• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home KH Imaduddin al Bantani

Kitab Nasab Abnau Al-Imam fi Al-Mishri wa Al-Syam Al-Hasan wa Al-Husaein Masih Diragukan

by Admin
11 April 2023
in KH Imaduddin al Bantani, Kisah, Kitab, Manuskrip, Opini, Tokoh, Ulama
3 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga

إثبات نسب عائلة الملك عبد الله الثاني ملك الأردن الى النبي محمد صلى الله عليه وسلم

Menuju Muktamar NU 2026: “PBNU Terbebas Doktrin Ba’alwi”

MELEPAS BAHAR SMITH POLRES METRO TANGERANG KOTA ADA APA?

Alidin Assegaf Tegas Walisongo Dan Keturunannya Bukan Marga Habib B Alwi: Riziq Syihab Tetap Mengemis Keturunan Walisongo Agar Percaya Bahwa Mereka Adalah Ba Alwi

Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

Latar Belakang

Awalnya kitab ini Abnau al-Imam fi al-Mishri wa al-Syam al-Hasan wa al-Husein pernah didiskusikan dengan KH. Imaduddin Usman, awal tulisan tentang penelitian ilmiah nasab habib di Indonesia, dan sebelum jadi diskursus hangat sekarang ini. Sebab berkali-kalinya menegaskan bahwa tidak ada yang lebih kuat soal kitab nasab kecuali kitab yang ditulis abad 5, abad 6 dan abad 7 Hijriah.

Memang betul muallif kitab Abnau al-Imam itu Ibnu Thobathoba hidup hampir sezaman dengan Ubaidillah yang diduga putera Sayyid Ahmad al-Muhajir yaitu tahun 400 an hijriah, dan ini awal keyakinan kita untuk membantah penelitian KH. Imaduddin Usman soal terputusnya nasab Habaib Indonesia karena penelitiannya menjelaskan bahwa Sayyid Ubaidillah atau Abdullah tidak pernah tercatat di kitab nasab abad 5, 6 dan 7 hijriah. Kita didiskusikan secara detil fokus kitab Abnau al-Imam tersebut. Hasilnya KH. Imaduddin Usman telah mengecek validitas kitab tersebut secara detil, lalu beberapa hari berselang kitab Abnau al-Imam itu dinyatakan masih diragukan validitasnya, sebab tertolak secara fakta sejarah, bahkan ada kesan terjadi pencantolan nama Ubaidillah di putera puteranya Sayyid Ahmad Muhajir tersebut, itu dilakukan oleh orang yang menulis kitab nasab di abad 11 dan abad 12 Hijriah.

Alasan kuatnya ada keterputusan antara kitabnya Ibnu Thobathoba dengan kitab yang ditulis abad 11 dan 12 Hijriah, karena ada indikasi pencantuman nama Ubaidillah di anaknya Ahmad Muhajir, padahal Ibnu Thobathoba tidak sama sekali menulis bahwa Ubaidillah putera Sayyid Ahmad Muhajir.

Tiba-tiba muncul tulisan dari Pengasuh Pondok Pesantren Al Anshory Purworejo, saudara Muhammad Luthfi Rahman, bahwa Kitab Abnau al-Imam fi al-Mishri wa al-Syam al-Hasan wa al-Husein adalah kitab yang diinginkan oleh KH. Imaduddin Usman, padahal kitab itu sudah di tangannya serta dibahasnya bersama sama dengan saya pada bulan lalu di tahun 2022. Muhammad Luthfi Rahman ini saya anggap sudah ” ketinggalan kereta “. Karena ulama Banten sudah bahas kitab itu jauh-jauh.

Kajian Tentang Kitab Abnau Al-Imam

KH. Imaduddin Utsman, dalam waktu yang terpisah menjelaskan bahwa kitab ini judulnya palsu karena kitab ini tertulis dengan judul “Abnau’ al- Imam” namun isinya bukan semata kitab tersebut namun telah ditambahi kalimat para penyalin dan pentahqiq. Yusuf jamalulail, sang pentahqiq, memberi judul kitab ini adalah “Al-Aqdul Masi Fi Ansabi Ali Baitinnabawi (2)”.

Pengarangnya palsu karena seakan-akan seluruhnya karangan Ibnu Thobathoba, padahal, di dalamnya ditambahkan oleh 4 orang yaitu: Ibnu Shodaqoh al-Halabi (w. 1180), Abul Aon As-sifarini (1188 h.), Muhammad bin Nashar al-Maqdisi (w. 1350 H) dan Yusuf jamalullail (L.1938-?) yang kemudian mencetaknya dan memberi judul baru dengan nama ” al-Aqdu al-Masi fi Ansabi Ali Baiti al-Nabawi (2)”. Mereka berempat menambahkan didalamnya sesuai nama-nama yang ada pada zamannya.

Tahunnya palsu karena kitab ini ditulis ulama yang wafat tahun 199 H. sebagaimana disebut dalam kitab ini pada halaman 17 namun kemudian dijudul ditulis wafat 478 H.

Isinya palsu karena isinya tidak sesuai judulnya. Judulnya kitab “ Abnau al-Imam” tapi isinya penuh tambahan dari penyalin dan muhaqiq. Termasuk yang disebut Muhammad Lutfi Rahman bahwa dalam kitab tersebut ditulis Ahmad bin Isa mempunyai anak bernama Abdullah, itu adalah palsu bukan tulisan Ibnu Thobathoba pengarang kitab Abnau al-Imam, tetapi tulisan penyalin atau pentahqiq yaitu Yusuf Jamalullail, seorang habib turunan Ba’Aalawi yang lahir tahun 1938 M.

Kesimpulan Akhir

Jadi kitab yang disebut Muhammad Lutfi Rahman, pengasuh Pesantren di Purworejo menjadi syahid bagi nasab Ba’Alawi itu tertolak secara ilmiyah. Sampai saat ini Muhammad Lutfi Rahman harus lebih gigih lagi untuk mencari kitab nasab primer yang menyebutkan bahwa Ahmad bin Isa mempunyai anak bernama Ubaidillah.

Ilmu nasab termasuk ke dalam ilmu sejarah, dalam merekonstruksi suatu peristiwa masa lalu, dan membuktikan nama nama tokoh apakah ia historis atau ahistoris seorang sejarawan perlu menerapkan metode sejarah.

Terdapat empat tahap dalam metode sejarah, yaitu heuristik (pencarian sumber), verifikasi (kritik sumber), interpretasi (penafsiran), dan historiografi (penulisan sejarah).

Penutup

Mencermati diskursus soal nasab Habaib di Indonesia, tidak perlu dengan cara emosional, atau dengan kekerasan. Ini murni pembahasan ilmiah. Jangan lalu ditarik-tarik ke ranah lainnya hingga ini jadinya bias bukan ilmiah lagi. Jika ada hujjah atau rujukan kitab nasab yang menguatkan Sayyid Ubaidillah sebagai putera Ahmad al-Muhajir dijelaskan secara ilmiah dan harus dipertanggungjawabkan, saya kira ada thesa pasti ada anti-Thesa begitu kira-kira konsep dialektika Georg Willem Frederick Hegel, pemikir yang jujur adalah pemikir yang mempertahankan kebenaran dengan landasan ilmu. Karena apapun itu masih harus tunduk pada kebenaran yang berlandaskan ilmu.

Oleh: Kiai Hamdan Suhaemi
Editor: Didin Syahbudin

Tags: ba alawi rungkadDzuriyyahDzuriyyah NabihabaibhabibHRSKeturunan Nabiketurunan palsuKeturunan RasulullahNasabnasab palsupemalsuan nasabpemalsuan silsilahRasulRasulullah SAWrekomendasi kepada negarasanad ilmuSilsilah Habibsilsilah nasabtest DNAulama
ShareTweetShare
Previous Post

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

Next Post

Penelitian KH Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habaib Untuk Membersihkan Kesucian Dzuriyat Rasulillah SAW Bukan Kebencian

Related Posts

إثبات نسب عائلة الملك عبد الله الثاني ملك الأردن الى النبي محمد صلى الله عليه وسلم

6 Maret 2026
11

Menuju Muktamar NU 2026: “PBNU Terbebas Doktrin Ba’alwi”

3 Maret 2026
48

MELEPAS BAHAR SMITH POLRES METRO TANGERANG KOTA ADA APA?

25 Februari 2026
101

Alidin Assegaf Tegas Walisongo Dan Keturunannya Bukan Marga Habib B Alwi: Riziq Syihab Tetap Mengemis Keturunan Walisongo Agar Percaya Bahwa Mereka Adalah Ba Alwi

24 Februari 2026
103

Bubarkan Rabithah Memutus Rantai Manipulasi: Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah Bagi Ba’alwi

24 Februari 2026
79

Karya KH Imaduddin Utsman VS Rabithah Alawiyah di Persimpangan Jalan: Dokumentasi Sejarah atau Sekadar Doktrin Politik?

23 Februari 2026
129

KENAPA SANTRI PENDUKUNG HABIB BA’ALWI BISA DISEBUT JAHIL MURAKKAB FAL MURAKKAB TSUMMAL MURAKKAB

18 Februari 2026
292

Falsifikasi Historis terhadap Silsilah Ba’alwi: Analisis Epistemologis atas Keteguhan Tesis K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani

16 Februari 2026
189

Logika Mantiqi Tentang Batalnya Nasab Ba’alwi: Ustadz Nuruddin dan Santri Pondok Sarang Harusnya Sudah Faham

15 Februari 2026
215

MANIFESTO KEJUJURAN: Runtuhnya Hegemoni Nasab Palsu Berhadapan dengan Pedang Sains

12 Februari 2026
198
Next Post

Penelitian KH Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habaib Untuk Membersihkan Kesucian Dzuriyat Rasulillah SAW Bukan Kebencian

Paling Banyak Dilihat

KH Imaduddin al Bantani

إثبات نسب عائلة الملك عبد الله الثاني ملك الأردن الى النبي محمد صلى الله عليه وسلم

by Admin
6 Maret 2026
11

بقلم: عماد الدين عثمان البنتني الجاوي رئيس لجنة الفتوى في مجلس العلماء الاندونيسيين في محافظة بنتن وعضو مجمع فقهاء جاوة...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

إثبات نسب عائلة الملك عبد الله الثاني ملك الأردن الى النبي محمد صلى الله عليه وسلم

Ansor Kota Tangerang Kirim Surat Resmi ke Kapolres, Tegaskan Penolakan RJ dan Desak Penahanan Tersangka Kasus Ridha

Biografi Abuya KH. Thohir Pelamunan Serang Banten

Menuju Muktamar NU 2026: “PBNU Terbebas Doktrin Ba’alwi”

MELEPAS BAHAR SMITH POLRES METRO TANGERANG KOTA ADA APA?

Alidin Assegaf Tegas Walisongo Dan Keturunannya Bukan Marga Habib B Alwi: Riziq Syihab Tetap Mengemis Keturunan Walisongo Agar Percaya Bahwa Mereka Adalah Ba Alwi

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
70.6k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
51.8k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.2k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25