• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home Berita

KH Nur Rohman: Sangat Haram Kibarkan Bendera Bajak Laut One Piece, Wajib Hormati Merah Putih di Hari Kemerdekaan

by Admin
4 Agustus 2025
in Berita, Opini
2 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

KABUPATEN TANGERANG – Dalam ceramah pengajian rutin Majelis Gubah Rasulullah, KH Nur Rohman menegaskan kepada para jamaah agar tidak mengibarkan bendera bergambar tengkorak dari serial anime One Piece—yang belakangan ini viral—di momen Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia.

Pengasuh Pondok Pesantren Technopreneur As Shofa tersebut menilai tindakan itu sebagai bentuk ketidakpantasan dan pelecehan terhadap semangat perjuangan bangsa.

“Mengibarkan bendera bajak laut itu sangat tidak etis, bahkan bisa dibilang haram secara moral dalam konteks nasionalisme dan penghormatan kepada para pahlawan. Jangan main-main dengan simbol negara. Saat bulan kemerdekaan, yang harus berkibar adalah Sang Merah Putih, bukan gambar-gambar fiksi dari budaya asing,” ujar KH Nur Rohman di hadapan para jamaah, Minggu malam (3/8/2025).

Kiai asal Kudus ini menyampaikan keresahannya terhadap fenomena media sosial, khususnya TikTok, yang dipenuhi konten soal pengibaran bendera bajak laut One Piece sebagai bentuk kekecewaan kepada pemerintah.

Baca Juga

كتاب الروض الجلي في نسب بني علوي المنسوب للإمام مرتضى الزبيدي كتاب منحول مزيف

Framework Melihat Imigran Yaman dan Amalan Habib Baalwi, Tudingan Operasi Intelijen hingga Kyai Ikhya dan Nabi Adam: Kelompok Kyai Imad Outlier!

KH Imaduddin Utsman Al-Bantani Luncurkan Buku “Fakta Historis Usman bin Yahya Menurut Sumber Primer”

Menguji Statement “Jangan Generalisir Klan Habib Baalwi, Setiap Suku Ada Yang Baik dan Buruk”

Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah

“Kalau kecewa, itu manusiawi. Tapi mengibarkan bendera asing, bajak laut pula, di momen sakral kemerdekaan, itu tidak mendidik. Kita hidup di tanah yang diperjuangkan dengan darah, air mata, dan doa para leluhur, para pahlawan, dan para ulama,” tambahnya.

KH Nur Rohman, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua PWNU Banten, mengajak masyarakat untuk kembali pada semangat persatuan dan dzikir kebangsaan.

“Agustus bukan bulan keluhan, tapi bulan muhasabah dan syukur. Negara ini lahir dari peluh dan perjuangan. Merah Putih bukan sekadar kain, tapi simbol kehormatan yang harus dijaga. Mari kibarkan bendera kita sebagai wujud cinta tanah air dan bentuk syukur kepada Allah atas nikmat negeri ini.” dawuhnya.

Pengajian rutin Majelis Gubah Rasulullah digelar setiap Minggu malam Senin di Pondok Pesantren Technopreneur As Shofa. Dipimpin oleh KH Nur Rohman dan Gus Ragil, kegiatan ini mengajak masyarakat untuk memperkuat spiritualitas melalui dzikir, sholawat, kajian, sedekah, dan silaturahmi.

Dalam pengajiannya, KH Nur Rohman menekankan bahwa dzikir bukan hanya soal lisan, tapi juga kesadaran hati dan sikap hidup:

“Dzikir adalah mengingat—bukan cuma kepada Allah, tapi juga pada nikmat yang telah diberikan, termasuk nikmat menjadi bagian dari bangsa Indonesia. Kita makan dari tanahnya, minum dari airnya, hidup dalam kerukunan dan keberagaman yang luar biasa. Jangan sampai karena kecewa, kita lupa syukur. Jangan karena tren, kita korbankan jati diri.” tegasnya.

Di akhir tausiyahnya, beliau menutup dengan seruan penuh semangat:

“Mari kita jaga Indonesia, jaga akidah, jaga akhlak, dan jaga merah putih! MERDEKAAA!” tutupnya.

(red./kd)

Tags: asshofa rajegbendera bajak lautbendera one piecedawuh kiaidirgahayu kemerdekaan rigus rohmanharam kibarkan bendera one piece saat hari kemerdekaanhut 80 rikh nur rohmanwajib hormati bendera merah putihwakil ketua pwnu banten
ShareTweetShare
Previous Post

Houthi dan Penolakan Nasab Beberapa Hasyimiyin: Pemurnian Keturunan atau Pelunasan Dendam?!

Next Post

Sesalkan Menag Hadiri Acara Habib Lutfi di Istiqlal: Tokoh NU Prof Abdul Hadi Tulis Surat Terbuka

Related Posts

كتاب الروض الجلي في نسب بني علوي المنسوب للإمام مرتضى الزبيدي كتاب منحول مزيف

5 Juni 2026
20

Framework Melihat Imigran Yaman dan Amalan Habib Baalwi, Tudingan Operasi Intelijen hingga Kyai Ikhya dan Nabi Adam: Kelompok Kyai Imad Outlier!

3 Juni 2026
41

KH Imaduddin Utsman Al-Bantani Luncurkan Buku “Fakta Historis Usman bin Yahya Menurut Sumber Primer”

31 Mei 2026
280

Menguji Statement “Jangan Generalisir Klan Habib Baalwi, Setiap Suku Ada Yang Baik dan Buruk”

31 Mei 2026
59

Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah

29 Mei 2026
126

Gema Takbir Iduladha di Pesantren Nahdlatul Ulum Kresek Banten Berlangsung Khidmat

28 Mei 2026
30

Implikasi Pernyataan Gus Yahya: “NU Tidak Boleh Ingkar Nasab Baalwi”

28 Mei 2026
73

Ramai Jemaah Ikuti Salat Iduladha di Pesantren Nahdlatul Ulum Kresek dengan Penuh Kekhusyukan

28 Mei 2026
21

Haji Habib bin Buja’, Pewaqaf di Makkah, Asli Keturunan Negeri Aceh Bukan Ba’Alwi

20 Mei 2026
187

Isi Pernyataan Sikap Aliansi Umat Peduli Situs Mbah Bonang

19 Mei 2026
48
Next Post

Sesalkan Menag Hadiri Acara Habib Lutfi di Istiqlal: Tokoh NU Prof Abdul Hadi Tulis Surat Terbuka

Paling Banyak Dilihat

Berita

كتاب الروض الجلي في نسب بني علوي المنسوب للإمام مرتضى الزبيدي كتاب منحول مزيف

by Admin
5 Juni 2026
20

بقلم عماد الدين عثمان البنتني الجاوي الشافعي (رئيس لجنة الفتوى في مجلس علماء اندونيسيا في محافظة بنتن)کتاب الروض الجلي في...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

كتاب الروض الجلي في نسب بني علوي المنسوب للإمام مرتضى الزبيدي كتاب منحول مزيف

Kitab “Al-Raudh Al-Jali fi Nasab Bani Alawi” yang Dinasabkan kepada Imam Murtadha Al-Zabidi adalah Kitab Palsu dan Manhul

كتاب أبناء الإمام في مصر والشام الحسن والحسين كتاب مزور منحول

Kitab “Abna’ al-Imam fi Misr wa asy-Syam al-Hasan wal-Husain” adalah Kitab Palsu dan Manhul

Framework Melihat Imigran Yaman dan Amalan Habib Baalwi, Tudingan Operasi Intelijen hingga Kyai Ikhya dan Nabi Adam: Kelompok Kyai Imad Outlier!

KH Syam’un: Jenderal Ulama dan Tokoh NU

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
71.1k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
52k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.4k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25