• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home Berita

Menerima Nasab Ba’alwy Sebagai Keturunan Nabi Muhammad SAW, Akan Berimplikasi Tidak Benarnya Ajaran Islam Secara Ilmiah

by Admin
13 Mei 2024
in Berita, Opini
2 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Dalam video tahun 2014 (https://youtu.be/vAWJ_mxQsOI?si=kj1ht8tY6cl-273t), yang dikeluarkan asosiasi dari Jerman, Makmad e.v, ada hipotesa;
Kalau hasil genetik alawiyyin berhaplogroup selain E & J, maka = Nabi Ibrahim bukan leluhur bersama Nabi Ishak leluhur umat Yahudi dan Nabi Ismail leluhur Suku Quraisy didalam agama Islam, dan Nabi Ibrahim akan dianggap sekedar tokoh legenda yang belum bisa dibuktikan secara faktual ilmiah.

Kalau hasil genetik Alawiyyin umumnya berhaplogroup E, maka Yahudi Cohen Askenazi umumnya tidak shoheh sebagai keturunan bergaris laki-laki kepada Nabi Ibrahim, malahan Yahudi Cohen Sephardic yang umumnya keturunan bergaris laki-laki kepada Nabi Ibrahim, dan Nabi Ibrahim adalah tokoh Faktual historis.

Kalau hasil genetik Alawiyyin umumnya berhaplo J, maka Yahudi Cohen Shepardic umumnya tidak shoheh sebagai turunan bergaris laki ke nabi Ibrahim, malahan Yahudi Cohen Askhenazi yang umumnya shoheh sebagai turunan bergaris laki kepada Nabi Ibrahim, dan Nabi Ibrahim adalah tokoh Faktual historis.

Nah beberapa tahun kemudian familytreedna sudah mempublikasikan para alawiyyin internasional banyak terbukti berhaplogroup J.

ISOGG Asosiasi Pakar Genetik Internasional juga sudah mempublikasikan hasil haplogroup Nabi Muhammad SAW juga dengan haplogroup J, artinya Nabi Ibrahim terbukti leluhur bersama garis laki-laki alawiyyin internasional dan Yahudi Cohen Askhenazi, dan Nabi Ibrahim tokoh faktual historis.

Bagaimana dengan Ba’alwy yang berhaplogrup G?
Haplogroup G ini menandakan keturunan garis laki-lakinya adalah keturunan Kaukasus, tapi dari hasil yang dipublikasikan oleh jewishdna.net membuktikan Ba’Alwy garis perempuannya mengandung gen Yahudi.

Baca Juga

Maa Adrakamal Ulama: Menjaga Kualitas “Nisbat” Kiai dan Pengurus di Tengah Zaman Fitnah[1]

GUS KIKIN MONCER, PROF NAZAR TERJEGAL GERAKAN PENGARUS-UTAMAAN SANAD LOKAL

Salah Satu Ulama Khos Banten, K.H. Junaidi bin Tsamar Meninggal Dunia

Problem Linguistik Gelar Habib dan Tawaran Solusinya

Tantangan Muktamar NU ke-35: Masukan dan Harapan Untuk Ketua PWNU dan PCNU

Jika Ba’alwy yang berhaplogroup G dipaksakan dianggap asli keturunan garis laki-laki ke Imam Ali dan sebagai keturunan Nabi Muhammad SAW, maka implikasi logisnya:

  1. Al Quran salah dalam mengisahkan leluhurnya Yahudi Nabi Ishak dan leluhur Bangsa Arab Quraisy, Nabi Ismail sebagai sesama keturunan Nabi Ibrahim AS.
  2. Nabi Ibrahim akan dianggap sebagai tokoh legenda saja
  3. Ajaran agama Samawi baik Yahudi, Kristen dan Islam tidak terbukti benar secara ilmiah dalam hal .

Maka secara kaidah ilmiah lebih aman menolak Ba’Alwy sebagai dzuriat Nabi Muhammad SAW, daripada bertolak belakang secara ilmiah malah berimplikasi tidak ilmiahnya ajaran Islam.

Padahal sudah banyak bukti ilmiah yang terbukti sesuai dengan ajaran Islam, baik teori penciptaan alam semesta dari satu sumber muasal/big bang, perluasan alam semesta, bumi tidak datar, matahari bersinar bulan bercahaya, proses perkembangan janin dalam rahim dan lain sebagainya.

Penulis: R.Tb. M. Nurfadhil Satya Tirtayasa

Tags: ba alawiba alawi rungkadBa Alwibahar bin smithbin yahyabudaya nusantraDzuriyyahDzuriyyah Nabiegalitergenetikahabaibhabibhaluhanif alatasHRSisnad palsukemanusiaankesetaraanKeturunan Nabiketurunan palsuKeturunan RasulullahKRT. FAQIH WIRAHADININGRATmakammakam palsumanuskripNasabnasab palsunasab rungkadpemalsuan nasabpemalsuan silsilahpembelokan sejarahpembongkaran makamRasulRasulullah SAWrekomendasi kepada negararumail abbasrungkadsanad ilmusejarah keratonSilsilah Habibsilsilah nasabsitus budayasumodiningrattest DNAthoha bin yahyaUbaidUbaidillahulamautsman bin yahya
ShareTweetShare
Previous Post

Mengaku “Buya”, Bela Ba’Alwi, Takut Ditantang Diskusi

Next Post

Kiai Pengecut Bagian Dari Ulama Su’ ?

Related Posts

Maa Adrakamal Ulama: Menjaga Kualitas “Nisbat” Kiai dan Pengurus di Tengah Zaman Fitnah[1]

19 Agustus 2026
36

GUS KIKIN MONCER, PROF NAZAR TERJEGAL GERAKAN PENGARUS-UTAMAAN SANAD LOKAL

17 Agustus 2026
48

Salah Satu Ulama Khos Banten, K.H. Junaidi bin Tsamar Meninggal Dunia

17 Agustus 2026
46

Problem Linguistik Gelar Habib dan Tawaran Solusinya

13 Agustus 2026
68

Tantangan Muktamar NU ke-35: Masukan dan Harapan Untuk Ketua PWNU dan PCNU

12 Agustus 2026
44

Kitab Kiai Imad, Qami’ al-Masawi, Jawab Tuntas Kitab Mbah Ryan Kudus Yang Bela Ba’alwi, Al-Khulashah al-Nafisah

2 Agustus 2026
337

Kesadaran Merata Pribumi atas Eksistensi Habaib di Indonesia

2 Agustus 2026
81

Telah Terbit Buku Kiai Imad 1000 Halaman Lebih: Sejarah Runtuhnya Nasab Baalwi di Indonesia

29 Juli 2026
386

Tablig Akbar PWI-LS di Pemalang Dipadati Puluhan Ribu Jemaah, Rhoma Irama Serukan Pentingnya Meluruskan Sejarah

29 Juli 2026
80

Pesantren Nahdlatul Ulum Sabet Seluruh Juara Kitab Kasyifatussaja pada MTQ ke-55 Kabupaten Serang 2026

28 Juli 2026
47
Next Post

Kiai Pengecut Bagian Dari Ulama Su’ ?

Paling Banyak Dilihat

Opini

Maa Adrakamal Ulama: Menjaga Kualitas “Nisbat” Kiai dan Pengurus di Tengah Zaman Fitnah[1]

by Admin
19 Agustus 2026
36

Penulis: Rifky Zulkarnaen J. Baswara Tahun 2021, saya ingat betul karena saat itu masa Covid-19 dan saya sedang nyervis motor,...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

Maa Adrakamal Ulama: Menjaga Kualitas “Nisbat” Kiai dan Pengurus di Tengah Zaman Fitnah[1]

GUS KIKIN MONCER, PROF NAZAR TERJEGAL GERAKAN PENGARUS-UTAMAAN SANAD LOKAL

Salah Satu Ulama Khos Banten, K.H. Junaidi bin Tsamar Meninggal Dunia

Problem Linguistik Gelar Habib dan Tawaran Solusinya

Tantangan Muktamar NU ke-35: Masukan dan Harapan Untuk Ketua PWNU dan PCNU

Kitab Kiai Imad, Qami’ al-Masawi, Jawab Tuntas Kitab Mbah Ryan Kudus Yang Bela Ba’alwi, Al-Khulashah al-Nafisah

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
71.7k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
52.2k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.6k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25