• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home Santri Hikmah

Qurban Dan Kepedulian Sosial Kita

Kata kurban ( قربا ) menjadi kata predikat dari kata kerja ( قرب ) adalah dekat. Hingga kita panjangkan arti kurban secara istilah dari kitab al-Ta’rifat Imam al-Jurjani, adalah berikut ini...

by Hamdan Suhaemi
20 Juli 2021
in Hikmah
2 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Kyai M. Hamdan Suhaemi

Bagi muslim setelah solat Idul Adha pada 10 Dulhijjah, selalu dibarengi ibadah kurban, yakni penyembelihan hewan ternak yaitu kambing, kerbau, dan sapi. Kurban bagi yang mau dan mampu tentunya dibarengi keikhlasan, sebab inti berkurban adalah ikhlas karena Allah SWT.

Kini, berkurban semakin dipemudah dengan teknik penyembelihannya yang mudah, juga dibarengi sikap kebersamaan dalam mengelola hewan kurban, juga akses pembelian dan pengirimannya juga gampang serta efesien.

Mencari kata kurban secara etimologis ini dari mana (istiqaq), sementara ada pertanyaan apa itu kurban ? dari mana sejarah adanya kurban ? untuk apa kurban ? manfaat berkurban?.

Saya coba lihat dalam kitab kamus Idris al-Marbawi, Kurban berasal dari kata قربا mashdar dari fiil قرب يقرب dengan bacaan qoruba – yaqrubu – qurban, yakni bab 5 dari tsulasi mujarod ( ثلاثي مجرد ) yang artinya dekat, atau hampir.

Sementara dari kitab al-Mishbahu al-Munir, kata kurban asal dari mashdar قربا dari قرب يقرب yang huruf tengahnya yakni ر dibaca dhommah ( رفع ), jika disambung dengan kata yang lain akan berbeda arti. Arti dekat pada kata قرب itu kalau dipahami posisi tempat maka menggunakan kata القرب (al-qurbu), dan dikaitkan dengan posisi itu menggunakan kata القربة (al-qurbatu), sedangkan untuk mengaitkan kerabat dekat atau keluarga karena serahim menggunakan kata القرابة (al-qarobatu).

Kata kurban ( قربا ) menjadi kata predikat dari kata kerja ( قرب ) adalah dekat. Hingga kita panjangkan arti kurban secara istilah dari kitab al-Ta’rifat Imam al-Jurjani, adalah berikut ini.

قرب العبد من الله تعالى بكل تعطيه السعادة لا قرب الحق من العبد فانه من حيث دلالة و هو معكم اينما كنتم قرب عام سواء كان العبد سعيدا او شقيا

Istilah diatas bermaksud secara umum dalam upayanya hamba Allah dekat dengannya. Dalam keadaan senang maupun susah.

Pada konteknya Idul Adha, kurban diwujudkan dalam bentuk penyembelihan hewan ternak sebgai manifestasi dari totalitas diri menyembah dan pasrah pada gusti Allah, hidup dan matinya karena Allah dan untuk Allah SWT, ini kemudian disebut tingkat ketauhidan yang tinggi. Dalam sejarahnya Kanjeng Nabi Ibrahim pertama kalinya memperaktikan sikap totalitasnya atas Allah ketika diminta untuk menyembelih puteranya Nabi Ismail. Ini kemudian jadi titik awal sejarah adanya kurban dengan praktik Udlhiyyat (penyembelihan hewan ternak). Apa arti Udlhiyyat yang kemudian dikenal Adlha atau Idul Adha (lebaran kurban). Menurut Syaikh Musthofa Daib al-Bagha dalam kitabnya al-Tadzhib, halaman : 240, bahwa udlhiyyat atau adlha adalah.

الاضحية هي ما يذبح من الابل او البقر او المعز او الغنم يوم العيد تقربا الى الله عز و جل .

Penyembelihan hewan ternak yang disebut di atas sperti onta, sapi, kerbau dan kambing di waktu lebaran (idul adha) sebagai sikap pendekatan ( قربا dan تقربا ) kepada Allah SWT adalah didasari oleh Hadist Rosulullah SAW riwayat Imam Bukhori dari Anas (sahabat Nabi).

Baca Juga

Setelah Ramadan dan Idul Fitri: Menjaga Jejak Kebaikan dan Menyambung Rantai Istiqamah

Ayat-Ayat Al-Quran Mendasari Sila-Sila Pancasila

Jalan Sunyi Pengamal Tarekat

Membenci dan Memerangi Klan Habib Baalwi adalah Kemuliaan

Senjata Utama Klan Habib Baalwi dalam Operasi Klandestin Baalwisasi-Yamanisasi Nusantara

ضحى النبي صلى الله عليه و سلم بكبشين املحين اقرنين . ذبحهما بيده و سمى و كبر و وضع رجله على صفاحهما

Atau hadits Rosulullah SAW yang diriwayatkan Imam Ahmad.

قال رسول الله : ضحوا بالجذع من الضان فانه جاءز

Hadits-hadits yang ditulis itu menjadi dalil atas kesunnahan penyembelhan hewan ternak sebagai manifestasi kurban (mendekatkan diri) kepada Allah di waku idul adha tepat di bulan Dzulhijjah dari tgl 10 hingga Ayyamu al-Tasyriq.

Bila, dilirik ke kemanfaatan untuk banyak orang hewan kurban sangat dinantikan oleh orang yang tidak mampu, fakir dan kaum miskin. Bahkan hewan kurban tidak boleh dinikmati oleh orang yang berkurban. Itu artinya orang-orang yang tidak mampu yang berhak menerimanya. Ini aspek kepedulian sosial yang nampak kita lihat.

Ada tindakan kepedulian sosial dari yang mampu terhadap yang tidak mampu melalui ibadah kurban. Yaitu menikmati daging dan rasa senangnya orang tidak mampu ketika menerima daging tersebut.

Serang 20-7-21
Wakil Ketua PW GP Ansor Banten
Ketua PW Rijalul Ansor Banten

ShareTweetShare
Previous Post

Menelaah Kitab Al-Qawl Al Mufid Karya Syaikh Imaduddin Utsman Al Bantani

Next Post

Bu Nyai Hajjah Mahfudzah Kaloran Wafat

Related Posts

Setelah Ramadan dan Idul Fitri: Menjaga Jejak Kebaikan dan Menyambung Rantai Istiqamah

21 Maret 2026
33

Ayat-Ayat Al-Quran Mendasari Sila-Sila Pancasila

1 Juni 2025
549

Jalan Sunyi Pengamal Tarekat

26 Mei 2025
107

Membenci dan Memerangi Klan Habib Baalwi adalah Kemuliaan

23 November 2024
825

Senjata Utama Klan Habib Baalwi dalam Operasi Klandestin Baalwisasi-Yamanisasi Nusantara

6 November 2024
413

Etika Kebangsaan Dalam Perspektif Nikomakea

12 September 2024
203

Yang Dibanggakan itu Apa?

14 Juli 2024
680

Menziarahi Sayid Abdullah bin Abbas di Kota Thaif

12 Juli 2024
660

Masih Relevankah Diskusi Kebangsaan Di Era Polemik Nasab

8 Juli 2024
288

Kartun Doraemon: Imaginasi Klan Ba’Alwi Saat Ini

8 Juli 2024
416
Next Post

Bu Nyai Hajjah Mahfudzah Kaloran Wafat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Paling Banyak Dilihat

Opini

The Beginning of Baalwisasi-Yamanisasi: Penyelewengan Definisi Habib dan Ahlul Bait

by Admin
29 April 2026
7

Penulis: Rifky Zulkarnaen J. Baswara Baalwisasi-Yamanisasi masif terjadi di Indonesia (Nusantara). Bagaimana itu bisa terjadi? Dari mana awal mulanya? Jawabannya:...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

The Beginning of Baalwisasi-Yamanisasi: Penyelewengan Definisi Habib dan Ahlul Bait

Riziq Syihab Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW Secara Absolut

Daftar Nama Kiai, Tokoh dan Lembaga Yang Telah Gagal Menjawab Tesis Batalnya Nasab Ba’Alwi

Silsilatul Dzahab Bantarsari Vs Silsilatul Halu Baalwi: Praktikkan Adab Yang Anda Ajarkan Selama Ini

Rekonstruksi Persepsi Sosial Komunitas Ba’alwi Terjun Bebas di Lingkup Masyarakat Jawa Tahun 2026

Step Forward? Perintah Allah Swt & Rasulullah Saw: Refleksi Menuju 4 Tahun Polemik Nasab Habib & Baalwisasi-Yamanisasi

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
70.9k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
51.9k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.3k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25