• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home Opini

Mengkaji Kitab Lawaqihu al-Anwari al-Qudsiyati

Kitab Lawaqihu al-Anwari al-Qudsiyati ditulis oleh seorang pakar fiqih madzhab Syafi'i, sekaligus seorang yang punya maqom Wali Kutub, yaitu Imam Abdul Wahab al-Sya'rani. Sosok Wali besar ini lengkapnya bernama Abu al-Mawahib Abdullah bin Ahmad bin Ali al-Ansari, terkenal dengan nama al-Sya’rani merupakan seorang yang alim, zuhud, faqih, muhaddits.

by Admin
21 November 2022
in Opini
2 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga

Framework Melihat Imigran Yaman dan Amalan Habib Baalwi, Tudingan Operasi Intelijen hingga Kyai Ikhya dan Nabi Adam: Kelompok Kyai Imad Outlier!

Menguji Statement “Jangan Generalisir Klan Habib Baalwi, Setiap Suku Ada Yang Baik dan Buruk”

Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah

Gema Takbir Iduladha di Pesantren Nahdlatul Ulum Kresek Banten Berlangsung Khidmat

Implikasi Pernyataan Gus Yahya: “NU Tidak Boleh Ingkar Nasab Baalwi”

Oleh: Hamdan Suhaemi

Idaroh Wustho Jam’iyah Ahlith Thoriqah Mu’tabaroh An-Nahdliyah Provinsi Banten telah menggelar pengajian bulanan dengan mengkaji 2 kitab, yang pertama kitab al-Anwari al-Qudsiyati dan yang kedua kitab Fathu al-Majid. Kitab pertama membahas tentang bagaimana bertarekat, dan bertasawuf yang benar, lurus sesuai syariat Islam. Kitab kedua membahas tauhid. Dua kitab tersebut saling menunjang bagi muridin (murid tarekat) dan bagi Mursyid (guru tarekat) untuk dijadikan pedoman atau pegangan dalam bertarekat dan bersuluk.

Kitab Lawaqihu al-Anwari al-Qudsiyati ditulis oleh seorang pakar fiqih madzhab Syafi’i, sekaligus seorang yang punya maqom Wali Kutub, yaitu Imam Abdul Wahab al-Sya’rani. Sosok Wali besar ini lengkapnya bernama Abu al-Mawahib Abdullah bin Ahmad bin Ali al-Ansari, terkenal dengan nama al-Sya’rani merupakan seorang yang alim, zuhud, faqih, muhaddits.

Imam Abdul Wahab bin Ahmad bin Ali an Anshariy al-Sya’roni al-Syafi’ii, al-Syadzili lahir tahun 899 H/1478 M di kampung Saqiyah Abu Sya’rah, di daerah Manufi, Mesir dan wafat pada tahun 973 H/1552 M di Mesir.

Kitab yang kedua adalah kitab Fathu al-Majid yang ditulis oleh Syaikh al-Zahid al-Mudaqqiq Muhammad Nawawi al-Bantani, kitab yang mensyarahi kitab al-Durru al-Farid yang ditulis oleh gurunya yaitu Syaikh Sayyid Ahmad Nahrawi. Syaikh Nawawi al-Bantani lahir di Tanara, Serang Banten 1813 M dan wafat 1897 M di Ma’la Makkah Arab Saudi.

Dengan muqri (pembaca) Abah KH Thobary Syadzili, seorang Rois Idaroh Wustho Jam’iyah Ahlith Thoriqah Mu’tabaroh An-Nahdliyah (Jatman Banten) sekaligus pakar ilmu Falak se-Asia Tenggara, pengajian bulanan tersebut diharapkan bisa berlanjut dan tetap istiqamah dalam upaya mengenalkan tarekat dan menguatkan tarekat, khususnya di wilayah Banten yang disinyalir banyak dihuni oleh para wali Mastur (Waliullah yang tertutup).

Sebagai santri biasa betapa senang saya ikut mengaji kedua kitab tersebut, semoga menjadi suluh untuk perjalanan hidup yang lurus dan benar dalam beragama dan menghindari hidup yang sarat akan tipu daya, intrik-intrik dan pembelokan-pembelokan menjauhi agama. Meski demikian saya tidak perlu juga menafikan betapa indahnya dunia ini yang di dalamnya ada mawar-mawar cinta yang perlu disebarkan wanginya kepada umat manusia, karena berislam sesungguhnya adalah rahmat (kasih sayang) untuk semua manusia dan alam semesta.

Pesantren Miftahul Khaer Panongan Tangerang, 21-11-2022.

(Editor: Kang Diens)

Tags: baca kitabkitab kuningKitab Lawaqihu al-Anwari al-Qudsiyati
ShareTweetShare
Previous Post

PWNU Banten, KH Bunyamin: Kami Siap Sukseskan Porseni NU 2023 Di Kota Solo

Next Post

Sumber-sumber Belanda Tentang Sejarah Banten Abad 19 Masehi

Related Posts

Framework Melihat Imigran Yaman dan Amalan Habib Baalwi, Tudingan Operasi Intelijen hingga Kyai Ikhya dan Nabi Adam: Kelompok Kyai Imad Outlier!

3 Juni 2026
54

Menguji Statement “Jangan Generalisir Klan Habib Baalwi, Setiap Suku Ada Yang Baik dan Buruk”

31 Mei 2026
64

Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah

29 Mei 2026
140

Gema Takbir Iduladha di Pesantren Nahdlatul Ulum Kresek Banten Berlangsung Khidmat

28 Mei 2026
30

Implikasi Pernyataan Gus Yahya: “NU Tidak Boleh Ingkar Nasab Baalwi”

28 Mei 2026
76

Dr. Saleh Basyari: Tesis Kiai Imad Persempit Ruang Simtuddurar, Taufiq Assegaf, Majlis Salawat Syekh bin Abdul Qadir dan Lutfi bin Yahya

14 Mei 2026
126

Kandidat Doktor dari Inggris: Kiai Imad dan Presiden Prabowo Seperti Einstein dan Roosevelt

14 Mei 2026
59

Kisah Ali bin Abdurrahman al-Habsyi Kwitang Mendapat Bintang Salib Dari Penjajah Belanda

4 Mei 2026
253

Syekh Nawawai Tsani Dari Banten di Abad Modern

1 Mei 2026
239

The Beginning of Baalwisasi-Yamanisasi: Penyelewengan Definisi Habib dan Ahlul Bait

29 April 2026
82
Next Post

Sumber-sumber Belanda Tentang Sejarah Banten Abad 19 Masehi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Paling Banyak Dilihat

Berita

كتاب الروض الجلي في نسب بني علوي المنسوب للإمام مرتضى الزبيدي كتاب منحول مزيف

by Admin
5 Juni 2026
36

بقلم عماد الدين عثمان البنتني الجاوي الشافعي (رئيس لجنة الفتوى في مجلس علماء اندونيسيا في محافظة بنتن)کتاب الروض الجلي في...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

كتاب الروض الجلي في نسب بني علوي المنسوب للإمام مرتضى الزبيدي كتاب منحول مزيف

Kitab “Al-Raudh Al-Jali fi Nasab Bani Alawi” yang Dinasabkan kepada Imam Murtadha Al-Zabidi adalah Kitab Palsu dan Manhul

كتاب أبناء الإمام في مصر والشام الحسن والحسين كتاب مزور منحول

Kitab “Abna’ al-Imam fi Misr wa asy-Syam al-Hasan wal-Husain” adalah Kitab Palsu dan Manhul

Framework Melihat Imigran Yaman dan Amalan Habib Baalwi, Tudingan Operasi Intelijen hingga Kyai Ikhya dan Nabi Adam: Kelompok Kyai Imad Outlier!

KH Syam’un: Jenderal Ulama dan Tokoh NU

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
71.1k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
52k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.4k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25