• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home Berita

Fakta Mengejutkan: 58,26% Persen Guru Agama Islam SD Belum Fasih Baca Al-Qur’an

by Admin
1 Januari 2026
in Berita
2 min read
0

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Amien Suyitno. Foto: detikhikmah

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Sebuah laporan terbaru dari Kementerian Agama mengungkapkan data yang mencengangkan terkait kemampuan membaca Al-Qur’an di kalangan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat Sekolah Dasar (SD) di Indonesia. Berdasarkan hasil asesmen PAI tahun 2025, lebih dari setengah guru PAI SD, atau tepatnya 58,26 persen, masih belum lancar membaca Al-Qur’an dan dikategorikan pada tingkat dasar atau pratama.

Penilaian ini melibatkan 160.143 guru PAI SD/SDLB di seluruh penjuru negeri, yang mengikuti tes dan kuesioner melalui platform SIAGA milik Kementerian Agama. Hasilnya menjadi cerminan tantangan besar dalam dunia pendidikan keagamaan di Indonesia.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Amien Suyitno, menyoroti urgensi temuan ini. Ia menegaskan bahwa guru PAI merupakan pilar utama dalam membentuk pemahaman agama siswa di sekolah. “Ketika mayoritas guru PAI di tingkat SD masih kesulitan membaca Al-Qur’an dengan baik, ini adalah isyarat kuat untuk segera merumuskan langkah-langkah strategis dan berkesinambungan,” ujar Suyitno dalam acara pengungkapan hasil Asesmen Nasional Literasi Dasar Beragama di Jakarta, pada Selasa (30/12/2025).

Asesmen yang dilakukan dengan pendekatan triangulasi oleh Lembaga Tahsin dan Tafsir Al-Qur’an (LTTQ) Universitas PTIQ Jakarta ini menunjukkan tingkat kepercayaan data yang tinggi, baik secara nasional maupun regional. Secara numerik, indeks kemampuan membaca Al-Qur’an guru PAI SD/SDLB hanya mencapai rata-rata 57,17, yang tergolong rendah. Kelemahan utama terletak pada penguasaan hukum tajwid, yang menjadi skor terendah dibandingkan aspek lainnya.

Baca Juga

Step Forward? Perintah Allah Swt & Rasulullah Saw: Refleksi Menuju 4 Tahun Polemik Nasab Habib & Baalwisasi-Yamanisasi

Melawan Hegemoni Ba’alwi: Menuju Dekolonisasi Mental Pesantren

PBNU Umumkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

PWNU Banten Salurkan Bantuan Air Minum Cibaduy ke Posko Mudik Banser Tangerang

“Dari Masjid untuk Indonesia”, Posko Mudik DMI di Kab. Serang Layani Pemudik Hingga Sepekan Usai Lebaran

Suyitno menjelaskan bahwa rendahnya kemampuan ini dipengaruhi oleh beragam faktor, termasuk latar belakang pendidikan guru yang bervariasi, minimnya akses terhadap pelatihan kompetensi, serta kurangnya integrasi kemampuan membaca Al-Qur’an dalam sistem pengembangan karier guru PAI. “Kedepannya, kemampuan ini harus menjadi elemen penting dalam proses seleksi, sertifikasi, hingga evaluasi kinerja guru,” tambahnya.

Senada dengan itu, Direktur Pendidikan Agama Islam, M. Munir, menilai bahwa data ini menjadi landasan kokoh untuk merancang program intervensi yang lebih tajam. Ia menekankan bahwa masalah utama bukan hanya pada kemampuan mengajar, tetapi pada kompetensi inti guru itu sendiri, khususnya dalam membaca Al-Qur’an dengan tartil dan sesuai kaidah tajwid. “Jika guru masih belum mahir, bagaimana kita bisa mengharapkan siswa menguasai literasi Al-Qur’an dengan baik? Ini juga menjelaskan mengapa banyak siswa SD masih berada pada level dasar,” ungkapnya.

Langkah strategis ke depan sebagai respons, Kementerian Agama mengusulkan sejumlah inisiatif untuk mengatasi tantangan ini, antara lain:

  • Penguatan Kompetensi: Meluncurkan program pelatihan khusus untuk meningkatkan kemampuan profesional guru PAI, terutama bagi mereka yang masih pada level dasar.
  • Integrasi dalam Sistem Karier: Menjadikan kemampuan membaca Al-Qur’an sebagai salah satu indikator dalam proses rekrutmen, sertifikasi, dan penilaian kinerja guru PAI.
  • Kolaborasi dengan Mitra: Menggandeng pesantren, perguruan tinggi keagamaan Islam, serta lembaga pendidikan Al-Qur’an sebagai mitra strategis dalam upaya penguatan kompetensi.
  • Dukungan Pendidikan Lanjutan: Memberikan kesempatan studi lanjut bagi guru PAI SD/SDLB untuk memperdalam keahlian mereka.
  • Evaluasi Berkala: Melakukan asesmen nasional secara rutin untuk memantau perkembangan kemampuan membaca Al-Qur’an dan literasi keagamaan.

Temuan ini menjadi pengingat bahwa pendidikan keagamaan di tingkat dasar membutuhkan perhatian serius. Dengan langkah-langkah yang terarah, diharapkan guru PAI dapat menjadi teladan dalam literasi Al-Qur’an, sekaligus mampu membimbing generasi muda untuk memahami dan mencintai kitab suci mereka. (*KD)

ShareTweetShare
Previous Post

Fase Akhir Bung Karno dan Kedekatannya dengan Ulama NU (1960–1967)

Next Post

BERDISKUSI DENGAN AI GOOGLE TENTANG BATALNYA NASAB HABIB BA’ALWI

Related Posts

Step Forward? Perintah Allah Swt & Rasulullah Saw: Refleksi Menuju 4 Tahun Polemik Nasab Habib & Baalwisasi-Yamanisasi

18 April 2026
31

Melawan Hegemoni Ba’alwi: Menuju Dekolonisasi Mental Pesantren

25 Maret 2026
72

PBNU Umumkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

19 Maret 2026
160

PWNU Banten Salurkan Bantuan Air Minum Cibaduy ke Posko Mudik Banser Tangerang

17 Maret 2026
34

“Dari Masjid untuk Indonesia”, Posko Mudik DMI di Kab. Serang Layani Pemudik Hingga Sepekan Usai Lebaran

14 Maret 2026
39

Meluruskan Sejarah NU Yang Ditikung

12 Maret 2026
93

Ansor Kota Tangerang Kirim Surat Resmi ke Kapolres, Tegaskan Penolakan RJ dan Desak Penahanan Tersangka Kasus Ridha

3 Maret 2026
75

MELEPAS BAHAR SMITH POLRES METRO TANGERANG KOTA ADA APA?

25 Februari 2026
125

Lembaga Nasab Klan Ba Alwi Naqabatul Asyraf Al Kubro Tolak Walisongo Sebagai Ba Alwi

24 Februari 2026
97

التزامن الجيني والنسبي الهاشمي: بين ميثولوجيا الأنساب وواقع الهابلوغروب ونزاهة البحث العلمي

13 Februari 2026
80
Next Post

BERDISKUSI DENGAN AI GOOGLE TENTANG BATALNYA NASAB HABIB BA’ALWI

Paling Banyak Dilihat

Opini

The Beginning of Baalwisasi-Yamanisasi: Penyelewengan Definisi Habib dan Ahlul Bait

by Admin
29 April 2026
11

Penulis: Rifky Zulkarnaen J. Baswara Baalwisasi-Yamanisasi masif terjadi di Indonesia (Nusantara). Bagaimana itu bisa terjadi? Dari mana awal mulanya? Jawabannya:...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

The Beginning of Baalwisasi-Yamanisasi: Penyelewengan Definisi Habib dan Ahlul Bait

Riziq Syihab Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW Secara Absolut

Daftar Nama Kiai, Tokoh dan Lembaga Yang Telah Gagal Menjawab Tesis Batalnya Nasab Ba’Alwi

Silsilatul Dzahab Bantarsari Vs Silsilatul Halu Baalwi: Praktikkan Adab Yang Anda Ajarkan Selama Ini

Rekonstruksi Persepsi Sosial Komunitas Ba’alwi Terjun Bebas di Lingkup Masyarakat Jawa Tahun 2026

Step Forward? Perintah Allah Swt & Rasulullah Saw: Refleksi Menuju 4 Tahun Polemik Nasab Habib & Baalwisasi-Yamanisasi

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
70.9k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
51.9k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.3k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25