• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home Berita

Abuya Muhtadi dan KH Imaduddin Utsman Al-Bantani Menjadi Mustafad JATMAN Banten

by Admin
18 Oktober 2025
in Berita
3 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Kabupaten Tangerang —Dua ulama terkemuka Banten, Abuya Muhtadi Dimyati dan Kiai Imaduddin Utsman Al-Bantani, resmi ditetapkan sebagai Mustafad Idarah Wustha JATMAN Provinsi Banten masa khidmat 2025–2030. Penetapan tersebut disahkan dalam pelantikan resmi yang dipimpin langsung oleh Mudir ‘Ali JATMAN, Prof. Dr. KH Ali Masykur Musa, S.H., M.Si., M.Hum, di Pondok Pesantren Miftahul Khaer, Curug, Kabupaten Tangerang, pada Jumat (10/10/2025).

Pelantikan JATMAN Banten: Momentum Spirit Dzikir dan Pikir

Pelantikan ini juga menandai dimulainya masa khidmat baru bagi Idarah Wustha JATMAN Banten (2025–2030) dan delapan Idarah Syu‘biyyah se-Banten (2025–2029), yang meliputi: Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Tangerang Selatan, Kabupaten Serang, Kota Serang, Cilegon, Pandeglang, dan Kabupaten Lebak.

Dalam sambutannya, KH Tb. Uuf Gufron Ma‘ani selaku Mudir Idarah Wustha JATMAN Banten yang baru dilantik menegaskan bahwa kekuatan umat Islam harus berpijak pada keseimbangan antara dzikir dan pikir.

Baca Juga

PCNU Grobogan Instruksikan Ansor, Banser, dan Pagar Nusa Tak Amankan Acara Habib

كتاب الروض الجلي في نسب بني علوي المنسوب للإمام مرتضى الزبيدي كتاب منحول مزيف

KH Imaduddin Utsman Al-Bantani Luncurkan Buku “Fakta Historis Usman bin Yahya Menurut Sumber Primer”

Ramai Jemaah Ikuti Salat Iduladha di Pesantren Nahdlatul Ulum Kresek dengan Penuh Kekhusyukan

Haji Habib bin Buja’, Pewaqaf di Makkah, Asli Keturunan Negeri Aceh Bukan Ba’Alwi

“Kita hidup di zaman yang penuh fitnah dan tipu daya. Maka, perbanyaklah dzikir, tetapi jangan abaikan pikir. Dzikir saja hanya mencerdaskan spiritual, dan pikir saja hanya mencerdaskan intelektual. Jika keduanya berpadu, akan lahir insan kamil yang memberi manfaat bagi peradaban,” ujar Kiai Uuf.

Abuya Muhtadi dan Kiai Imaduddin: Pilar Spiritualitas JATMAN Banten

Masuknya Abuya Muhtadi Dimyati dan KH Imaduddin Utsman Al-Bantani dalam jajaran Mustafad JATMAN Banten dianggap sebagai bentuk pengakuan atas kedalaman ilmu, spiritualitas, serta keteladanan mereka dalam membimbing umat.

Abuya Muhtadi Dimyati, putra ulama karismatik KH Dimyati Cidahu, dikenal sebagai sosok mursyid yang istiqamah menjaga amalan dzikir dan wirid dalam tradisi tarekat. Sementara KH Imaduddin Utsman Al-Bantani, ulama muda yang dikenal produktif menulis dan berkiprah dalam bidang tasawuf dan fatwa, dianggap sebagai penerus sanad keilmuan dan spiritual Syaikh Nawawi al-Bantani.

Keduanya diharapkan menjadi penguat arah gerak JATMAN Banten agar tetap berpijak pada jalan tasawuf yang mencerahkan dan membumi.

NU dan Akar Tarekatnya

Dalam arahannya, Mudir ‘Ali JATMAN, Prof. Dr. KH. Ali Masykur Musa, menegaskan kembali bahwa spiritualitas Nahdlatul Ulama (NU) sejatinya berakar dari tradisi tarekat.

“Pendiri NU, Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy‘ari, bukan hanya seorang ulama fiqih dan hadits, tetapi juga seorang mursyid tarekat Qadiriyyah wa Naqsyabandiyyah,” ungkapnya.

Beliau juga menjelaskan bahwa lahirnya JATMAN sebagai badan otonom NU merupakan bentuk kesinambungan sanad tarekat yang diwariskan dari para ulama terdahulu.

“KH. Hasyim Asy‘ari mendapat talqin tarekat dari KH. Mahfudz bin Abdullah Dipomenggolo dari Termas, Pacitan. Maka wajar bila NU memiliki banom bernama JATMAN yang berdiri sejak 10 Oktober 1957. Hari ini kita memperingati Harlah ke-68 JATMAN, dan saya sangat bahagia merayakannya bersama keluarga besar JATMAN Banten,” ucapnya.

Tarekat sebagai Benteng Indonesia

Lebih jauh, Prof. Ali Masykur Musa mengingatkan pentingnya peran tarekat dalam menjaga moral bangsa.
“Tarekat bukan hanya ritual dzikir, tetapi jalan pembentukan akhlak, penyucian jiwa, dan menumbuhkan cinta kepada Allah serta Rasulullah saw. Benteng Indonesia adalah dzikir. Selama masih ada orang yang berdzikir, negeri ini akan tetap aman,” pesannya.

Beliau juga menegaskan, para pengamal tarekat adalah penjaga kedamaian negeri, dan tarekatnya NU adalah JATMAN. Oleh karena itu, JATMAN harus terus hadir di setiap lini kehidupan masyarakat dan bersinergi dengan pemerintah demi terwujudnya Indonesia yang tenteram dan damai.

Susunan Lengkap Pengurus Idarah Wustha JATMAN Banten (2025–2030)

Berdasarkan SK Idarah Aliyyah JATMAN Nomor: 019.SK-JATMAN.I-A.1-A.01.05.2025, berikut susunan pengurus:

Mustafaḍ

  • Rais: Abuya Muhtadi Dimyati
  • Katib: KH Baikandi

Anggota:

  • KH Abdul Aziz Fahrudin
  • KH Mukhtar Kamal
  • KH Yusuf Mubarok
  • KH Hamzah
  • KH Juned
  • KH Aspuri
  • KH Mustanjib
  • KH Maujud
  • KH Imaduddin Utsman
  • KH Ariman Anwar
  • KH Akrom Latif
  • KH Matin Suhaemi
  • KH Omih Hadromi

Ifaḍiyyah

  • Rais: KH Mohammad Thobary Syadzily
  • Wakil Rais: KH Edi Suhrowardi
  • Katib: KH Arif Hidayat
  • Wakil Katib: KH Ubaidillah

Anggota:

  • KH A. Bazari Syam,
  • KH Bahrul Amiq,
  • KH Abdul Mu‘thi,
  • KH Takiudin,
  • KH Nurul Irfan,
  • HM Rasukan,
  • KH Mahrusilah,
  • KH Abdul Mukti,
  • KH Saefudin,
  • KH Abdul Hamid Imdaiyyah

Imḍaiyyah

  • Mudir: KH Tb Uuf Gufron Ma‘ani
  • Wakil Mudir: KH Mulya Rahmatullah
  • Sekretaris: KH Hamdan Suhaemi
  • Wakil Sekretaris: H. Ahmad Kafi
  • Aminuṣ Ṣunduq: H Arif Rohman
  • Wakil Aminuṣ Ṣhunduq: Darma Azwan

Anggota:

  • H Mufti Ali
  • KH M Alfi Firdaus
  • KH Entad Muhtadi
  • KH Arfan
  • KH Ahmad Rafiudin
  • KH Mukhtar Fatawi
  • KH Endad Musadad
  • H. U Syamsul Huda
  • Odieh Hasan
  • Haris Fariji Nur
  • Sari Ramadan
  • Mulyani
  • Aldi
  • Syaparudin
  • Dimyati Thobari
  • Ahmad Noval Rizal
  • Andi Hanafiyah
ShareTweetShare
Previous Post

Tirakat Fenomenologi Martin Heidegger, Sang Pelihat Dari Messkirch

Next Post

Diktum Tahaffut Al-Ghazali Atas Filsafat

Related Posts

PCNU Grobogan Instruksikan Ansor, Banser, dan Pagar Nusa Tak Amankan Acara Habib

21 Juli 2026
45

كتاب الروض الجلي في نسب بني علوي المنسوب للإمام مرتضى الزبيدي كتاب منحول مزيف

5 Juni 2026
112

KH Imaduddin Utsman Al-Bantani Luncurkan Buku “Fakta Historis Usman bin Yahya Menurut Sumber Primer”

31 Mei 2026
455

Ramai Jemaah Ikuti Salat Iduladha di Pesantren Nahdlatul Ulum Kresek dengan Penuh Kekhusyukan

28 Mei 2026
48

Haji Habib bin Buja’, Pewaqaf di Makkah, Asli Keturunan Negeri Aceh Bukan Ba’Alwi

20 Mei 2026
227

Isi Pernyataan Sikap Aliansi Umat Peduli Situs Mbah Bonang

19 Mei 2026
64

Ditemukan Bukti Baru: Kasus Dugaan Perusakan Cagar Budaya Makam Sunan Bonang Dibuka Lagi

19 Mei 2026
147

Sejalan Dengan Anti-Nekolim Presiden Prabowo, Gus Rocky Usulkan Kiai Imad Menjadi Staf Khusus Presiden Bidang Sejarah Islam

14 Mei 2026
101

DR. Saleh Basyari: Bung Karno Nasionalisasi Aset Ekonomi, Kiai Imad Nasionalisasi Sosial-Keagamaan

14 Mei 2026
44

K.H. Imaduddin Utsman Al Bantani Sampaikan Surat Laporan Batalnya Nasab Habaib Kepada Presiden Prabowo

12 Mei 2026
188
Next Post

Diktum Tahaffut Al-Ghazali Atas Filsafat

Paling Banyak Dilihat

Berita

PCNU Grobogan Instruksikan Ansor, Banser, dan Pagar Nusa Tak Amankan Acara Habib

by Admin
21 Juli 2026
45

GROBOGAN — Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Grobogan menerbitkan surat instruksi resmi yang meminta badan otonomnya, yakni PC GP...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

PCNU Grobogan Instruksikan Ansor, Banser, dan Pagar Nusa Tak Amankan Acara Habib

PASCA THESIS, Menyelamatkan Akal Sehat: Mengapa Agama Tidak Boleh Dijadikan Alat Pembodohan

K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani Haramkan Putri Indonesia Dinikahkan dengan Laki-Laki Habaib

Syekh Muhammad Syarif Al-Shawwaf, Nasab Palsu Membela Nasab Palsu

Elegi Garis Nasab: Antara yang Hakiki dan yang Imitasi (Y DNA Nabi Ibrahim Versi Rumail Abbas)

Emha Ainun Najib: Nasab dan Harga Diri Bangsa dan Kesadaran Bernegara

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
71.5k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
52.1k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.5k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25