• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home Opini

Gema Takbir Iduladha di Pesantren Nahdlatul Ulum Kresek Banten Berlangsung Khidmat

by Admin
28 Mei 2026
in Opini
2 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

TANGERANG — Malam Iduladha 1447 Hijriah di Pondok Pesantren Nahdlatul Ulum Kresek berlangsung penuh kekhidmatan melalui kegiatan Gema Takbir yang digelar pada Selasa malam, 26 Mei 2026. Suasana religius begitu terasa sejak para santri, asatidz, hingga pengasuh pesantren berkumpul bersama menghidupkan malam mulia dengan lantunan takbir, tahmid, dan tahlil.

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat Magrib berjamaah. Setelah itu, gema takbir mulai dikumandangkan secara bersama-sama oleh para santri dan dewan asatidz di lingkungan pesantren. Kalimat-kalimat pengagungan kepada Allah SWT menggema syahdu, menghadirkan suasana yang menenangkan sekaligus menggugah hati.

Hadir dalam kegiatan tersebut ulama Banten KH Imaduddin Utsman al-Bantani bersama para pengurus dan keluarga besar pesantren. Kehadiran beliau menambah kekhusyukan malam Iduladha yang sarat makna pengorbanan, keikhlasan, dan ketundukan kepada Allah SWT.

Takbir dikumandangkan hingga menjelang waktu Isya. Setelah itu, seluruh jamaah kembali melaksanakan salat Isya berjamaah sebagai penutup rangkaian kegiatan malam takbiran.

Baca Juga

Implikasi Pernyataan Gus Yahya: “NU Tidak Boleh Ingkar Nasab Baalwi”

Dr. Saleh Basyari: Tesis Kiai Imad Persempit Ruang Simtuddurar, Taufiq Assegaf, Majlis Salawat Syekh bin Abdul Qadir dan Lutfi bin Yahya

Kandidat Doktor dari Inggris: Kiai Imad dan Presiden Prabowo Seperti Einstein dan Roosevelt

Kisah Ali bin Abdurrahman al-Habsyi Kwitang Mendapat Bintang Salib Dari Penjajah Belanda

Syekh Nawawai Tsani Dari Banten di Abad Modern

Pengurus pesantren menyampaikan bahwa kegiatan Gema Takbir bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan bagian dari syiar Islam dan pendidikan ruhani bagi para santri agar senantiasa menghidupkan malam-malam agung dengan ibadah dan dzikir.

“Iduladha mengajarkan ketulusan Nabi Ibrahim AS dan kepatuhan total kepada Allah SWT. Takbir yang dikumandangkan malam ini bukan hanya suara di lisan, tetapi juga panggilan agar hati kembali tunduk kepada-Nya,” ujar salah satu asatidz pesantren.

Di tengah suasana malam yang hening, gema “Allahu Akbar” yang terus berkumandang menghadirkan nuansa kontemplatif di lingkungan pesantren salafiyah tersebut. Para santri tampak larut dalam dzikir dan doa, memaknai Iduladha sebagai momentum membersihkan hati dari kesombongan, cinta dunia berlebihan, serta ego diri.

Tradisi menghidupkan malam Iduladha dengan takbiran berjamaah menjadi salah satu ciri kuat kultur pesantren Nahdliyin yang menjaga warisan ulama salaf: merawat syiar, memperkuat jamaah, dan menanamkan cinta kepada Allah serta Rasul-Nya melalui ibadah yang penuh adab dan kekhusyukan.
(KD)

ShareTweetShare
Previous Post

Implikasi Pernyataan Gus Yahya: “NU Tidak Boleh Ingkar Nasab Baalwi”

Next Post

Warga NU Wajib menyayangi 86 Marga Keturunan Nabi Muhammad SAW Ini: Laporan Untuk K.H. Miftahul Akhyar

Related Posts

Implikasi Pernyataan Gus Yahya: “NU Tidak Boleh Ingkar Nasab Baalwi”

28 Mei 2026
4

Dr. Saleh Basyari: Tesis Kiai Imad Persempit Ruang Simtuddurar, Taufiq Assegaf, Majlis Salawat Syekh bin Abdul Qadir dan Lutfi bin Yahya

14 Mei 2026
102

Kandidat Doktor dari Inggris: Kiai Imad dan Presiden Prabowo Seperti Einstein dan Roosevelt

14 Mei 2026
47

Kisah Ali bin Abdurrahman al-Habsyi Kwitang Mendapat Bintang Salib Dari Penjajah Belanda

4 Mei 2026
223

Syekh Nawawai Tsani Dari Banten di Abad Modern

1 Mei 2026
224

The Beginning of Baalwisasi-Yamanisasi: Penyelewengan Definisi Habib dan Ahlul Bait

29 April 2026
77

Daftar Nama Kiai, Tokoh dan Lembaga Yang Telah Gagal Menjawab Tesis Batalnya Nasab Ba’Alwi

22 April 2026
575

Silsilatul Dzahab Bantarsari Vs Silsilatul Halu Baalwi: Praktikkan Adab Yang Anda Ajarkan Selama Ini

21 April 2026
108

Rekonstruksi Persepsi Sosial Komunitas Ba’alwi Terjun Bebas di Lingkup Masyarakat Jawa Tahun 2026

18 April 2026
100

Tedi Isyaratkan Ada Reshuffle Kabinet, Kiai Imad Usul Presiden Copot Nusron Terkait Korupsi Kuota Haji

10 April 2026
118
Next Post

Warga NU Wajib menyayangi 86 Marga Keturunan Nabi Muhammad SAW Ini: Laporan Untuk K.H. Miftahul Akhyar

Paling Banyak Dilihat

Dunia

Warga NU Wajib menyayangi 86 Marga Keturunan Nabi Muhammad SAW Ini: Laporan Untuk K.H. Miftahul Akhyar

by Admin
28 Mei 2026
15

Bagi warga Nahdlatul Ulama (NU), mencintai keturunan Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam merupakan manifestasi spiritualitas yang diwariskan secara turun-temurun oleh...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

Warga NU Wajib menyayangi 86 Marga Keturunan Nabi Muhammad SAW Ini: Laporan Untuk K.H. Miftahul Akhyar

Gema Takbir Iduladha di Pesantren Nahdlatul Ulum Kresek Banten Berlangsung Khidmat

Implikasi Pernyataan Gus Yahya: “NU Tidak Boleh Ingkar Nasab Baalwi”

Ramai Jemaah Ikuti Salat Iduladha di Pesantren Nahdlatul Ulum Kresek dengan Penuh Kekhusyukan

Hasil Tes Y-Dna Klan Ba’alwi Hadramaut: Konklusif Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW

Cara Sederhana Memahami Pohon Genetik Y-DNA Bani Hasyim

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
71k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
51.9k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.4k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25