• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home Berita

Houthi dan Penolakan Nasab Beberapa Hasyimiyin: Pemurnian Keturunan atau Pelunasan Dendam?!

Houthi dan Penolakan Nasab Beberapa Hasyimiyin: Pemurnian Keturunan atau Pelunasan Dendam?!

by Admin
1 Agustus 2025
in Berita
2 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Dikatakan bahwa “kelompok Houthi” baru-baru ini telah meninjau ulang nasab beberapa keluarga Hasyimiyah di Yaman. Lalu mereka menolak hubungan beberapa di antaranya—seperti keluarga Ba Alawi, keluarga Al-Nahari, dan keluarga Al-Ahdal—dengan Ahlul Bait!

Apa kriterianya?!

Memang ada ras Alawi dan keturunan Hasyimiyah. Tapi:

Secara ilmiah: Tidak bisa dibedakan. Ras murni adalah mitos. Demikianlah yang dibuktikan oleh biologi molekuler, terkait dengan Bani Israil dan kelompok-kelompok ras modern lainnya yang mengklaim masih murni.

Baca Juga

Step Forward? Perintah Allah Swt & Rasulullah Saw: Refleksi Menuju 4 Tahun Polemik Nasab Habib & Baalwisasi-Yamanisasi

Melawan Hegemoni Ba’alwi: Menuju Dekolonisasi Mental Pesantren

PBNU Umumkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

PWNU Banten Salurkan Bantuan Air Minum Cibaduy ke Posko Mudik Banser Tangerang

“Dari Masjid untuk Indonesia”, Posko Mudik DMI di Kab. Serang Layani Pemudik Hingga Sepekan Usai Lebaran

Secara praktis: Tidak mungkin seseorang dari antara jutaan manusia yang hidup 1400 tahun lalu memiliki keturunan yang bahkan mewakili 1:1000 dari keturunan mereka yang hidup hari ini.

Secara historis: Penyandaran nasab kepada Ahlul Bait, seperti halnya dengan keturunan Israel, merupakan praktik yang umum dan diterima oleh mereka yang bersangkutan demi tujuan religius, politik, sosial, dan ekonomi yang dapat dipahami.

Hal ini telah terjadi sepanjang sejarah Islam terkait dengan kaum Hasyimiyin di Yaman dan di tempat-tempat lain, sebagai fenomena yang kadang-kadang dihadapi dengan penolakan oleh sebagian kalangan Hasyimiyin, dalam periode tertentu dan di sebagian negeri.

Dalam pengantar kitabnya “Anak-anak Imam di Mesir dan Syam”, Ibn Thabathaba al-Hasani (wafat 199 H) menyebutkan bahwa ia menulisnya atas permintaan beberapa “sayid syarif” yang memintanya menyusun kitab tentang nasab Ahlul Bait karena banyaknya orang yang mengaku-ngaku memiliki nasab tersebut!

Tidak ada bukti bahwa ia berhasil menjalankan tugas itu, dengan standar tradisionalnya sendiri—yang tidak dimiliki kelompok Houthi juga, karena mereka pun tidak memiliki standar yang lebih objektif atau yang lebih bebas dari motif kepentingan pribadi.

Pertanyaan yang lebih masuk akal dalam konteks ini:

Mengapa kelompok Houthi mengambil tindakan ini terhadap beberapa keluarga Hasyimiyah saat ini juga?!

Mengapa mereka tidak melakukannya saat Perang Sa’dah atau pada awal intervensi militer negara-negara Teluk di Yaman?!

Tidak diragukan lagi bahwa tindakan ini bukan bertujuan untuk memperbaiki keturunan Alawi atau menyucikan kolam genetik keturunan Hasyimiyah dari kotoran dan parasit.

Houthi itu sendiri adalah entitas parasit—terhadap agama, terhadap politik, dan terhadap garis keturunan…

Pasti ada faktor politik dan sosial, dan tentu saja dendam modern atau historis yang mendasari keputusan ini.

Bagaimanapun juga, kelompok Houthi kini adalah penguasa, urusan telah berada di tangan mereka, perang bagi mereka hampir selesai, dan sekaranglah waktunya untuk bersaing memperebutkan rampasan dan melunasi dendam-dendam kelompok yang masih tertunda.

Penulis: DR. SHADIQ EL QADI (newsyemen.net)
Sumber: https://newsyemen.net/article/6305

Original teks:

الحوثي ونفي نسب بعض الهاشميين: تنقية السلالة أم تصفية الحسابات؟!

يُقال إن “الجماعة الحوثية” قامت مؤخراً بمراجعة أنساب بعض البيوت الهاشمية في اليمن. ومن ثمّ نفي علاقة بعضها -مثل بيت باعلوي وبيت النهاري وبيت الأهدل- بآل البيت.!

ما هو المعيار؟!

هناك عرق علوي وسلالة هاشمية فعلاً. لكن:

 

علمياً: لا يمكن تمييزها. العرق النقي خرافة. هكذا برهنت البيولوجيا الجزئية فيما يتعلق ببني إسرائيل، وغيرهم من الأعراق المعاصرة التي تزعم أنها ما تزال خالصة.

عملياً: لا يمكن لشخص من بين ملايين الأشخاص الذين عاشوا قبل 1400عام. أن تكون ذريته ولو 1 : 1000 من ذريتهم اليوم.

وتاريخياً: كان إلحاق النسب بآل البيت، كما في السلالة الإسرائيلية، عملية شائعة ومقبولة من المعنيين أنفسهم لأهداف دينية وسياسية واجتماعية واقتصادية مفهومة.

كان هذا يحدث طوال التاريخ الإسلامي فيما يتعلق بالهاشميين في اليمن وغيرها، كظاهرة تُواجه أحياناً ببعض الرفض من قبل بعض الهاشميين، في بعض الفترات، وفي بعض البلدان.

في مقدمة كتابه “أبناء الإمام في مصر والشام” ذكر ابن طباطبا الحسني، “ت: 199هـ”، أنه ألفه استجابة لـ”بعض “السادة الأشراف” الذي سألوه أن يصنف لهم كتاباً في أنساب آل البيت بسبب كثرة من يدعون النسب إليها”.!

لا دليل على أنه نجح في تلك المهمة، بمعاييره الذاتية التقليدية التي لا يملك الحوثيون معايير أكثر موضوعية منها، أو أقل علاقة بالحسابات الخاصة.

السؤال الأكثر وجاهة في هذا المقام:

لماذا قامت الجماعة الحوثية بهذا الإجراء تجاه بعض البيوت الهاشمية في هذا الوقت بالذات؟!

لماذا لم تفعلها خلال حروب صعدة أو في بداية التدخل العسكري الخليجي في اليمن؟!

لا شك أن هذا الإجراء لا يهدف إلى تحسين النسل العلوي وتنقية الحوض الجيني للسلالة الهاشمية من الشوائب والطفيليات.

الحوثي كائن طفيلي أصلاً، على الدين وعلى السياسة وعلى السلالة.. ولا بد أن هناك عوامل سياسية واجتماعية وبالتأكيد خصومات حديثة أو تاريخية تقف خلف هذا القرار.

في كل حال أصبح الحوثيون حكام المرحلة، والأمور آلت لصالحهم، وبالنسبة لهم انتهت الحرب تقريباً وجاء وقت التنافس على الغنائم وتصفية الحسابات الفئوية العالقة.

 

Tangkapan layar:

Tags: habib bukan dzuriyyah rasulullahhouthi tolak nasabhouthi yamannasab ba alwi ditolaknasab habibnasab terputus
ShareTweetShare
Previous Post

‎Biografi KH Entol Ahmad Asrori Ulama Muda di Balik Layar Muktamar NU Menes 1938

Next Post

KH Nur Rohman: Sangat Haram Kibarkan Bendera Bajak Laut One Piece, Wajib Hormati Merah Putih di Hari Kemerdekaan

Related Posts

Step Forward? Perintah Allah Swt & Rasulullah Saw: Refleksi Menuju 4 Tahun Polemik Nasab Habib & Baalwisasi-Yamanisasi

18 April 2026
15

Melawan Hegemoni Ba’alwi: Menuju Dekolonisasi Mental Pesantren

25 Maret 2026
66

PBNU Umumkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

19 Maret 2026
155

PWNU Banten Salurkan Bantuan Air Minum Cibaduy ke Posko Mudik Banser Tangerang

17 Maret 2026
32

“Dari Masjid untuk Indonesia”, Posko Mudik DMI di Kab. Serang Layani Pemudik Hingga Sepekan Usai Lebaran

14 Maret 2026
37

Meluruskan Sejarah NU Yang Ditikung

12 Maret 2026
91

Ansor Kota Tangerang Kirim Surat Resmi ke Kapolres, Tegaskan Penolakan RJ dan Desak Penahanan Tersangka Kasus Ridha

3 Maret 2026
73

MELEPAS BAHAR SMITH POLRES METRO TANGERANG KOTA ADA APA?

25 Februari 2026
124

Lembaga Nasab Klan Ba Alwi Naqabatul Asyraf Al Kubro Tolak Walisongo Sebagai Ba Alwi

24 Februari 2026
92

التزامن الجيني والنسبي الهاشمي: بين ميثولوجيا الأنساب وواقع الهابلوغروب ونزاهة البحث العلمي

13 Februari 2026
79
Next Post

KH Nur Rohman: Sangat Haram Kibarkan Bendera Bajak Laut One Piece, Wajib Hormati Merah Putih di Hari Kemerdekaan

Paling Banyak Dilihat

Opini

Rekonstruksi Persepsi Sosial Komunitas Ba’alwi Terjun Bebas di Lingkup Masyarakat Jawa Tahun 2026

by Admin
18 April 2026
1

Oleh: Rifky J. Baswara Terbongkarnya kepalsuan nasab Ba’alwi melahirkan perubahan struktur social di tengah masyarakat Jawa. Kaum Ba’alwi yang dulu...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

Rekonstruksi Persepsi Sosial Komunitas Ba’alwi Terjun Bebas di Lingkup Masyarakat Jawa Tahun 2026

Step Forward? Perintah Allah Swt & Rasulullah Saw: Refleksi Menuju 4 Tahun Polemik Nasab Habib & Baalwisasi-Yamanisasi

Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

Menjaga Marwah Sejarah: Fakta Autentik Trah Sunan Ampel dan Keadilan untuk Leluhur di Winongan yang Menjadi Korban

Meluruskan Sejarah Amaliah Tahlil: Ditradisikan oleh Walisongo Sunan Ampel, Namun Diduga Sejarah Dibelokkan oleh Oknum?

Kedustaan-kedustaan Klaim Di Media Terkait Riziq Syihab

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
70.8k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
51.9k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.3k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25