• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home Pustaka Kitab

Meneruskan Sanad Mewariskan Nasab

by Admin
8 Mei 2023
in Kitab, Manuskrip, Pesantren, Santri, Tokoh, Ulama
2 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga

RUMAIL KEMBALI BERDUSTA: TIDAK TAKUT BEDOSA BERBOHONG ATAS NAMA KETURUNAN NABI MUHAMMAD SAW YANG ASLI

Pesantren Nahdlatul Ulum Banten menjawab Pesantren Al-Anwar Sarang Tentang Tes Y-DNA Terkait Batalnya Nasab Habaib Ba’alwi

جواب عماد الدين عثمان البنتني عن كتاب الخلاصة النفيسة لابن حرجو الجاوي

Kitab “Al-Raudh Al-Jali fi Nasab Bani Alawi” yang Dinasabkan kepada Imam Murtadha Al-Zabidi adalah Kitab Palsu dan Manhul

كتاب أبناء الإمام في مصر والشام الحسن والحسين كتاب مزور منحول

Tiga generasi meneruskan sanad mewariskan nasab.

1. Syaikh Muhammad Syanwani bin Abdul Aziz, lahir di Sampang Susukan Tirtayasa 13 Agustus 1926. Ayahnya KH. Abdul Aziz bin Mardali, beliau telah wafat 17 April 1993.

Sepanjang hidupnya telah menuntut ilmu kepada Syaikh Siddiq Combong, Baros. Kepada Syaikh Abdul Halim Kadupeusing Pandeglang, dan Syaikh Ahmad Bakri Sempur Plered Purwakarta, Syaikh Syatibi Gentur, Syaikh Junaedi Lebak, Syaikh Busrol Karim Bandung Jawa Barat, Syaikh Sayuda Sondol Lebak, Syaikh Syam’un Citangkil Cilegon, Syaikh Mubarok Suryalaya Tasikmalaya, Syaikh Umar Rencalang, dan kepada Syaikh TB. Akhmad Khatib Banten.

Guru-guru yang semuanya ulama besar itu adalah murid Syaikh Nawawi al-Bantani, jadi Syaikh Syanwani cucu murid dari Sayyid Ulama Hijaz tersebut.

2. KH. Suhaemi bin Khomsidin, lahir 18 September 1939 di Bolang, Lebak Wangi Serang. Beliau telah wafat pada Selasa 9 Maret 2021.

Selama hidupnya beliau mengaji kepada guru utama beliau yaitu Syaikh Muhammad Syanwani bin Abdul Aziz, guru sekaligus mertuanya. Beliau pun pernah belajar pada Kiai Icot Cadasari Pandeglang, dan kepada Mama Syaikh Sanja Kadukaweng Pandeglang, kemudian menjadi murid tarekat Syaikh TB. Khisni Sukamandi Kasemen Serang.

3. KH Hamdan Suhaemi bin KH. Suhaemi, lahir 8 Agustus 1978 di Sampang Susukan Tirtayasa Serang.

Sejak 1990 M, saya ngaji ke Abah KH. Suhaemi hingga di tahun 1996, pada 1997 ngaji kepada Syaikh Dimyati Amin Cidahu Cadasari Pandeglang, ngaji kepada Syaikh Muhtadi Dimyati, ngaji kepada Syaikh murtadlo, ngaji kepada Syaikh Abdul Aziz Fakhruddin, ngaji kepada Syaikh Hasan Basri Rengasdengklok Karawang, ngaji kepada KH. Rusdi Balaraja, ngaji kepada KH. Baijuri Rangkasbitung Lebak, ngaji kepada Syaikh Ridwan goalpara Cibeureum Sukabumi, ngaji kepada KH. Yahya Mahmud Zarkasy Cibeureum Sukabumi, ngaji kepada Syaikh Asy’ari Jemplaon Purwadadi Lebak Wangi.

Tiga generasi di zaman dan kondisi yang berbeda, Istiqomah untuk terus mensanadkan ilmu dan agama hingga akhir nanti. Sanad dan nasab sebagai Muslim Ahli Sunnah wal Jama’ah. Darah tarekat darahnya santri Banten, dan saya termasuk di dalamnya. Semoga bermanfaat untuk umat manusia. Hidupku diwakafkan demi ilmu, demi agama, umat dan peradaban.

Tak ada yang patut dipertahankan kecuali ilmu, dengan ilmu maka agama terarah, dengan agama hidup jadi selamat, bahagia dunia akhirat.

Oleh: Kiai Hamdan Suhaemi
Editor: Didin Syahbudin

Tags: alfiyahbaca kitabguru ngajiilmu sanadkiaikiai NUkitab kuningPesantrensanadsanad ilmusantrisantri mbelingsantri NU
ShareTweetShare
Previous Post

Kode Memaknai Kitab Kuning

Next Post

Terbangunnya Kesadaran Pribumi Dengan Ilmu dan Akhlak

Related Posts

RUMAIL KEMBALI BERDUSTA: TIDAK TAKUT BEDOSA BERBOHONG ATAS NAMA KETURUNAN NABI MUHAMMAD SAW YANG ASLI

4 September 2026
524

Pesantren Nahdlatul Ulum Banten menjawab Pesantren Al-Anwar Sarang Tentang Tes Y-DNA Terkait Batalnya Nasab Habaib Ba’alwi

2 September 2026
229

جواب عماد الدين عثمان البنتني عن كتاب الخلاصة النفيسة لابن حرجو الجاوي

1 Agustus 2026
442

Kitab “Al-Raudh Al-Jali fi Nasab Bani Alawi” yang Dinasabkan kepada Imam Murtadha Al-Zabidi adalah Kitab Palsu dan Manhul

5 Juni 2026
189

كتاب أبناء الإمام في مصر والشام الحسن والحسين كتاب مزور منحول

4 Juni 2026
137

Kitab “Abna’ al-Imam fi Misr wa asy-Syam al-Hasan wal-Husain” adalah Kitab Palsu dan Manhul

4 Juni 2026
142

KH Syam’un: Jenderal Ulama dan Tokoh NU

3 Juni 2026
123

Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Hadirkan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam Modern

31 Mei 2026
670

Warga NU Wajib menyayangi 86 Marga Keturunan Nabi Muhammad SAW Ini: Laporan Untuk K.H. Miftahul Akhyar

28 Mei 2026
653

Riziq Syihab Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW Secara Absolut

25 April 2026
337
Next Post

Terbangunnya Kesadaran Pribumi Dengan Ilmu dan Akhlak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Paling Banyak Dilihat

KH Imaduddin al Bantani

RUMAIL KEMBALI BERDUSTA: TIDAK TAKUT BEDOSA BERBOHONG ATAS NAMA KETURUNAN NABI MUHAMMAD SAW YANG ASLI

by Admin
4 September 2026
524

Rumail Abbas, membuat gebrakan baru. Kali ini ia bersedia berdusta untuk membela pemalsu nasab Nabi yaitu kaum Ba’alwi. Tidak tanggung-tanggung,...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

RUMAIL KEMBALI BERDUSTA: TIDAK TAKUT BEDOSA BERBOHONG ATAS NAMA KETURUNAN NABI MUHAMMAD SAW YANG ASLI

Mendiagnosa NU

Studi Genetik di Irak Ungkap Hasil Mengejutkan Terkait Klaim Silsilah Keturunan Nabi

Pesantren Nahdlatul Ulum Banten menjawab Pesantren Al-Anwar Sarang Tentang Tes Y-DNA Terkait Batalnya Nasab Habaib Ba’alwi

Tiga Juta Liter Air Mineral Disumbangkan PWI-LS Untuk Muktamar NU ke-35

Kiai Imad Menerima Titipan Mushaf Al-Qur’an Era Kekaisaran Utsmaniyah dari Gus Hakam Tambakberas

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
71.8k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
52.2k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.6k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25