• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home Berita

Pembelokan Sejarah NU

by Admin
23 April 2024
in Berita, KH Imaduddin al Bantani, Opini, Pesantren, Sejarah, Ulama
2 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga

Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

Fakta Sejarah Lahirnya Hari Santri Nasional

Dari Upacara hingga Panggung Tiga Bahasa, Hari Santri di Baitul Muqoddas Berlangsung Meriah

Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

Di pagi hari saat sedang menikmati teh hangat dan pempek yang dibawa istri dari Lampung, ada yang kirim penggalan video. Lalu kawan alumni ada yang menanyakan soal validitas sejarah NU yang dinarasikan dalam unggahan tersebut.

Dalam video itu, seolah adanya NU itu, merupakan gagasan dari Habib Muhammad bin Ahmad al-Muhdhor, hanya karena ia keturunan Arab, maka tidak diperbolehkan oleh Belanda (baca: Pemerintah Hindia Belanda), kata penceramah dalam video.

Faktanya, Jami’atul Khayr (1905) dan Al-Irsyad (1914) yang lahir jauh sebelum berdirinya NU diperbolehkan dan eksis sampai detik ini. Kedua organisasi tsb adalah didirikan oleh orang-orang keturunan Arab. Yang pertama didominasi oleh kaum sayyid (keturunan Nabi) dan yang kedua adalah wadah untuk keturunan Arab non sayyid. Bahkan Rabithah Alawiyah (RA) pun, didirikan pada 1928, sebelum kemerdekaan.

Cikal bakal NU, berawal dari Konggres Al-Islam IV dan V, di mana kaum tradisionalis (pesantren) tidak terakomodasi dalam delegasi Mu’tamar ‘Alam al-Islami (Konfrensi Islam Internasional) di Makkah. Dari situ, KH. Wahab Hasbullah bersama rekan-rekannya membentuk Komite Hijaz –untuk mengirim delegasi sendiri ke Arab Saudi. Inilah yang akhirnya mengilhami terbentuknya organisasi Santri Tradisionalis dengan nama Nahdlatul Ulama (NU) di tahun 1926.

Selama ini al-Faqir selalu memilih diam soal polemik nasab yang berseliweran di mana-mana, termasuk di media sosial. Alasannya simple. Pembahasan tersebut bukan “elan-vital” agama. Tidak perlu diperdebatkan terus menerus. Menguras energi. “Idza shahhati al-Mashlahatu fahuwa madzhabi”. Tapi, kalau upaya pembelokan sejarah NU, sebagai Nahdliyyin, tidak boleh diam. Distorsi sejarah adalah kejahatan serius. Mengaburkan masa lalu, berarti merusak masa depan generasi berikutnya. Kata seorang intelektual Mesir, “man la madhiya lahu, la hadhara lahu, wa man la hadhara lahu fala mustaqbala lahu (barang siapa yang tidak punya masa lalu, ia tidak berhak atas hari ini, dan yang tidak memiliki masa kini, berarti tidak akan mampu megenggam masa depan)”. Jawaban atas video tadi, adalah wujud tanggungjawab moral al-Faqir. Tak kurang, tak lebih.

Kenapa, orang-orang keturunan Arab Yaman akhir-akhir ini sering kontroversial. Ada semacam upaya untuk mendistorsi sejarah orang lain? Nahdliyyin ingin dijauhkan dari akar sejarahnya sendiri. Budaya tabligh mereka tanpa dibarengi standar ilmiah yang jelas. Tanpa triangulasi data. Asal ngomong. Bicara sejarah dari sumber yang tidak kredibel. Masalahnya, muhibbinnya banyak, dan tidak biasa berpikir kritis. Mayoritas umat ini masih silau dengan apapun yang berbau asing. Termasuk berbau Arab.

Sebab itu, untuk generasi muda NU, dan Nahdliyyin secara umum, hendaknya kembali ke buku-buku sejarah yang ditulis oleh sejarawan otoritatif; atau silahkan merujuk ke sumber-sumber yang ditulis oleh para akademisi NU, bukan dari penceramah atau sunber abal-abal, atau dari media sosial tanpa cross-check data lebih dulu.

Isu Yamanisasi Indonesia apakah riil? Wallahu a’lam. Intinya, kalian tetap perlu waspada.

Penulis: Sukron Makmun., (Wakil Ketua PWNU Banten)

Tags: ba alawiba alawi rungkadBa Alwibahar bin smithbin yahyabudaya nusantraDzuriyyahDzuriyyah Nabiegalitergenetikahabaibhabibhaluhanif alatasHRSisnad palsukemanusiaankesetaraanKeturunan Nabiketurunan palsuKeturunan RasulullahKRT. FAQIH WIRAHADININGRATmakammakam palsumanuskripNasabnasab palsunasab rungkadpemalsuan nasabpemalsuan silsilahpembelokan sejarahpembongkaran makamRasulRasulullah SAWrekomendasi kepada negararumail abbasrungkadsanad ilmusejarah keratonSilsilah Habibsilsilah nasabsitus budayasumodiningrattest DNAthoha bin yahyaUbaidUbaidillahulamautsman bin yahya
ShareTweetShare
Previous Post

“Jangan Bawa-bawa NU,” Kata Gus Fahrur Kepada Kiai Imaduddin

Next Post

Kilas Balik Munculnya Kajian Nasab Tesis Kyai Imadudin Utsman al-Bantani

Related Posts

Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

25 Oktober 2026
9

Fakta Sejarah Lahirnya Hari Santri Nasional

24 Oktober 2026
29

Dari Upacara hingga Panggung Tiga Bahasa, Hari Santri di Baitul Muqoddas Berlangsung Meriah

24 Oktober 2026
31

Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

23 Oktober 2026
57

INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

22 Oktober 2026
100

Self-Love Berbasis Kemanusiaan: Meretas Sakralisasi Dogma Muhibbin-Habib dan Menata Rasionalitas Cinta

20 Oktober 2026
52

Achmad Ubaedillah dan Hassan Wirayuda Raih Penghargaan Putra Terbaik Kabupaten Tangerang dalam Hubungan Internasional

19 Oktober 2026
80

Sejarah Hidup KH. Abdul Gani, Miliarder NU dari Banten

19 Oktober 2026
51

Lepas Jalan Sehat Sarungan Hari Santri Nasional 2026 di Pandeglang, Andra Soni Tegaskan Peran Strategis Santri bagi Banten

18 Oktober 2026
21

Analisis Kunjungan Umar bin Hafidz Dalam Upaya Membentuk Persepsi Publik Sebagai Sosok yang Dianggap Mulia

16 Oktober 2026
125
Next Post

Kilas Balik Munculnya Kajian Nasab Tesis Kyai Imadudin Utsman al-Bantani

Paling Banyak Dilihat

Berita

Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

by Admin
25 Oktober 2026
9

Penulis: Rifky Zulkarnaen J. Baswara Mukadimah Tulisan ini penulis tujukan khususnya kepada para pejabat  yang memiliki sedikit waktu untuk melakukan...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

Fatalitas Haul Nama Kota Klan Habib Baalwi

Fakta Sejarah Lahirnya Hari Santri Nasional

Dari Upacara hingga Panggung Tiga Bahasa, Hari Santri di Baitul Muqoddas Berlangsung Meriah

Rangkaian hari santri MWC-NU Kresek: Ada Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter

INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

Self-Love Berbasis Kemanusiaan: Meretas Sakralisasi Dogma Muhibbin-Habib dan Menata Rasionalitas Cinta

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
72.2k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
52.3k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.8k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25