu yang mengaku keturunan Nabi SAW. Dan itu termasuk keluarga BA’ALWI YAMAN, yang berbondong-bondong hijrah ke Nusantara atas inisiasi Kolonial Belanda, bekerja untuk kepentingan Penjajah Kafir Harbi Belanda, menumpang gratis Kapal Belanda, dapat tanah, gaji dan fasilitas warga elit diatas Pribumi Nusantara.
    (Selengkapnya baca Kitab Al Istizadah karangan cucu Mufti Tarim Abdurrahman bin Ubaidillah, maupun korespondensi Mufti Antek Belanda Usman bin Yahya dengan atasannya Snouck Hurgronje, maupun Van Den Berg, yaitu 2 oknum Yahudi Belanda sebagai konseptor Kooptasi dan Hegemoni Ummat Islam di Nusantara).

Salam Waras Selalu, Rahayu Nusantaraku !!!

(KRAT. Faqih Wirahadiningrat)

Tags: ba alawiba alawi rungkadBa Alwibahar bin smithbin yahyabudaya nusantraDzuriyyahDzuriyyah Nabihabaibhabibhaluhanif alatasHRSisnad palsuKeturunan Nabiketurunan palsuKeturunan RasulullahKRT. FAQIH WIRAHADININGRATmakammakam palsumanuskripNasabnasab palsunasab rungkadpemalsuan nasabpemalsuan silsilahpembelokan sejarahpembongkaran makamRasulRasulullah SAWrekomendasi kepada negararumail abbasrungkadsanad ilmusejarah keratonSilsilah Habibsilsilah nasabsitus budayasumodiningrattest DNAthoha bin yahyaUbaidUbaidillahulamautsman bin yahya
ShareTweetShare
Previous Post

Membedah Kitab Rujukan Sang Profesor

Next Post

Jika Tidak Ada Ba’alwi Maka Runtuh Ilmu di Nusantara: Cerita Dusta Sholeh al-Jufri Tentang Sanad Ulama Nusantara

Related Posts

Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

26 Oktober 2026
18

Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

25 Oktober 2026
27

Self-Love Berbasis Kemanusiaan: Meretas Sakralisasi Dogma Muhibbin-Habib dan Menata Rasionalitas Cinta

20 Oktober 2026
54

Analisis Kunjungan Umar bin Hafidz Dalam Upaya Membentuk Persepsi Publik Sebagai Sosok yang Dianggap Mulia

16 Oktober 2026
130

Mistifikasi Umar Hafidz vs Nalar KH Imaduddin Utsman: Menuju Pembebasan Epistemik dalam Keagamaan Nusantara

15 Oktober 2026
61

Menolak Dogma Hadramautisme, Mengintegrasikan Sains: Memahami Pencerahan KH Imaduddin Utsman dan Mistifikasi Habib Umar Bin Hafidz

14 Oktober 2026
95

Anak Umar bin Hafidz Mengangkat Kakinya Saat Bertemu Ketua MPR RI Ahmad Muzani

14 Oktober 2026
410

KH Hasyim Asy’ari dan Tuah NU yang Malati: Menghadirkan Sanad Madzhab Ilmu Keislaman Sunni

13 Oktober 2026
79

RMI NU Banten: Penyusunan Pergub dan Penyaluran Bantuan Pesantren Harus Inklusif, Jangan Dimonopoli Satu Kelompok

9 Oktober 2026
67

Tokoh-Tokoh Ba’alwi Tidak Masuk Pengurus PBNU 2026-2031

1 Oktober 2026
266
Next Post

Jika Tidak Ada Ba’alwi Maka Runtuh Ilmu di Nusantara: Cerita Dusta Sholeh al-Jufri Tentang Sanad Ulama Nusantara

Paling Banyak Dilihat

Opini

Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

by Admin
26 Oktober 2026
18

Oleh: Ubaidillah Tamam Munji (Dosen UIN Walisongo Semarang dan Pengasuh Pesantren As Shuffah_Rembang) Dalam tulisan ini, saya ingin menjelaskan klaim...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

Kritik Historis-Genetis Nasab Ba’alwi: Telaah KH Imaduddin Utsman, Dr Sugeng S., dan Dr. Manachem Mengatasi Glorifikasi Keberagamaan Menuju Pendidikan Kritis

Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

Fakta Sejarah Lahirnya Hari Santri Nasional

Dari Upacara hingga Panggung Tiga Bahasa, Hari Santri di Baitul Muqoddas Berlangsung Meriah

Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
72.2k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
52.3k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.8k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25