• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home Berita

Prof. Peter Carey Geram: Klaim Habib Luthfi soal KRT Sumadiningrat Adalah Fiksi Sejarah dan Pelecehan Terhadap Martabat Mataram

by Admin
18 Januari 2026
in Berita, Sejarah, Tokoh
4 min read
0

Prof. Peter Carey, Ph.D (Sejarawan) dan R. Dibyo Laksmono (Trah HB II)

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga

Gemilang di MTQ Banten, Santri Pesantren Nahdlatul Ulum Kresek Borong Juara Pertama Cabang Lomba Kitab Kuning

PCNU Grobogan Instruksikan Ansor, Banser, dan Pagar Nusa Tak Amankan Acara Habib

Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

كتاب الروض الجلي في نسب بني علوي المنسوب للإمام مرتضى الزبيدي كتاب منحول مزيف

KH Syam’un: Jenderal Ulama dan Tokoh NU

Untuk pertama kalinya, sejarawan dunia Prof. Peter Carey, Ph.D. seorang pakar sejarah Jawa, Perang Jawa, dan Mataram Islam—tampak tak mampu menyembunyikan kegusaran akademiknya. Dengan nada tegas dan argumentasi berbasis sumber primer, ia menyebut klaim yang menyatakan KRT Sumadiningrat sebagai “bin Toha bin Yaya” yang selamat dan wafat tenang di Semarang sebagai kebohongan sejarah yang tidak masuk akal.

Menurut Prof. Carey, klaim tersebut bukan sekadar kesalahan kecil, melainkan rekayasa narasi yang mencederai:

  • martabat Kesultanan Mataram,
  • integritas disiplin sejarah,
  • dan akal sehat publik Indonesia.

“Tidak masuk akal seorang tokoh militer sepenting KRT Sumadiningrat bisa ‘menghilang’ dari catatan Inggris. Ini pelecehan terhadap sejarawan dan sejarah,” tegas Carey.

Siapa KRT Sumadiningrat dalam Sejarah Nyata

Prof. Carey menjelaskan bahwa KRT Sumadiningrat bukan tokoh sembarangan. Sejak usia muda, ia adalah orang kepercayaan Raden Mas Sundoro (HB II), diangkat sebagai nayaka, kemudian menjadi Bupati Wedana Keparak Kiwa, Bupati Kori (Patih Jero), sekaligus panglima militer Keraton Yogyakarta

Ia adalah figur sentral dalam dinamika militer dan politik Mataram, termasuk dalam konflik internal pasca-Perjanjian Giyanti. Sosok sebesar ini mustahil tidak tercatat dalam arsip kolonial, babad Jawa, dan laporan militer Inggris.

Bukti Sejarah: Terlalu Banyak untuk Dibantah

Prof. Carey menegaskan bahwa kematian KRT Sumadiningrat tercatat secara berlapis dalam sumber-sumber berikut:

  1. Sumber Inggris Kontemporer
    Laporan resmi militer Inggris pasca-serangan fajar 20 Juni 1812 disusun oleh Raffles dan perwira East India Company. Inggris hanya memiliki ±2.000 pasukan di Jawa, sehingga setiap tokoh militer Jawa yang berbahaya dicatat dengan sangat teliti. Tidak mungkin mereka “keliru” soal Sumadiningrat.
  2. Saksi Mata Jawa
    • Babad Sepehi karya Mangkudiningrat (1813, ditulis di pengasingan Penang)
    • Babad Keraton oleh Pangeran Suryanegara dan Gondokusumo
    • Catatan Panular, saksi mata keraton
    • Kisah dalam Babad Diponegoro (yang kini sedang diterjemahkan)
    Semua sumber ini konsisten: Sumadiningrat ditangkap dan dibunuh, bahkan disebutkan secara detail bagaimana tubuhnya dianiaya dan dieksekusi.
  3. Lokasi Makam Keluarga
    Trah Sumadiningrat memiliki tanah lungguh, tanah wakaf, dan makam keluarga di Jejeran, tenggara Yogyakarta. Fakta ini menutup ruang spekulasi tentang wafat “tenang” di tempat lain tanpa bukti.

Logika Militer: Klaim Itu Absurd

Carey mengingatkan: Inggris adalah bangsa brutal, tapi bukan bangsa bodoh.

“Tidak mungkin Inggris membiarkan panglima militer Mataram berkeliaran bebas di Jawa Tengah. Itu bunuh diri strategis,” ujarnya.

Jika Sumadiningrat masih hidup, maka:

  • Ia akan menjadi ancaman langsung bagi stabilitas Inggris di Jawa.
  • Inggris harus mempertanggungjawabkan kebohongan itu ke London dan East India Company.
  • Semua laporan resmi militer akan runtuh kredibilitasnya.

Faktanya, tidak ada satu pun laporan Inggris yang mendukung klaim tersebut.

Pemkot Semarang dan Masalah Pengakuan Tanpa Bukti

Prof. Carey juga mempertanyakan bagaimana Pemerintah Kota Semarang bisa mengakui lokasi tertentu sebagai tempat wafat Sumadiningrat tanpa satu pun bukti primer.

Beberapa peneliti bahkan meminta bukti langsung di lokasi, namun hanya diminta “menunggu”, tanpa pernah ditunjukkan dokumen, arsip, atau prasasti apa pun.

Dalam disiplin sejarah, ini disebut klaim kosong.

Mengapa Ini Berbahaya

Menurut Carey, pemalsuan sejarah semacam ini:

  • Mengaburkan identitas sejarah Jawa,
  • Merusak pendidikan publik,
  • Menciptakan mitos politik dan genealogis,
  • Dan menjadikan sejarah sebagai alat legitimasi palsu.

“Sejarah adalah nadi bangsa. Kalau dipelintir, bangsa itu akan kena akibatnya. Tidak ada ‘free lunch’ dalam membelokkan sejarah,” tegasnya.

Penutup: Kebenaran Tidak Pernah Mati

Prof. Peter Carey mengakhiri dengan pesan reflektif:

“Leluhur tidak tidur. Sejarah yang benar akan selalu menemukan jalannya.”

Perjuangan meluruskan sejarah KRT Sumadiningrat kini telah membuahkan hasil, termasuk pengakuan resmi melalui SK Cagar Budaya di makam aslinya. Ini bukan kemenangan satu kelompok, melainkan kemenangan kebenaran atas fiksi.

Kesimpulannya jelas:
Klaim yang menyebut KRT Sumadiningrat sebagai tokoh fiktif yang lolos dan wafat tenang di Semarang adalah kebohongan sejarah, bertentangan dengan arsip Inggris, babad Jawa, dan logika militer.

Dan ketika seorang sejarawan sekelas Peter Carey berkata “ini tidak masuk akal”, maka sebenarnya sejarah sudah menjatuhkan palu. (KD)

Sumber: Kanal ARAH_9
Link: https://youtu.be/QZxRMeP4UMk


ShareTweetShare
Previous Post

Klaim Habib soal Proklamasi: Prof. Anhar Gonggong Tegaskan Itu Ilusi dan Menista Sejarah Bangsa

Next Post

Isra Mi’raj di Pesantren Sidadung: Spirit Santri Putri Menjemput Cahaya dan Amanah Peradaban

Related Posts

Gemilang di MTQ Banten, Santri Pesantren Nahdlatul Ulum Kresek Borong Juara Pertama Cabang Lomba Kitab Kuning

23 Juli 2026
14

PCNU Grobogan Instruksikan Ansor, Banser, dan Pagar Nusa Tak Amankan Acara Habib

21 Juli 2026
133

Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

24 Juni 2026
402

كتاب الروض الجلي في نسب بني علوي المنسوب للإمام مرتضى الزبيدي كتاب منحول مزيف

5 Juni 2026
121

KH Syam’un: Jenderal Ulama dan Tokoh NU

3 Juni 2026
94

KH Imaduddin Utsman Al-Bantani Luncurkan Buku “Fakta Historis Usman bin Yahya Menurut Sumber Primer”

31 Mei 2026
466

Warga NU Wajib menyayangi 86 Marga Keturunan Nabi Muhammad SAW Ini: Laporan Untuk K.H. Miftahul Akhyar

28 Mei 2026
511

Ramai Jemaah Ikuti Salat Iduladha di Pesantren Nahdlatul Ulum Kresek dengan Penuh Kekhusyukan

28 Mei 2026
53

Haji Habib bin Buja’, Pewaqaf di Makkah, Asli Keturunan Negeri Aceh Bukan Ba’Alwi

20 Mei 2026
230

Isi Pernyataan Sikap Aliansi Umat Peduli Situs Mbah Bonang

19 Mei 2026
66
Next Post

Isra Mi’raj di Pesantren Sidadung: Spirit Santri Putri Menjemput Cahaya dan Amanah Peradaban

Paling Banyak Dilihat

Berita

Gemilang di MTQ Banten, Santri Pesantren Nahdlatul Ulum Kresek Borong Juara Pertama Cabang Lomba Kitab Kuning

by Admin
23 Juli 2026
14

​TANGERANG — Santri Pondok Pesantren Salafiyah Nahdlatul Ulum, Kresek, Kabupaten Tangerang, kembali menunjukkan keunggulannya dalam penguasaan literasi keislaman klasik di...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

Gemilang di MTQ Banten, Santri Pesantren Nahdlatul Ulum Kresek Borong Juara Pertama Cabang Lomba Kitab Kuning

PCNU Grobogan Instruksikan Ansor, Banser, dan Pagar Nusa Tak Amankan Acara Habib

PASCA THESIS, Menyelamatkan Akal Sehat: Mengapa Agama Tidak Boleh Dijadikan Alat Pembodohan

K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani Haramkan Putri Indonesia Dinikahkan dengan Laki-Laki Habaib

Syekh Muhammad Syarif Al-Shawwaf, Nasab Palsu Membela Nasab Palsu

Elegi Garis Nasab: Antara yang Hakiki dan yang Imitasi (Y DNA Nabi Ibrahim Versi Rumail Abbas)

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
71.5k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
52.1k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.5k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25